1 Korintus 4:10
Kami ini menjadi bodoh oleh sebab Kristus; tetapi kamulah bijak di dalam Kristus; kami ini lemah, tetapi kamulah kuat, kamulah mulia, tetapi kami ini hina.
Kami ini menjadi bodoh oleh sebab Kristus; tetapi kamulah bijak di dalam Kristus; kami ini lemah, tetapi kamulah kuat, kamulah mulia, tetapi kami ini hina.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
8Memang kamu sudah kenyang, dan memang kamu sudah kaya, dan kamu memerintah dengan tiada perlukan kami. Wah, sukanya aku jikalau kamu sudah memerintah, supaya kami dapat memerintah beserta dengan kamu!
9Karena aku sangka, bahwa Allah telah menjadikan kami ini rasul-rasul yang terlebih hina seperti orang yang dihukumkan sampai mati. Karena kami menjadi suatu tamasya kepada isi dunia ini, baik kepada malaekat, baik kepada manusia pun.
11Maka sehingga sampai kepada waktu ini kami menderita lapar, dan dahaga, dan kekurangan pakaian, dan terkena sesah, dan tiada bertempat tetap,
12dan berlelah-lelah bekerja dengan tangan kami sendiri. Maka hamun orang, kami balas dengan berkat, aniaya orang, kami deritakan,
13cerca orang, kami balas dengan perkataan yang manis. Maka kami menjadi seperti sampah dunia ini dan sampah sarap di dalam pemandangan orang sekalian, sehingga sampai sekarang ini.
25Karena kebodohan Allah itu lebih besar hikmatnya daripada manusia; dan kelemahan Allah itu lebih gagah daripada manusia.
3sedang kamu menuntut kenyataan Kristus yang berkata-kata di dalam aku, yang tiada lemah kepada kamu, melainkan berkuasa di antara kamu.
4Karena memang Ia disalibkan dari sebab kelemahan, tetapi Ia hidup dari sebab kuasa Allah. Karena kami ini pun lemah juga di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama Dia, dari sebab kuasa Allah atas kamu.
19Karena dengan sukanya kamu sabar akan orang bodoh, oleh sebab kamu berakal.
20Karena kamu menderita, jikalau orang memperhambakan kamu, jikalau orang makan kamu, jikalau orang menawan kamu, jikalau orang meninggikan dirinya, jikalau orang menampar mukamu.
21Maka sangatlah malu aku mengatakan ini, seolah-olah kami ini sudah lemah. Tetapi di dalam hal mana pun orang berani, (aku berkata dengan kebodohan) aku berani juga.
10Maka itulah sebabnya segala kelemahan dan kecelaan dan kesukaran dan aniaya dan kesempitan menjadi kesukaanku karena Kristus. Sebab apabila aku lemah, pada masa itulah aku kuat.
11Aku telah menjadi bodoh, tetapi kamu ini pula memaksa aku; karena aku ini patut disungguhkan oleh kamu. Karena satu pun tiada aku terkurang daripada "rasul-rasul yang terutama itu", meskipun aku tiada jadi apa-apa.
27tetapi yang bodoh di dalam dunia ini dipilih Allah, supaya Ia mempermalukan orang yang berhikmat itu, dan yang lemah di dalam dunia ini dipilih Allah, supaya Ia mempermalukan yang gagah itu;
12Maka tak usah lagi kami menyatakan hal diri kami sendiri kepada kamu, melainkan kami memberi kamu suatu sebab bagi memegahkan pihak kami, supaya dapat kamu menjawab kepada orang yang memegahkan diri dari hal perkara lahir, tetapi bukannya dari hal perkara batin.
13Karena jikalau kami hilang akal, maka kepada Allahlah; atau jikalau kami berakal yang nyaman, bagi kamulah.
5Karena kami bukannya memasyhurkan diri kami sendiri, melainkan Kristus Yesus, bahwa Ialah Tuhan, dan kami ini sendiri hambamu oleh sebab Yesus.
7Tetapi benda yang mulia ini ada pada kami di dalam bekas yang daripada tanah, supaya kelebihan kuasanya nyata asal daripada Allah dan bukanlah daripada kami sendiri.
8Maka kami disesakkan di dalam segala sesuatu, tetapi tiada terapit; kami bimbang hati, tetapi tiada putus harap;
9kami terkena aniaya, tetapi tiada ditinggalkan, kami diempaskan, tetapi tiada binasa.
10Senantiasa kami menanggung sengsara kematian Yesus di dalam tubuh kami di mana-mana kami pergi, supaya kehidupan Yesus itu juga dinyatakan kepada tubuh kami.
11Karena kami yang hidup ini senantiasa terserah kepada maut dari sebab Yesus, supaya kehidupan Yesus itu juga dinyatakan kepada tubuh kita yang akan mati itu.
12Dengan demikian maut itu bekerja di dalam kami, tetapi hidup itu di dalam kamu.
16Dan lagi pula kataku: Biarlah jangan seorang pun menyangka aku ini bodoh; tetapi jikalau demikian sangkamu, terimalah juga aku seperti orang bodoh, supaya aku pun boleh megah sedikit.
9Karena kami bersukacita, apabila kami ini lemah, dan kamu ini kuat. Ini pun kami doakan juga bagi kesempurnaan kamu.
8dengan kemuliaan dan kehinaan, dengan umpat dan puji; laksana penipu, tetapi juga benar;
9laksana tiada berkenal, tetapi berkenal juga; seperti mati, tetapi sesungguhnya kami hidup; dengan disiksa, tetapi tiada mati;
10laksana dukacita, tetapi senantiasa bersukacita; seperti orang miskin, tetapi mengayakan banyak orang; dengan tiada berkepunyaan, tetapi mempunyai sekaliannya.
1Maka wajiblah kita yang kuat ini menanggung kelemahan orang yang lemah, dan jangan kita menyukakan diri kita sendiri.
7Tengoklah barang yang ada di hadapanmu. Jikalau barang seorang yakin akan dirinya jadi milik Kristus, biarlah ia memikirkan ini lagi di dalam dirinya sendiri, yaitu sebagaimana ia sendiri menjadi milik Kristus, demikianlah juga kami pun.
8Karena jikalau aku memegahkan sangatpun atas kuasa kami, yang dikaruniakan Tuhan untuk membangunkan kamu dan bukan untuk merobohkan kamu, niscaya tiada aku dipermalukan,
6maka tiada juga kami mencari kemuliaan daripada manusia, baik daripada kamu, baik daripada orang lain,
8Karena tiada kami kehendaki, hai saudara-saudaraku, bahwa kamu tiada mengetahui hal kesukaran yang sudah menimpa kami di tanah Asia: Bahwa sudah ditanggungkan atas kami teramat sangat berat, jauh lebih daripada kekuatan kami, sehingga nyaris putus harap kami akan hidup lagi.
10Karena kata orang, suratnya itu berat dan keras, tetapi sikapnya lemah, dan perkataannya tiada berharga.
11Biarlah orang yang demikian itu menimbangkan perkara ini, bahwa sebagaimana perkataan kami di dalam surat-surat kiriman, apabila berjauhan, demikianlah juga perbuatan kami, apabila hadir.
12Karena tiada kami berani masuk bilangan orang yang memuji dirinya sendiri, atau membandingkan diri kami dengan mereka itu, melainkan mereka itu, yang mengukur diri sendiri dengan dirinya, dan membandingkan diri sendiri dengan dirinya, tiada berpengertian.
18Janganlah seorang pun menipu diri. Jikalau barang seorang di antara kamu menyangka dirinya sendiri bijak di dalam dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya boleh ia menjadi pandai.
19Karena hikmat dunia ini menjadi kebodohan kepada Allah. Karena adalah tersurat: Bahwa Tuhan menangkap orang yang berhikmat itu di dalam cerdik orang itu sendiri.
4sehingga kami sendiri megah akan hal kamu di dalam segala sidang jemaat Allah, sebab tekun dan imanmu di dalam segala aniaya dan kesusahan yang kamu tanggung.
9Bukannya sebab kami tiada berhak, melainkan supaya kami menjadikan diri kami suatu teladan yang patut kamu turut.
1Sebab itu sedang kami memegang jawatan ini, sebagaimana kami telah beroleh rahmat, maka tiadalah kami tawar hati,
20Manakah orang yang bijak itu? Manakah ahli Taurat itu? Manakah pembahas di dalam zaman ini? Bukankah Allah menjadikan hikmat dunia ini bodoh?
12Jikalau orang lain beroleh hak atas kamu, apatah lagi kami? Tetapi tiadalah kami menggunakan hak itu, melainkan kami menderita segala hal, supaya jangan kami menyekat Injil Kristus.
19Maka sudah lama kamu menyangka, bahwa kami menyungguhkan diri kepada kamu. Di hadapan Allah kami berkata-kata di dalam Kristus. Tetapi sekaliannya itu, hai kekasih, akan meneguhkan imanmu.
2sungguhpun dahulu kami merasa kesusahan dan siksa di Pilipi, sebagaimana yang kamu ketahui, tetapi di dalam Tuhan kita makin berani kami memberitakan Injil Allah kepadamu di dalam perlawanan yang amat sangat.
18Karena pengajaran dari hal salib itu menjadi kebodohan kepada segala orang yang menuju kebinasaan; tetapi kepada kita yang menuju keselamatan itulah menjadi kuasa Allah.
36Seperti yang tersurat: Bahwa karena sebab Engkaulah kami dimatikan berhari-hari; maka kami dihisabkan seperti domba yang akan disembelih.
6Segala hal ini, hai saudara-saudaraku, kuambil kias atas diriku sendiri dan Apollos oleh karena kamu, supaya kamu dapat mempelajari di dalam hal kami "bahwa janganlah melampaui barang yang tersurat", supaya jangan seorang membesarkan diri atas nama seorang mengatas orang yang lain.
16Sebab itu tiada kami tawar hati, karena meskipun keadaan kami yang lahir ini dibinasakan, tetapi keadaan yang batin kami itu dibaharui sehari-hari.
17Karena kami ini bukannya seperti kebanyakan orang yang mencari untung dirinya sendiri sahaja dengan firman Allah, melainkan kami berkata-kata dengan tulus ikhlas, sebagaimana daripada Allah, di hadirat Allah di dalam Kristus.