1 Yohanes 3:11
Karena inilah pesan yang sudah kamu dengar dari mulanya: Bahwa patut kita berkasih-kasihan sama sendiri;
Karena inilah pesan yang sudah kamu dengar dari mulanya: Bahwa patut kita berkasih-kasihan sama sendiri;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Hai encik Sitti, bukannya seolah-olah hukum baharu yang kusuratkan bagimu, melainkan hukum yang sudah ada pada kita dari mulanya, sekarang aku mintalah engkau, supaya kita berkasih-kasihan sama sendiri.
6Inilah kasih, yaitu melakukan diri kita menurut hukum-Nya. Maka inilah hukum itu sebagaimana yang sudah kamu dengar dari mulanya, yaitu hendaklah kamu berjalan di dalam kasih.
7Karena banyak orang penyesat sudah keluar ke seluruh dunia, yang tiada mengaku bahwa Yesus Kristus sudah datang dengan keadaan manusia. Inilah penyesat dan si Dajal.
7Hai segala kekasihku, hendaklah kita berkasih-kasihan sama sendiri, karena kasih itu daripada Allah; dan barangsiapa yang menaruh kasih, ialah asalnya daripada Allah dan mengenal Allah,
8maka orang yang tiada menaruh kasih itu tiada mengenal Allah; karena Allah itu kasih adanya.
9Di dalam inilah kasih Allah itu sudah diberi nyata kepada kita, bahwa Allah sudah menyuruhkan anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia ini, supaya dengan Dia itu kita boleh hidup.
10Di dalam hal inilah kasih, yaitu bukannya kita yang sudah mengasihi Allah, melainkan Allah yang sudah mengasihi kita, dan yang sudah menyuruhkan anak-Nya menjadi korban perdamaian karena segala dosa kita.
11Hai segala kekasihku, jikalau sebegitu Allah sudah mengasihi kita, maka kita pun patutlah berkasih-kasihan sama sendiri.
12Maka seorang pun belum pernah memandang Allah; jikalau kita berkasih-kasihan sama sendiri, Allah tinggal di dalam kita, dan kasih-Nya sempurnalah di dalam kita.
19Maka kita menaruh kasih, oleh sebab Ia mula-mula mengasihi kita.
20Jikalau barang seorang berkata, "Aku mengasihi Allah," dan membenci saudaranya, maka orang itu pendusta, karena orang yang tiada mengasihi saudaranya yang ia tampak, tiadalah dapat ia mengasihi Allah yang belum ia tampak.
21Maka hukum ini telah kita dapat daripada-Nya, bahwa orang yang mengasihi Allah, hendaklah mengasihi saudaranya juga.
12bukannya seperti Kain, yang berasal daripada si Jahat, membunuh saudaranya. Apakah sebabnya ia membunuh dia? Sebab segala perbuatannya jahat, dan perbuatan saudaranya itu benar adanya.
13Hai saudara-saudaraku, janganlah heran, jikalau dunia ini membenci kamu.
14Maka kita ini mengetahui bahwa kita telah lepas daripada mati menuju hidup, karena kita mengasihi segala saudara. Maka orang yang tiada mengasihi, tinggallah di dalam maut.
15Barangsiapa yang membenci saudaranya, ialah seorang pembunuh; dan kamu mengetahui bahwa kepada seorang pembunuh tiada ada hidup yang kekal di dalam dirinya.
16Dengan yang demikian kita sudah mengetahui kasih yang benar, oleh sebab Ia sudah menyerahkan nyawa-Nya karena kita; maka patutlah kita pun menyerahkan nyawa kita karena segala saudara.
17Tetapi barangsiapa ada berharta dunia dan tampak saudaranya di dalam kekurangan, lalu menutup pintu hatinya daripada orang itu, bagaimanakah boleh kasih Allah tinggal di dalamnya?
18Hai anak-anakku, jangan kita mengasihi dengan perkataan atau dengan lidah, melainkan dengan perbuatan dan dengan sesungguhnya.
10Di dalam hal ini telah nyata segala Anak Allah dengan anak Iblis: Barangsiapa yang tiada berbuat barang yang benar itu bukannya daripada Allah, demikianlah juga orang yang tiada mengasihi saudaranya.
23Inilah hukum-Nya, yang wajib kita percaya akan nama anak-Nya Yesus Kristus, sambil berkasih-kasihan sama sendiri, sebagaimana Ia sudah mengaruniakan kita hukum.
6Maka orang yang mengatakan dirinya tinggal di dalam Dia, sepatutnyalah ia melakukan dirinya sama seperti Kristus sudah melakukan diri-Nya.
7Hai segala kekasihku, bukannya hukum baharu yang aku suratkan bagimu itu, melainkan hukum lama yang sudah kamu terima dari mulanya. Maka hukum lama itu, ialah firman yang kamu sudah dengar.
8Tetapi aku menyuratkan hukum baharu bagimu, barang yang benar di dalam hal Kristus dan di dalam hal kamu, karena gelap itu sudah lenyap, dan terang yang benar sudah bercahaya-cahaya.
9Barangsiapa yang mengatakan dirinya di dalam terang, tetapi membenci saudaranya, ialah di dalam gelap sampai sekarang ini.
10Maka orang yang mengasihi saudaranya itu, ia tinggal di dalam terang, dan di dalam orang itu tiadalah ada barang yang syak.
11Tetapi orang yang membenci saudaranya, ialah di dalam gelap dan berjalan gelap, dan tiada tentu tujuannya, karena matanya sudah digelapkan oleh gelap itu.
1Maka barang yang sudah ada daripada mulanya, barang yang telah kami dengar, barang yang telah kami tampak dengan mata kami, barang yang telah kami pandang, dan yang dijamah oleh tangan kami, yaitu dari hal firman hayat,
2(adapun hayat itu sudah dinyatakan dan kami telah tampak dia, lalu menyaksikan dan memberitakan kepadamu hayat yang kekal, yang sudah ada beserta dengan Bapa, lalu dinyatakan kepada kita);
3maka barang yang telah kami tampak dan dengar, kami beritakan pula kepada kamu, supaya kamu pun beroleh persekutuan serta kami; sesungguhnya persekutuan kami itu beserta dengan Bapa dan dengan Yesus Kristus, Anak-Nya itu.
11Hai kekasihku, janganlah engkau ikut teladan yang jahat, melainkan yang baik. Adapun orang yang berbuat baik itu daripada Allah; maka orang yang berbuat jahat itu belum nampak Allah.
12Inilah hukum-Ku, yaitu hendaklah kamu berkasih-kasih sama sendiri sama seperti Aku sudah mengasihi kamu.
17Inilah Aku berpesan kepadamu, supaya kamu berkasih-kasih sama sendiri."
34Suatu hukum yang baharu Aku beri kepada kamu, yaitu: Hendaklah kamu berkasih-kasih sama sendiri sama seperti Aku mengasihi kamu, supaya kamu juga berkasih-kasih sama sendiri.
35Dengan hal ini sekalian orang akan mengetahui bahwa kamu murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu menaruh kasih sama sendiri."
1Tengoklah, alangkah besarnya kasih yang dikaruniakan oleh Bapa kepada kita, sehingga kita dikatakan anak-anak Allah! Demikianlah hal kita. Maka inilah sebabnya dunia ini tiada mengenal kita, oleh sebab tiada dikenalnya Tuhan.
1Biarlah tetap kasihmu kepada saudara-saudara.
22Sedangkan kamu sudah menyucikan jiwamu di dalam taatmu kepada yang benar, sehingga kamu kasih dengan tulusnya akan segala saudara, maka hendaklah kamu berkasih-kasihan sama sendirimu dengan bersungguh-sungguh hati,
24Adapun kamu ini, barang yang sudah kamu dengar dari mulanya, biarlah tetap di dalam kamu. Jikalau barang yang sudah kamu dengar dari mulanya itu tetap di dalam kamu, maka kamu pun akan tinggal kelak di dalam Anak dan di dalam Bapa itu.
9Adapun hal kasih di antara saudara dengan saudaramu itu, tak usahlah disuratkan kepadamu, karena kamu sendiri telah diajari oleh Allah berkasih-kasihan sama sendiri.
1Barangsiapa yang percaya bahwa Yesus itu Kristus, maka orang itu berasal daripada Allah; dan barangsiapa yang mengasihi Allah, yang telah menjadikan dia, ia pun mengasihi orang yang berasal daripada-Nya.
2Dengan inilah kita mengetahui, bahwa kita mengasihi segala Anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah sambil melakukan hukum-hukum-Nya,
3karena inilah kasih akan Allah, yaitu menurut hukum-hukum-Nya; maka hukum-hukum-Nya itu bukannya berat.
15Janganlah kamu mengasihi dunia atau barang yang ada di dalam dunia. Jikalau barang seorang mengasihi dunia, maka kasih Bapa itu tiadalah ada di dalam dia.
12Dan Tuhanlah kiranya membuat kamu bertambah-tambah dan limpah di dalam kasih kepada sama sendiri dan kepada orang sekalian, sebagaimana kasih kami kepada kamu,
5Maka inilah beritanya yang sudah kami dengar daripada-Nya, lalu beritakan kepada kamu, bahwa Allah itu Ialah terang adanya, dan sekali-kali tiada gelap di dalam-Nya.
16Dan kita ini sudah mengetahui dan sudah percaya akan kasih Allah kepada kita. Maka Allah itu kasih, dan orang yang tinggal di dalam kasih tinggal di dalam Allah, dan Allah tinggal di dalam dia.
17Di dalam inilah kasih itu sempurna di dalam kita, supaya kita beroleh keluasan hati pada Hari hukuman, karena sebagaimana Kristus di dalam kasih, sebegitu juga kita di dalam dunia ini.
8Maka orang yang berbuat dosa ialah daripada Iblis asalnya, karena Iblis itu dari mulanya berbuat dosa. Maka inilah sebabnya Anak Allah itu diberi nyata, supaya Ia boleh membinasakan segala perkerjaan Iblis itu.
5Hai kekasihku, engkau melakukan dirimu dengan setia di dalam barang sesuatu perbuatanmu terhadap mereka itu, yaitu saudara-saudara kita dan orang musafir,