1 Yohanes 3:20
karena walaupun di dalam barang sesuatu hal hati kita menyalahkan kita, maka Allah itu terlebih besar daripada hati kita, dan mengetahui segala sesuatu.
karena walaupun di dalam barang sesuatu hal hati kita menyalahkan kita, maka Allah itu terlebih besar daripada hati kita, dan mengetahui segala sesuatu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
21Hai segala kekasihku, jikalau hati kita tiada menyalahkan kita, maka kita ada keluasan hati kepada Allah;
22dan barang apa yang kita pohonkan, kita peroleh daripada-Nya, sebab kita menurut segala hukum-Nya dan melakukan barang yang berkenan kepada-Nya.
18Hai anak-anakku, jangan kita mengasihi dengan perkataan atau dengan lidah, melainkan dengan perbuatan dan dengan sesungguhnya.
19Dengan yang demikian kita mengetahui bahwa asal kita daripada kebenaran, lalu kita akan meneguhkan hati kita di hadirat Tuhan;
3Dengan yang demikianlah kita mengetahui bahwa kita sudah mengenal Dia, jikalau kita menurut hukum-hukum-Nya.
4Maka orang yang berkata, "Aku kenal Dia," tetapi tiada menurut hukum-hukum-Nya, menjadi seorang pendusta, dan kebenaran itu tiada di dalam Dia.
5Tetapi barangsiapa yang menurut firman-Nya, sesungguhnya di dalam dialah kasih Allah menjadi sempurna. Dengan yang demikianlah kita mengetahui bahwa kita ada di dalam Dia.
5Maka inilah beritanya yang sudah kami dengar daripada-Nya, lalu beritakan kepada kamu, bahwa Allah itu Ialah terang adanya, dan sekali-kali tiada gelap di dalam-Nya.
6Jikalau kita mengatakan bahwa kita beroleh persekutuan serta-Nya, tetapi berjalan di dalam gelap, maka kita dusta dan tiada melakukan yang sebenarnya.
7Tetapi jikalau kita berjalan di dalam terang, sebagaimana Ia juga ada di dalam terang, maka bersekutulah kita seorang dengan seorang, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita daripada segala dosa.
8Jikalau kita mengatakan bahwa kita tiada berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran itu tiada pada kita.
9Jikalau kita mengaku segala dosa kita, maka Allah itu setia dan adil, sehingga Ia mengampuni segala dosa kita, dan menyucikan kita daripada segala kejahatan.
10Jikalau kita mengatakan bahwa kita tiada pernah berbuat dosa, maka kita menjadikan Allah pendusta, dan firman-Nya tiada pada kita.
16Dan kita ini sudah mengetahui dan sudah percaya akan kasih Allah kepada kita. Maka Allah itu kasih, dan orang yang tinggal di dalam kasih tinggal di dalam Allah, dan Allah tinggal di dalam dia.
17Di dalam inilah kasih itu sempurna di dalam kita, supaya kita beroleh keluasan hati pada Hari hukuman, karena sebagaimana Kristus di dalam kasih, sebegitu juga kita di dalam dunia ini.
3Tetapi jikalau barang seorang mengasihi Allah, ialah dikenal oleh Allah.
31Tetapi jikalau kita menyalahi diri kita sendiri, niscaya tiadalah kita dihukumkan.
32Tetapi jikalau kita dihukumkan, maka kita disiksa oleh Tuhan, supaya jangan kita akan terkena hukum bersama-sama dengan dunia ini.
1Sebab itu tiadalah dapat engkau mendalihkan dirimu, hai orang, siapa pun engkau yang menyalahkan orang; karena di dalam hal engkau menyalahkan orang lain, engkau sudah menyalahkan dirimu sendiri; sebab engkau yang menyalahkan itu berbuat sedemikian itu juga.
2Maka termaklumlah kepada kita bahwa hukum Allah itu jatuh dengan adil ke atas orang yang melakukan sedemikian itu.
14Maka inilah ketetapan hati kita terhadap Tuhan, yaitu jikalau kita memohonkan barang sesuatu menurut kehendak-Nya, Ia meluluskan permintaan kita.
15Dan jikalau kita tahu bahwa Ia meluluskan tentang barang apa yang kita pohonkan, maka tahulah kita bahwa kita telah memperoleh segala permintaan yang sudah kita pohonkan daripada-Nya.
21Jikalau kiranya kami telah melupakan nama Allah kami dan kami telah menadahkan tangan kami kepada berhala,
18Barangsiapa yang percaya akan Dia, tiadalah ia dihukumkan, tetapi orang yang tiada percaya itu memang sudah dihukumkan, sebab tiada ia percaya akan nama Anak Allah yang tunggal itu.
19Maka inilah hukumannya, bahwa terang sudah datang ke dalam dunia, tetapi gelap itu lebih disukai manusia daripada terang itu, sebab segala perbuatan mereka itu jahat adanya.
6Kita ini daripada Allah; dan orang yang mengenal Allah ialah mendengarkan kita; maka orang yang bukan daripada Allah tiadalah ia mendengarkan kita. Dengan yang demikian dapatlah kita mengenal roh yang benar dan roh yang sesat itu.
11Hai segala kekasihku, jikalau sebegitu Allah sudah mengasihi kita, maka kita pun patutlah berkasih-kasihan sama sendiri.
12Maka seorang pun belum pernah memandang Allah; jikalau kita berkasih-kasihan sama sendiri, Allah tinggal di dalam kita, dan kasih-Nya sempurnalah di dalam kita.
13Dengan inilah dapat kita mengetahui bahwa kita tinggal di dalam Dia, dan Ia pun di dalam kita, oleh sebab Ia telah mengaruniakan kita daripada Roh-Nya.
9Jikalau kesaksian manusia kita terima, maka lebih besarlah lagi kesaksian Allah, karena inilah kesaksian Allah, yaitu bahwa Ia sudah menyaksikan dari hal Anak-Nya itu.
4Maka pengharapan yang sedemikian itu kepada Allah, kami peroleh dengan berkat Kristus.
8maka orang yang tiada menaruh kasih itu tiada mengenal Allah; karena Allah itu kasih adanya.
24Maka orang yang menurut segala hukum-Nya, ialah tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam dia. Dengan ini kita mengetahui bahwa Tuhan tinggal di dalam kita, dengan Roh yang sudah dikaruniakan-Nya kepada kita.
19Maka kita menaruh kasih, oleh sebab Ia mula-mula mengasihi kita.
15melakukan diri seperti orang yang menunjukkan bahwa isi Taurat itu tertulis di dalam hatinya, dan perasaan hatinya menyaksikan demikian itu, dan pikiran mereka itu di antara sama sendirinya itu berbalah-balah atau pun membenarkan dia
4Karena suatu pun tiada aku mengetahui kesalahanku sendiri; tetapi dengan hal yang demikian aku belum diperbenarkan, melainkan yang menghakimkan aku itulah Tuhan.
11Sedang kami mengetahui dari hal takut akan Tuhan, maka itulah sebabnya kami mengajak orang, tetapi kepada Allah sudahlah kami nyata; maka haraplah aku juga nyata kepada perasaan hati kamu.
1Tengoklah, alangkah besarnya kasih yang dikaruniakan oleh Bapa kepada kita, sehingga kita dikatakan anak-anak Allah! Demikianlah hal kita. Maka inilah sebabnya dunia ini tiada mengenal kita, oleh sebab tiada dikenalnya Tuhan.
16Dengan yang demikian kita sudah mengetahui kasih yang benar, oleh sebab Ia sudah menyerahkan nyawa-Nya karena kita; maka patutlah kita pun menyerahkan nyawa kita karena segala saudara.
20Tetapi kita mengetahui bahwa Anak Allah sudah tiba, lalu mengaruniakan kita akal supaya kita mengenal akan yang Benar; maka kita ini ada di dalam Yang Benar, yaitu di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Maka inilah Tuhan yang sebenarnya, yaitu Allah, dan hidup yang kekal.
6Sekali-kali tidak, karena jikalau demikian, bagaimanakah Allah menghakimkan dunia ini?
3karena inilah kasih akan Allah, yaitu menurut hukum-hukum-Nya; maka hukum-hukum-Nya itu bukannya berat.
9Adapun hati itu penipulah adanya terlebih dari pada segala sesuatu; sekali-kali tiada ia berketentuan; siapa gerangan boleh mengetahui isinya?
9Sekarang bagaimanakah? Adakah kita orang Yahudi menaruh suatu kelebihan? Sekali-kali tidak, karena dahulu kami sudah menyalahkan orang Yahudi dan juga orang Gerika, bahwa mereka itu sekalian tertakluk ke bawah dosa;
3Aku berkata demikian, bukannya hendak menyalahkan kamu, karena dahulu sudah kukatakan, bahwa kamu itu di dalam hati kami akan mati bersama-sama dan hidup bersama-sama.
15Sebab itu, seberapa orang yang sempurna, hendaklah kita memikirkan yang demikian, dan jikalau lain pikiranmu di dalam barang sesuatu hal, maka itu pun akan dinyatakan Allah kepadamu.
23Selidiklah akan daku, ya Allah, ketahuilah akan hatiku; ujilah akan daku dan ketahuilah akan segala kepikiranku,
14Maka kita ini mengetahui bahwa kita telah lepas daripada mati menuju hidup, karena kita mengasihi segala saudara. Maka orang yang tiada mengasihi, tinggallah di dalam maut.
5Maka kamu mengetahui bahwa Kristus itu diberi nyata supaya Ia melenyapkan segala dosa; maka di dalam-Nya itu tiada ada dosa.
9Karena jikalau jawatan yang mendatangkan hukum itu menaruh kemuliaan, apatah lagi jawatan yang mendatangkan kebenaran melimpah dengan kemuliaan.