1 Raja-raja 1:52
Maka titah raja Sulaiman: Jikalau ia melakukan dirinya dengan sepertinya, maka sehelai rambutpun tiada akan gugur dari kepalanya ke bumi, tetapi jikalau didapati akan niat jahat dalamnya, niscaya iapun akan mati dibunuh kelak.
Maka titah raja Sulaiman: Jikalau ia melakukan dirinya dengan sepertinya, maka sehelai rambutpun tiada akan gugur dari kepalanya ke bumi, tetapi jikalau didapati akan niat jahat dalamnya, niscaya iapun akan mati dibunuh kelak.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
53Lalu disuruhkan baginda raja Sulaiman akan orang, maka dilalukan oranglah akan dia dari pada mezbah itu, maka datanglah ia menyembah sujud kepada baginda raja Sulaiman, lalu titah raja Sulaiman kepadanya: Pulanglah engkau ke rumahmu.
50Maka takutlah Adonia akan Sulaiman, sebab itu bangkitlah ia, lalu pergi memegang tanduk mezbah.
51Maka hal itu dimaklumkan oranglah kepada raja Sulaiman, sembahnya: Bahwasanya Adonia itu takut akan tuanku Sulaiman, sebab itu dipegangnya akan tanduk mezbah, katanya: Biarlah baginda raja Sulaiman bersumpah kepada hamba pada hari ini juga, bahwa tiada dibunuhnya akan hamba ini kelak dengan pedang!
22Maka sahut baginda raja Sulaiman kepada bunda baginda, katanya: Mengapa bundaku minta Abisaj, perempuan Sunami itu, akan Adonia? Pintalah juga sekerajaan ini akan dia, karena iapun abangku, yang tua dari padaku; bahkan, akan dia dan akan imam Abyatar dan akan Yoab bin Zeruyapun.
23Maka bersumpahlah baginda raja Sulaiman demi Tuhan, titahnya: Demikianlah kiranya perbuatan Allah akan daku, dan dipertambahkannya pula, jikalau kata ini tiada dikatakan Adonia bersalah dengan nyawanya sendiri.
24Demi Tuhan yang hidup, yang telah melantik aku dan mendudukkan aku di atas takhta ayahku Daud dan yang telah menjadikan isi istana bagiku, setuju dengan firman-Nya, niscaya Adonia akan mati dibunuh pada hari ini juga!
25Maka disuruhkan baginda akan Benaya bin Yoyada, maka ia itu menerpa akan dia, sehingga matilah ia.
10Maka titah baginda: Barangsiapa yang berbantah-bantah dengan dikau, bawalah akan dia ke mari kepadaku, niscaya tiada ia mengusik dikau lagi.
11Maka sembah perempuan itu: Hendaklah kiranya tuanku ingat akan Tuhan, Allah tuanku, asal jangan segala penuntut bela itu bertambah-tambah akan membinasakan dan jangan ditumpasnya akan anak patik itu. Maka titah baginda: Demi Tuhan yang hidup, sehelai rambutpun tiada akan gugur dari pada kepala anakmu ke bumi!
19Maka telah dikorbankannya beberapa berapa lembu dan domba jantan yang tambun dan kambing domba, dijemputnya akan segala putera baginda dan akan imam Abyatar dan akan Yoab, panglima perang itu, tetapi tiada dijemputnya akan patik tuanku Sulaiman.
20Maka sekarang, ya tuanku! mata segala orang Israel adalah memandang kepada tuanku, supaya tuanku memberitahu kepadanya siapa akan duduk di atas takhta kerajaan tuanku kemudian dari pada tuanku kelak.
21Melainkan akan jadi, apabila tuanku sudah mangkat beradu dengan segala nenek moyang tuanku, bahwa patik dan anak patik Sulaiman itu akan dibilang seperti orang berdosa juga adanya.
6Maka hendaklah engkau berlaku dengan akal budi, jangan engkau biarkan rambutnya yang putih itu turun ke dalam kubur dengan selamat.
9Tetapi sekarang jangan engkau membilangkan dia suci dari pada salah, tegal engkaulah orang yang berakal budi, niscaya engkaupun mengetahui akan barang yang patut kauperbuat akan dia, supaya engkau menurunkan rambutnya yang putih itu ke dalam kubur dengan darahnya.
12Maka sekarangpun mari, aku hendak memberi nasehat kepadamu, supaya engkau meluputkan nyawamu sendiri dan nyawa anakmu Sulaimanpun.
13Pergilah engkau masuk ke dalam menghadap baginda raja Daud, lalu bersembahlah kepadanya demikian: Bukankah tuanku sudah bersumpah kepada patik serta titah tuanku: Tak akan jangan anakmu Sulaiman itu menjadi raja kelak kemudian dari padaku, dan iapun akan duduk di atas takhta kerajaanku! mengapa maka sekarang Adonia itu sudah naik raja?
31Maka titah baginda: Demikianlah perbuatan Allah akan daku dan dipertambahkan-Nya pula, jikalau tiada pada hari ini juga kepada Elisa bin Safat itu dipancung dari pada tubuhnya.
42Maka disuruh baginda panggilkan Simai, lalu titah baginda kepadanya: Bukankah aku sudah menyumpahi akan dikau demi Tuhan dan sudah bersaksi atasmu sambil titahku demikian: Pada hari engkau keluar pergi ke sana ke mari, ketahuilah olehmu, bahwasanya engkau akan mati dibunuh? lalu sembahmu kepadaku: Benarlah titah tuanku, patik junjung.
44Dan lagi titah baginda kepada Simai: Bahwa engkau juga tahu segala jahat, bahkan, hatimupun mengetahui akan segala sesuatu yang telah kauperbuat akan ayahku Daud; maka sebab itu dipulangkan Tuhan segala kejahatanmu itu kepada kepalamu juga.
45Tetapi berbahagialah kiranya baginda raja Sulaiman dan takhta kerajaan Daudpun akan tetap di hadapan hadirat Tuhan sampai selama-lamanya!
46Maka disuruh baginda akan Benaya bin Yoyada, lalu keluarlah ia, diterpanya akan Simai sehingga matilah ia. Maka demikianlah peri diteguhkan kerajaan itu oleh tangan baginda raja Sulaiman.
35Lalu hendaklah kamu mengiringkan dia naik ke mari, maka iapun akan datang, lalu duduk di atas takhtaku, dan iapun akan naik raja menggantikan aku, karena sudah aku bertitah bahwa ia akan menjadi penganjur orang Israel dan orang Yehuda.
37Karena akan jadi kelak pada hari engkau keluar dari situ dan menyeberang sungai Kideron, ketahuilah olehmu, bahwa sesungguhnya engkau akan mati dibunuh dan darahmupun akan tertanggung di atas kepalamu sendiri.
7Jikalau kiranya titah baginda: Baiklah, maka adalah selamat bagi hambamu ini, tetapi jikalau kiranya sangatlah murkanya, ketahuilah olehmu bahwa sudah tentu juga padanya hendak membuat jahat itu.
29Maka dimaklumkan oranglah kepada baginda raja Sulaiman, bahwa Yoab sudah lari ke dalam kemah Tuhan dan sesungguhnya adalah ia hampir dengan mezbah. Lalu disuruhkan raja Sulaiman akan Benaya bin Yoyada, titahnya: Pergilah engkau, terpalah akan dia.
30Maka datanglah Benaya ke kemah Tuhan, lalu katanya kepada Yoab: Bahwa titah baginda demikian: Keluarlah engkau! Maka sahutnya: Jangan, melainkan di sini juga aku mau mati! Maka disampaikan Benaya jawab ini kepada baginda, sembahnya: Beginilah kata Yoab dan begitulah sahutnya akan patik.
31Maka titah baginda kepadanya: Perbuatlah olehmu seperti katanya, terpalah akan dia dan kuburkanlah dia, supaya engkau lalukan dari padaku dan dari pada isi istana ayahku segala darah yang sudah ditumpahkan oleh Yoab dengan tiada semena-mena.
37Seperti Tuhan sudah menyertai akan duli tuanku, demikianpun hendaklah disertainya akan Sulaiman dan dibesarkannya kiranya takhtanya terlebih pula dari pada takhta duli tuanku Daud!
10Dan lagi kata Daud: Demi Tuhan yang hidup, jangan begitu, melainkan dipalu Tuhan juga akan dia kelak, atau ajalnya akan sampai kelak sehingga matilah ia, atau ia akan pergi perang dan mati begitu.
14Maka jikalau kiranya engkau berjalan pada jalan-Ku dan engkau memeliharakan segala hukum undang-undang-Ku, yaitu seperti Daud, ayahmu, sudah berjalan dahulu, niscaya Kulanjutkan umurmu lagi.
29Jikalau kamu hendak mengambil anak inipun dari padaku, lalu datang sesuatu bahaya atasnya, niscaya kamu kelak memasukkan ubanku ini dengan dukacita ke dalam kubur.
6Maka sembah Sulaiman: Bahwa Engkau sudah berbuat kebajikan besar akan hamba-Mu Daud, ayahku, seperti iapun telah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan setianya dan benarnya dan tulus hatinya akan Dikau, maka kebajikan-Mu yang besar itu telah Kautetapkan kepadanya, sehingga Engkau mengaruniakan kepadanya seorang anaknya akan duduk di atas takhta kerajaannya, seperti pada hari ini adanya.
39Hata, maka sementara baginda berjalan lalu, berserulah nabi itu kepadanya, sembahnya: Bahwa patik tuanku ini sudah keluar dari tengah peperangan, tiba-tiba datanglah seorang anu singgah kepada patik, dihantarnya kepada patik seorang laki-laki, katanya: Tungguilah olehmu akan orang ini, maka jikalau kiranya ia hilang, niscaya nyawamu akan ganti nyawanya, melainkan engkau menimbang bagiku perak setalenta.
17Lalu sembahnya kepadanya: Ya tuanku! bukankah tuanku sudah bersumpah kepada patik demi Tuhan, Allah tuanku, titah tuanku: Tak akan jangan Sulaiman, anakmu itu, akan menjadi raja kelak kemudian dari padaku dan iapun akan duduk di atas takhta kerajaanku ini!
4supaya disampaikan Tuhan akan janji, seperti yang telah Ia berfirman akan halku, bunyinya: Jikalau kiranya anak-anakmu memeliharakan jalannya baik-baik, serta berjalan di hadapan hadirat-Ku dengan setia dan dengan segenap hatinya dan segenap nyawanya, niscaya, demikianlah firman-Nya, seorang juapun tiada akan terputuskan bagimu dari pada takhta kerajaan Israel.
30bahwasanya seperti aku sudah bersumpah demi Tuhan, Allah orang Israel, kataku: Niscaya anakmu Sulaiman akan menjadi raja kemudian dari padaku, dan iapun akan duduk di atas takhtaku menggantikan aku; tak akan jangan demikianpun hendak kuperbuat pada hari ini juga.
16Tetapi titah baginda: Hai Akhimelekh! tak akan jangan engkau mati dibunuh, baik engkau baik segenap orang isi rumah bapamu!
27Jikalau kiranya dengan titah tuanku demikian, niscaya bukan dengan sebenarnya tuanku sudah memberitahu kepada patik siapa yang akan duduk di atas takhta tuanku kemudian dari pada tuanku.
23Maka titah baginda kepada Simai: Tiada engkau akan mati dibunuh. Maka bersumpahlah baginda kepadanya.
13Jikalau kiranya hamba sudah membunuh dia dengan khianat hamba, niscaya segala perkara itu tiada boleh terlindung dari pada baginda, dan tuan sendiripun kelak menjauhkan diri tuan dari padanya.
24Maka sembah Natan: Ya tuanku! Sungguhkah tuanku sudah bertitah demikian: Bahwa Adonia akan menjadi raja kemudian dari padaku, dan iapun akan duduk di atas takhta kerajaanku?
25Karena pada hari ini juga ia sudah turun, lalu dikorbankannya beberapa berapa lembu dan domba jantan yang tambun dan kambing domba, dijemputnya segala putera tuanku dan segala penghulu tentara dan imam Abyatar, maka sesungguhnya sekarang makan minumlah mereka itu sekalian di hadapannya, serta katanya: Berbahagialah kiranya tuanku Adonia!
8Maka sembah Sulaiman kepada Allah: Bahwa Engkau sudah menyatakan kemurahan besar akan Daud, bapaku, dan Engkaupun sudah menjadikan aku raja akan gantinya;
15Maka dipanggil Daud akan salah seorang dari pada segala orang muda-muda itu, lalu katanya: Marilah engkau, terkamlah akan dia! Maka diparangnya akan dia, lalu matilah orang itu.
9Maka engkau, hai anakku Sulaiman, hendaklah engkau mengenal akan Allah bapamu dan beribadatlah kepadanya dengan hati yang tulus dan dengan batin yang benar, karena diselidik Tuhan akan segala batin dan diketahuinya akan segala angan-angan hati; jikalau engkau mencahari akan Dia, niscaya terdapatlah Ia olehmu, tetapi jikalau kiranya engkau meninggalkan Dia, niscaya dibuang-Nya akan dikau sampai selama-lamanya.
13Tetapi jikalau tiada disengajanya matinya, melainkan dipertemukan Allah tangannya dengan dia, maka Aku akan menentukan suatu tempat bagimu, yang dapat dilindungkannya dirinya ke sana.
28Maka mangkatlah baginda pada masa sangat tuanya dan berpuas-puas lanjut umurnya dan kekayaannya dan kemuliaannya, lalu Sulaiman, putera baginda, kerajaanlah menggantikan baginda.
1Bermula, setelah sampailah ajal raja Daud akan mati, maka berpesanlah baginda kepada Sulaiman, putera baginda, titahnya:
31Bahwa rambut putih itu suatu makota yang mulia, jikalau didapati akan dia pada jalan kebajikan.
26Tetapi jikalau kiranya firman-Nya demikian: Tiada Aku berkenan akan dikau! maka adalah aku sedia, biarlah diperbuat-Nya akan daku barang yang baik kepada pemandangan-Nya.