1 Raja-raja 18:43

Terjemahan Lama

Maka katanya kepada hambanya: Naiklah sekarang, pergilah melihat ke sebelah laut. Maka pergilah hamba itu melihat, lalu katanya: Satupun tiada. Maka kata Elia: Pergilah pula; maka demikian sampai tujuh kali.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Kej 32:26 : 26 Maka katanya: Lepaskanlah aku karena fajar sudah merekah; tetapi kata Yakub kepadanya: Tiada engkau kulepaskan sebelum engkau memberkati aku.
  • Mzm 5:3 : 3 Dengar apalah akan bunyi tangisku, ya Rajaku, ya Allahku! karena kepadamu juga aku meminta doa.
  • Hab 2:3 : 3 Karena khayal itu lagi bagi suatu masa yang tertentu, tetapi menyengajakan juga kesudahannya dan tiada ia itu akan dusta; jikalau ia itu berlambatan, hendaklah kamu menantikan dia, karena ia itu sungguh akan datang dan tiada ia itu tertinggal.
  • Luk 18:1 : 1 Maka diceriterakan-Nya suatu perumpamaan kepada mereka itu, bahwa mereka itu wajib berdoa senantiasa dengan tiada putus harap,
  • Luk 18:7 : 7 Tiadakah Allah kelak membenarkan hal orang-orang pilihan-Nya yang menyeru Dia siang malam, meskipun dengan lambatnya kepada mereka itu?
  • Ef 6:18 : 18 dengan segala doa dan permintaan. Berdoalah tiap-tiap waktu dengan Roh sambil berjaga-jaga di dalam hal itu dengan segala usaha dan permintaan karena sekalian orang suci itu,
  • Ibr 10:36-37 : 36 Karena tekun yang wajib bagimu, supaya setelah sudah melakukan kehendak Allah, kamu boleh memegang perjanjian itu. 37 Karena hanya seketika sahaja lamanya maka Tuhan yang datang itu akan tiba kelak dengan tiada berlambatan.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 88%

    44Maka pada ketujuh kalinya itu sesungguhnya kata hamba itu: Bahwasanya adalah sebuah awan kecil sebesar tapak tangan orang itu naik dari sebelah laut. Maka kata Elia: Pergilah engkau, katakanlah kepada Akhab: Suruhlah lengkapkan kendaraanmu, lalu berjalanlah, asal jangan engkau ditegahkan oleh hujan.

    45Maka sementara itu sesungguhnya langitpun makin gelap oleh awan-awan dan angin, maka datanglah hujan lebat yang amat deras, lalu Akhabpun berangkatlah pergi ke Yizriel.

    46Maka tangan Tuhanpun adalah atas Elia, sehingga diikatnya pinggangnya, lalu berjalan di hadapan Akhab sampai datanglah ia ke Yizriel itu.

  • 77%

    41Setelah itu maka kata Elia kepada Akhab: Berangkatlah engkau, makan minumlah, karena adalah bunyi dengung datang hujan yang lebat.

    42Maka berangkatlah Akhab hendak makan minum, tetapi Elia naik ke atas kemuncak Karmel, lalu tunduk sampai ke tanah dengan mukanya di tengah-tengah lututnya.

  • 76%

    1Sebermula, maka kemudian dari pada beberapa berapa hari, tiba-tiba datanglah firman Tuhan kepada Elia, yaitu pada tahun yang ketiga, bunyinya: Pergilah engkau, nampakkanlah dirimu kepada Akhab, karena Aku hendak menurunkan hujan kepada bumi.

    2Hata, maka pergilah Elia hendak menampakkan dirinya kepada Akhab. Adapun pada masa itu bala kelaparan sangat di Samaria.

  • 74%

    11Maka sekarang kata tuan begini: Pergilah engkau, katakanlah kepada tuanmu: Bahwasanya Elia ada di sini!

    12Barangkali, sementara hamba sudah meninggalkan tuan, tiba-tiba datanglah Roh Tuhan membawa lalu akan tuan, tiada hamba tahu ke mana, maka setelah hamba datang memberitahu Akhab, lalu tiada didapatinya akan tuan, niscaya dibunuhnya akan hamba kelak; maka hamba tuan ini beribadatlah kepada Tuhan dari pada kecil hamba.

  • 74%

    1Sebermula, maka Elia, orang Tisbi, dari pada orang yang mengeduduki tanah Gilead itu, berkata kepada Akhab: Sesungguh-sungguh Tuhan, Allah orang Israel itu, hidup, dan aku ini berdiri di hadapan hadirat-Nya, tiada akan ada hujan atau embun beberapa tahun ini melainkan dengan kataku!

    2Setelah itu maka datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:

  • 73%

    7Arakian, maka kemudian dari pada setahun kekeringanlah anak sungai itu, sebab tiada turun hujan di tanah itu.

    8Maka datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:

  • 2Tetapi sahut panglima yang pada lengannya baginda bertelekan, katanya kepada aziz Allah: Jikalau kiranya dijadikan Tuhan tingkap di langit, baharu perkara itu boleh jadi. Maka kata Elisa: Bahwa sesungguhnya engkau akan melihat dengan matamu, tetapi tiada engkau akan makan dari padanya.

  • 28Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepada Elia, orang Tisbi itu, bunyinya:

  • 19lalu sahut panglima itu kepada aziz Allah, katanya: Jikalau kiranya dijadikan Tuhan akan tingkap di langit, baharu boleh jadi seperti katamu ini. Maka sahut Elisa kepadanya: Bahwasanya engkau akan melihatnya dengan matamu, tetapi tiada engkau akan makan dari padanya.

  • 72%

    16serta sembahnya kepadanya: Bahwasanya adalah pada hambamu ini lima puluh orang yang berani, biarkanlah kiranya mereka itu pergi mencahari tuanmu, kalau-kalau diangkat Roh Tuhan akan dia dan diturunkan-Nya kepada salah sebuah bukit atau ke dalam salah suatu lembah. Tetapi kata Elisa: Jangan kamu suruhkan orang itu.

    17Maka berulang-ulang juga mereka itu meminta kepadanya sampai kemalu-maluan ia, lalu katanya: Suruhkan juga. Maka disuruhkannya lima puluh orang yang mencahari tiga hari lamanya, tiada juga didapatinya akan dia.

    18Maka kembalilah mereka itu kepada Elisa, yang sudah tinggal di Yerikho, maka kata Elisa kepadanya: Bolakkah kataku kepadamu, jangan kamu pergi?

  • 71%

    12Maka sembah seorang hambanya: Bukannya demikian, ya tuanku! melainkan nabi Elisa, yang di antara orang Israel itu, ia memberitahu kepada raja orang Israel segala titah yang dikatakan tuanku jikalau dalam bilik peraduan tuanku sekalipun.

    13Maka titah baginda: Pergilah kamu melihati tempatnya, supaya boleh kusuruhkan orang pergi menangkap dia. Maka dipersembahkan oranglah kepada baginda, sembahnya: Bahwa sesungguhnya adalah ia di Dotan.

  • 70%

    8Maka sahutnya kepadanya: Ia, akulah dia; pergilah engkau, katakanlah kepada tuanmu: Bahwasanya Elia ada di sini.

    9Tetapi kata Obaja: Apa gerangan dosa hamba ini, maka tuan menyerahkan hamba kepada tangan Akhab, supaya dibunuhnya hamba?

  • 13Maka tiba-tiba datanglah seorang nabi menghampiri Akhab, raja orang Israel, sambil katanya: Demikian inilah firman Tuhan: Sudahkah engkau melihat segala balatentara itu? Bahwasanya pada hari ini juga Aku menyerahkan dia kepada tanganmu, supaya diketahui olehmu, bahwa Akulah Tuhan.

  • 13Maka kembali pula disuruhkan baginda seorang panglima pada ketiga kalinya serta dengan lima puluh orang laskarnya. Maka berjalanlah panglima itu, lalu naik; setelah sampai maka bertelutlah ia di hadapan Elia sambil meminta sangat kepadanya, sembahnya: Ya, aziz Allah! biar apalah nyawaku dan nyawa segala hambamu lima puluh orang ini indah kepada pemandangan tuan!

  • 3Setelah diketahui Elia akan hal yang demikian, maka bangkitlah ia berdiri lalu lari berlepas dirinya ke tempat yang lain, maka sampailah ia ke Birsyeba, yang di tanah Yehuda, maka ditinggalkannya hambanya di sana;

  • 70%

    16Hata, maka pergilah Obaja mendapatkan Akhab, lalu disampaikannyalah kabar itu kepadanya; maka Akhabpun pergilah mendapatkan Elia.

    17Maka sesungguhnya serta terlihatlah Akhab akan Elia itu, kata Akhab kepadanya: Engkaukah di sini, hai pengharu orang Israel?

  • 15Maka pada ketika itu kata malaekat Tuhan kepada Elia: Turunlah engkau sertanya, jangan takut akan dia. Maka bangkitlah Elia berdiri lalu turun sertanya pergi mendapatkan baginda.

  • 14Maka sekarang kata tuan begini: Pergilah engkau, katakanlah kepada tuanmu: Bahwasanya Elia ada di sini, supaya dibunuhnya akan hamba.

  • 13Maka sesungguhnya demi didengar Elia akan bunyi itu, maka diselubungkannya mukanya dengan selimutnya; adapun ia sudah keluar lalu berdiri pada pintu gua itu; tiba-tiba datanglah bunyi suara kepadanya, mengatakan: Apakah kerjamu di sini, hai Elia!

  • 11Maka kata raja Yosafat: Tiadakah di sini seorang nabi Tuhan, supaya boleh kita bertanyakan Tuhan olehnya? Maka sahut seorang hamba raja Israel, sembahnya: Adalah di sini Elisa bin Safat, yang dahulu mencucurkan air pembasuh kepada tangan Elia.

  • 10Ketahuilah olehmu bahwa sepatah katapun tiada gugur ke tanah dari pada segala firman Tuhan akan hal orang isi istana raja Akhab, karena telah disampaikan Tuhan barang yang sudah dikatakan-Nya dengan lidah Elia, hamba-Nya.

  • 9Maka disuruhkan baginda kepadanya seorang panglima perang serta dengan laskarnya lima puluh orang; setelah sudah naik panglima itu mendapatkan dia, karena adalah ia duduk di atas kemuncak bukit, maka kata panglima itu: Hai aziz Allah! titah baginda: Turunlah engkau!

  • 13Maka sahut seorang pegawainya, sembahnya: Baiklah dari pada segala kuda yang lagi tinggal itu diambil lima ekor, yaitu dari pada yang lagi tinggal di sini; bahwasanya tiada ia lebih baik dari pada kebanyakan orang Israel yang tinggal lagi di dalam ini, atau dari pada kebanyakan orang Israel yang telah dibinasakan; biarlah patik menyuruhkan dia, supaya patik itu pergi melihat.

  • 14Karena demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel itu: Bahwa tepung yang di dalam periuk itu tiada akan habis dan minyak yang di dalam buli-buli itupun tiada akan kurang sampai kepada hari apabila Tuhan akan menurunkan hujan kepada bumi.

  • 7Maka titah baginda kepada mereka itu: Apa macam orangnya, yang telah datang mendapatkan kamu dan yang mengatakan segala perkataan ini kepadamu?

  • 69%

    17Tetapi datanglah firman Tuhan kepada Elia, orang Tisbi itu, bunyinya:

    18Bangkitlah engkau, lalu turun mendapatkan Akhab, raja orang Israel, yang kerajaan di Samaria itu, bahwasanya adalah ia dalam kebun anggur Nabot, karena ia sudah turun ke sana hendak mengambil dia akan miliknya.

  • 69%

    5Maka Akhab sudah bertitah kepada Obaja demikian: Hendaklah engkau beredar-edar dalam negeri itu, pergilah kepada segala mata air dan sungai, barangkali kita mendapat rumput, supaya segala kuda dan bagal dapat kita hidupi dan jangan segala binatangpun binasa.

    6Maka keduanyapun membahagi negeri itu antaranya hendak beredar-edar dalamnya, maka Akhab seorangnya pergi kepada satu jalan, dan Obaja seorangnyapun pergi kepada jalan yang lain.

  • 69%

    35Sehingga air itupun mengalirlah dari pada segala pihak mezbah itu, tambahan lagi diisinya pula akan parit itu dengan air.

    36Maka betul pada waktu dipersembahkan orang persembahan makanan itu datanglah nabi Elia itu hampir sambil sembahnya: Ya Tuhan, Allah Ibrahim, Ishak dan Israel! Pada hari ini juga biarlah nyata bahwa Engkaulah Allah di antara orang Israel dan akulah hamba-Mu, dan aku berbuat segala perkara ini dengan firman-Mu.

  • 17Hata, maka pada sekali peristiwa, yaitu kemudian dari pada yang tersebut itu, bahwa anak orang perempuan yang punya rumah itu jatuhlah sakit, maka penyakitnya itu payah sangat, sehingga tiada lagi tinggal nyawa-nyawa ikan dalamnya.

  • 3Tetapi kata malaekat Tuhan kepada Elia, orang Tisbi itu: Bangkitlah engkau, pergilah mendapatkan utusan raja Samaria itu, katakanlah kepadanya: Adakah sebab tiada Allah di antara orang Israel, maka kamu sudah pergi bertanyakan Baal-Zebub, dewa orang Ekeron itu?

  • 14Arakian, maka bermohonlah ia kepada Elisa, lalu berjalan, setelah sampai kepada tuannya titah baginda kepadanya: Apakah kata Elisa itu kepadamu? Maka sembahnya: Bahwa telah ia berkata demikian: Tak dapat tiada tuanku kelak akan sembuh pula.

  • 5Maka bangunlah mereka itu pada waktu terang tanah, lalu berjalan mendapatkan tentara orang Syam; setelah sampai kepada ujung tempat tentara orang Syam itu, heran, maka seorang juapun tiada di sana!

  • 68%

    8Maka bangunlah ia lalu makan minumlah, maka oleh kuat yang diperolehnya dari pada makanan ini berjalanlah ia empat puluh hari empat puluh malam lamanya, sehingga sampailah ia ke bukit Allah, yaitu Horeb.

    9Maka di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua, lalu bermalam dalamnya, maka tiba-tiba datanglah kepadanya firman Tuhan, bunyinya: Apakah kerjamu di sini, hai Elia?

  • 11Lalu firman-Nya: Keluarlah engkau, berdirilah di atas bukit ini di hadapan hadirat Tuhan, karena sesungguhnya Tuhan akan berjalan lalu kelak! Hata, maka adalah angin ribut dan tofan, yang membelahkan bukit dan memecahkan batu, ia itu berjalan di hadapan Tuhan, tetapi tiada Tuhan dalam tofan itu; kemudian dari pada tofan itu adalah gempa bumi, tetapi tiada juga Tuhan dalam gempa bumi itu.