1 Raja-raja 19:12

Terjemahan Lama

Maka kemudian dari pada gempa bumi adalah api, tetapi tiada juga Tuhan dalam api itu; maka kemudian dari pada api itu adalah bunyi angin sepoi-sepoi!

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ayb 4:16 : 16 Maka berdirilah ia, tetapi tiada kuketahui rupanya, hanya adalah suatu lembaga di hadapan mataku, dan adalah sunyi senyap, lalu kudengar bunyi suara mengatakan:
  • Za 4:6 : 6 Lalu sahutlah ia, katanya kepadaku: Inilah firman Tuhan kepada Zerubbabil, bunyinya: Bukannya oleh kuat dan bukannya oleh gagah, melainkan oleh Roh-Ku juga ia itu akan jadi, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam.
  • Ul 4:33 : 33 yaitu suatu bangsa telah mendengar suara Allah yang berfirman dari tengah-tengah api, seperti telah kamu dengar, maka tinggal hidup juga bangsa itu?
  • 1Raj 18:38 : 38 Hata, maka pada masa itu turunlah api dari pada Tuhan, lalu makan habis akan korban bakaran itu dan akan kayu apinya dan segala batu dan tanah itu dan dijilatnya habis akan segala air yang di dalam parit itu.
  • 2Raj 1:10 : 10 Tetapi sahut Elia kepada panglima laskar lima puluh orang itu: Jikalau kiranya aku ini aziz Allah, biarlah turun api dari langit dan makan habis akan dikau serta dengan lima puluh orang laskarmu itu. Maka api itupun turunlah dari langit dan makan habis akan panglima itu serta dengan laskarnya lima puluh orang itu.
  • 2Raj 2:11 : 11 Maka sesungguhnya sementara keduanyapun berjalan dan berkata-kata, tiba-tiba adalah sebuah rata api dengan kuda api menceraikan seorang dengan seorang. Maka demikianlah peri Elia naik ke sorga dalam guruh.
  • Kel 34:6 : 6 Maka Tuhanpun berjalan lalu dari pada matanya sambil Ia berseru: Hua, Hua, Allah, arrahmani arrahimi, yang panjang sabar lagi besar kemurahan-Nya dan kebenaran-Nya!
  • Ul 4:11-12 : 11 Maka kamupun datanglah hampir, lalu berdiri pada kaki gunung, maka gunung itupun bernyala-nyala apinya sampai ke tengah langit, maka adalah kelam kabut dan awan dan gelap gulita. 12 Maka pada masa itu berfirmanlah Tuhan kepadamu dari tengah-tengah api itu, maka bunyi suara perkataan itu telah kamu dengar, tetapi kecuali suara itu tiada kamu melihat barang sesuatu lembaga.
  • Kis 2:2 : 2 Maka sekonyong-konyong turunlah dari langit suatu bunyi seolah-olah serbu angin yang besar, yang menumpatkan segenap rumah tempat mereka itu duduk.
  • Kis 2:36-37 : 36 Sebab itu hendaklah diketahui oleh segala isi rumah Israel dengan yakin, bahwa Allah sudah menjadikan Yesus itu Tuhan dan Kristus, yaitu Yesus itulah, yang kamu ini salibkan itu." 37 Setelah didengarnya demikian, maka pedihlah hati orang sekalian, lalu berkatalah mereka itu kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain itu, "Hai Tuan-tuan dan Saudara sekalian, apakah yang wajib kami perbuat?"
  • Ibr 12:29 : 29 karena Tuhan kita itu seumpama api yang menghanguskan.
  • Ayb 33:7 : 7 Bahwa hebatkupun tiada akan mengejutkan dikau akan tangankupun tiada akan menekan engkau.
  • Kej 15:17 : 17 Hata, setelah sudah masuk matahari dan malampun telah sampai, sesungguhnya adalah di sana sebuah dapur yang berasap dan sepucuk damar yang bernyala-nyala itu melintas ditengah-tengah segala penggal itu.
  • Kel 3:2 : 2 Maka kelihatanlah kepadanya malaekat Tuhan itu dalam nyala api di tengah-tengah belukar duri, heran, maka dilihatnya belukar duri itupun bernyala-nyala dengan api, tetapi tiada juga belukar itu dimakan olehnya.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 89%

    9Maka di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua, lalu bermalam dalamnya, maka tiba-tiba datanglah kepadanya firman Tuhan, bunyinya: Apakah kerjamu di sini, hai Elia?

    10Maka sahutnya: Bahwa aku sudah mencemburukan sangat perkara Tuhan, Allah serwa sekalian alam, karena segala bani Israel telah meninggalkan perjanjian-Mu dan dirombaknya segala mezbah-Mu dan dibunuhnya segala nabi-Mu dengan pedang, maka aku tinggal seorangku jua dan mereka itupun menuntut nyawaku hendak diambilnya.

    11Lalu firman-Nya: Keluarlah engkau, berdirilah di atas bukit ini di hadapan hadirat Tuhan, karena sesungguhnya Tuhan akan berjalan lalu kelak! Hata, maka adalah angin ribut dan tofan, yang membelahkan bukit dan memecahkan batu, ia itu berjalan di hadapan Tuhan, tetapi tiada Tuhan dalam tofan itu; kemudian dari pada tofan itu adalah gempa bumi, tetapi tiada juga Tuhan dalam gempa bumi itu.

  • 13Maka sesungguhnya demi didengar Elia akan bunyi itu, maka diselubungkannya mukanya dengan selimutnya; adapun ia sudah keluar lalu berdiri pada pintu gua itu; tiba-tiba datanglah bunyi suara kepadanya, mengatakan: Apakah kerjamu di sini, hai Elia!

  • 72%

    11Maka kamupun datanglah hampir, lalu berdiri pada kaki gunung, maka gunung itupun bernyala-nyala apinya sampai ke tengah langit, maka adalah kelam kabut dan awan dan gelap gulita.

    12Maka pada masa itu berfirmanlah Tuhan kepadamu dari tengah-tengah api itu, maka bunyi suara perkataan itu telah kamu dengar, tetapi kecuali suara itu tiada kamu melihat barang sesuatu lembaga.

  • 7Maka suara Tuhan memantik api dari padanya yang bernyala-nyala.

  • 71%

    1Sebermula, maka Elia, orang Tisbi, dari pada orang yang mengeduduki tanah Gilead itu, berkata kepada Akhab: Sesungguh-sungguh Tuhan, Allah orang Israel itu, hidup, dan aku ini berdiri di hadapan hadirat-Nya, tiada akan ada hujan atau embun beberapa tahun ini melainkan dengan kataku!

    2Setelah itu maka datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:

  • 28Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepada Elia, orang Tisbi itu, bunyinya:

  • 70%

    36Maka betul pada waktu dipersembahkan orang persembahan makanan itu datanglah nabi Elia itu hampir sambil sembahnya: Ya Tuhan, Allah Ibrahim, Ishak dan Israel! Pada hari ini juga biarlah nyata bahwa Engkaulah Allah di antara orang Israel dan akulah hamba-Mu, dan aku berbuat segala perkara ini dengan firman-Mu.

    37Sahutlah akan daku, ya Tuhan! Sahutlah akan daku, supaya diketahui oleh orang banyak ini akan Dikau, ya Hua! bahwa Allah adamu, dan hendaklah Engkau membalikkan hati mereka.

    38Hata, maka pada masa itu turunlah api dari pada Tuhan, lalu makan habis akan korban bakaran itu dan akan kayu apinya dan segala batu dan tanah itu dan dijilatnya habis akan segala air yang di dalam parit itu.

    39Serta dilihat oleh orang banyak akan hal yang demikian, maka sujudlah mereka itu sekalian dengan mukanya sampai ke tanah, sambil katanya: Hua itulah Allah! Hua itulah Allah!

  • 18Maka segenap bukit Torsina itupun berasaplah, sebab Tuhan adalah turun kepadanya dalam api, maka asapnya naik seperti asap tanur dan sangat gempalah segala bukit itu.

  • 11Maka sesungguhnya sementara keduanyapun berjalan dan berkata-kata, tiba-tiba adalah sebuah rata api dengan kuda api menceraikan seorang dengan seorang. Maka demikianlah peri Elia naik ke sorga dalam guruh.

  • 1Sebermula, maka kemudian dari pada beberapa berapa hari, tiba-tiba datanglah firman Tuhan kepada Elia, yaitu pada tahun yang ketiga, bunyinya: Pergilah engkau, nampakkanlah dirimu kepada Akhab, karena Aku hendak menurunkan hujan kepada bumi.

  • 6Dari pada Tuhan serwa sekalian alam akan datang pertolonganmu dengan guruh dan dengan gempa bumi dan halilintar yang hebat dan dengan puting beliung dan taufan dan nyala api yang makan habis.

  • 36Maka telah diberinya kamu mendengar suaranya dari langit hendak mengajar kamu, serta diberinya kamu melihat apinya yang besar itu di atas bumi, dan firman-Nya telah kamu dengar dari tengah-tengah api itu.

  • 68%

    18Karena bukannya kamu datang ke sebuah gunung yang tiada boleh disentuh, dan yang menyala apinya, dan kepada keadaan kelam kabut, dan gelap, dan angin ribut,

    19dan kepada bunyi nafiri, dan suara firman, sehingga orang yang mendengar itu sudah memohonkan jangan diturunkan firman lagi.

  • 8Maka datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:

  • 17Tetapi datanglah firman Tuhan kepada Elia, orang Tisbi itu, bunyinya:

  • 68%

    24Setelah itu hendaklah kamu sekalian berseru kepada nama dewamu, dan aku akan berseru kepada nama Tuhan; maka mana yang menyahut kelak dengan api, ia itu juga Allah adanya. Maka segenap orang banyak itu menyahut: Katamu ini baiklah adanya.

    25Lalu kata Elia kepada segala nabi Baal itu: Pilihlah olehmu akan seekor lembu muda bagi dirimu, sediakanlah dia dahulu, karena kamu ini banyak, lalu hendaklah kamu berseru kepada nama dewamu, tetapi jangan kamu bubuh api padanya.

  • 68%

    11Maka sekarang kata tuan begini: Pergilah engkau, katakanlah kepada tuanmu: Bahwasanya Elia ada di sini!

    12Barangkali, sementara hamba sudah meninggalkan tuan, tiba-tiba datanglah Roh Tuhan membawa lalu akan tuan, tiada hamba tahu ke mana, maka setelah hamba datang memberitahu Akhab, lalu tiada didapatinya akan tuan, niscaya dibunuhnya akan hamba kelak; maka hamba tuan ini beribadatlah kepada Tuhan dari pada kecil hamba.

  • 68%

    44Maka pada ketujuh kalinya itu sesungguhnya kata hamba itu: Bahwasanya adalah sebuah awan kecil sebesar tapak tangan orang itu naik dari sebelah laut. Maka kata Elia: Pergilah engkau, katakanlah kepada Akhab: Suruhlah lengkapkan kendaraanmu, lalu berjalanlah, asal jangan engkau ditegahkan oleh hujan.

    45Maka sementara itu sesungguhnya langitpun makin gelap oleh awan-awan dan angin, maka datanglah hujan lebat yang amat deras, lalu Akhabpun berangkatlah pergi ke Yizriel.

    46Maka tangan Tuhanpun adalah atas Elia, sehingga diikatnya pinggangnya, lalu berjalan di hadapan Akhab sampai datanglah ia ke Yizriel itu.

  • 12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan perlindungan-Nya dan kegelapan air dan awan-awan di udara akan kelambu keliling-Nya.

  • 1Lalu disahutlah Tuhan kepada Ayub dari dalam taufan, firman-Nya:

  • 68%

    13Maka kembali pula disuruhkan baginda seorang panglima pada ketiga kalinya serta dengan lima puluh orang laskarnya. Maka berjalanlah panglima itu, lalu naik; setelah sampai maka bertelutlah ia di hadapan Elia sambil meminta sangat kepadanya, sembahnya: Ya, aziz Allah! biar apalah nyawaku dan nyawa segala hambamu lima puluh orang ini indah kepada pemandangan tuan!

    14Bahwasanya api sudah turun dari langit dan sudah makan habis akan dua orang panglima itu, masing-masing dengan lima puluh orang laskarnya, tetapi sekarang biar apalah nyawaku indah kepada pemandangan tuan!

    15Maka pada ketika itu kata malaekat Tuhan kepada Elia: Turunlah engkau sertanya, jangan takut akan dia. Maka bangkitlah Elia berdiri lalu turun sertanya pergi mendapatkan baginda.

  • 24Maka kata perempuan itu kepada Elia: Bahwasanya sekarang kuketahui engkau seorang aziz Allah, dan firman Tuhan adalah pada lidahmu dengan sebenarnya.

  • 18Maka sabung-menyabunglah kilat, dan kedengaranlah beberapa suara dan guruh, dan gempa bumi pun jadilah teramat sangat, seperti yang tiada pernah jadi semenjak manusia ada di bumi ini, yaitu gempa bumi yang sedemikian dan yang sebesar itu.

  • 16Maka berdirilah ia, tetapi tiada kuketahui rupanya, hanya adalah suatu lembaga di hadapan mataku, dan adalah sunyi senyap, lalu kudengar bunyi suara mengatakan:

  • 6Hamburkanlah olehmu kehangatan amarahmu! barangsiapa yang kaulihat tinggi-tinggi itu, rendahkanlah dia.

  • 3Bahwa Allah kami akan datang dan tiada Ia berdiam diri-Nya; api yang menghanguskan itu berjalan di hadapan-Nya dan keliling-Nya adalah angin ribut yang menderu.

  • 13Oleh cahaya dari pada hadirat-Nya dinyalakan bara api.

  • 33yaitu suatu bangsa telah mendengar suara Allah yang berfirman dari tengah-tengah api, seperti telah kamu dengar, maka tinggal hidup juga bangsa itu?

  • 4Maka bergoncanglah segala jenang ambang-ambang dari karena bunyi suara orang yang berseru itu dan segenap rumah itupun penuhlah dengan asap.

  • 7Maka dalam hal ketakutan aku berseru kepada Tuhan dan kunyaringkan penangisku kepada Allahku; maka didengar-Nya dari istana-Nya akan suaraku, dan seruku kepada-Nyapun sampailah kepada telinga-Nya.

  • 9Asappun keluarlah dari pada hidung-Nya, dan api yang menghanguskan dari pada mulut-Nya dan api bernyala-nyalapun keluar dari pada-Nya.

  • 23Maka sesungguhnya tatkala kedengaranlah bunyi suara itu kepadamu dari tengah kegelapan, dan gunung itupun bernyala-nyala apinya datanglah kamu mendapatkan aku, yaitu segala penghulu suku-suku bangsamu dan segala tua-tuamu

  • 20Tetapi Tuhan adalah dalam kaabah kesucian-Nya, maka berdiamlah dirimu di hadapan hadirat-Nya, hai isi segenap bumi!

  • 67%

    4Maka Tuhan telah berfirman kepada kamu muka dengan muka dari atas gunung dan dari tengah-tengah api itu

  • 19Maka sesungguhnya datanglah taufan dari sebelah padang belantara menempuh kepada keempat penjuru rumah itu, sehingga ia itu roboh menimpa segala orang muda-muda itu, matilah semuanya, hanya hamba seorang jua luput akan memberitahu tuan.

  • 5Bahwa segala gunung bergeraklah di hadapannya dan segala bukitpun goncanglah, dan gempalah bumi di hadapan hadirat-Nya, yaitu dunia dengan segala orang yang duduk dalamnya.