1 Raja-raja 4:5
Dan Azaria bin Natan itu kepala segala pemerintah, dan Zabud bin Natan itu menteri lagi sahabat baginda.
Dan Azaria bin Natan itu kepala segala pemerintah, dan Zabud bin Natan itu menteri lagi sahabat baginda.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Dan Ahizar itu pemerintah istana, dan Adoniram bin Abda itu penghulu bendahari.
2Maka inilah segala menteri yang padanya: Azaria bin Zadok itu mangkubumi.
3Elihoref dan Ahia bin Sisa itu jurutulis dan Yosafat bin Ahilud itu penyurat sejarah.
4Dan Benaya bin Yoyada itu panglima perang dan Zadok dan Abyatar itu imam.
7Hata, maka bermufakatlah ia dengan Yoab bin Zeruja dan dengan imam Abyatar; keduanya itu membantu dan mengikut akan Adonia.
8Tetapi adapun imam Zadok dan Benaya bin Yoyada dan nabi Natan dan Simai dan Rei dan segala orang pahlawan yang pada Daud itu tiada sefakat dengan Adonia.
15Adapun Yoab bin Zeruya itulah penghulu tentara peperangan dan Yosafat bin Ahilud itulah penyurat daftar keturunan,
16dan Zadok bin Ahitub dan Abimelekh bin Abyatar itulah imam, dan Sausa itulah jurutulis,
17dan Benaya bin Yoyada itulah penghulu segala biduanda, dan segala putera Daud itulah menteri-menteri pada sisi baginda adanya.
16Adapun Yoab bin Zeruya itulah panglima perangnya, dan Yosafat bin Ahilud itulah karkunnya,
17dan Zadok bin Ahitub dan Akhimelekh bin Abyatar itulah imam, dan Seraya itulah penyurat.
18Maka Benaya bin Yoyada itulah penghulu segala biduanda, tetapi segala putera Daud itulah menteri adanya.
44dan disuruhkan baginda sertanya akan imam Zadok dan nabi Natan dan Benaya bin Yoyada dan segala biduanda, maka dinaikkan oranglah akan dia di atas bagal kendaraan baginda.
32Maka titah baginda raja Daud: Panggilkanlah aku imam Zadok dan nabi Natan dan Benaya bin Yoyada. Maka ketiganyapun datanglah menghadap baginda.
25Maka penghulu segala perbendaharaan baginda itulah Azmawit bin Adiel, dan penghulu segala perbendaharaan yang di desa dan di negeri dan di dusun dan di kota itulah Yonatan bin Uzia.
22Maka sesungguhnya sementara ia lagi bersembah kepada baginda demikian, tiba-tiba masuklah nabi Natan.
23Maka diberitahu oranglah kepada baginda, sembahnya: Bahwasanya di sini adalah nabi Natan. Maka datanglah ia menghadap baginda, lalu sembah sujud kepada baginda dengan mukanya sampai ke bumi.
24Maka sembah Natan: Ya tuanku! Sungguhkah tuanku sudah bertitah demikian: Bahwa Adonia akan menjadi raja kemudian dari padaku, dan iapun akan duduk di atas takhta kerajaanku?
25Karena pada hari ini juga ia sudah turun, lalu dikorbankannya beberapa berapa lembu dan domba jantan yang tambun dan kambing domba, dijemputnya segala putera tuanku dan segala penghulu tentara dan imam Abyatar, maka sesungguhnya sekarang makan minumlah mereka itu sekalian di hadapannya, serta katanya: Berbahagialah kiranya tuanku Adonia!
26Tetapi akan patik tuanku ini dan akan imam Zadok dan Benaya bin Yoyada dan Sulaiman, patik tuanku itu, tiada dijemputnya.
27Jikalau kiranya dengan titah tuanku demikian, niscaya bukan dengan sebenarnya tuanku sudah memberitahu kepada patik siapa yang akan duduk di atas takhta tuanku kemudian dari pada tuanku.
11Bahwasanya Amarya, imam besar, adalah penghulu kamu dalam segala perkara Tuhan, dan Zebaja bin Ismail, penghulu suku Yehuda, dalam segala perkara raja; dan lagi adalah orang Lewi akan penyurat hukum di hadapanmu; hendaklah kamu bersungguh-sungguh hati dalam barang yang kamu perbuat itu, maka Tuhanpun menyertai kelak akan orang yang baik!
32Maka Yonatan, mamanda Daud, itulah menteri, seorang yang budiman lagi berilmu adanya; maka Yehiel bin Hakhmoni adalah dengan segala putera baginda.
33Lagipun Akhitofel itu menteri baginda dan Husai, orang Arkhi itu, sobat baginda.
34Kemudian dari pada Akhitofel adalah Yoyada bin Benaya dan Abyatar, maka Yoab itulah panglima perang baginda.
35Maka diangkat baginda akan Benaya bin Yoyada atas balatentara akan ganti Yoab, dan diangkat baginda akan imam Zadok akan ganti Abyatar.
11dan Azarya bin Hilkia bin Mesulam bin Zadok bin Merayot bin Ahitub, penghulu rumah Allah,
24dan Adoram itu penghulu bendahari, dan Yosafat bin Ahilud itu karkun,
25dan Seya itu jurutulis, dan Zadok dan Abyatar, keduanya imam;
34Hendaklah imam Zadok dan nabi Natan menyirami dia di sana dengan minyak bau-bauan akan raja orang Israel; setelah itu hendaklah kamu meniupkan nafiri serta berseru-seru: Berbahagialah kiranya baginda raja Sulaiman!
35Lalu hendaklah kamu mengiringkan dia naik ke mari, maka iapun akan datang, lalu duduk di atas takhtaku, dan iapun akan naik raja menggantikan aku, karena sudah aku bertitah bahwa ia akan menjadi penganjur orang Israel dan orang Yehuda.
41dan Uria, orang Heti, dan Zabad bin Ahlai,
35Bukan adalah sertamu di sana Zadok dan Abyatar, kedua imam itu? Maka akan jadi kelak, bahwa segala perkara yang kaudengar dalam istana raja, itu akan dinyatakan olehmu kepada imam Zadok dan Abyatar.
10Tetapi tiada dijemputnya akan nabi Natan atau akan Benaya atau akan segala pahlawan, atau akan Sulaiman, adiknya.
11Maka pada masa itu kata Natan kepada Batsyeba, bunda Sulaiman: Tiadakah engkau dengar bahwa Adonia, anak Hajit itu, raja? maka baginda Daud yang dipertuan tiada mengetahuinya.
15Hata, maka setuju dengan segala firman ini dan setuju dengan segala penglihatan ini berkatalah Natan kepada Daud.
36Maka Atai itu beranaklah Natan dan Natan beranaklah Zabad,
3Maka sembah Natan kepada baginda: Baiklah tuanku sampaikan segala niat hati tuanku, karena Tuhan juga menyertai tuanku.
4Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Tuhan kepada Natan, bunyinya:
27Dan lagi titah baginda kepada Zadok, yang imam itu: Jikalau baik pada sangkamu, maka hendaklah engkau balik dengan selamat ke dalam negeri, demikianpun kedua anakmu, yaitu Ahimaaz, anakmu, dan Yonatan anak Abyatarpun sertamu.
24Maka Petahya bin Mesezabiel, dari pada bani Zerah bin Yehuda, itu dari pada pihak baginda atas segala perkara orang banyak itu.
37Seperti Tuhan sudah menyertai akan duli tuanku, demikianpun hendaklah disertainya akan Sulaiman dan dibesarkannya kiranya takhtanya terlebih pula dari pada takhta duli tuanku Daud!
11Arakian, maka dipanggil Daud akan imam Zadok dan Abyatar dan akan orang-orang Lewi yang bernama Uriel dan Asaya dan Yoel dan Semaya dan Eliel dan Aminadab.
11Seraya bin Hilkia bin Mesulam bin Zadok bin Merayot bin Ahitub, penghulu bait-Ullah.
17Maka setuju dengan segala firman ini dan setuju dengan segala penglihatan ini, demikianpun bersembahlah Natan kepada Daud.
53yang beranak Zadok, yang beranak Ahimaaz.
13Tetapi Yehiel dan Azarya dan Nahat dan Asahel dan Yerimot dan Yozabad dan Eliel dan Yismakhya dan Mahat dan Benaya, itulah penjenang di bawah perintah Khonanya dan Simai, saudaranya, setuju dengan titah baginda raja Yehizkia dan Azarya, penghulu bait-Ullah.
28Maka Zadok itulah lagi seorang orang muda, yang gagah berani, dan dari pada orang isi rumah bapanya adalah dua likur orang penghulu.
25Maka disuruhnya nabi Natan menukarkan namanya dengan Yedid-Yah, sebab kehendak Tuhan demikian.
10dan Yohanan beranaklah Azarya, ia itulah dia yang memeliharakan imamat di dalam rumah perbuatan Sulaiman di Yeruzalem.