1 Petrus 4:2
supaya sepanjang umurmu yang tinggal lagi, jangan kamu menurut segala keinginan manusia, melainkan kehendak Allah.
supaya sepanjang umurmu yang tinggal lagi, jangan kamu menurut segala keinginan manusia, melainkan kehendak Allah.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3Karena cukuplah sudah kamu berbuat seperti kehendak orang kafir pada masa yang telah lalu itu dengan melakukan dirimu di dalam percabulan, hawa nafsu, mabuk, lazat, minum tiada berhingga, menjadi penyembah berhala yang diharamkan itu.
4Di dalam hal itu mereka itu memikirkan ganjil, bahwa kamu tiada mengikut menyertai mereka itu di dalam segala lubuk percabulan itu juga, sehingga mereka itu mengumpat kamu;
1Sedangkan Kristus sudah merasai sengsara di dalam keadaan tubuh manusia, hendaklah kamu pun berperisaikan dengan niat yang serupa itu juga; karena orang yang merasai sengsara di dalam keadaan tubuh itu, berhenti daripada berbuat dosa,
14Melainkan hendaklah kamu bersalut dengan Yesus Kristus Tuhan itu, dan jangan melazatkan tabiat tubuhmu sehingga menguatkan hawa nafsu.
10Karena akan hal mati-Nya itu, maka matilah Ia sekali sahaja untuk dosa, tetapi akan hal hidup-Nya itu, hiduplah Ia untuk Allah.
11Demikianlah juga kamu wajib menghisabkan dirimu mati lepas daripada dosa, tetapi hidup bagi Allah di dalam Kristus Yesus.
12Sebab itu janganlah dosa itu memerintah di dalam dirimu yang fana, sehingga kamu menurut hawa nafsunya,
13dan janganlah kamu serahkan anggotamu kepada dosa menjadi alat kejahatan, melainkan serahkanlah dirimu kepada Allah, seperti orang mati balik hidup, dan anggotamu itu kepada Allah menjadi alat kebenaran.
3Karena demikian inilah kehendak Allah, yaitu hendaklah kamu menjadi suci; sebab itu wajiblah kamu menjauhkan dirimu daripada zinah;
4sehingga masing-masing kamu tahu memilih isteri sendiri di dalam hal yang kudus dan hormat,
5bukannya di dalam keinginan hawa nafsu, seperti orang kafir yang tiada mengenal Allah;
22yaitu akan hal kelakuanmu yang dahulu itu, kamu membuangkan perangaimu yang lama, yang rusak menurut daya hawa nafsu,
23supaya roh pikiranmu dibaharui di dalam kamu,
24Tetapi segala orang yang milik Kristus Yesus itu sudah menyalibkan hawa nafsunya dengan segala cita-cita dan keinginannya.
11Hai kekasihku, aku minta kepadamu seperti kepada orang musafir dan orang yang menumpang di dunia ini, hendaklah kamu menjauhkan dirimu daripada segala keinginan tabiat duniawi yang berperang dengan jiwa;
12Oleh yang demikian, hai saudara-saudaraku, kita ini terutang bukannya kepada tabiat duniawi akan hidup menurut tabiat duniawi itu,
13karena jikalau kamu hidup menurut tabiat duniawi, maka kamu akan mati kelak; tetapi jikalau dengan Roh itu kamu mematikan perbuatan tubuh itu, maka kamu akan hidup kelak.
12dan yang mengajar kita supaya kita menolakkan keadaan yang fasik dan segala hawa nafsu dunia ini, lalu melakukan diri kita di dalam dunia ini dengan sopan, dan dengan adil, dan dengan ibadat,
17Demikian inilah kukatakan dan saksikan di dalam Tuhan, supaya jangan lagi kamu berjalan seperti orang kafir yang melakukan diri menurut pikirannya yang sia-sia,
16Tetapi demikian inilah kataku: Berjalanlah kamu dengan Roh, niscaya kehendak tabiat duniawi tiada akan kamu genapkan.
17Karena kehendak tabiat duniawi berlawan dengan Roh, dan kehendak Roh itu berlawan dengan tabiat duniawi, karena keduanya itu berlawanan, supaya jangan kamu lakukan barang yang kamu kehendaki.
2Sekali-kali tidak. Maka kita ini yang sudah mati lepas daripada dosa, bagaimanakah dapat lagi kita hidup di dalamnya?
5Padamkanlah segala nafsu duniawi, yaitu zinah, najis, hawa nafsu, keinginan yang jahat, dan lagi tamak yang serupa dengan penyembah berhala;
16Karena segala yang ada di dalam dunia, yang keinginan tubuh dan keinginan mata, dan hidup dengan jemawa itu bukannya daripada Bapa, melainkan daripada dunia.
17Maka dunia ini lenyap, demikian juga keinginan duniawi; tetapi orang yang melakukan kehendak Allah kekal selama-lamanya.
14Sebagaimana anak-anak yang taat, janganlah kamu merupakan kehidupanmu menurut hawa nafsumu yang dahulu itu, tatkala kamu di dalam masa jahiliat,
15Dan Ia telah mati karena orang sekalian, supaya orang yang lagi hidup itu jangan lagi hidup bagi dirinya sendiri, melainkan bagi Dia itu, yang telah mati dan bangkit pula karena mereka itu.
16Oleh sebab itu daripada sekarang ini tiada kami mengenal seorang juapun atas peri manusianya. Meskipun kami sudah mengenal Kristus atas peri manusianya, tetapi sekarang ini tiada lagi kami mengenal Dia seperti yang demikian.
3Maka di antara mereka itu kita sekalian ini pun dahulu menurut hawa nafsu tubuh kita, sambil melakukan kehendak tubuh dan ingatan itu, dan kita sudah berkeadaan anak-anak yang dimurkai sama seperti orang lain itu juga.
2Dan janganlah kamu menurut teladan orang dunia ini, melainkan ubahkanlah rupamu dengan pembaharuan hatimu, supaya kamu dapat mengenal apa kehendak Allah, yaitu akan hal yang baik dan yang berkenan dan yang sempurna.
6sedang mengetahui hal ini: Bahwa tabiat kita yang lama sudah disalibkan serta-Nya, supaya diri dosa dilenyapkan, jangan kita diperhambakan lagi oleh dosa;
19Maka sebab sudah hilang perasaan, mereka itu menyerahkan dirinya kepada percabulan, melakukan segala perbuatan yang cemar dengan lobanya.
4Maka tiada seorang laskar pun yang sedang berperang itu mengusutkan hatinya dengan perkaranya sendiri, supaya ia menyukakan yang sudah mengerah dia menjadi laskar.
4supaya syarat hukum Taurat itu dapat disempurnakan di dalam diri kita, yang tiada menurut kehendak tabiat duniawi, melainkan menurut kehendak Roh.
5Karena orang yang menurut tabiat duniawi, memikirkan hal dunia itu, tetapi orang yang menurut Roh itu, memikirkan hal rohani itu.
19(Aku berkata cara manusia oleh sebab kelemahan tabiat diri kamu), karena sama seperti dahulu kamu menyerahkan anggotamu menjadi hamba kepada kecemaran dan fasik yang mengerjakan fasik, demikian juga sekarang kamu menyerahkan anggotamu menjadi hamba kepada kebenaran yang mengerjakan kesucian.
23Adapun segala perkara itu, walaupun dianggap hikmat sebab melakukan ibadat menurut sangka sendiri dan rendah hati dan menyiksakan diri, tetapi semuanya itu tiada berfaedah, hanya akan memuaskan kehendak hati.
24tetapi diam di dalam tubuh ini terlebih berguna karena kamu.
7maka kamu pun dahulu melakukan dirimu di dalam hal itu, tatkala kamu hidup di dalam segala perkara itu.
17Sebab itu janganlah kamu bodoh, melainkan hendaklah mengerti apa kehendak Tuhan.
10Senantiasa kami menanggung sengsara kematian Yesus di dalam tubuh kami di mana-mana kami pergi, supaya kehidupan Yesus itu juga dinyatakan kepada tubuh kami.
11Karena kami yang hidup ini senantiasa terserah kepada maut dari sebab Yesus, supaya kehidupan Yesus itu juga dinyatakan kepada tubuh kita yang akan mati itu.
24Sebab itu Allah membiarkan mereka itu di dalam segala keinginan hatinya kepada kecemaran akan menajiskan tubuhnya di antara sama sendirinya;
19Karena oleh sebab hukum Taurat aku ini mati lepas daripada hukum Taurat, supaya aku hidup kepada Allah. Aku sudah tersalib serta dengan Kristus.
20Jikalau kamu sudah mati beserta dengan Kristus lepas daripada keadaan dunia yang mula-mula itu, apakah sebabnya kamu menaklukkan dirimu kepada berbagai-bagai peraturan seolah-olah kamu lagi hidup di dalam dunia?
3Karena meskipun kami hidup menurut keadaan dunia, maka tiada juga kami berperang menurut keadaan dunia.
3karena kita pun dahulu jahil, tiada taat, sesat, menjadi hamba kepada berbagai-bagai hawa nafsu dan kesukaan dunia, hidup di dalam kejahatan dan dengki, dan kebencian, dan berbenci-bencian satu kepada yang lain.
5Tatkala kita lagi hidup di dalam tabiat duniawi, maka segala hawa nafsu yang penuh dengan dosa, yang dibangkitkan oleh hukum Taurat itu, bekerjalah di dalam anggota kita akan mengeluarkan buah-buahan bagi maut,
18Sebab Kristus pun sudah sekali merasai mati karena dosa-dosa orang, yaitu Orang benar karena orang-orang yang tiada benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; sungguhpun Ia mati dibunuh di dalam tubuh, tetapi hidup di dalam roh.
4Karena selagi kami di dalam kemah ini, kami mengeluh sebab berat tanggungan, karena tiada kami suka ditelanjangkan, melainkan disalutkan, supaya yang akan mati itu diliputi oleh hidup.