8Maka kamu sekalian sefakat hendak melawan aku, dan dari pada kamu sekalian seorangpun tiada memberitahu aku, bahwa anakku sendiri sudah berjanji-janjian dengan bin Isai itu, dan dari pada kamu seorangpun tiada kasihan akan daku atau memberitahu aku, bahwa anakku mengajak hambaku akan menjadi pengadang bagiku, seperti halnya sekarang ini adanya.
9Maka sahut Dowej, orang Edom, yang berdiri serta dengan segala hamba Saul itu, sembahnya: Bahwa patik sudah melihat bin Isai itu datang ke Nob mendapatkan Akhimelekh bin Ahitub,
10yang bertanyakan Tuhan akan halnya dan yang memberi bekal akan dia, lagipun diberikannya pedang Goliat, orang Filistin itu.
11Maka disuruhkan baginda akan orang pergi memanggil imam Akhimelekh bin Ahitub dan segala orang isi rumah bapanya, yaitu segala imam yang di Nob, maka datanglah mereka itu sekalian menghadap baginda.
12Maka titah Saul: Dengarlah olehmu, hai bin Ahitub! Maka sahutnya: Daulat tuanku!
13Maka titah Saul kepadanya: Mengapa kamu sekalian sefakat hendak melawan aku, baik kamu baik bin Isai itu, sehingga kamu sudah memberikan dia roti dan pedang itu, dan kamu sudah bertanyakan Allah akan halnya, supaya ia mendurhaka kepadaku dan menjadi pengadang, seperti halnya sekarang ini adanya.
14Maka sahut Akhimelekh kepada baginda, sembahnya: Bahwa dari pada segala hamba tuanku siapa gerangan yang setiawan seperti Daud? bahwa ialah menantu tuanku dan diterima dalam bicara tuanku dan kehormatan dalam istana tuanku!
15Baharulah sekali ini jua patik bertanyakan Allah akan halnya? Dijauhkan Allah kiranya! Jangan apalah tuanku menanggungkan sesuatu itu kepada patik tuanku atau kepada orang isi rumah bapa patik, karena sedikit jua tiada patik ketahui akan perkara itu, baik besar baik kecil.
16Tetapi titah baginda: Hai Akhimelekh! tak akan jangan engkau mati dibunuh, baik engkau baik segenap orang isi rumah bapamu!
17Lalu titah baginda kepada segala biduandanya yang berdiri sertanya: Baliklah kamu; bunuhlah segala imam Tuhan itu, sebab mereka itu juga sefakat dengan Daud, dan sebab diketahuinya akan hal larinya, maka tiada diberinya tahu aku. Tetapi engganlah segala hamba baginda itu mengangkat tangannya akan menyerbu kepada segala imam Tuhan itu.