1 Samuel 22:12
Maka titah Saul: Dengarlah olehmu, hai bin Ahitub! Maka sahutnya: Daulat tuanku!
Maka titah Saul: Dengarlah olehmu, hai bin Ahitub! Maka sahutnya: Daulat tuanku!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Maka titah Saul kepada segala hamba yang berdiri sertanya itu: Dengarlah olehmu, hai orang Benyamin! iakah bin Isai itu akan mengaruniai kamu sekalian dengan bendang dan kebun anggur? sungguhkah ia akan menjadikan kamu sekalian penghulu atas orang seribu dan penghulu atas orang seratus?
8Maka kamu sekalian sefakat hendak melawan aku, dan dari pada kamu sekalian seorangpun tiada memberitahu aku, bahwa anakku sendiri sudah berjanji-janjian dengan bin Isai itu, dan dari pada kamu seorangpun tiada kasihan akan daku atau memberitahu aku, bahwa anakku mengajak hambaku akan menjadi pengadang bagiku, seperti halnya sekarang ini adanya.
9Maka sahut Dowej, orang Edom, yang berdiri serta dengan segala hamba Saul itu, sembahnya: Bahwa patik sudah melihat bin Isai itu datang ke Nob mendapatkan Akhimelekh bin Ahitub,
10yang bertanyakan Tuhan akan halnya dan yang memberi bekal akan dia, lagipun diberikannya pedang Goliat, orang Filistin itu.
11Maka disuruhkan baginda akan orang pergi memanggil imam Akhimelekh bin Ahitub dan segala orang isi rumah bapanya, yaitu segala imam yang di Nob, maka datanglah mereka itu sekalian menghadap baginda.
13Maka titah Saul kepadanya: Mengapa kamu sekalian sefakat hendak melawan aku, baik kamu baik bin Isai itu, sehingga kamu sudah memberikan dia roti dan pedang itu, dan kamu sudah bertanyakan Allah akan halnya, supaya ia mendurhaka kepadaku dan menjadi pengadang, seperti halnya sekarang ini adanya.
14Maka sahut Akhimelekh kepada baginda, sembahnya: Bahwa dari pada segala hamba tuanku siapa gerangan yang setiawan seperti Daud? bahwa ialah menantu tuanku dan diterima dalam bicara tuanku dan kehormatan dalam istana tuanku!
15Baharulah sekali ini jua patik bertanyakan Allah akan halnya? Dijauhkan Allah kiranya! Jangan apalah tuanku menanggungkan sesuatu itu kepada patik tuanku atau kepada orang isi rumah bapa patik, karena sedikit jua tiada patik ketahui akan perkara itu, baik besar baik kecil.
16Tetapi titah baginda: Hai Akhimelekh! tak akan jangan engkau mati dibunuh, baik engkau baik segenap orang isi rumah bapamu!
17Hata, maka diketahui Saul akan bunyi suara Daud, lalu titahnya: Inikah bunyi suaramu, hai anakku Daud? Maka sembah Daud: Daulat tuanku, inilah suara patik.
18Dan lagi sembahnya: Apa sebab tuanku mengusir akan patik demikian? maka apakah perbuatan patik dan kejahatan apa terdapat dalam tangan patik?
19Maka sekarang hendaklah kiranya tuanku mendengar akan persembahan patik ini: jikalau kiranya Tuhan yang mengajak tuanku akan melawan patik, baiklah diberi cium korban akan Dia; tetapi jikalau kiranya anak manusia, biarlah mereka itu kena laknat di hadapan hadirat Tuhan, sebab dihalaukannya patik sekarang, sehingga patik ini tiada dapat berhubung dengan bahagian pusaka Tuhan, serta katanya: Pergilah engkau, berbuatlah bakti kepada berhala!
7Maka menolehlah ia, dilihatnya sahaya, lalu dipanggilnya sahaya, maka sembah sahaya: Patik tuanku.
8Maka titahnya kepada sahaya: Siapakah engkau? Maka sembah sahaya kepadanya: Patik ini seorang orang Amalek.
1Arakian, maka sampailah Daud ke Nob, kepada imam Akhimelekh, maka datanglah Akhimelekh menyambut Daud dengan gentarnya, sambil katanya: Mengapa maka engkau seorang orang jua, dan tiada orang lain sertamu?
16Maka dipanggil Eli akan Semuel, katanya: Hai anakku, Semuel! Maka sahutnya: Sahaya!
31Maka kedengaranlah perkataan yang dikatakan oleh Daud itu, lalu disampaikan oranglah kepada Saul, maka dititahkan Saul panggil akan dia.
10Lalu sembah Daud: Ya Tuhan, Allah orang Israel, hamba-Mu ini sudah mendengar kabar mengatakan: Saul konon datang ke Kehila hendak membinasakan negeri karena sebab hamba ini.
11Sungguhkah orang isi Kehila itu hendak menyerahkan hamba ini kepada tangannya? Sungguhkah Saul akan turun kelak, seperti hamba-Mu ini sudah mendengar kabarnya itu? Ya Tuhan, Allah orang Israel! Berilah kiranya tahu ketentuannya kepada hamba-Mu ini! Maka firman Tuhan: Sungguh ia akan turun kelak.
12Maka sembah Daud pula: Sungguhkah orang isi Kehila ini hendak menyerahkan hamba dan segala orang hamba kepada tangan Saul? Maka firman Tuhan: Sungguh mereka itu hendak menyerahkan kamu kelak.
8Maka dengan kata yang demikian ditegahkan Daud segala orangnya, tiada diberinya mereka itu mendurhaka kepada Saul. Hata, maka Saulpun bangunlah dari dalam gua itu, lalu berjalan.
9Kemudian bangkitlah Daudpun, lalu keluar dari dalam gua itu, maka berserulah ia dari belakang Saul, sembahnya: Ya tuanku, ya rajaku! Maka menolehlah Saul, lalu Daudpun menyembah dengan mukanya ke tanah, sambil ia menunjukkan dirinya.
10Maka sembah Daud kepada Saul: Mengapa maka tuanku mendengar akan umpat orang, katanya: Bahwasanya Daud menyengajakan celaka tuanku.
6Maka berkata Daud kepada Akhimelekh, orang Heti itu, dan kepada Abisai bin Zeruya, saudara Yoab, katanya: Siapa mau turun sertaku kepada Saul, ke tempat segala kemah itu? Maka sahut Abisai: Hamba mau turun serta tuan.
4maka dipanggil Tuhan akan Semuel, lalu katanya: Bahwa sahaya ada di sini.
13Kemudian kata Daud kepada orang muda yang telah membawa kabar itu kepadanya: Dari mana engkau? Maka sahutnya: Sahaya ini anak seorang helat, anak seorang orang Amalek.
21Maka datanglah perempuan itu kepada Saul, serta dilihatnya akan dia sangat terkejut adanya, maka sembahnya: Bahwasanya patik ini sudah menurut titah tuanku dan patik sudah mengambil nyawa patik dalam tapak tangan patik, apabila patik mendengar akan titah tuanku yang tuanku sampaikan kepada patik.
21Maka titah Saul: Bahwa aku sudah berdosa; pulanglah, hai anakku Daud! karena tiada aku mau berbuat jahat lagi akan dikau, sebab pada hari ini engkau sayang akan nyawaku; bahwasanya perbuatanku bodoh sekali dan aku sudah sesat sangat.
22Maka sahut Daud, sembahnya: Lihatlah, ini adalah pendahan tuanku; sekarang suruhlah seorang dari pada rakyat itu ke mari akan mengambil dia.
58Maka titah Saul kepadanya: Anak siapa engkau, hai orang muda! Maka sembah Daud: Patik ini anak patik tuanku Isai, orang Betlehem itu.
55Adapun apabila dilihat Saul akan Daud pergi mendapatkan orang Filistin itu, Maka titah baginda kepada Abner, panglima perangnya: Hai Abner! anak siapa orang muda ini? Maka sembah Abner: Ya tuanku! sesungguh-sungguh hidup nyawa tuanku, maka tiada patik mengetahuinya.
56Maka titah baginda: Pergilah bertanyakan anak siapa gerangan orang muda ini.
20Hanya seorang dari pada anak Akhimelekh bin Ahitub luput, namanya Abyatar, maka larilah ia mengikut Daud.
21Lalu dikabarkan Abyatar kepada Daud hal sudah dibunuh Saul segala imam Tuhan.
7Lalu kata Daud kepada imam Abyatar bin Akhimelekh: Bawalah olehmu akan efod itu ke mari kepadaku. Maka dibawalah Abyatar akan efod itu kepada Daud.
22Maka oleh Saul disuruhkan orang mengatakan kepada Isai: Biarlah kiranya Daud kekal berdiri di hadapanku, karena telah diperolehnya keridlaan pada pemandanganku.
24Lalu kata Saul kepada Semuel: Bahwa aku telah berdosa, sebab melangkahkan firman Tuhan dan katamupun, karena takutlah aku akan segala rakyat itu dan aku turutlah kata mereka itu.
16Maka kata Semuel kepada Saul: Diamlah engkau, supaya aku memberitahu kepadamu firman Tuhan, yang telah datang kepadaku malam tadi. Maka sahut Saul kepadanya: Katakanlah dia.
1Sebermula, maka kata Semuel kepada Saul: Bahwa akulah yang telah disuruh Tuhan melantikkan dikau akan raja atas umat-Nya, yaitu atas orang Israel, maka sekarangpun dengarlah olehmu akan bunyi Firman Tuhan.
13Hata, setelah sampai Semuel kepada Saul, kata Saul kepadanya: Keberkatanlah kiranya engkau bagi Tuhan! Bahwa firman Tuhan itu sudah kulakukan.
14Maka kata Semuel: Apa gerangan bunyi suara kambing domba ini, yang sampai ke telingaku, dan bunyi suara lembu yang kudengar ini?
18Maka Saulpun menghampiri Semuel di tengah pintu gerbang, sambil katanya: Tunjuk apalah kepadaku di mana rumah penilik itu.
18Maka titah Saul kepada Ahia: Bawalah ke mari akan tabut Allah! Karena pada masa itu tabut Allah adalah serta dengan bani Israel.
21Maka titah Saul: Keberkatanlah kiranya kamu bagi Tuhan, sebab sayang kamu akan daku!
38Lalu titah Saul: Marilah kamu sekalian, hai segala penghulu rakyat, hendaklah diketahui dan diperiksa olehmu di mana tersembunyi dosa yang diperbuat pada hari ini.
10Maka datanglah Tuhan berdiri di sana serta memanggil dia seperti dahulu: Hai Semuel, Semuel! Maka sahut Semuel: Berfirmanlah juga, ya Tuhan! karena hamba-Mu ini ada mendengar.
16Tetapi Tuhan akan menjadi Hakim dan memutuskan hukum kelak antara patik dengan tuanku, maka Iapun akan melihat serta membenarkan hal patik dan membantu patik dengan melawan tuanku!
17Maka titah Saul kepada segala pegawainya: Baiklah kamu caharikan daku seorang yang pandai memetik kecapi, lalu bawakan dia kepadaku.
15Maka kata Semuel kepada Saul: Mengapa maka engkau mengusik aku dengan membangkitkan daku? Maka kata Saul: Bahwa aku dalam ketakutan sangat, karena orang Filistin berperang dengan aku, maka Allah sudah undur dari padaku, tiada Ia memberi jawab lagi akan daku, baik dengan lidah nabi atau dengan mimpi, maka sebab itu aku sudah memanggil engkau, supaya engkau memberitahu aku barang yang patut kuperbuat.
27Dan lagi titah baginda kepada Zadok, yang imam itu: Jikalau baik pada sangkamu, maka hendaklah engkau balik dengan selamat ke dalam negeri, demikianpun kedua anakmu, yaitu Ahimaaz, anakmu, dan Yonatan anak Abyatarpun sertamu.