1 Samuel 9:9
(Adapun dahulukala adatlah di antara orang Israel apabila orang pergi bertanyakan Allah, maka katanya: Mari kita pergi mendapatkan penilik, karena orang yang dipanggil nabi sekarang ia itu bergelar penilik dahulu)
(Adapun dahulukala adatlah di antara orang Israel apabila orang pergi bertanyakan Allah, maka katanya: Mari kita pergi mendapatkan penilik, karena orang yang dipanggil nabi sekarang ia itu bergelar penilik dahulu)
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
10Maka kata Saul kepada hambanya: Benarlah katamu ini; mari kita pergi. Maka pergilah keduanya ke negeri tempat aziz Allah itu.
11Maka sementara keduanya berjalan naik ke negeri itu bertemulah dengan dia beberapa perempuan muda yang telah keluar hendak menimba air, maka bertanyalah ia kepadanya: Adakah penilik itu di sini?
12Maka sahut mereka itu: Ada; lihat, adalah ia di sana di hadapanmu; baiklah kamu bersegera-segera, karena pada hari ini juga ia telah datang ke dalam negeri, sebab hari ini adalah korban karena orang banyak di tempat yang tinggi itu.
13Apabila kamu masuk ke dalam negeri, boleh lagi kamu mendapat akan dia sebelum ia naik ke atas tempat yang tinggi hendak makan; karena orang banyak itu tiada makan dahulu dari pada datangnya, sebab ia juga yang memberi berkat akan korban itu, setelah itu maka baharulah makan segala orang jemputan; baiklah kamu naik sekarang, karena pada hari ini boleh kamu berjumpa dengan dia.
14Hata, maka keduanyapun naiklah lalu masuk ke dalam negeri. Setelah sampai ke tengah negeri, heran, maka keluarlah Semuel bertemu dengan mereka itu, sementara ia naik ke tempat yang tinggi itu.
15Adapun Tuhan sudah memberitahu kepada Semuel dengan nyata-nyata satu hari dahulu dari pada datang Saul, firman-Nya:
16Esok harilah kira-kira waktu begini Aku menyuruhkan kepadamu kelak seorang laki-laki dari jajahan Benyamin, hendaklah engkau menyirami dia dengan minyak bau-bauan akan penganjur umat-Ku, orang Israel, maka iapun akan melepaskan umat-Ku dari pada tangan orang Filistin, karena sudah Kutilik akan umat-Ku, sebab serunya telah sampai kepada-Ku.
17Serta terlihatlah Semuel akan Saul maka datanglah firman Tuhan kepadanya: Bahwasanya inilah orang yang telah Aku berfirman kepadamu akan halnya demikian: Iapun akan memerintahkan umat-Ku.
18Maka Saulpun menghampiri Semuel di tengah pintu gerbang, sambil katanya: Tunjuk apalah kepadaku di mana rumah penilik itu.
19Maka sahut Semuel kepada Saul: Bahwa aku ini penilik itu; silakanlah naik ke atas tempat yang tinggi itu dahulu dari padaku, karena pada hari ini hendaklah kamu makan sehidangan dengan aku, dan pada esok harilah aku lepaskan kamu pergi; dan segala sesuatu yang dalam hatimupun akan kuberitahu kepadamu.
5Setelah sampai keduanya ke benua Zuf maka kata Saul kepada hambanya yang sertanya: Mari kita pulang, asal jangan hati bapaku lepas dari pada keledai itu dan mulai bercintakan kita.
6Maka sahut hamba itu: Bahwasanya adalah seorang aziz Allah dalam negeri ini, ia itu seorang yang kehormatan, maka tak dapat tiada segala sabdanyapun jadilah; baiklah kita pergi mendapatkan dia, mudah-mudahan ditunjuknya kepada kita jalan yang patut kita turut.
7Maka kata Saul kepada hambanya: Tetapi jikalau kita pergi, apa gerangan kita persembahkan kepada orang itu? karena roti dalam bekas kita sudah habis dimakan, satupun tiada pada kita, yang dapat kita persembahkan kepada aziz Allah itu. Atau adakah lagi sesuatu pada kita?
8Maka sahut hamba itu pula kepada Saul, katanya: Tengoklah, dalam tangan sahaya ada lagi sahaya dapati seperempat syikal perak, bolehlah sahaya berikan dia kepada aziz Allah, supaya ditunjuknya jalan kepada kita.
9Hata, baharu berpalinglah ia dirinya hendak meninggalkan Semuel, maka diubahkan Allah hatinya, sehingga ia itu menjadi lain dan segala tanda itupun jadilah pada hari itu juga.
10Serta sampailah keduanya ke bukit itu, sesungguhnya bertemulah dengan dia suatu perkumpulan orang nabi, lalu datanglah Roh Tuhan atasnya, sehingga iapun bernubuat di antara mereka itu sekalian.
11Maka sesungguhnya barangsiapa yang dahulu mengenal akan dia, demi dilihatnya ia tengah bernubuat dengan segala nabi itu, maka kata mereka itu seorang akan seorang: Apakah yang sudah jadi pada bin Kisy itu? Sungguhkah Saulpun di antara segala nabi?
12Maka sahut seorang anu dari sana, katanya: Siapa gerangan bapanya? Maka sebab itu menjadi suatu perbahasaan, bunyinya: Sungguhkah Saulpun di antara segala nabi?
13Setelah sudah ia bernubuat, maka datanglah ia di atas tempat yang tinggi.
26Hata, pada pagi-pagi bangunlah keduanya, maka sementara fajarpun merekah dipanggil Semuel akan Saul ke atas sotoh, katanya: Bangunlah engkau, supaya boleh aku menghantar akan dikau! Maka bangunlah Saul, lalu keduanya, baik ia baik Semuel, berjalan ke luar.
27Setelah sudah turun keduanya sampai ke ujung negeri, maka kata Semuel kepada Saul: Suruhlah hambamu berjalan dahulu dari pada kita; maka berjalanlah hamba itu. Tetapi hendaklah engkau berhenti di sini, supaya aku memberitahu kepadamu firman Allah.
7Tetapi kata raja Yosafat: Tiadakah lagi di sini seorang nabi Tuhan, supaya boleh kita bertanyakan dia?
5Lalu kata mereka itu kepadanya: Hendaklah engkau bertanyakan Allah, supaya kami ketahui, kalau kami beruntung pada jalan yang kami turut ini.
6Tetapi kata Yosafat: Tiadakah lagi di sini seorang nabi Tuhan, yang boleh kita bertanyakan?
5Kemudian engkau akan sampai di atas bukit Allah, tempat kawal lasykar orang Filistin, maka akan jadi kelak apabila engkau masuk ke dalam negeri itu engkau akan bertemu dengan suatu perkumpulan orang nabi, tengah turun dari atas bukit, dengan dandi dan rebana dan bangsi dan kecapi di hadapannya, sekaliannya akan bernubuat.
6Maka Roh Tuhanpun akan datang atasmu dan engkaupun akan bernubuat serta dengan mereka itu dan engkaupun akan diubah menjadi orang lain.
7Maka akan jadi kelak apabila segala tanda ini sudah datang kepadamu, perbuatlah olehmu akan barang sependapat tanganmu, karena engkaupun akan disertai Allah.
11Maka sabda Tuhan kepadanya, "Bangkit pergilah engkau ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan tanyakan di rumah Yudas seorang bernama Saul, orang Tarsus, karena sekarang ia berdoa,
11Maka kata raja Yosafat: Tiadakah di sini seorang nabi Tuhan, supaya boleh kita bertanyakan Tuhan olehnya? Maka sahut seorang hamba raja Israel, sembahnya: Adalah di sini Elisa bin Safat, yang dahulu mencucurkan air pembasuh kepada tangan Elia.
12Maka titah raja Yosafat: Bahwa sertanya adalah firman Tuhan. Lalu turunlah baginda raja Israel dan raja Yosafat dan raja orang Edom pergi mendapatkan dia.
22Kemudian dari pada sekalian itu pergilah ia sendiri ke Rama, serta sampailah ia ke perigi besar yang di Sekhu bertanyalah ia, katanya: Di mana gerangan Semuel dan Daud? Maka sahut orang: Dalam pondok-pondok nabi di Rama.
23Maka pergilah ia ke sana ke pondok-pondok nabi yang di Rama, lalu berlakulah Roh Allah atas baginda juga, sehingga sambil berjalan sambil ia bernubuat sampai ia datang ke pondok-pondok nabi yang di Rama.
7Maka titah baginda kepada mereka itu: Apa macam orangnya, yang telah datang mendapatkan kamu dan yang mengatakan segala perkataan ini kepadamu?
9Atau apakah sebabnya kamu pergi itu? Hendak melihat seorang nabikah? Bahkan, Aku berkata kepadamu: Bahwa ada seorang yang terlebih lagi daripada seorang nabi.
9Maka sebab itu kata Eli kepada Semuel: Pergilah engkau berbaring pula, maka akan jadi kelak apabila dipanggil-Nya akan dikau, baiklah katamu demikian: Hendaklah Tuhan kiranya berfirman, karena hamba-Mu ini mendengar juga. Maka pergilah Semuel lalu berbaring pula pada tempatnya.
10Maka datanglah Tuhan berdiri di sana serta memanggil dia seperti dahulu: Hai Semuel, Semuel! Maka sahut Semuel: Berfirmanlah juga, ya Tuhan! karena hamba-Mu ini ada mendengar.
9lalu katanya kepada mereka itu: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel, kepadanya juga kamu sudah menyuruhkan aku akan mempersembahkan doamu di hadapan hadirat-Nya:
19Maka apabila kata orang kepadamu: Bertanyakanlah orang yang bertenung-tenungan, dan yang tahu hikmat iblis, dan yang meraung dan yang mengulum-ulum itu, hendaklah kaujawab ini: Bukankah patut suatu bangsa bertanyakan Allahnya sendiri? patutkah ditanyakannya orang mati akan hal orang hidup?
14Maka titahnya kepadanya: Bagaimana rupanya: Maka sembah perempuan itu: Adapun yang bangkit itu seorang orang tua berselubungkan kain selimut. Serta diketahui Saul, bahwa ia itu Semuel, maka tunduklah ia dengan mukanya sampai ke bumi lalu sujud.
15Maka kata Semuel kepada Saul: Mengapa maka engkau mengusik aku dengan membangkitkan daku? Maka kata Saul: Bahwa aku dalam ketakutan sangat, karena orang Filistin berperang dengan aku, maka Allah sudah undur dari padaku, tiada Ia memberi jawab lagi akan daku, baik dengan lidah nabi atau dengan mimpi, maka sebab itu aku sudah memanggil engkau, supaya engkau memberitahu aku barang yang patut kuperbuat.
1Bermula, maka pada masa itu dipanggil oleh nabi Elisa akan seorang murid nabi, serta katanya kepadanya: Ikatlah pinggangmu dan ambillah olehmu akan buli-buli yang berisi minyak harum itu pada tanganmu, lalu pergilah ke Ramot yang di Gilead itu.
9Maka dipanggil oleh baginda raja orang Israel akan seorang sida-sida, lalu titahnya kepadanya: Bawalah olehmu akan Mikha bin Yimla itu ke mari dengan segeranya.
9Maka hendaklah kamu menghadap imam-imam orang Lewi dan hakim besar yang pada masa itu, serta membicarakan halnya dengan mereka itu, maka mereka itupun akan memberitahu kepadamu barang yang sah.
11Bermula, maka di Bait-el itu adalah duduk seorang nabi yang sudah tua, maka datanglah anaknya menceriterakan kepadanya segala sesuatu, yang telah diperbuat oleh aziz Allah pada hari itu di Bait-el dan segala perkataan yang telah dikatakannya kepada baginda itupun disampaikannya kepada bapanya.
12Maka kata bapanya kepadanya: Dari pada jalan yang mana sudah pergi orang itu? Maka anaknya sudah melihat akan jalan mana Aziz Allah yang datang dari Yehuda itu sudah pergi.
7Lalu titah Saul kepada hambanya: Caharikanlah aku seorang perempuan yang menaruh syaitan tenungan, supaya boleh aku pergi meminta ikhtiar kepadanya. Maka sembah hambanya kepadanya: Bahwasanya di Endor adalah seorang perempuan yang menaruh syaitan tenungan.
1Hata, maka Semuel, orang muda itu, berkhidmatlah kepada Tuhan di hadapan Eli; maka mahallah firman Tuhan pada masa itu, karena tiadalah wahyu pada sediakala.
17Maka apabila diangkatnya matanya terlihatlah ia akan orang perjalanan itu pada lorong negeri, lalu kata orang tua itu: Engkau hendak ke mana? dan engkau dari mana?
3Maka hendaklah engkau menjemput Isai kepada korban itu, maka Aku akan memberitahu kepadamu kelak, barang yang patut kauperbuat dan hendaklah engkau menyirami bagi-Ku dengan minyak yang harum barangsiapa yang Kukatakan kepadamu kelak.
4Dan lagi kata Yosafat kepada raja Israel: Sekarang hendaklah kiranya tuan bertanyakan firman Tuhan.