2 Raja-raja 20:10

Terjemahan Lama

Maka titah raja Hizkia: Mudah juga bayang itu lalu ke hadapan sepuluh tapak, jangan begitu, melainkan hendaklah bayang itu undur ke belakang sepuluh tapak.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • 2Raj 2:10 : 10 Maka kata Elia: Barang yang kaupinta itu sukar juga. Jikalau engkau melihat aku apabila aku diangkat dari pada sisimu kelak, maka jadilah padamu demikian, tetapi jikalau tiada, maka tiada juga ia itu jadi.
  • 2Raj 3:18 : 18 Maka tegal perkara ini lagi kecil kepada pemandangan Tuhan, sebab itu diserahkan-Nya kelak segala orang Moabipun kepada tanganmu,
  • Yes 49:6 : 6 Dan lagi firman-Nya: Kepalang sahaja engkau ini hamba bagi-Ku akan menegakkan pula segala suku Yakub dan membaiki pula segala pucuk Israel; tambahan lagi Kuberikan dikau akan suatu terang bagi segala orang kafir dan akan selamat dari padaku sampai kepada ujung bumi.
  • Mrk 9:28-29 : 28 Setelah Yesus masuk ke dalam rumah, maka bertanyalah murid-murid-Nya kepada-Nya dengan sulitnya, katanya, "Apakah sebabnya kami ini tiada dapat membuangkan setan itu?" 29 Maka kata-Nya kepada mereka itu, "Bangsa itu tidak boleh keluar dengan jalan apa pun melainkan dengan doa."
  • Yoh 14:12 : 12 Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa yang percaya akan Daku, ia pun akan melakukan segala perbuatan yang Aku ini perbuat, dan ia melakukan perbuatan yang lebih besar daripada ini, karena Aku ini pergi kepada Bapa-Ku.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 91%

    8Adapun raja Hizkia sudah bertitah kepada Yesaya demikian: Apakah tandanya maka Tuhan hendak menyembuhkan aku, sehingga selang tiga hari aku akan naik masuk ke dalam rumah Tuhan?

    9Maka sembah Yesaya: Bahwa inilah bagi tuanku tanda dari pada Tuhan, maka Tuhan sampaikan juga barang yang telah Ia berfirman itu: Maukah tuanku bayang itu lalu ke hadapan sepuluh tapak, atau undur ke belakang sepuluh tapak?

  • 91%

    11Maka oleh nabi Yesaya lalu dipinta doa kepada Tuhan, maka diundurkanlah Tuhan bayang itu sepuluh tapak ke belakang, yang sudah turun bayang itu pada tangga Akhaz.

    12Bermula, maka pada masa itu juga dikirimkan Berodakh Baladan bin Baladan, raja Babil, surat kiriman dan bingkisan kepada raja Hizkia karena telah didengarnya raja Hizkia sudah jatuh sakit.

    13Maka raja Hizkiapun menjawati utusan itu, dan diperlihatkannyalah kepada mereka itu segenap gedungnya yang berisi benda yang indah-indah dari pada emas, perak dan rempah-rempah dan minyak-minyak yang harum baunya, dan lagi gedung alat senjatanya, dan segala yang terdapat dalam khazanahnya, sehingga dalam istananya dan dalam segenap kerajaannya satupun tiada yang tiada diperlihatkan baginda kepada mereka itu.

    14Setelah itu maka datanglah nabi Yesaya menghadap baginda raja Hizkia serta sembahnya kepadanya: Apakah sembah orang itu dan dari mana mereka itu datang menghadap tuanku? Maka sahut Hizkia: Mereka itu sudah datang dari negeri yang jauh, yaitu dari Babil.

    15Maka sembah Yesaya: Apa yang dilihatnya dalam istana tuanku? Maka sahut Hizkia: Bahwa mereka itu sudah melihat segala sesuatu yang di dalam istanaku; satupun tiada dalam segala khazanahku yang tiada kutunjuk kepadanya.

    16Maka sembah Yesaya kepada Hizkia: Sekarang hendaklah tuanku dengar akan firman Tuhan:

  • 89%

    7Maka inilah tanda bagimu dari pada Tuhan, bahwa Tuhan akan menyampaikan juga barang yang telah Ia berfirman itu.

    8Bahwasanya, adapun bayang matahari pada tangga, yang sudah turun pada tangga Akhaz itu, ia itu akan Kuundurkan sepuluh tapak ke belakang. Maka undurlah bayang matahari itu sepuluh tapak ke belakang pada tangga yang sudah ia turun itu.

    9Maka inilah surat puji-pujian Hizkia, raja orang Yehuda, pada masa ia sudah sakit dan iapun disembuhkan dari pada sakitnya.

  • 22Maka titah Hizkia: Apakah akan tandanya, aku akan naik pula ke dalam kaabah Tuhan kelak?

  • 70%

    1Bermula, maka pada masa itu juga jatuhlah Hizkia sakit payah hampir akan mati, maka datanglah nabi Yesaya bin Amoz menghadap baginda serta katanya: Demikian ini firman Tuhan: Berwasiatlah engkau kepada orang isi istanamu, karena engkau akan mati kelak, tiada hidup lagi.

    2Setelah itu maka bagindapun memalingkan wajahnya ke sebelah dinding, lalu meminta doa kepada Tuhan, sembahnya:

    3Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku, dan sudah kuperbuat barang yang benar kepada pemandangan-Mu. Maka baginda Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.

    4Hata, maka belum sudah Yesaya keluar dari pada pagar halaman yang tengah itu, tiba-tiba datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:

    5Baliklah engkau, katakan kepada Hizkia, penganjur umat-Ku: Demikianlah firman Tuhan, Allah moyangmu Daud: Sudah Kudengar permintaan doamu dan sudah Kulihat segala air matamu; bahwasanya Aku akan menyembuhkan dikau kelak, maka selang tiga hari engkau kelak naik akan masuk ke dalam rumah Tuhan;

    6dan Aku akan menambahi lanjut umurmu dengan lima belas tahun, dan Aku akan melepaskan dikau kelak dari pada tangan raja benua Asyur, demikianpun negeri ini dan Aku akan memeliharakan negeri ini oleh karena kehendak-Ku dan karena sebab hamba-Ku Daud.

  • 19Maka titah raja Hizkia kepada Yesaya: Benarlah firman Tuhan yang kaukatakan ini. Dan lagi titah baginda: Manakan tidak benar, tegal akan ada selamat sentosa sepanjang umur hidupku.

  • 68%

    14Hata, maka disambut Hizkia surat itu dari pada tangan utusan itu, setelah dibacanya maka naiklah baginda ke dalam kaabah Tuhan, lalu dihamparkan Hizkia surat itu di hadapan hadirat Tuhan,

    15dan Hizkiapun meminta doa di hadapan hadirat Tuhan, sembahnya:

  • 68%

    4Maka datanglah firman Tuhan kepada Yesaya, bunyinya:

    5Pergilah engkau, katakanlah kepada Hizkia: Demikianlah firman Tuhan, Allah moyangmu Daud: Sudah Kudengar permintaan doamu, dan sudah Kulihat segala air matamu; bahwasanya Aku akan menambahi panjang umurmu dengan lima belas tahun lagi;

  • 68%

    4Maka kata Yesaya: Apakah dilihatnya di dalam istanamu? Maka sahut Hizkia: Mereka itu sudah melihat segala sesuatu yang di dalam istanaku; barang suatu juapun tiada di dalam khazanahku, yang tiada kutunjuk kepadanya.

    5Lalu kata Yesaya kepada Hizkia: Sekarang dengarlah olehmu firman Tuhan serwa sekalian alam.

  • 2Setelah itu maka bagindapun memalungkan wajahnya ke sebelah dinding lalu meminta doa kepada Tuhan,

  • 16Berilah kiranya hormat kepada Tuhan, Allahmu, sebelum menjadi gelap gulita, sebelum menjadi terantuk kakimu di atas bukit yang kelam kabut, sehingga kamu menantikan terang, tetapi dijadikannya bayang-bayang maut dan kegelapan.

  • 67%

    24Arakian, maka pada masa itu juga jatuhlah Yehizkia sakit, hampir akan mati, maka bagindapun meminta doa kepada Tuhan, lalu Tuhanpun berfirman kepadanya serta diberikan-Nya suatu tanda mujizat.

    25Tetapi oleh Yehizkia tiada dibalas karunia yang telah diberikan kepadanya karena hatinyapun menjadi congkak, sebab itu datanglah murka besar atasnya dan atas orang Yehuda dan orang isi Yeruzalempun.

    26Tetapi Yehizkia merendahkan dirinya karena sebab congkak hatinya itu, baik baginda baik segala orang isi Yeruzalem, sehingga murka besar Tuhan itu tiada berlaku atas mereka itu pada zaman Yehizkia.

  • 10Kata ini hendaklah kamu sampaikan kepada Hizkia, raja orang Yehuda: Jangan engkau ditipu oleh Allahmu, yang engkau harap pada-Nya, serta katamu: Bahwa Yeruzalem tiada akan diserahkan kepada tangan raja Asyur.

  • 10Kata ini hendaklah kamu sampaikan kepada Hizkia, raja orang Yehuda: Jangan engkau ditipu oleh Allahmu, yang engkau harap padanya, serta katamu: Bahwa Yeruzalem tiada akan diserahkan kepada tangan raja Asyur!

  • 21Maka pada masa itu disuruhkan Yesaya bin Amos utusan Hizkia, mengatakan: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel: Barang yang telah kaupinta kepada-Ku akan Sanherib, raja Asyur itu, ia itu sudah Kudengar.

  • 20Arakian, maka bangunlah baginda raja Hizkia pada pagi-pagi hari, dihimpunkannyalah segala penghulu negeri, lalu berjalanlah baginda naik ke dalam rumah Tuhan.

  • 14Hata, maka disambut raja Hizkia surat itu dari pada tangan utusan itu, setelah dibacanya maka naiklah baginda ke dalam rumah Tuhan, lalu dihamparkan raja Hizkia surat itu di hadapan hadirat Tuhan.

  • 8Maka kata Hizkia kepada Yesaya: Benarlah firman Tuhan yang kaukatakan itu. Dan lagi katanya: Adalah juga selamat sentosa pada segala hari umur hidupku.

  • 5Hata, maka sampailah hamba raja Hizkia itu kepada Yesaya,

  • 17Ater, Hizkia, Azur,

  • 12Malam dijadikannya siang hari, dan dari pada kegelapan dijadikannya suatu terang yang bercahaya.

  • 20Maka dikabulkan Tuhan permintaan doa Yehizkia ini, sehingga disembuhkannya orang banyak itu.

  • 10Maka dicenderungkan-Nya langit, lalu turunlah Ia dan gelap-gulita adalah di bawah kaki-Nya.

  • 5Hata, maka sampailah hamba raja Hizkia itu kepada Yesaya,

  • 66%

    9Maka akan jadi pada hari itu juga, demikianlah firman Tuhan Hua, Aku akan mengadakan bahwa matahari masuk pada waktu lohor dan Aku menggelapkan tanah pada siang hari.

  • 20Tetapi baginda raja Yehizkia dan nabi Yesaya bin Amospun meminta doa akan melawan dia, dan keduanyapun berserulah ke langit.

  • 10Arakian, maka firman Tuhan kepada Akhaz demikian:

  • 21yaitu dahulu dari pada aku pergi ke negeri yang gelap gulita dan yang berbayang-bayang maut, akan tiada balik kembali,

  • 20Maka pada masa itu disuruhkan Yesaya bin Amoz akan utusan kepada Hizkia, mengatakan: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel: Barang yang telah kaupinta kepadaku akan hal Sanherib, raja Asyur itu, ia itu sudah Kudengar.

  • 9Maka sebab itu titah baginda kepada utusan Benhadad itu: Katakanlah olehmu kepada baginda tuanku begini: Segala sesuatu yang tuanku suruh katakan kepada hamba dahulu, ia itu hendak hamba perbuat, tetapi perkara ini tiada boleh hamba perbuat. Hata, maka berjalanlah utusan itu, lalu dipersembahkannya sahutan ini kepada tuannya.

  • 30Lagipun jangan kamu dibujuk Hizkia akan menaruh harapmu kepada Tuhan, serta katanya: Bahwa Tuhan juga akan menolong kita kelak dan negeri ini tiada akan diserahkan kepada tangan raja benua Asyur.

  • 11Bukankah Yehizkia juga mengasut kamu, hendak menyerahkan kamu kepada kematian dengan lapar dan dahaga, katanya: Bahwa Tuhan, Allah kita, akan melepaskan kita kelak dari pada tangan raja Asyur itu?