2 Raja-raja 6:21
Demi dilihatnya mereka itu maka kata raja orang Israel kepada Elisa: Bolehkah aku membunuh dia, bahkan membunuh dia, ya bapaku?
Demi dilihatnya mereka itu maka kata raja orang Israel kepada Elisa: Bolehkah aku membunuh dia, bahkan membunuh dia, ya bapaku?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Tetapi sahutnya: Jangan kaubunuh dia: bunuhlah akan orang yang telah kaualahkan dengan pedang dan panahmu! melainkan sajikanlah roti dan air minum akan orang ini, supaya mereka itu dapat makan dan minum, lalu kembali kepada tuannya.
23Maka diperbuatlah oleh baginda suatu perjamuan besar akan mereka itu, maka mereka itupun makan minumlah, setelah itu disuruh baginda akan mereka itu berjalan, maka kembalilah sekaliannya kepada tuannya. Kemudian dari pada itu tiada lagi pasukan orang Syam datang menjarah rayah ke dalam negeri orang Israel.
17Maka Elisapun meminta doa, sembahnya: Ya Tuhan, celikkan apalah matanya, supaya iapun dapat melihat! Maka dicelikkannya Tuhan mata hamba itu, sehingga ia dapat melihat, heran, maka adalah gunung itu penuh dengan kuda api dan rata api keliling Elisa.
18Maka sementara mereka itu datang mendapatkan dia, dipinta Elisa doa kepada Tuhan, sembahnya: Palulah kiranya akan mereka ini sekalian dengan kabur mata. Maka dipalunyalah akan mereka itu dengan kabur mata, seperti doa Elisa itu.
19Lalu kata Elisa kepada mereka itu: Ini bukan jalannya dan ini bukan negerinya: ikutlah aku sahaja, maka aku akan menghantar kamu kelak kepada orang yang kamu cahari. Hata, maka dihantarnya mereka itu ke Samaria.
20Setelah sampai mereka itu sekalian di Samaria, sesungguhnya sembah Elisa: Ya Tuhan! celikkanlah kiranya mata mereka ini, supaya ia dapat melihat. Maka dicelikkan Tuhan mata mereka itu, sehingga mereka itupun dapat melihat; heran, maka adalah mereka itu pada sama tengah negeri Samaria.
10Maka pada masa itu kata raja orang Israel: Wai, bahwa sudah dipanggil Tuhan akan ketiga orang raja ini hendak diserahkannya kepada tangan orang Moabi itu!
11Maka kata raja Yosafat: Tiadakah di sini seorang nabi Tuhan, supaya boleh kita bertanyakan Tuhan olehnya? Maka sahut seorang hamba raja Israel, sembahnya: Adalah di sini Elisa bin Safat, yang dahulu mencucurkan air pembasuh kepada tangan Elia.
12Maka titah raja Yosafat: Bahwa sertanya adalah firman Tuhan. Lalu turunlah baginda raja Israel dan raja Yosafat dan raja orang Edom pergi mendapatkan dia.
13Tetapi kata Elisa kepada raja orang Israel: Apakah perkaraku dengan dikau? Pergilah engkau kepada segala nabi ayahmu dan kepada segala nabi bundamu. Tetapi kata raja orang Israel kepadanya: Jangan; karena sudah dipanggil Tuhan akan ketiga orang raja ini hendak diserahkan-Nya kepada tangan orang Moabi.
14Maka kata Elisa: Demi Tuhan serwa sekalian alam, yang hidup dan yang aku menghadap hadirat-Nya, jikalau kiranya tiada aku berkenankan muka Yosafat, raja orang Yehuda itu, niscaya tiada kuindahkan dikau atau kupandang akan dikau!
11Maka oleh sebab kelakuan itu sangat murka hati raja benua Syam, maka dipanggilnya akan segala hambanya, lalu titahnya kepadanya: Tiadakah kamu memberitahu aku, siapa gerangan dari pada orang kita sefakat dengan raja orang Israel?
12Maka sembah seorang hambanya: Bukannya demikian, ya tuanku! melainkan nabi Elisa, yang di antara orang Israel itu, ia memberitahu kepada raja orang Israel segala titah yang dikatakan tuanku jikalau dalam bilik peraduan tuanku sekalipun.
13Maka titah baginda: Pergilah kamu melihati tempatnya, supaya boleh kusuruhkan orang pergi menangkap dia. Maka dipersembahkan oranglah kepada baginda, sembahnya: Bahwa sesungguhnya adalah ia di Dotan.
31Maka titah baginda: Demikianlah perbuatan Allah akan daku dan dipertambahkan-Nya pula, jikalau tiada pada hari ini juga kepada Elisa bin Safat itu dipancung dari pada tubuhnya.
32Adapun Elisa itu duduk dalam rumahnya dan segala tua-tua negeripun adalah duduk sertanya apabila disuruhkan baginda seorang dari hadapannya. Maka sebelum suruhan itu sampai kepada Elisa, kata Elisa kepada segala tua-tua itu: Tiadakah kamu melihat bahwa anak si pembunuh itu sudah menyuruhkan orang hendak memancung kepalaku? Ingatlah kamu, apabila suruhan itu datang kelak, hendaklah kamu menutup pintu dan menolak akan dia ke luar dengan tudung pintu: bukankah bunyi kaki tuannya adalah di belakangnya?
21Maka baginda raja orang Israelpun keluarlah, lalu dibunuh baginda lagi akan beberapa orang yang mengendarai kuda dan rata, sehingga diadakannya suatu pembunuhan besar di antara segala orang Syam itu.
9Tetapi kata Obaja: Apa gerangan dosa hamba ini, maka tuan menyerahkan hamba kepada tangan Akhab, supaya dibunuhnya hamba?
14Bermula, maka pada masa Elisa sakit, yaitu dengan penyakit yang menyebabkan matinya, turunlah Yoas, raja orang Israel, akan melawat dia, maka menangislah baginda di hadapannya serta katanya: Ya bapaku, ya bapaku! rata orang Israel serta dengan orang berkendaraannya.
15Maka kata Elisa kepadanya: Ambillah busur serta dengan anak panahnya. Maka diambilnyalah busur dengan anak panahnya.
16Lalu kata Elisa kepada baginda raja orang Israel: Kenakanlah tanganmu kepada busur itu. Maka dikenakannyalah; lalu ditumpangkan Elisa tangannya pada tangan baginda,
17sambil katanya: Bukakanlah tingkap yang arah ke timur. Maka dibukakannyalah. Lalu kata Elisa: Panahkanlah. Maka dipanahkannyalah. Maka kata Elisa: Ia itulah anak panah pertolongan Tuhan, dan anak panah kelepasan dari pada orang Syam, karena orang Syam itu akan kaualahkan kelak di Afek, sehingga binasalah mereka itu.
18Setelah itu maka katanya: Ambillah olehmu akan anak panah itu. Maka diambilnyalah akan dia. Lalu katanya kepada baginda raja orang Israel: Palulah dengan dia kepada bumi. Maka dipalunyalah sampai tiga kali, lalu berhenti.
19Maka aziz Allah itu sangat amarah akan baginda, serta katanya: Jikalau kiranya sudah engkau palu lima enam kali, niscaya kemudian engkau mengalahkan orang Syam sampai binasa mereka itu, tetapi sekarang engkau akan mengalahkan orang Syam itu hanya tiga kali jua.
6Maka oleh raja Israel lalu dihimpunkanlah segala nabi, kira-kira empat ratus orang banyaknya, serta titah baginda kepadanya: Bolehkah aku pergi perang ke Ramot yang di Gilead itu, atau baik tiada aku pergi? Maka sembah mereka itu: Baiklah tuanku pergi, karena diserahkan Tuhan akan mereka itu kelak kepada tangan tuanku.
7Arakian, setelah dibaca oleh raja orang Israel akan bunyi surat kiriman ini, maka dicarik-carikkannya pakaiannya sambil titahnya: Allahkah aku ini, dapatkah aku membunuh dan menghidupkan orang, maka raja itu menyuruhkan orang, supaya kusembuhkan dia dari pada sakit kustanya? Bahwasanya, tiada syak lagi, orang itu mencahari sebab kepadaku!
30Adapun baginda raja benua Syam itu sudah berpesan kepada segala penghulu rata yang padanya, titahnya: Jangan kamu berperang baik dengan orang besar baik dengan orang kecil, melainkan dengan raja Israel seorangnya juga.
35Maka pada masa itu kata seorang dari pada segala anak nabi kepada kawannya dengan firman Allah: Palulah olehmu akan daku. Tetapi engganlah orang itu memalu akan dia.
13Maka tiba-tiba datanglah seorang nabi menghampiri Akhab, raja orang Israel, sambil katanya: Demikian inilah firman Tuhan: Sudahkah engkau melihat segala balatentara itu? Bahwasanya pada hari ini juga Aku menyerahkan dia kepada tanganmu, supaya diketahui olehmu, bahwa Akulah Tuhan.
8Bermula, maka raja benua Syam berperang dengan orang Israel, maka berbicaralah ia dengan segala hambanya, titahnya: Kepada tempat anu aku hendak menyerang dengan balatentaraku.
12Maka bangunlah baginda pada malam, lalu titahnya kepada segala hambanya: Sekarang aku mau memberitahu kamu, kita hendak dipengapakan orang Syam itu: bahwa diketahuinya perut kita berlapar, sebab itu mereka itu telah keluar dari tempat tentara itu hendak menyembunyikan dirinya di padang, katanya: Apabila mereka itu sudah keluar dari dalam negeri, dapatlah kita menangkap dia dengan hidupnya, lalu kita akan masuk ke dalam negeri itu.
31Adapun baginda raja benua Syam itu sudah berpesan kepada segala penghulu rata yang padanya, semuanya tiga puluh dua orang banyaknya, titahnya: Jangan kamu berperang, baik dengan orang besar atau dengan orang kecil, melainkan dengan raja Israel seorangnya juga.
32Serta dilihat segala penghulu rata itu akan raja Yosafat, lalu katanya: Sesungguhnya inilah raja orang Israel, lalu mereka itupun tampil kepadanya hendak berperang, tetapi raja Yosafatpun berseru-seru.
42Maka kata nabi itu kepada baginda: Demikian inilah firman Tuhan: Oleh sebab engkau sudah melepaskan dari pada tanganmu akan orang yang telah Kukaramkan, maka nyawamu kelak akan ganti nyawanya dan bangsamupun akan ganti bangsanya!
12Maka kata Hazael: Mengapa tuan menangis? Maka sahutnya: Sebab kuketahui akan segala jahat yang kauperbuat akan bani Israel kelak; bahwa engkau akan menunukan kota bentengnya dengan api dan membunuh orang muda-mudanya dengan pedang dan meremukkan anak-anaknya dan membelahkan orangnya perempuan yang bunting.
13Maka kata Hazael: Entah siapa gerangan hambamu ini, yang laksana anjing juga adanya, maka akan dibuatnya kelak perkara yang besar ini? Maka kata Elisa: Sudah dinyatakan Tuhan kepadaku, bahwa engkau akan menjadi raja benua Syam.
14Arakian, maka bermohonlah ia kepada Elisa, lalu berjalan, setelah sampai kepada tuannya titah baginda kepadanya: Apakah kata Elisa itu kepadamu? Maka sembahnya: Bahwa telah ia berkata demikian: Tak dapat tiada tuanku kelak akan sembuh pula.
14Maka sekarang kata tuan begini: Pergilah engkau, katakanlah kepada tuanmu: Bahwasanya Elia ada di sini, supaya dibunuhnya akan hamba.
31Maka pada masa itu sembah segala hambanya kepadanya: Bahwasanya patik sekalian ini telah mendengar kabar akan pekerti segala raja bangsa Israel itu raja yang murah hatinya, maka sebab itu baiklah patik berpakaikan kain karung pada pinggang patik dan kenakan tali pada kepala patik, lalu berilah patik sekalian ini keluar pergi mendapatkan baginda raja orang Israel; mudah-mudahan dihidupinya nyawa tuanku kelak.
32Maka dikenakan mereka itu kain karung pada pinggangnya dan dibubuhnya tali pada kepalanya, lalu pergi menghadap baginda raja orang Israel sambil sembahnya: Bahwa sembah Benhadad, hamba tuanku, demikian: Hidupi apalah akan nyawa hamba. Maka titah baginda: Adakah lagi hidup ia? Bahwa ialah saudaraku.
37Maka nabi itupun bertemulah dengan seorang lain, lalu katanya: Palulah olehmu akan daku! Maka orang itupun memalu akan dia sangat, sehingga ia luka.
3bertitahlah raja orang Israel kepada segala hambanya demikian: Tahukah kamu bahwa Ramot yang di Gilead itu kita punya? Maka diam juga kita, tiada kita rampas negeri itu dari pada tangan raja benua Syam!
4maka kata baginda kepada raja Yosafat: Maukah tuan berjalan serta dengan beta ke Ramot yang di Gilead itu pergi perang? Maka sahut raja Yosafat kepada raja orang Israel: Bagaimana tuan begitulah beta, dan bagaimana rakyat tuan begitulah rakyat beta, dan bagaimana kuda tuan begitulah kuda beta kelak.
17Lalu kata raja Israel kepada Yosafat: Bolakkah kata beta kepada tuan, bahwa tiada ia bernubuat akan beta kelak barang yang baik, melainkan jahat belaka?
14diambilnya baju selimut yang telah gugur dari pada Elia itu, lalu dipalunya air itu, sambil katanya: Di mana gerangan Tuhan, Allah Elia itu? bahkan, Ia juga. Maka dipalunya air itu, sehingga ia itu terbelah dua ke sana ke mari, lalu Elisapun menyeberanglah.
40Maka kata Elia kepada mereka itu: Tangkaplah olehmu akan segala nabi Baal itu, seorang juapun jangan luput. Maka ditangkapnyalah akan dia, lalu dibawa Elia akan mereka itu sekalian turun ke anak sungai Kison, dibantainya sekaliannya di sana.
28Dan lagi titah baginda kepadanya: Apakah perkaramu? Maka sembahnya: Bahwa perempuan ini telah berkata kepada patik demikian: Berikanlah anakmu, supaya kita makan dia pada hari ini, maka esok hari kita akan makan anakku.
13Maka kembali pula disuruhkan baginda seorang panglima pada ketiga kalinya serta dengan lima puluh orang laskarnya. Maka berjalanlah panglima itu, lalu naik; setelah sampai maka bertelutlah ia di hadapan Elia sambil meminta sangat kepadanya, sembahnya: Ya, aziz Allah! biar apalah nyawaku dan nyawa segala hambamu lima puluh orang ini indah kepada pemandangan tuan!
5Maka pada masa itu dihimpunkanlah oleh raja Israel segala nabi, empat ratus orang banyaknya, lalu titahnya kepada mereka itu: Baiklah kami pergi ke Ramot yang di Gilead itu akan berperang, atau baikkah kami biarkan dia? Maka sembah mereka itu: Hendaklah tuanku berangkat, karena diserahkan Allah kelak mereka itu sekalian kepada tangan tuanku.
18Maka pada masa itu kata raja orang Israel kepada raja Yosafat: Bolakkah kata beta kepada tuan, bahwa satupun tiada yang baik dikatakannya akan hal beta, melainkan jahat belaka?