2 Samuel 1:9
Maka titahnya kepada sahaya: Bangkitlah engkau melawan aku dan bunuhlah akan daku, karena baju zirha ini menahankan daku, maka sepenuh-penuh nyawa adalah lagi dalam aku.
Maka titahnya kepada sahaya: Bangkitlah engkau melawan aku dan bunuhlah akan daku, karena baju zirha ini menahankan daku, maka sepenuh-penuh nyawa adalah lagi dalam aku.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
10Maka berbangkitlah sahaya melawan dia, sahaya bunuh akan dia, karena sahaya ketahui akan hal kemudian dari pada rebahnya tiada boleh ia hidup lagi, lalu sahaya ambil akan makota yang di atas kepalanya dan akan pontoh yang pada lengannya, sahaya bawa ke mari kepada tuan sahaya.
11Maka pada masa itu dicapai Daud akan pakaiannya sendiri, dicarik-cariknya, demikianpun kelakuan segala orang yang sertanya.
6Maka sahut orang muda yang membawa kabar itu kepadanya: Bahwa tiba-tiba datanglah sahaya di atas bunung Gilboa, maka sesungguhnya Saul adalah bersandar kepada pendahannya, maka sesungguhnya beberapa rata dan orang berkudapun menampil kepadanya.
7Maka menolehlah ia, dilihatnya sahaya, lalu dipanggilnya sahaya, maka sembah sahaya: Patik tuanku.
8Maka titahnya kepada sahaya: Siapakah engkau? Maka sembah sahaya kepadanya: Patik ini seorang orang Amalek.
13Kemudian kata Daud kepada orang muda yang telah membawa kabar itu kepadanya: Dari mana engkau? Maka sahutnya: Sahaya ini anak seorang helat, anak seorang orang Amalek.
14Maka kata Daud kepadanya: Bagaimana tiada engkau takut mengangkat tanganmu akan membinasakan orang yang telah disiram bagi Tuhan?
15Maka dipanggil Daud akan salah seorang dari pada segala orang muda-muda itu, lalu katanya: Marilah engkau, terkamlah akan dia! Maka diparangnya akan dia, lalu matilah orang itu.
16Maka kata Daud kepadanya: Bahwa darahmu itu di atas kepalamu, karena mulutmu sudah naik saksi atas dirimu, katanya: Sahaya sudah membunuh orang yang telah disiram bagi Tuhan.
4Maka titah Saul kepada bentaranya: Hunuslah pedangmu, tikamlah aku dengan dia, asal jangan orang kulup itu datang mengolok-olok akan daku. Tetapi engganlah bentaranya, karena sangatlah takutnya. Maka diambil Saul akan pedangnya, lalu direbahkannya dirinya kepadanya.
5Demi dilihat bentara itu akan hal Saul sudah mati, maka iapun merebahkan dirinya kepada pedangnya, lalu mati.
4Maka titah Saul kepada bentara baginda: Hunuslah pedangmu, tikamlah akan aku dengan dia, asal jangan orang kulup ini datang menikam aku, setelah diolok-olokkannya aku dahulu. Maka bentara itupun tiada mau, karena sangatlah takutnya; maka sebab itu diambil Saul sendiri akan pedangnya, lalu direbahkannya dirinya kepadanya.
5Serta dilihat oleh bentara itu akan hal Saul sudah mati, maka iapun merebahkan dirinya kepada pedangnya, lalu matilah ia serta dengan baginda.
10Maka sembah Daud kepada Saul: Mengapa maka tuanku mendengar akan umpat orang, katanya: Bahwasanya Daud menyengajakan celaka tuanku.
11Maka sesungguhnya pada hari ini juga mata tuanku sendiri sudah melihat, bahwa sudah diserahkan Tuhan akan tuanku kepada tangan patik di dalam gua ini, dan patik diajak orang juga akan membunuh tuanku, tetapi patik ini sayang akan tuanku; maka kata patik: Masakan aku mendatangkan tanganku kepada tuanku, karena tuanku sudah disiram bagi Tuhan.
12Lihat apalah, ya ayahku! bahkan, lihat apalah punca baju selimut tuanku pada tangan patik; karena tatkala patik mengerat punca ini dari pada baju selimut tuanku, tiada tuanku patik bunuh; maka hendaklah diketahui dan dilihat oleh tuanku, bahwa tiada jahat atau salah dalam tangan patik, dan tiada juga patik berdosa kepada tuanku, maka tuanku juga mengejar nyawa patik hendak mengumbut dia.
54Maka dengan segera dipanggilnya seorang bentara yang memikul senjatanya, lalu katanya: Hunuslah pedangmu dan bunuhlah aku, asal jangan dikata orang akan halku: Bahwa ia dibunuh oleh seorang perempuan. Maka bentaranyapun menikam akan dia, lalu ia mati.
10Tegal aku di Zikelaj sudah menangkap dan membunuh orang yang membawa kabar kepadaku, sembahnya: Bahwsanya Saul sudah mati! meskipun pada sangkanya ialah orang yang membawa kabar baik dan harapnya beroleh upah kabarnya dari padaku.
11Istimewa pula sekarang orang fasik sudah membunuh seorang yang benar di dalam istananya dan di atas peraduannya, bukankah patut aku menuntut bela darahnya dari pada tanganmu dan aku menumpas kamu dari atas bumi?
3Maka sekarangpun, ya Tuhan! ambillah kiranya jiwaku dari padaku, karena dari pada hidup baiklah aku mati.
9Tetapi kata Obaja: Apa gerangan dosa hamba ini, maka tuan menyerahkan hamba kepada tangan Akhab, supaya dibunuhnya hamba?
8Maka orang pendekar itupun adalah berdiri sambil berseru-seru kepada tentara orang Israel, katanya kepada mereka itu: Mengapa kamu keluar hendak mengikat perang? Bukankah aku ini seorang Filistin dan kamu sekalian hamba Saul? Pilihlah di antara kamu akan seorang, yang datang mendapatkan aku.
9Jikalau dapat ia berperang dengan aku dan mengalahkan daku, maka kami sekalian akan menjadi hambamu; tetapi jikalau aku mengalahkan dia dan membunuh dia, maka kamu sekalian menjadi hamba kami dan takluk kepada kami.
8Maka demikan hendaklah engkau berbuat kebajikan akan hambamu, karena engkau sudah berteguhan janji dengan hambamu ini di hadapan hadirat Tuhan, maka jikalau kiranya aku bersalah dalam sesuatu perkara, hendaklah engkau juga membunuh akan daku, tetapi mengapa pula engkau hendak menghantar akan daku kepada ayahmu?
15Maka jikalau kiranya demikian telah Tuhan tentukan bagi hamba, remaklah hamba ini Tuhan bunuh sekali, jikalau hamba telah beroleh rahmat dari hadapan hadiratmu, tetapi jangan hamba memandang kedukaan hamba ini.
14Mengapa aku akan mengambil daging tubuhku di antara gigiku dan menaruh nyawaku dalam tapak tanganku?
15Bahwasanya Ia akan membunuh aku kelak, dan aku putus harap; sahaja biarlah aku membenarkan kelakuanku di hadapan-Nya.
16Tetapi titah baginda: Hai Akhimelekh! tak akan jangan engkau mati dibunuh, baik engkau baik segenap orang isi rumah bapamu!
15Maka siapa gerangan yang diusir oleh raja orang Israel? Siapa gerangan dikejar oleh tuanku? seekor anjing matikah atau seekor kutu anjingkah?
3Maka kata Daud kepadanya: Dari mana engkau? Maka sahutnya: Sahaya sudah lari berlepas diri sahaya dari dalam balatentara orang Israel.
4Lalu kata Daud kepadanya: Bagaimana halnya? Maka diceriterakannyalah bagaimana orang banyak itu sudah lari dari peperangan, dan lagi banyak rakyat sudah rebah mati dibunuh, dan lagi Saul dan Yonatan anaknyapun sudah mati.
13Dengarlah kiranya akan permintaan doaku, ya Tuhan! dan berilah telinga akan seruku, dan jangan Engkau mendiami air mataku, karena akulah seorang dagang sertamu dan lagi seorang menumpang, seperti segala nenek moyangku juga. (39:14)Berilah kiranya kelepasan; berilah aku lagi merasai kesukaan dahulu dari pada aku pergi, dahulu dari pada ketidaanku.
19Maka kata Gideon: Ia itulah saudara-saudaraku yang seibu dengan aku; demi Tuhan alhayat, jikalau kiranya kamu telah menghidupi dia, niscaya tiada aku membunuh kamu.
10Dan lagi kata Daud: Demi Tuhan yang hidup, jangan begitu, melainkan dipalu Tuhan juga akan dia kelak, atau ajalnya akan sampai kelak sehingga matilah ia, atau ia akan pergi perang dan mati begitu.
19Maka sekarang hendaklah kiranya tuanku mendengar akan persembahan patik ini: jikalau kiranya Tuhan yang mengajak tuanku akan melawan patik, baiklah diberi cium korban akan Dia; tetapi jikalau kiranya anak manusia, biarlah mereka itu kena laknat di hadapan hadirat Tuhan, sebab dihalaukannya patik sekarang, sehingga patik ini tiada dapat berhubung dengan bahagian pusaka Tuhan, serta katanya: Pergilah engkau, berbuatlah bakti kepada berhala!
35Lalu pergilah patik mengusir dia dan patik palu akan dia dan patik sentak kambing itu dari dalam mulutnya, serta ia hendak menerkam akan patik, maka patik memegang janggutnya lalu patik palu dan bunuh ia.
26Tetapi jikalau kiranya firman-Nya demikian: Tiada Aku berkenan akan dikau! maka adalah aku sedia, biarlah diperbuat-Nya akan daku barang yang baik kepada pemandangan-Nya.
9Pada masa itu dapatkah lagi engkau berkata di hadapan orang yang memarang akan dikau berpenggal-penggal: Bahwa aku ini ilah! Tidak; melainkan engkau manusia juga dan bukan ilah, di dalam tangan orang yang menikam engkau.
18Serta titahnya kepada Daud: Bahwa engkau benar dari padaku, karena engkau sudah membuat baik akan daku, tetapi aku sudah membuat jahat akan dikau.
13Setelah itu maka kata Daud kepadanya: Siapa punya orang engkau ini dan dari mana engkau? Maka sahut orang Mesir itu: Sahaya ini hamba seorang orang Amaleki, maka sahaya ditinggalkan oleh tuan sahaya, sekarang sudah tiga hari lalu, sebab sahaya jatuh sakit.
32Maka kata Semuel: Bawalah akan Agag, raja orang Amalek itu, ke mari kepadaku. Maka datanglah Agag mendapatkan dia dengan lezatnya sambil katanya: Bahwasanya telah lalulah kepahitan maut.
9biarlah dikehendaki Allah menghancurluluhkan daku, baiklah diangkat-Nya tangan-Nya dan diputuskan-Nya nyawaku!
37Maka nabi itupun bertemulah dengan seorang lain, lalu katanya: Palulah olehmu akan daku! Maka orang itupun memalu akan dia sangat, sehingga ia luka.
15Maka adapun patik ini telah datang mempersembahkan segala perkataan ini kepada tuanku, yaitu sebab orang banyak itu sudah menakuti patik, lalu kata patik tuanku ini: Baiklah patik pergi mempersembahkan hal itu kepada baginda, mudah-mudahan baginda menurut sembah patik.
8Maka kata Abisai kepada Daud: Pada hari ini juga seteru tuan sudah diserahkan Allah kepada tangan tuan, biarkanlah hamba menikam dia dengan pendahan ini sampai tercucuk ia kepada bumi dengan sekali tikam jua, maka tiada usah hamba perbuat pada kedua kalinya.
9Maka kata imam itu: Bahwa pedang Goliat, orang Filistin yang telah kaubunuh di lembah Kayu Jati itu, ia itu adalah di sini terbalut dengan kain di belakang efod; jikalau engkau hendak mengambil dia, ambillah, karena di sini tiada lain, melainkan satu itu. Maka kata Daud: Tiadalah taranya; berikanlah dia juga kepadaku.
22Maka sahut Daud, sembahnya: Lihatlah, ini adalah pendahan tuanku; sekarang suruhlah seorang dari pada rakyat itu ke mari akan mengambil dia.
14Adapun akan daku, bahwasanya adalah aku dalam kuasa tanganmu, perbuatlah akan daku mana yang baik dan betul kepada pemandanganmu;
9Maka pada masa itu sembah Abisai bin Zeruya kepada baginda: Mengapa maka anjing mati ini mengutuki lagi akan duli tuanku? Biarkan apalah patik ke sana serta memancung kepalanya.
31Maka titah baginda kepadanya: Perbuatlah olehmu seperti katanya, terpalah akan dia dan kuburkanlah dia, supaya engkau lalukan dari padaku dan dari pada isi istana ayahku segala darah yang sudah ditumpahkan oleh Yoab dengan tiada semena-mena.