Kisah Para Rasul 27:11
Akan tetapi penghulu laskar itu terlebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda kapal itu daripada sekalian yang dikatakan oleh Paulus itu.
Akan tetapi penghulu laskar itu terlebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda kapal itu daripada sekalian yang dikatakan oleh Paulus itu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Maka di sana penghulu laskar itu mendapat sebuah kapal dari Iskandaria yang hendak berlayar ke Italia, lalu kami pun ditumpangkannya ke dalam kapal itu.
7Maka beberapa hari lamanya kami berlayar perlahan-lahan, dan dengan kesukarannya kami menghampiri Kenidus, dan sedang angin menahan kami, maka berlayarlah kami menyusur pulau Kerete melalui Salmone,
8dan dengan kesukarannya menyusur pulau itu, maka tibalah kami pada suatu tempat bernama Pelabuhan Elok, dekat negeri Lasea.
9Setelah beberapa hari lamanya tampaklah bahaya ke atas pelayaran itu, karena hari puasa pun sudah lepas, lalu Paulus pun mengingatkan,
10sambil berkata kepada mereka itu, "Ya Tuan-tuan, hamba tampak bahwa pelayaran ini kelak bermarabahaya dan kerugian banyak, bukannya kepada muatan dan kapal ini sahaja, melainkan nyawa kita juga."
39Setelah siang hari, maka tiada dikenalnya daratan itu, tetapi dilihatnya suatu teluk yang berpantai; maka berikhtiarlah mereka itu kalau-kalau dapat mendamparkan kapal itu ke sana.
40Maka dikeratnya segala tali sauh itu, ditinggalkannya di dalam laut, sambil mengorak pengikat kemudi itu dan menaikkan layar agung menambang angin, lalu ditujukannya ke pantai itu.
41Maka sampai kepada suatu tempat dua arus, lalu mereka itu pun mendamparkan kapal itu sehingga haluannya lekat tiada dapat bergerak, tetapi buritannya habis pecah oleh sebab kekuatan gelombang itu.
42Lalu segala laskar itu pun bermaksud hendak membunuh sekalian orang belenggu, supaya jangan seorang pun sambil berenang langsung lari.
43Tetapi oleh sebab penghulu laskar itu hendak menyelamatkan Paulus itu, maka dirintanginya maksud mereka itu sambil memerintahkan, bahwa segala orang yang tahu berenang hendaklah terjun ke laut dan naik ke darat dahulu.
44Dan yang lain-lain itu, separuh berpegang pada papan, dan separuh pada pecahan-pecahan kapal. Dengan hal yang demikian mereka itu sekalian selamat sampai ke darat.
20Tatkala tiada kelihatan matahari dan bintang beberapa hari lamanya, dan angin ribut tersangat kuat menimpa kami, maka akhirnya putuslah segala pengharapan kami akan beroleh selamat.
21Maka sedang sudah lama orang tiada makan, lalu berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka itu sambil berkata, "Ya Tuan-Tuan, sepatutnya didengarkan perkataan hamba: Jangan berlayar dari Kerete sehingga mendapat marabahaya dan kerugian ini.
22Tetapi sekarang pun hamba menasehatkan Tuan-tuan menetapkan hati; karena nyawa Tuan-tuan sekalian tiada akan hilang, melainkan kapal sahaja.
23Karena pada malam tadi terdirilah di sisi hamba seorang malaekat daripada Allah yang memiliki hamba ini dan yang hamba sembah itu,
24katanya: Jangan takut, hai Paulus. Tak dapat tiada engkau akan berdiri di hadapan Kaisar, maka sesungguhnya Allah telah mengaruniakan kepadamu sekalian orang yang berlayar bersama-sama dengan engkau.
25Oleh yang demikian, ya Tuan-tuan, tetapkanlah hatimu, karena hamba yakin akan Allah, bahwa sebagaimana firman yang diturunkan-Nya kepada hamba, itulah akan berlaku.
26Akan tetapi tak dapat tiada kita akan terdampar pada sebuah pulau."
27Tatkala sampai kepada malam yang keempat belas sedang kami terapung-apung di laut Aderia, maka sekira-kira tengah malam kelasi-kelasi itu pun, yang menyangkakan sudah dekat dengan daratan,
28membuangkan batu duga, lalu didapatinya dua puluh depa dalamnya; maka tiada berapa jauh dari situ dibuangnya pula batu duga dan didapatinya lima belas depa.
29Dan sebab takutkan kalau-kalau terkandas ke atas tempat berbatu karang, maka mereka itu pun melabuhkan empat sauh daripada buritan, serta mencita-cita akan hari siang.
30Tetapi tatkala kelasi-kelasi itu mencari akal hendak berlepas diri meninggalkan kapal itu serta menurunkan sampan ke laut dengan berpura-pura hendak mengulurkan sauh dari haluan,
31maka berkatalah Paulus kepada penghulu laskar dan segala laskar itu, "Jikalau mereka itu tiada tinggal di kapal, maka Tuan-tuan ini sekali-kali tiada dapat selamat."
32Lalu segala laskar itu pun mengerat tali sampan itu dan membiarkan hanyut.
12Maka oleh sebab letaknya pelabuhan itu tiada baik bagi menumpang semusim dingin, maka kebanyakan orang pun menetapkan ikhtiarnya hendak langsung berlayar dari situ, mudah-mudahan dapat mereka itu sampai ke Penik, lalu tinggal semusim dingin itu di sana, yaitu suatu pelabuhan di pulau Kerete, yang menghadap barat daya dan barat laut.
13Maka tatkala angin selatan bertiup sepoi-sepoi, mereka itu pun menyangka bahwa maksudnya sudah sampai, lalu membongkar sauh, serta berlayar menyusur pantai Kerete.
14Tetapi tiada berapa lama antaranya turunlah memukul ke situ suatu angin puting beliung yang bernama Yurakulon.
15Tatkala kapal itu dibawa angin dan tiada dapat melawannya, maka kami biarkan sahaja lalu berhanyut.
16Dan tatkala kami di bawah angin menyusur sebuah pulau kecil bernama Kelauda, maka dengan sukarnya dapatlah kami menarik sampan.
17Setelah dinaikkannya sampan itu, dicarinya akal membarut kapal itu, dan sebab takut terdampar pada Sirtis, maka diturunkannya segala alat kapal, dan demikianlah terapung-apung.
18Sebab kami sangat terlambung-lambung oleh ribut, maka pada keesokan harinya mereka itu pun membuangkan muatan ke laut,
26Apabila penghulu laskar itu mendengar demikian, maka pergilah ia kepada panglima laskar memberitahu hal itu sambil berkata, "Apakah Tuan hendak lakukan? Karena orang ini orang Rum."
12Apabila pemerintah itu melihat akan hal yang berlaku itu percayalah ia, serta sangat heranlah akan pengajaran Tuhan itu.
1Setelah sudah ditetapkan perihal kami hendak berlayar ke Italia, maka diserahkannya Paulus dan beberapa orang belenggu yang lain kepada penghulu laskar bernama Yulius daripada pasukan Kaisar itu.
10Tetapi apabila bangkit suatu perbantahan yang besar itu, maka panglima laskar itu pun menyuruh segala laskar itu turun mengambil Paulus dengan keras dari tengah-tengah mereka itu serta membawa dia ke dalam kota, sebab ia takut kalau-kalau Paulus dikoyak-koyak oleh mereka itu.
11Maka pada malamnya itu berdirilah Tuhan di sisinya sambil bersabda, "Tetapkanlah hatimu! Karena sebagaimana engkau sudah menyaksikan hal-Ku di Yeruzalem, sedemikian itu juga wajib engkau menyaksikan di Rum."
23Maka diberinya perintah kepada penghulu laskar itu akan menahani dia di dalam tahanan, tetapi dengan ringannya, dan jangan seorang daripada sahabat-sahabatnya dilarangkan melayani dia.
11Lalu kata mereka itu kepadanya: Engkau hendak kami pengapakan, supaya teduhlah laut ini bagi kami? karena makin lama makin bergelora laut itu.
12Maka sahutnya kepada mereka itu: Angkatlah olehmu akan daku, buanglah aku ke dalam laut, maka lautpun akan teduh bagi kamu, karena ketahuilah aku bahwa ribut besar ini berlaku atas kamu oleh karena aku.
13Maka orang itu berdayung-dayunglah hendak membawa kapal itu balik ke darat, tetapi tiada dapat, karena makin lama makin bergelora laut itu baginya.
24Maka ada orang yang percaya akan barang yang dikatakannya itu, dan ada yang tiada percaya;
16Tatkala kami telah masuk ke negeri Rum, maka Paulus pun diizinkan diam berasing beserta dengan seorang laskar yang menjaga dia.
17Maka dipanggil oleh Paulus seorang penghulu laskar itu serta katanya, "Bawalah orang muda ini kepada panglima laskar; karena ada suatu perkara hendak dimaklumkannya kepadanya."
18Maka ia pun mengambil serta membawa dia kepada panglima laskar itu, lalu katanya, "Adalah Paulus orang yang terpenjara itu memanggil hamba meminta bawakan orang muda ini kepada Tuan, karena ada suatu perkara hendak dimaklumkannya kepada Tuan."
6Maka mereka itu bersangka bahwa ia akan bengkak, atau seketika itu juga rebah mati. Tetapi apabila sudah lama mereka itu menunggu dan tiada kelihatan barang sesuatu bahaya atasnya, maka berubahlah sangka mereka itu, lalu mengatakan bahwa Paulus suatu dewa.
32Maka ia pun segeralah membawa beberapa laskar dan penghulu laskar sambil turun berlari-lari kepada mereka itu, maka mereka itu, apabila terpandang akan panglima laskar dan laskar itu, berhentilah daripada memukul Paulus.
7yang ada bersama-sama dengan Sergius Paulus, seorang bijaksana, pemerintah negeri itu. Maka ialah memanggil Barnabas dan Saul datang, hendak mendengar firman Allah.
29Lalu segala orang yang sedang hendak memeriksai dia itu pun segeralah undur daripadanya, dan panglima laskar itu pun takut juga sebab mengetahui bahwa ia orang Rum, dan sebab ia sudah mengikat Paulus itu.
14Sedang ia tiada dapat dinasehatkan, maka kami pun berhentilah sambil berkata, "Kehendak Tuhan jadilah."
23Lalu dipanggilnya dua orang penghulu laskar itu serta katanya, "Lengkapkanlah dua ratus orang laskar supaya pergi ke Kaisaria, dan tujuh puluh orang berkuda, dan dua ratus orang bertombak, pada pukul sembilan malam ini.