23Kepada-Mu, ya Allah nenek moyangku! aku memuji-muji dan mengucap syukur! sebab Engkau sudah mengaruniakan kepadaku hikmat dan kuasa, dan Engkaupun sudah memberitahu aku barang yang telah kami pinta dari pada-Mu itu; sebab Engkau sudah menyatakan kepada kami hal raja itu!
24Hata, maka pergilah Daniel mendapatkan Ariokh, yang telah dititahkan oleh baginda membunuh segala orang alim yang di Babil itu; maka pergilah ia, lalu katanya kepadanya: Janganlah tuan bunuh segala orang alim yang di Babil itu! Bawalah akan hamba menghadap baginda juga, maka hamba kelak memaklumkan kepada baginda tabirnya.
25Maka dengan segeranya dibawa Ariokh akan Daniel menghadap baginda, sambil sembahnya kepada baginda: Bahwa patik sudah mendapat seorang laki-laki di antara segala orang yang sudah dipindahkan dengan tertawan itu, yaitu seorang Yahudi yang akan memaklumkan kepada tuanku tabir mimpi itu kelak.
26Maka sahut baginda, titahnya kepada Daniel, yang bergelar Beltsazar: Dapatkah engkau maklumkan kepadaku khayal mimpi yang telah kulihat, serta dengan tabirnya sekali?
27Maka sahut Daniel di hadapan hadirat baginda, sembahnya: Adapun rahasia yang hendak diketahui oleh tuanku, seorang alim atau sastrawan atau ahlulnujum atau petenungpun tiada yang dapat menyatakan dia kepada tuanku.