Ulangan 19:6

Terjemahan Lama

Supaya jangan penuntut bela itu mengusir pembunuh itu dari belakang dengan kepanasan hatinya, dan ditangkapnya akan dia sebab terlalu jauh jalannya, dan dibunuhnya akan dia, jikalau tiada patut ia mati dibunuh sekalipun, sedang tiada dibencinya akan dia kelemarin atau kelemarinnya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Bil 35:12 : 12 Maka negeri-negeri itu bagi kamu akan tempat perlindungan dari pada penuntut bela, supaya orang pembunuh itu jangan mati dahulu dari pada ia menghadap majelis hukum.
  • Ul 21:22 : 22 Maka jikalau barang seorang telah berbuat dosa yang patut ia mati dibunuh, dan jika hukumnya kamu menggantungkan dia pada kayu,
  • Yos 20:5 : 5 Maka jikalau penuntut belah mengusir akan dia, maka jangan mereka itu menyerahkan orang pembunuh itu kepada tangannya, yaitu jikalau dibunuhnya akan kawannya dengan alpanya dan tiada dibencinya akan dia kelemarin dan kelemarin dahulu.
  • 2Sam 14:7 : 7 Maka sesungguhnya segenap bangsa itu sudah berbangkit melawan patik tuanku ini, katanya: Bawalah ke mari akan si pembunuh saudaranya itu, supaya kami membunuh dia akan bela saudaranya, yang sudah dibunuhnya dan kami membinasakan lagi waris itupun. Maka dalam hal yang demikian mereka itu hendak memadamkan bara api yang lagi tinggal itu, sehingga tiada ditinggalkannya bagi laki patik nama atau anak buah di atas bumi ini.
  • Yer 26:15-16 : 15 tetapi ketahuilah olehmu dengan sesungguhnya, jikalau kamu membunuh aku, niscaya kamu tanggungkan darah orang yang tiada bersalah atas dirimu dan atas negeri ini dan atas segala orang isinya; karena sebenarnya aku disuruhkan oleh Tuhan kepadamu akan mengatakan segala firman ini kepada pendengaranmu. 16 Lalu kata segala penghulu dan segenap orang banyak itu kepada segala imam dan nabi-nabi itu: Bahwa tiada patut orang ini kena hukum mati dibunuh, karena adapun ia berkata kepada kita, ia itu dengan nama Tuhan, Allah kita, juga.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 88%

    3supaya dapat lari ke sana barangsiapa yang telah membunuh orang tiada dengan sengaja, melainkan dengan alpanya, dan supaya ia itu menjadi tempat perlindungan baginya dari pada orang penuntut bela.

    4Maka jikalau orang itu lari kepada salah sebuah negeri ini, hendaklah ia tinggal berdiri pada pintu gerbang negeri itu, dan memberitahu segala hal ihwalnya kepada tua-tua negeri itu, lalu hendaklah mereka itu menyambut akan orang itu ke dalam negeri dan memberikan tempat kedudukan kepadanya.

    5Maka jikalau penuntut belah mengusir akan dia, maka jangan mereka itu menyerahkan orang pembunuh itu kepada tangannya, yaitu jikalau dibunuhnya akan kawannya dengan alpanya dan tiada dibencinya akan dia kelemarin dan kelemarin dahulu.

    6Maka iapun akan duduk dalam negeri itu juga sampai ia telah menghadap majelis akan diputuskan hukumnya, sampai sudah mati imam besar yang ada pada masa itu, lalu orang yang membunuh itu akan balik dan pulang ke negerinya dan kepada rumahnya, kepada negeri yang telah ia lari dari dalamnya.

  • Ul 19:3-5
    3 ayat
    84%

    3Maka jalan ke sana hendaklah kamu peliharakan tersedia selalu, dan bahagikanlah perhinggaan tanah yang akan dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu akan bahagian pusaka itu menjadi tiga bahagian, yaitu supaya tiap-tiap orang pembunuh dapat lari ke sana.

    4Maka inilah hal orang pembunuh yang boleh lari berlindung ke sana, supaya tinggal ia dengan hidupnya: barangsiapa yang telah membunuh samanya manusia dengan tiada diketahuinya, sedang tiada dibencinya akan dia kelemarin atau kelemarin dahulu.

    5Atau kalau orang sudah masuk hutan serta dengan kawannya hendak meramu kayu, maka dengan tangannya digertakkannya kapak hendak menebang pohon kayu, lalu besi kapak itupun lucut dari pada hulunya dan terkena kepada kawannya, sehingga matilah ia, maka orang itupun boleh berlepas jiwanya dengan lari kepada salah sebuah negeri ini.

  • 84%

    10Supaya jangan tertumpah darah orang yang tiada bersalah di tengah-tengah negeri yang dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu akan bahagian pusaka, dan supaya jangan ia itu menjadi utang darah padamu.

    11Tetapi jikalau barang seorang benci akan samanya manusia serta diadangnya akan dia dan diterpanya dan dipalunya sampai putus nyawanya, lalu orang itupun lari kepada salah sebuah negeri itu,

    12maka hendaklah segala tua-tua negerinya menyuruhkan orang pergi mengambil dia dari sana, dan menyerahkan dia ke tangan penuntut bela, supaya matilah ia dibunuh.

    13Jangan kamu sayang akan dia, melainkan darah orang yang tiada bersalah itu hendaklah kamu hapuskan dari antara Israel, supaya selamatlah kamu.

  • 42supaya boleh lari ke sana segala orang pembunuh yang telah membunuh samanya manusia dengan tiada sengajanya, sedang tiada dibencinya akan dia dari kemarin atau kemarinnya, dan supaya dengan lari kepada salah suatu negeri itu dapat dilepaskannya nyawanya,

  • 80%

    15Maka keenam buah negeri ini akan menjadi tempat perlindungan, baik bagi bani Isrel baik bagi segala orang dagang yang menumpang di antara mereka itu, supaya boleh lari ke sana barangsiapa yang telah membunuh orang dengan tiada sengajanya.

    16Maka jikalau barang seorang telah memalu orang lain dengan perkakasan besi, sehingga matilah orang itu, maka ialah orang pembunuh adanya, tak akan jangan orang pembunuh itu mati dibunuh juga hukumnya.

    17Atau jikalau dipalunya akan dia dengan batu yang pada tangannya, yang dari sebabnya orang boleh mati, sehingga matilah orang itu, maka ialah orang pembunuh adanya, tak akan jangan orang pembunuh itu mati dibunuh juga hukumnya.

    18Atau jikalau dipalunya akan dia dengan perkakasan kayu yang pada tangannya, yang dari sebabnya orang boleh mati, sehingga matilah juga orang itu, maka ialah orang pembunuh adanya, tak akan jangan orang pembunuh itu mati dibunuh juga hukumnya.

    19Maka hendaklah orang penuntut bela itu membunuh orang pembunuh itu, barang di mana didapatinya akan dia boleh dibunuhnya juga akan dia.

    20Atau jikalau dengan dengkinya telah ditumbuknya akan dia atau dari benci sudah lama telah dilemparnya akan dia sampai mati,

    21atau dari pada perseteruan telah ditamparnya akan dia sampai mati, maka tak akan jangan orang yang telah menampar demikian itu akan mati dibunuh kelak, sebab ialah orang pembunuh adanya, maka penuntut bela itu akan membunuh orang pembunuh itu barang di mana didapatinya akan dia.

    22Tetapi jikalau dengan tiada niatnya dan dengan tiada berseteruan telah ditumbuknya akan dia atau dilemparnya akan dia barang sesuatu dengan tiada berdengki,

    23jikalau dengan batu yang dapat menyebabkan mati orang sekalipun, jikalau ditimpakannya kepadanya dengan tiada diketahuinya, sehingga matilah ia, maka tiada ia beseteru dengan dia dan tiada disengajakannya jahat akan dia,

    24maka hendaklah majelis itu memutuskan hukum antara orang yang telah memalu itu dengan penuntut bela setuju dengan undang-undang ini.

    25Maka hendaklah majelis itu melepaskan orang pembunuh itu dari pada tangan penuntut bela serta memberi izin akan dia duduk dalam negeri perlindungan yang telah ia lari ke dalamnya, maka hendaklah ia duduk di sana sampai mati imam besar, yang telah disiram dengan minyak suci.

    26Tetapi jikalau orang pembunuh itu barangkali keluar dari pada perhinggaan negeri perlindungannya, yang telah ia lari ke dalamnya,

    27lalu didapati penuntut bela akan dia di luar perhinggaan negeri perlindungannya, maka boleh dibunuh oleh penuntut bela akan orang pembunuh itu, ia itu bukan utang darah padanya.

    28Karena patutlah iapun tinggal dalam negeri perlindungannya sampai mati imam besar, tetapi kemudian dari pada mati imam besar bolehlah orang pembunuh itu kembali kepada tanah miliknya.

  • 9Maka sekalian negeri ini ditentukan bagi segala bani Israel dan bagi orang dagang yang menumpang di antaranyapun, supaya dapat lari ke sana segala orang yang telah membunuh orang tiada dengan sengajanya, asal jangan ia dibunuh oleh penuntut bela dahulu dari pada diputuskan hukumnya oleh majelis itu.

  • 78%

    11hendaklah kamu memilih baik-baik akan beberapa negeri yang senang kedudukannya akan negeri perlindungan bagi kamu, supaya boleh lari ke sana segala orang pembunuh yang telah membunuh orang dengan tiada sengajanya.

    12Maka negeri-negeri itu bagi kamu akan tempat perlindungan dari pada penuntut bela, supaya orang pembunuh itu jangan mati dahulu dari pada ia menghadap majelis hukum.

    13Adapun banyak negeri yang akan kamu tentukan bagi negeri perlindungan itu hendaklah enam buah.

  • 75%

    12Adapun barangsiapa yang memalu orang sampai mati, ia itu tak dapat tiada dibunuh juga hukumnya.

    13Tetapi jikalau tiada disengajanya matinya, melainkan dipertemukan Allah tangannya dengan dia, maka Aku akan menentukan suatu tempat bagimu, yang dapat dilindungkannya dirinya ke sana.

    14Tetapi jikalau barang seorang telah membunuh temannya dengan sengajanya, niatnya hendak membunuh dia juga, maka patutlah kamu mengambil orang itu, jikalau dari hadapan mezbah-Ku sekalipun, supaya ia mati dibunuh.

  • 7Maka sebab itu pesan-Ku kepadamu ini: hendaklah kamu mengasingkan bagi dirimu tiga buah negeri.

  • 17Seorang yang menanggung darah orang ia itu lari ke kubur; janganlah orang menegahkan dia.

  • 73%

    5Tegal engkau bermusuh sampai kekal dan sudah menumpahkan darah bani Israel dengan pedangmu pada masa kebinasaan mereka itu, pada masa kesudahan kejahatan mereka itu.

    6Sebab itu sesungguh-sungguh Aku ini hidup, demikianlah firman Tuhan Hua, Aku jadikan dikau kelak suatu tumpahan darah dan darahpun akan menghambat akan dikau; tegal tiada engkau benci akan darah, maka darahpun akan menghambat akan dikau.

  • 72%

    30Barangsiapa yang telah membunuh orang, maka atas kata orang-orang saksi hendaklah dibunuh oranglah akan pembunuh itu, tetapi hanya saksi seorang jua itu tiada cukup bagi menghukumkan orang mati dibunuh.

    31Maka janganlah kamu menerima uang bangun karena jiwa seorang pembunuh yang patut mati, melainkan hendaklah ia mati dibunuh juga hukumnya.

    32Demikianpun jangan kamu menerima uang bangun karena orang yang telah lari ke dalam negeri perlindungannya, sehingga ia dapat kembali akan mengeduduki tanahnya dahulu dari pada mati imam besar.

  • 19maka hendaklah kamu berbuat akan dia barang yang hendak diadakannya pada saudaranya dengan dengkinya, demikianpun patutlah kamu membuang jahat ini dari tengah-tengahmu.

  • Ul 21:1-2
    2 ayat
    72%

    1Sebermula, maka apabila didapati akan seorang yang kena tikam dalam negeri yang akan dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu akan milikmu pusaka, maka orang mati itu terhantar di padang dengan tiada ketahuan siapa yang membunuh dia,

    2maka hendaklah segala tua-tua dan hakim kamu keluar pergi mengukur jarak negeri-negeri yang keliling tempat orang yang dibunuh itu.

  • 26Tetapi akan anak dara itu satupun jangan kamu pengapakan dia karena pada anak dara itu tiada salah yang patut ia mati dibunuh, karena seperti seorang laki-laki melawan kawannya dan membunuh akan dia, demikianlah perihal perbuatan ini;

  • Ul 13:8-9
    2 ayat
    71%

    8janganlah kamu menurut kehendaknya dan jangan dengar akan katanya, bahkan, jangan hatimu kasihan akan dia dan jangan sayang akan dia dan jangan melindungkan dia,

    9melainkan hendaklah kamu membunuh dia dan pertama-tama tanganmu sendiri melawan akan dia hendak membunuh dia, kemudian tangan segenap bangsa itu.

  • 17Maka barangsiapa yang telah memalu orang sampai ia mati, tak akan jangan iapun akan mati dibunuh.

  • 21Maka jangan kamu sayang akan dia, melainkan jiwa akan ganti jiwa, dan mata akan ganti mata, dan gigi akan ganti gigi, dan tangan akan ganti tangan, dan kaki akan ganti kaki adanya.

  • 6Barangsiapa yang menumpahkan darah manusia, maka darahnyapun akan ditumpahkan oleh manusia, karena atas teladan Allah telah dijadikan Allah akan manusia itu.

  • 6Maka di antara segala negeri yang akan kamu berikan orang Lewi itu hendaklah ada enam buah negeri perlindungan yang patut kamu berikan, supaya orang pembunuh boleh lari ke sana; lain dari pada itu hendaklah kamu memberikan mereka itu lagi empat puluh dua buah negeri.