Pengkhotbah 9:11

Terjemahan Lama

Maka kembali aku sudah melihat bahwa di bawah langit perolehan lumba-lumba itu bukan orang pantas punya, dan kemenanganpun bukan orang gagah punya, dan rezekipun bukan orang alim punya, dan kekayaanpun bukan orang budiman punya, dan keridlaanpun bukan orang yang berpengetahuan punya, melainkan masa dan takdir juga berlaku atas sekaliannya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yer 9:23 : 23 Demikianlah firman Tuhan: Orang alim jangan bermegah-megah sebab ilmunya, dan orang kuatpun jangan bermegah-megah sebab kuatnya, dan orang kayapun jangan bermegah-megah sebab kekayaannya;
  • Ams 21:30-31 : 30 Tak adalah hikmat, tak adalah akal, tak adalah bicara akan melawan Tuhan! 31 Bahwa kuda dilengkapkan bagi perang, tetapi kemenangan itu hanya dari pada Tuhan jua.
  • Rat 3:37-38 : 37 Siapakah dapat suruh menjadi barang sesuatu yang tiada dipesan oleh Tuhan? 38 Bukankah dari pada mulut Allah taala juga keluarlah mana yang baik dan mana yang jahat?
  • Am 2:14-16 : 14 Sehingga yang pantas sekali tiada dapat lari berlepas, dan yang kuat sekali tiada dapat menggunakan kuatnya, dan yang pahlawan sekali tiada dapat meluputkan jiwanya. 15 Dan lagi orang yang memegang busur panahpun tiada dapat tahan berdiri, dan yang pantas kakinyapun tiada dapat berlepas dirinya, dan yang mengendarai kudapun tiada dapat meluputkan jiwanya. 16 Dan yang berani sekali hatinya di antara segala pahlawanpun akan lari dengan telanjangnya pada hari itu, demikianlah firman Tuhan!
  • Dan 4:35 : 35 Maka segala orang yang duduk di atas bumi itu dibilang seperti satupun tiada adanya, dan dibuat-Nya akan segala tentara yang di langit dan akan segala orang yang duduk di atas bumi sebagaimana kehendak-Nya, maka seorangpun tiada yang dapat menolak tangan-Nya atau yang dapat berkata kepada-Nya: Apakah Engkau perbuat?
  • Yer 46:6 : 6 Orang yang pantas janganlah lari berlepas dirinya, dan orang yang perkasapun jangan luput! pada sebelah utara di tepi sungai Ferat mereka itu sudah tergelincuh lalu rebah jatuh.
  • Mzm 33:16-17 : 16 Bahwa seorang rajapun tiada menang oleh karena kebanyakan balatentaranya, dan seorang hulubalangpun tiada diluputkan oleh kebesaran kuatnya; 17 bahwa kuda itu kepalang bagi kemenangan dan oleh besar kuatnya tiada ia akan meluputkan.
  • Mzm 73:6-7 : 6 Maka sebab itu congkak membelit mereka itu seperti kalung rantai, dan gagahpun menudungi dia seperti selengkap pakaian. 7 Matanya membersil dari karena gemuknya, dan sangka-sangka hatinyapun seperti air bah yang melampau.
  • Mzm 147:10-11 : 10 Maka tiada disukai-Nya akan kuat kuda dan tiada pula diindahkannya kaki orang. 11 Melainkan berkenanlah Tuhan akan segala orang yang takut akan Dia dan yang harap akan kemurahan-Nya.
  • Ef 1:11 : 11 Di dalam Dia itu juga kami sudah dijadikan waris, ditakdirkan menurut keputusan Allah, yang melakukan segala sesuatu setuju dengan maksud kehendak-Nya sendiri,
  • Pkh 2:12 : 12 Setelah itu maka berpalinglah aku hendak memandang hikmat, lagipun kebebalan dan kebodohan (siapa gerangan orang yang akan mengganti raja dalam milik segala sesuatu yang dikerjakan dahulu dari padanya?).
  • Pkh 2:14-15 : 14 Adapun orang yang berbudi itu adalah mata dalam kepalanya, tetapi seorang bodoh itu berjalan selalu dalam gelap. Kendatilah begitu kudapati juga sama untung berlaku atas sekaliannya. 15 Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.
  • Pkh 3:14 : 14 Maka tahulah aku bahwa segala sesuatu yang dibuat oleh Allah itu akan kekal selama-lamanya, seorangpun tiada dapat menambahinya atau menguranginya; maka perbuatan Allah demikian, supaya takutlah orang di hadapan hadirat-Nya.
  • Pkh 3:17 : 17 Maka kataku dalam hatiku: Bahwa Allah juga akan menghukumkan orang yang benar dan orang yang tiada benar, karena bagi segala maksud dan bagi segala pekerjaan sekali datanglah masanya.
  • Pkh 4:1 : 1 Setelah itu maka berbaliklah aku hendak melihat segala aniaya, yang dibuat di bawah langit; bahwasanya adalah air mata segala orang yang teraniaya itu, dan seorangpun tiada yang menghiburkan mereka itu; maka pada pihak segala penganiaya itu adalah kuasa, dan seorangpun tiada membalas jahat itu kepadanya.
  • Pkh 4:4 : 4 Dan lagi telah kulihat bagaimana segala pekerjaan, yang dibuat dengan usaha dan yang jadi dengan selamat, itu mendatangkan kedengkian kepada orang dari pada pihak kawannya; maka ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati.
  • Pkh 7:13 : 13 Perhatikanlah olehmu akan segala perbuatan Allah, karena siapa gerangan dapat membetulkan barang yang telah dibengkokkan oleh-Nya?
  • 2Sam 17:23 : 23 Adapun akan Akhitofel itu, setelah dilihatnya akan hal tiada diturut oranglah akan bicaranya, maka dikenakannya pelana pada keledainya lalu berjalan pulang ke rumahnya ke dalam negerinya; setelah sudah dipesankannya segala isi rumahnya maka dipunjutkannya dirinya; demikianlah peri matinya, lalu dikuburkan oranglah ia dalam kubur bapanya.
  • 2Taw 20:15 : 15 katanya: Dengarlah olehmu, hai kamu sekalian orang Yehuda dan orang isi Yeruzalem dan engkaupun, hai raja Yosafat. Demikian inilah firman Tuhan kepadamu: Janganlah kamu takut dan janganlah kamu gentar akan tentara yang besar ini; karena perang ini bukan atasmu, melainkan atas Allah juga.
  • Ayb 5:11-14 : 11 Ia meninggikan orang rendah, dan menyelamatkan orang yang berdukacita; 12 Ia membatalkan maksud segala orang cerdik, sehingga niat mereka itu tiada sampai oleh tangannya; 13 Ia menangkap orang cerdik itu dengan akal mereka itu sendiri, sehingga bicara orang yang terbalik itu ditiadakan. 14 Pada siang hari mereka itu bertemu dengan kegelapan, dan pada tengah haripun mereka itu menggagau seperti pada waktu malam.
  • Ayb 34:29 : 29 Apabila ia mendiamkan, siapa gerangan akan mengharukan? Apabila ia menyamarkan wajah-Nya, siapa gerangan dapat melihat Dia? baik genap sebangsa baik manusia seorang.
  • Ul 8:18 : 18 Melainkan hendaklah selalu kamu ingat akan Tuhan, Allahmu, bahwa Ia juga yang telah mengaruniakan kuasa kepadamu akan beroleh harta itu, maka ia itu supaya disampaikan-Nya barang yang telah dijanji-Nya kepada nenek moyangmu pakai sumpah, seperti yang ada sekarang ini.
  • 2Sam 17:14 : 14 Lalu kata Absalom dan segala orang Israel itu: Bahwa bicara Husai, orang Arkhi, itu baik dari pada bicara Akhitofel; tetapi dengan takdir Tuhan juga demikian, sebab hendak dibatalkannya bicara Akhitofel yang baik itu, supaya didatangkan Tuhan kebinasaan atas Absalom.
  • Mal 3:18 : 18 Pada masa itu kamu akan menoleh dan melihat bedanya antara orang yang benar dengan orang fasik, antara orang yang berbakti kepada Allah dengan orang yang tiada berbakti kepada-Nya!
  • 1Sam 2:3-9 : 3 Jangan berlebih-lebihan kamu bermegah-megah; janganlah perkataan sombong keluar dari pada mulutmu; karena Tuhan itu Allah yang amat mengetahuinya, dan segala perbuatan-Nyapun benar adanya. 4 Bahwa busur orang kuat itu dipatahkan, dan orang yang tergelincir itu berikat pinggangkan kekuatan. 5 Orang yang kenyang pergi makan upah akan beroleh rezeki dan orang yang berlaparpun berjalan dengan lekanya; orang yang mandul beranak sampai tujuh kali, dan yang beranak banyak itu telah menjadi lemah adanya. 6 Bahwa Tuhan jua yang mematikan dan yang menghidupkan, Tuhan jua yang menurunkan ke dalam alam barzakh dan yang menaikkan orang pula. 7 Tuhan jua yang menjadikan miskin dan yang menjadikan kaya; Tuhan jua yang merendahkan dan yang meninggikan. 8 Orang yang hina diangkat-Nya dari dalam abu, dan orang miskin dibangkitkan-Nya dari dalam lebu, supaya didudukkan-Nya mereka itu dengan raja-raja dan diberi-Nya akan dia mempusakai kursi kemuliaan, karena segala alas bumi itu Tuhan punya, dan Tuhan juga yang telah membangunkan bumi di atasnya. 9 Maka dipeliharakan-Nya kaki segala kekasih-Nya, tetapi segala orang jahat ditumpas kelak ke dalam kegelapan; maka satupun tiada dapat diadakan oleh orang laki-laki dengan kuasanya sendiri. 10 Barangsiapa yang berbantah-bantah dengan Tuhan, ia itu akan dibinasakan kelak; Tuhanpun akan berguruh atasnya dari langit; Tuhan menghukumkan segala ujung bumi; hendaklah dikaruniakan-Nya kemuliaan kepada Raja-Nya dan ditinggikan-Nya tanduk Almasih-Nya!
  • 1Sam 17:50 : 50 Demikianlah peri dialahkan Daud akan orang Filistin itu dengan pengali-ali dan dengan batu, lalu diparangnya akan orang Filistin itu dan dibunuhnya akan dia, tetapi tiada pedang pada tangan Daud.
  • 2Sam 2:18-23 : 18 Maka adalah di sana tiga orang anak laki-laki Zeruya, yaitu Yoab dan Abisai dan Asahel; adapun Asahel itu pantas kakinya bagaikan kijang di padang. 19 Maka diusir Asahel akan Abner dari belakang, dengan tiada menyimpang ke kiri atau ke kanan dari belakang Abner itu. 20 Maka menolehlah Abner sambil katanya: Inikah engkau, hai Asahel? Maka sahutnya: Akulah dia. 21 Lalu kata Abner kepadanya: Simpanglah engkau ke kanan atau ke kiri, tangkaplah akan salah seorang dari pada segala orang muda itu dan rampaslah pakaiannya bagi dirimu. Tetapi Asahel tiada mau undur dari belakangnya. 22 Maka kembali pula kata Abner kepada Asahel: Undurlah engkau dari belakang aku; apa guna engkau kupalu sampai rebah ke bumi? kemudian bagaimana dapat aku memandang muka abangmu Yoab itu? 23 Tetapi tiada juga ia mau undur, lalu ditikam Abner akan dia dengan belakang tumbaknya kena perutnya sampai tumbak itu keluar dari belakangnya, maka rebahlah ia di sana lalu mati pada tempat itu juga. Hata, maka segala orang yang melalui tempat Asahel rebah mati, ia itu berhentilah di sana.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 80%

    12Tambahan pula tiada diketahui orang akan ajalnya, seperti ikan tertangkap dengan pukat celaka, dan seperti burung tertangkap dengan jerat, demikianpun anak-anak Adam terjerat apabila jahat menempuh kepadanya dengan sekonyong-konyong.

    13Lagipun sudah kulihat suatu perkara di bawah langit akan hal hikmat, sehingga besarlah rupanya kepadaku,

  • 10Segala sesuatu yang didapat oleh tanganmu akan dibuat, hendaklah kauperbuat dengan sekuat kuasamu, karena tiadalah barang pekerjaan atau kira-kira atau pengetahuan atau hikmat di dalam kubur, yang kautuju itu.

  • Pkh 9:1-3
    3 ayat
    76%

    1Bahwasanya sekalian ini sudah kutaruh di hatiku, hendak mengerti sekaliannya dengan sahnya, bahwa segala orang yang benar dan alim serta dengan segala pekerjaannya adalah dalam tangan Allah, demikianpun kasih dan benci; sehingga seorangpun tiada dapat tahu barang sesuatu dari pada segala perkara yang di hadapannya.

    2Segala perkara berlaku atas orang sekalian dengan sama perinya! Sama juga untung berlaku atas orang yang benar dan orang yang jahat, atas orang yang suci dan orang yang najis, atas orang yang mempersembahkan korban dan yang tiada mempersembahkan korban; sebagaimana orang yang baik, begitulah orang yang berdosa; seperti orang yang bersumpah, begitulah orang yang takut akan bersumpah.

    3Maka inilah jahat yang besar dari pada segala sesuatu yang jadi di bawah langit, yaitu sama juga untung berlaku atas sekaliannya; tambahan pula hati segala anak Adam penuhlah dengan kejahatan dan seumur hidupnya adalah segala macam sasaran di dalam hatinya, kesudahannya mereka itu sekalian menuju tempat orang mati.

  • 9Maka sekalian ini telah kulihat tatkala kucamkan segala perbuatan yang diperbuat di bawah langit, pada masa seorang manusia memerintahkan orang akan jahatnya.

  • 75%

    16Maka pada masa yakin hatiku hendak mengetahui hikmat dan melihat segala syugul yang jadi di atas bumi, sehingga kerap kali mata orang tiada merasai tidur baik siang baik malam,

    17pada masa itu juga kulihat segala perbuatan Allah, yang tiada terduga oleh manusia, segala perbuatan yang jadi di bawah langit; jikalau manusia mengusahakan dirinya dalam mencahari dia sekalipun, tiada juga didapatinya akan dia kelak; bahkan, jikalau kata seorang alim sekalipun ia hendak mengetahui dia, tiada juga boleh didapatinya akan dia.

  • 73%

    11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?

    12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?

  • 73%

    19Karena siapa tahu kalau ia bodoh atau berbudi? Kendatilah, ia juga akan menjadi tuan atas segala sesuatu yang telah kuperbuat di bawah langit dengan begitu banyak usaha dan begitu banyak akal. Maka ini juga sia-sialah adanya.

    20Maka oleh sebab itu berbaliklah aku akan putus harap hatiku dari karena segala pekerjaan, yang sudah kukerjakan di bawah langit.

    21Karena jikalau diusahakan orang pekerjaannya dengan hikmat dan pengetahuan dan selamat sekalipun, tak dapat tiada ditinggalkannya juga menjadi bahagian orang yang tiada tahu mengusahakan dia; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya dan dukacita besar.

    22Apa gerangan perolehan manusia dari pada segala pekerjaannya dan segala syugul hatinya, yang ditanggungnya di bawah langit?

  • 14Maka adalah pula suatu perkara yang sia-sia, yang jadi di atas bumi, yaitu: Adalah orang benar yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang fasik, dan adalah orang fasik yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang benar. Maka sebab itu kataku: Ini suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 72%

    9Apakah faedahnya bagi orang yang berlelah itu dari pada barang yang diusahakannya?

    10Bahwa aku sudah melihat syugul, yang sudah diberi Allah kepada segala anak Adam, supaya mereka itu bersyugul dengan dia.

    11Maka telah dijadikannya segala sesuatu itu permai pada masanya, lagipun dibubuhnya peri yang kekal di dalam hati mereka itu, melainkan tiada dapat manusia menyelidik dari pada permulaan datang kepada kesudahan segala perbuatan yang diperbuat Allah itu.

    12Maka tentulah sudah kepadaku bahwa dalam segala perkara itu satupun tiada yang baik, melainkan manusia menyukakan dan membuat baik akan dirinya sepanjang umur hidupnya.

  • 72%

    14Pada hari untung yang baik terimalah olehmu akan yang baik, tetapi ingatlah juga akan hari yang jahat, karena keduanya sudah dijodohkan Allah begitu teguh, sehingga satupun tiada dapat diketahui orang dari pada barang yang berlaku atasnya kemudian kelak.

    15Segala perkara ini telah kulihat sepanjang umur hidupku yang sia-sia ini: Adalah orang benar yang binasa dengan kebenarannya; dan adalah orang jahat yang melanjutkan umur dengan kejahatannya!

  • 6Taburkanlah biji-bijianmu pada pagi hari dan jangan engkau lepaskan tanganmu dari padanya pada petang, karena tiada kauketahui mana yang betul, entah ini, entah itu, atau keduanya sama baik adanya.

  • 11Karena apabila aku menoleh kepada segala perbuatanku, yang telah kuperbuat dengan tanganku, dan kepada segala pekerjaan yang telah kukerjakan dengan tekun itu, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan kepenatan hati, tiadalah faedah dalamnya di bawah langit.

  • 71%

    19Karena barang yang berlaku atas segala anak Adam ia itu juga berlaku atas segala binatang, maka satu jua untung pada keduanya; seperti mati ini, demikianpun mati itu, satu jua nafas pada sekaliannya, tiada barang kelebihan manusia dari pada binatang, karena semuanya itu sia-sialah adanya.

    20Sekalian itu pergi kepada sama tempat jua, sekaliannya dari pada lebu asalnya, dan sekaliannyapun kembali kepada lebu pula.

  • 22Maka sebab itu telah kulihat tiada yang terutama dari pada ini; manusia bersukacita akan segala pekerjaannya, karena inilah bahagiannya, maka siapa gerangan membawa akan dia ke sana, supaya dilihatnya barang yang akan jadi kemudian dari padanya?

  • 7Kemudian kulihat pula suatu perkara yang sia-sia adanya di bawah langit;

  • 1Bermula bagi segala sesuatu adalah masa yang tertentu dan bagi segala maksud adalah ketikanya di bawah langit.

  • Pkh 8:6-7
    2 ayat
    71%

    6Karena segala sesuatu yang dikasadkan orang itu bergantung kepada ketika dan peri; maka sebab itu berlakulah begitu banyak jahat atas manusia.

    7Karena seorangpun tiada yang tahu apa akan jadi; maka siapa gerangan memberitahu kepadanya bilamana ia itu akan jadi?

  • Pkh 6:1-2
    2 ayat
    71%

    1Bahwa adalah suatu bala yang telah kulihat di bawah langit, dan banyaklah orang yang ditimpa olehnya,

    2yaitu orang yang dikaruniai Allah dengan kekayaan dan harta benda dan kemuliaan, sehingga satupun tiada kurang padanya dari pada segala kehendak hatinya, tetapi tiada dianugerahkan Allah kepadanya kuasa akan makan dari padanya, melainkan orang lain juga makan habis akan dia. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang menyakiti hati.

  • Pkh 6:6-8
    3 ayat
    71%

    6Jikalau panjang umurnya dua kali seribu tahun sekalipun, maka tiada dirasainya barang yang baik, bukankah sekaliannya pergi ke tempat satu juga?

    7Segala kelelahan manusia itu karena mulutnya, maka tiada juga nafsunya tahu puas-puas.

    8Apakah untung orang alim itu lebih dari pada orang bodoh? Apa guna bagi seorang orang miskin, jikalau ia tahu berjalan di hadapan segala orang yang hidup?

  • 16Itukah sebabnya maka dihabiskannya segala harinya dalam kegelapan dan dirasainya banyak kesukaran dan lagi beberapa penyakit dan beberapa nafsu yang bergelora?

  • 70%

    24Dalam segala perkara yang dituntut oleh manusia satupun tiada yang baik! Hendaklah ia makan minum dan menyedapkan hatinya dengan hasil usahanya yang baik. Maka ini juga telah kulihat dari pada tangan Allah datangnya.

    25Karena siapakah sudah boleh makan dan menyedapkan hatinya terlebih dari pada aku ini?

    26Karena kepada orang yang baik di hadapan hadirat-Nya dikaruniakan-Nya hikmat dan pengetahuan dan kesukaan, tetapi kepada orang yang berdosa diberikan-Nya percintaan dan syugul dalam mengumpulkan dan menghimpunkan, supaya diberikan-Nya kepada orang yang baik di hadapan hadirat Allah; maka ini juga perkara yang sia-sialah adanya dan yang memenatkan hati.

  • 9Barang yang sudah ada itu juga yang akan ada; dan barang yang sudah diperbuat itu juga yang akan diperbuat; satupun tiada yang baharu di bawah langit ini.

  • 6adalah masa akan mencahari dan masa akan menghilangkan; adalah masa akan memeliharakan dan masa akan membuang;

  • 3Apakah faedahnya kepada manusia dalam segala usahanya, dalam segala yang diusahakannya di bawah langit?

  • 15Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.

  • 3Bahkan, dari pada keduanya itu baik pula orang yang belum jadi sekali, sebab belum pernah dilihatnya perbuatan jahat yang dilakukan di bawah langit.

  • 69%

    13Maka kutentukan dalam hatiku hendak dengan akalku memeriksa dan menyelidik segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit; maka pekerjaan yang sukar ini telah diberikan Allah kepada segala anak Adam akan bersyugul dalamnya.

    14Bahwa telah kulihat segala pekerjaan yang diperbuat di bawah langit, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan tahi angin belaka.

  • 9Bukannya orang yang banyak tahunnya itu bijaksana juga, bukannya orang yang tua-tua itu mengerti juga barang yang benar.

  • 1Taburkanlah rotimu pada tempat yang berair, maka beberapa hari kemudian engkau akan mendapat dia pula.

  • 18Demikianpun barangsiapa yang dikaruniai Allah dengan kekayaan dan banyak harta, jikalau dianugerahkannya lagi kepadanya kuasa akan makan dari padanya, dan akan mengambil bahagiannya, dan akan menyukakan dirinya dengan usahanya, maka ia itu lagi suatu karunia Allah adanya.