3Maka sahut permaisuri Ester, sembahnya: Ya tuanku! jikalau kiranya patik sudah beroleh keridlaan pada pemandangan tuanku, dan jikalau kiranya baik pada sangka tuanku, karuniakan apalah kepada patik nyawa patik karena sebab peminta patik, dan nyawa bangsa patikpun karena sebab pemohon patik.
4Karena patik sekalian ini, yaitu patik dan bangsa patikpun, sudah dijual akan dibinasakan dan dibunuh dan ditumpas. Jikalau kiranya patik sekalian dijual menjadi hamba dan sahaya juga, niscaya patik berdiam diri patik, meskipun si penganiaya itu tiada dapat mengganti rugi tuanku.
5Maka titah baginda raja Ahasyweros kepada permaisuri Ester: Siapa gerangan orang itu? di manakah orang yang berniat dalam hatinya hendak berbuat demikian?
6Maka sembah Ester: Adapun orang itu dan si penganiaya itu, ia itu Haman yang jahat ini! Maka hilanglah semangat Haman dari pada terkejut di hadapan baginda dan di hadapan permaisuri.
7Maka bagindapun bangkitlah dari pada santap air anggur dengan kehangatan murkanya, lalu langsung ke taman maligai. Maka Hamanpun tinggal berdiri di situ akan memohonkan selamat nyawanya kepada permaisuri Ester, karena telah diketahuinya jahat dari pada pihak baginda sudah tentu atasnya.
8Setelah sudah baginda kembali dari pada taman maligai ke dalam bilik persantapan air anggur itu, tiba-tiba terlihatlah baginda akan Haman tersungkur pada gerai tempat duduk Ester. Maka titah baginda: Adakah kehendaknya menggagahi permaisuri di dalam istanaku juga? Serta titah ini keluar dari pada mulut baginda, maka ditudung oranglah akan muka Haman.