Keluaran 14:20

Terjemahan Lama

Maka datanglah ia di antara balatentara orang Mesir dengan balatentara Israel, maka adalah awan itu sebelahnya gelap dan sebelahnya menerangi malam, sehingga tentara tiada dapat menghampiri tentara semalam-malaman itu.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mzm 18:11 : 11 Maka Iapun mengendarai kerubiun, lalu terbang serta melayang-layang di atas sayap angin.
  • Ams 4:18-19 : 18 Akan tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya terang, makin lama makin bercahaya sampai kepada siang yang sempurna. 19 Maka jalan orang jahat itu seperti gelap gulita, tiada diketahuinya akan apa kakinya kelak terantuk.
  • Yes 8:14 : 14 Maka Iapun menjadi bagimu akan perlindungan yang suci! tetapi akan batu kesentuhan dan bukit gelincuhan bagi kedua isi rumah Israel dan akan jerat dan jaring bagi orang isi Yeruzalem.
  • 2Kor 2:15-16 : 15 Karena kami menjadi suatu bau harum Kristus kepada Allah di antara segala orang yang akan diselamatkan dan yang akan dibinasakan, 16 yaitu kepada orang yang akan dibinasakan, kami menjadi suatu bau maut menuju mati; tetapi kepada orang yang akan diselamatkan, suatu bau hayat menuju hidup. Siapakah yang lengkap bagi hal yang demikian?

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 19Bermula, maka Malaekat Allah, yang ada berjalan di hadapan balatentara Israel itu, undur, lalu ke belakang mereka itu, sehingga tiang awan itupun undur dari hadapan mereka itu, lalu berdiri di belakangnya.

  • 80%

    20Hata, maka mereka itupun berjalanlah dari Sukot, lalu berhenti di Etam pada ujung padang belantara itu.

    21Maka Tuhanpun berjalanlah di hadapannya, yaitu pada siang hari dalam sebatang tiang awan, hendak dihantarnya akan mereka itu di jalan, dan pada malam dalam sebatang tiang api, hendak diterangkannya mereka itu, supaya dapat mereka itu berjalan baik siang baik malam.

    22Maka tiada dilalukannya tiang awan itu pada siang hari, atau tiang api itu pada malam dari pada pemandangan orang banyak itu.

  • 80%

    21Hata, serta diunjuk Musa tangannya ke atas laut, maka diundurkan Tuhan air laut itu oleh angin timur yang keras, yang bertiup semalam-malaman itu, maka laut itupun kekeringanlah dan airnyapun terbelahlah.

    22Maka masuklah bani Israel ke tengah-tengah laut dengan berjalan di atas kekeringan, dan adalah air itu bagi mereka itu akan dewala pada sebelah kiri kanannya.

    23Maka dikejar oleh orang Mesir akan mereka itu, diturutnya masuk dengan segala kuda Firaun dan segala ratanya dan segala orangnya yang berkuda itu ke tengah-tengah laut.

    24Maka jadi pada waktu jaga pagi-pagi itu juga dipandang Tuhan dari dalam tiang api dan awan itu akan balatentara orang Mesir, dikejutkannyalah balatentara orang Mesir itu,

    25dan ditahankannyalah jentera segala rata mereka itu, sehingga ia itu tak boleh mara. Maka pada masa itu kata orang Mesir: Baik kita lari dari hadapan orang Israel, karena Tuhan juga yang berperang dengan orang Mesir akan ganti mereka itu.

    26Maka firman Tuhan kepada Musa: Unjuklah tanganmu ke atas laut, supaya baliklah pula airnya ke atas segala orang Mesir dan ke atas segala ratanya dan segala orangnya yang berkuda.

    27Maka diunjuklah Musa tangannya ke atas laut, lalu laut itupun baliklah pula kira-kira pada waktu terbit fajar, sehingga pasang besar airnya, maka larilah orang Mesir mendapatkan air itu, demikian dicampak Tuhan segala orang Mesir itu ke tengah-tengah laut.

  • 14Maka pada siang dihantar-Nya mereka itu dengan sebuah awan dan pada malam dengan terang api.

  • 39Maka Iapun membentangkan sebuah awan akan menudungi mereka itu dan api akan menerangkan malam.

  • 12Maka Engkau sudah menghantar mereka itu pada siang dengan tiang awan dan pada malam dengan tiang api, hendak menerangi mereka itu pada jalan yang diturutnya.

  • 76%

    21Lalu firman Tuhan kepada Musa: Unjuklah tanganmu arah ke langit, maka akan jadi kelam kabut dalam negeri Mesir, sehingga orang meraba-raba kelak sebab kegelapan itu.

    22Demi diunjuk Musa tangannya arah ke langit, maka datanglah kelam kabut yang amat gelap-gulita atas seluruh negeri Mesir tiga hari lamanya.

    23Seorangpun tiada dapat melihat seorang dan lagi seorangpun tiada bergerak dari pada tempatnya dalam tiga hari itu, hanya pada segala bani Israel adalah terang dalam segala tempat kedudukannya.

  • 76%

    36Maka apabila awan itu diangkat dari atas kemah sembahyang, maka berangkatlah segala bani Israel kepada segala perjalanannya;

    37tetapi selama awan itu tiada berangkat, maka mereka itupun tiada berangkat dari sana sampai kepada hari awan itu diangkat pula.

    38Karena awan Tuhan itu adalah di atas kemah sembahyang pada siang hari, dan api adalah di atasnya pada malam, di hadapan mata segala bani Israel dalam segala perjalanannya.

  • 7Maka pada masa itu berserulah mereka itu kepada Tuhan, lalu diadakan-Nya suatu kegelapan di antara kamu dengan segala orang Mesir itu, dan dibalikkan-Nya laut itu atas mereka itu, sehingga diliputi-Nya mereka itu sekalian. Demikianlah matamu telah melihat barang yang telah Kuperbuat akan Mesir. Kemudian kamu tinggal di padang Tiah beberapa tahun lamanya.

  • 75%

    19Maka apabila awan itu tinggal tetap di atas kemah sembahyang beberapa hari lamanya, maka diturutlah bani Israel akan firman Tuhan, tiada mereka itu berangkat.

    20Demikianpun apabila awan itu tetap di atas kemah sembahyang sedikit hari lamanya; atas firman Tuhan didirikannyalah kemahnya dan atas firman Tuhanpun berangkatlah mereka itu.

    21Demikianpun apabila awan itu berhenti hanya dari pada petang datang ke pagi hari, dan pada pagi hari awan itu diangkat, maka berangkatlah mereka itu, baik siang baik malam, apabila terangkat awan itu, maka berjalanlah mereka itu.

    22Baik dua hari baik sebulan baik setahun lamanya tinggal awan itu di atas kemah sembahyang, seberapa lama awan itu tetap di atasnya tinggal juga bani Israel di tempat itu, tiada mereka itu berangkat, tetapi apabila awan itu dinaikkan maka berangkatlah mereka itu.

  • 75%

    15Sebermula, maka pada hari didirikan kemah sembahyang itu ditudungilah awan akan kemah sembahyang itu betul di atas kemah assyahadat, maka pada malam adalah ia itu di atas kemah sembahyang seakan-akan rupa api datang ke pagi hari.

    16Maka senantiasa demikianlah adanya: ditudungi awan akan dia dan pada malam seakan-akan rupa api.

    17Maka apabila terangkatlah awan itu dari atas kemah, maka berjalanlah bani Israel dari sana, dan pada tempat awan itupun berhenti, di sanapun bani Israel mendirikan kemahnya.

  • 34Maka awan Tuhan adalah di atas mereka itu pada siang hari, apabila mereka itu berangkat dari pada tempat perhentian.

  • 14Maka mereka itu akan menceriterakan kepada orang isi negeri ini barang yang didengarnya, bahwa Engkau, Tuhan, di antara bangsa ini, dan Engkau, Tuhan, dipandang dengan mata, dan awanmupun terdiri di atasnya dan Tuhan telah berjalan di hadapannya pada siang hari dalam tiang awan dan pada malam dalam tiang api.

  • 33yang telah berjalan di hadapanmu akan menunjukkan tempat-tempat yang baik akan dibangunkan kemahmu, yaitu pada malam dalam api, supaya dapat kamu lihat pada jalan yang kamu turut, dan pada siang haripun dalam awan.

  • 73%

    29Tetapi segala bani Israel itu telah berjalan di atas kekeringan di tengah-tengah laut, maka airnya menjadi bagi mereka itu akan dewala pada sebelah kanan kirinya.

    30Demikianlah peri dilepaskan Tuhan segala orang Israel pada hari itu juga dari pada tangan orang Mesir, maka dilihat orang Israel akan segala orang Mesir itu mati terhantar di pantai laut.

  • 13Maka jadilah demikian, pada petang itu juga turunlah beberapa burung puyuh, sehingga tertudunglah olehnya segala tempat tentara itu, dan pada paginya adalah embun keliling tempat tentara itu.

  • 10Setelah Firaun datang hampir, serta diangkat bani Israel matanya, dilihatnya orang Mesir mengikut dari belakang, maka ketakutanlah mereka itu sangat, lalu berserulah bani Israel kepada Tuhan.

  • 21Arakian, maka orang banyak itupun berdirilah dari jauh, tetapi Musa menghampirilah kegelapan, tempat ada Allah.

  • 19maka tiada juga Kautinggalkan mereka itu di padang Tiah oleh karena kebesaran rahmat-Mu, sehingga tiang awan itu tiada undur dari padanya pada siang hari akan menghantar mereka itu pada jalannya, dan tiang apipun tiada undur pada malam akan menerangi mereka itu, yaitu pada jalan yang patut diturutnya.

  • 9Maka pada waktu malam, apabila turunlah embun kepada tempat tentara itu, manna itupun turunlah kepadanya.

  • 4Dan lagi kata Musa: Demikianlah firman Tuhan: Kira-kira pada tengah malam ini aku akan keluar berjalan keliling dalam negeri Mesir.

  • 71%

    2Suruhkanlah bani Israel balik, lalu berhenti di sebelah timur Pi-Hakhirot, di antara Migdol dengan laut, bertentangan dengan Baal-Zefon, berbetulan dengan tempat itu hendaklah kamu berhenti di tepi laut.

    3Kemudian kata Firaun kelak akan hal bani Israel: Mereka itu sudah sesat jalannya dan padang belantara itu sudah melengkung mereka itu.

  • 13Maka dikedangkan Musa tongkatnya ke atas negeri Mesir, lalu didatangkan Tuhan suatu angin timur ke dalam negeri itu sehari semalam lamanya, maka tiba-tiba pada pagi-pagi dibawa naik oleh angin timur akan segala belalang itu.

  • 16Dan engkau ini, angkatlah tongkatmu, unjukkanlah tanganmu ke atas laut, belahkanlah airnya, supaya dapat bani Israel berjalan di tengah-tengah laut di atas kekeringan itu.

  • 12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan kemah kelilingnya; airpun bertimbun-timbun dan awanpun berlapis awan.

  • 34Lalu turunlah awan itu mengelubungi kemah perhimpunan dan kemuliaan Tuhanpun datang memenuhi segenap kemah sembahyang,

  • 42Maka malam ini hendaklah dibesarkan sungguh-sungguh bagi Tuhan, sedang telah dihantar-Nya akan mereka itu keluar dari negeri Mesir, maka inilah malam Tuhan yang patut dibesarkan sungguh-sungguh oleh segala bani Israel turun-temurun.

  • 11Maka kamupun datanglah hampir, lalu berdiri pada kaki gunung, maka gunung itupun bernyala-nyala apinya sampai ke tengah langit, maka adalah kelam kabut dan awan dan gelap gulita.

  • 28Maka didatangkan-Nya kegelapan dan diadakan-Nya kelam kabut, sehingga tiada lagi mereka itu membantahi firman-Nya.