Keluaran 4:24
Kalakian, maka pada tengah jalan, dalam rumah wakaf, datanglah Tuhan atas Musa, hendak membunuh dia.
Kalakian, maka pada tengah jalan, dalam rumah wakaf, datanglah Tuhan atas Musa, hendak membunuh dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
25Maka oleh Zippora diambil pisau batu, dikeratnya kulup anaknya, lalu dicampakkannya di hadapan kaki lakinya, katanya: Bahwa sesungguhnya engkaulah seorang mempelai darah bagiku.
26Kemudian dibiarkan Tuhan akan dia. Maka dari pada masa itulah dipanggil orang akan sunat itu mempelai darah.
27Hata, maka firman Tuhan kepada Harunpun: Pergilah engkau mendapatkan Musa di padang Tiah. Maka pergilah ia, didapatinya akan dia dekat bukit Allah, lalu diciumnya akan dia.
18Arakian, maka undurlah Musa, lalu pergi mendapatkan Jetero mentuanya. Maka kata Musa kepadanya: Beri apalah hamba berjalan kepada saudara-saudara hamba, yang ada di Mesir, supaya hamba lihat kalau mereka itu lagi hidup. Maka sahut Jetero kepada Musa: Pergilah dengan selamat!
19Maka firman Tuhan kepada Musa, pada masa ia lagi di Midian: Pergilah engkau, pulanglah ke Mesir, karena segala orang yang hendak membunuh akan dikau itu sudah mati.
20Maka diambil Musa akan anak-bininya, dibawanya dengan mengendarai keledai hendak pulang ke Mesir; maka tongkat Allah itupun dibawalah oleh Musa dalam tangannya.
23Maka firman-Ku kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia berbuat ibadat kepada-Ku; jikalau engganlah engkau memberi akan dia pergi, bahwa sesungguhnya Aku akan membunuh anakmu laki-laki yang sulung.
28Engkau ini hendak membunuh aku seperti engkau membunuh orang Mesir itu kelamarinkah?
16Arakian, maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa demikian:
17Hendaklah engkau bermusuh dengan bangsa Midiani, maka engkau akan mengalahkan dia kelak.
14Maka sahutnya: Siapa telah menjadikan dikau penghulu dan hakim atas kami? maka katamu demikian sebab hendak membunuh akan dakupun, seperti telah kaubunuh orang Mesir itu? Maka takutlah Musa, katanya: Bahwasanya sudah ketahuan perkara ini!
15Maka kedengaranlah perkara ini kepada Firaunpun, lalu dicarinya jalan hendak membunuh Musa; tetapi larilah Musa dari hadapan Firaun, sampai ke negeri Midian, lalu duduklah di sana hampir dengan sebuah perigi.
13Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, firman-Nya:
3Maka sembah Musa dan Harun: Bahwa Allah orang Ibrani telah bertemu dengan patik, maka sebab itu beri apalah patik sekalian pergi barang tiga hari perjalanan jauhnya ke dalam padang Tiah dan mempersembahkan korban di sana kepada Tuhan, Allah patik, supaya jangan Ia datang atas patik dengan bala sampar atau dengan bala pedang.
20Hata, maka bertemulah mereka itu dengan Musa dan Harun, yang datang mendapatkan mereka itu, setelah ia keluar dari hadapan Firaun.
21Maka kata mereka itu kepadanya: Bahwa ditilik Tuhan kiranya akan kamu serta dihukumnya, sebab telah kamu membusukkan nama kami di hadapan Firaun dan di hadapan segala pegawainya, seolah-olah kamu memberikan sebilah pedang pada tangannya akan membunuh kami.
12Maka berpalinglah Musa ke sana ke mari, serta dilihatnya seorangpun tiada, dibunuhnya akan orang Mesir itu, lalu disembunyikannya bangkainya dalam pasir.
18bagaimana telah ia mendatangi kamu dan ditempuhnya akan penutup tentaramu, yaitu akan segala orang yang lemah, yang datang dari belakang pada masa kamu lesu letih dan lelah, dan tiada ia takut akan Allah.
8Maka diikutnya orang Israel itu dari belakang sampai ke dalam petidurannya, lalu ditikamnya keduanya, baik orang Israel baik perempuan itu tengah ia berkendak, maka seketika itu berhentilah bala itu dari pada bani Israel.
9Maka jumlah segala orang yang mati sebab kena bala itu dua puluh empat ribu banyaknya.
8Maka oleh Musa diceriterakanlah kepada mentuanya segala perkara yang telah dibuat Tuhan akan Firaun dan akan segala orang Mesir karena sebab orang Israel, dan segala kesusahan yang dirasainya di jalan, dan peri Tuhan melepaskan mereka itu dari sekaliannya.
12Lihat apalah, ya ayahku! bahkan, lihat apalah punca baju selimut tuanku pada tangan patik; karena tatkala patik mengerat punca ini dari pada baju selimut tuanku, tiada tuanku patik bunuh; maka hendaklah diketahui dan dilihat oleh tuanku, bahwa tiada jahat atau salah dalam tangan patik, dan tiada juga patik berdosa kepada tuanku, maka tuanku juga mengejar nyawa patik hendak mengumbut dia.
24Maka jadi pada waktu jaga pagi-pagi itu juga dipandang Tuhan dari dalam tiang api dan awan itu akan balatentara orang Mesir, dikejutkannyalah balatentara orang Mesir itu,
4Dan lagi kata Musa: Demikianlah firman Tuhan: Kira-kira pada tengah malam ini aku akan keluar berjalan keliling dalam negeri Mesir.
12maka sebab itu apabila dilihat oleh orang Mesir akan adinda kelak, niscaya mereka itu akan berkata demikian: Inilah isterinya; maka kakanda ini akan dibunuhnya, tetapi adinda akan dihidupinya.
4Maka pada masa itu berserulah Musa kepada Tuhan, katanya: Apakah kiranya aku berbuat akan bangsa ini? Nyaris mereka itu melempari aku dengan batu?
6Maka pada patik tuanku adalah dua orang anaknya laki-laki, maka keduanya itupun berkelahilah di padang dan seorang lainpun tiada yang menceraikan keduanya, lalu dipalu seorang akan seorang, dibunuhnya akan dia.
7Maka sesungguhnya segenap bangsa itu sudah berbangkit melawan patik tuanku ini, katanya: Bawalah ke mari akan si pembunuh saudaranya itu, supaya kami membunuh dia akan bela saudaranya, yang sudah dibunuhnya dan kami membinasakan lagi waris itupun. Maka dalam hal yang demikian mereka itu hendak memadamkan bara api yang lagi tinggal itu, sehingga tiada ditinggalkannya bagi laki patik nama atau anak buah di atas bumi ini.
16titahnya; Apabila kamu membidan perempuan Ibrani itu beranak, dan kamu lihat ketika beranak sudah sampai, jikalau laki-laki anaknya, hendaklah kamu bunuh ia, tetapi jikalau perempuan, biarlah ia hidup.
16Maka firman Tuhan: Bahwa sesungguhnya Aku akan ada serta dengan dikau; maka sebab itu engkau akan mengalahkan segala orang Midian kelak seperti seorang orang jua adanya.
24maka murka-Ku akan bernyala-nyala dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang dan segala bini kamu akan menjadi janda dan segala anak-anakmu akan menjadi piatu.
20Dan lagi kata Sisera kepadanya: Berdirilah engkau di pintu kemah, maka kalau kiranya ada orang datang bertanyakan dikau demikian: Adakah orang di sini? hendaklah kausahut: Tiada orang.
24Serta terpandang akan seorang yang teraniaya, lalu ia membantu serta membelakan orang yang teraniaya itu dengan membunuh orang Mesir itu.
4sementara orang-orang Mesir itu menguburkan segala anak sulungnya, yang telah dipalu oleh Tuhan di antara mereka itu, pada masa Tuhan melakukan hukum-Nya akan dewata mereka itu juga.
17Sebab itu bunuhlah segala yang laki-laki di antara anak-anak itu dan bunuhlah segala perempuan yang sudah tahu bersetubuh dengan orang laki-laki.
21Maka ridlalah Musa menumpang dalam rumah orang itu, dan oleh orang itupun diberikanlah anaknya, bernama Zippora, kepada Musa akan bininya.
1Sebermula, maka adalah Musa menggembalakan kawan domba Yetero, mentuanya, imam di negeri Midian; dibawanya akan kawan domba itu jauh ke dalam padang Tiah, sehingga sampailah ia ke bukit Allah, yaitu Horeb.
29Maka kata Musa kepada Hobab bin Rehuil, orang Midian, yang mentua laki-laki Musa: Kami hendak berangkat ke tempat yang ada firman Tuhan akan halnya begini: Aku akan menganugerahkan dia kepadamu: sebab itu berjalanlah serta dengan kami, maka kami akan membuat kebajikan kelak akan dikau, karena Tuhan telah berjanji segala perkara yang baik kepada Israel.
10Alkisah, maka adalah seorang laki-laki, emaknya orang Israel, bapanya seorang orang Mesir, ia itu datang di antara orang-orang Israel, lalu orang itu mulai berbantah-bantah dengan seorang orang Israel dalam tentara itu.
12Mengapa gerangan orang Mesir berkata demikian: Dengan niat jahat telah dihantarkannya mereka itu keluar, hendak dibunuhnya mereka itu di antara gunung-gunung serta dibinasakannya mereka itu dari atas muka bumi? Berhentikan apalah kehangatan murka-Mu dan sayangkanlah kiranya umat-Mu dari pada dibinasakan!
15Maka jikalau kiranya demikian telah Tuhan tentukan bagi hamba, remaklah hamba ini Tuhan bunuh sekali, jikalau hamba telah beroleh rahmat dari hadapan hadiratmu, tetapi jangan hamba memandang kedukaan hamba ini.