Yehezkiel 43:1
Sudah itu, maka dibawanya akan daku kepada pintu gerbang, yaitu ke pintu yang arah ke timur.
Sudah itu, maka dibawanya akan daku kepada pintu gerbang, yaitu ke pintu yang arah ke timur.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Sudah itu, maka dibawanya akan daku balik ke jalan pintu tempat suci yang di luar, yang arah ke timur; maka adalah ia itu tertutup.
2Maka firman Tuhan kepadaku: Bahwa tak dapat tiada pintu ini tinggal tertutup juga, jangan dibuka akan dia dan seorangpun tiada boleh masuk dari padanya, sebab Tuhan, Allah orang Israel, sudah masuk dari padanya, maka itulah sebabnya ia tertutup.
4Maka kemuliaan Tuhanpun masuklah ke dalam rumah dari pada jalan pintu yang arah ke timur.
5Maka oleh Roh diangkat akan daku, dibawa-Nya akan daku ke serambi yang di dalam, heran, maka rumah itupun penuhlah dengan kemuliaan Tuhan!
6Maka kudengar Tuhan berfirman kepadaku dari dalam rumah, sementara orang itu ada berdiri pada sisiku.
2Maka sesungguhnya datanglah kemuliaan Allah orang Israel dari sebelah timur, dan bunyinya adalah seperti air banyak menderu dan seluruh jajahan itu diterangkan oleh kemuliaan-Nya.
32Lalu dibawanya akan daku ke serambi dalam itu pada sebelah timur dan diukurnya pintu gerbang dengan ukuran yang dahulu juga;
15Hata, setelah sudah selesai ia dari pada memberi ukuran segala sesuatu yang pada sebelah dalam rumah itu, lalu dibawanya akan daku keluar ke jalan pintu yang arah ke timur, diukurnya akan sebelah luarnya keliling.
22Maka segala tingkapnya dan rambatnya dan pohon kurmanyapun sama ukuran dengan pintu yang arah ke timur dan dengan tangga tingkat tujuh yang orang naik ke atasnya dan rambatnyapun adalah di mukanya.
23Maka pintu serambi yang di dalam itu berbetulan dengan pintu serambi yang di luar, baik pada sebelah utara baik pada sebelah timur; maka diukurnya dari pada pintu sampai kepada pintu seratus hasta.
24Lalu dibawanya akan daku berjalan ke sebelah selatan, maka sesungguhnya adalah pula suatu pintu gerbang pada sebelah selatan itu; maka diukurnya segala tiangnya dan rambatnya sama ukuran dengan yang dahulu.
1Lalu dibawanya akan daku ke luar ke sebelah serambi yang di luar sambil berjalan ke utara; dibawanya akan daku masuk ke dalam bilik-bilik yang tentang dengan tempat tersaku dan tentang dengan perbuatan tembok itu pada sebelah utara.
2Di hadapan panjang seratus hasta pada pintu sebelah utara, dan lebarnya lima puluh hasta.
1Setelah itu maka dibawanya pula akan daku ke pintu rumah, maka sesungguhnya adalah beberapa air mengalir dari bawah ambang rumah yang pada sebelah timur; karena muka rumah itu adalah pada sebelah timur, maka segala air itu mengalirlah, dari bawah pihak selatan rumah itu, pada sebelah selatan mezbah.
2Lalu dibawanya akan daku keluar menurut jalan ke pintu utara dan dipimpinnya aku di luar berkeliling ke pintu yang di luar, yang arah ke timur, maka sesungguhnya keluarlah suatu pancaran air pada sebelah selatan.
4Hata, maka dibawanya akan daku dari pada jalan pintu utara ke hadapan rumah, lalu kulihat bahwa sesungguhnya kemuliaan Tuhan memenuhi rumah Tuhan; lalu sujudlah aku dengan mukaku ke bumi.
19Setelah itu maka dibawanya akan daku pada jalan tempat masuk dari pada pintu itu ke bilik-bilik yang suci, yang bagi imam-imam, dan yang pada sebelah utara, maka sesungguhnya adalah di sana suatu tempat pada kedua ujungnya, pada sebelah barat.
27Dan lagi pada serambi yang di dalam itu adalah pintu pada sebelah selatannya, maka diukurnya dari pada pintu sampai kepada pintu pada sebelah selatan seratus hasta.
28Lalu dibawanya akan daku ke dalam serambi yang di dalam dari pada pintu gerbang selatan, diukurnya pintu selatan itu dengan sama ukuran seperti dahulu.
35Lalu dibawanya akan daku ke pintu utara, diukurnya akan dia dengan ukuran yang dahulu itu juga.
2Maka dalam khayal dari pada Allah dibawanya akan daku ke tanah Israel, ditaruhnya aku di atas sebuah gunung yang amat tinggi, dan di atasnya adalah seperti bangunan negeri pada sebelah selatannya.
3Dibawanya akan daku ke sana, heran, maka adalah di sana seorang rupanya seperti tembaga dan pada tangannya adalah tali rami dan sebatang tumbak pengukur, maka adalah ia berdiri di dalam pintu gerbang.
6Maka pergilah ia ke pintu gerbang yang arah ke timur lalu iapun naik tangganya, diukurnya ambang pintu itu setumbak lebarnya dan ambang yang lainpun setumbak lebarnya.
11Dan di hadapannya ada lagi suatu tempat jalan sama rupanya dengan tempat jalan bilik-bilik pada sebelah utara, sama panjangnya dan sama lebarnya, tempat akan masuk dan tempat akan keluar sama perbuatannya.
12Dan seperti pintu bilik-bilik pada sebelah selatan, demikianpun yang lain itu, pintu tiap-tiap adalah pada sebelah atas tempat jalan itu pada sebelah pagar tembok yang betul dan arah ke timur orang masuk ke dalamnya.
1Demikianlah firman Tuhan Hua: Adapun pintu serambi dalam yang arah ke timur itu hendaklah terkatup pada enam hari pekerjaan itu, tetapi pada hari sabat hendaklah ia itu berbuka, dan lagi hendaklah ia itu terbuka pada hari raya bulan baharupun.
2Maka hendaklah penghulu itu ke sana dari pada jalan rambat pintu di luar; dan hendaklah ia berhenti berdiri pada sisi jenang pintu itu, maka segala imam akan mempersembahkan korban bakarannya dan korban syukurnya dan iapun akan meminta doa di ambang pintu; setelah sudah ia keluar maka pintu itu tak boleh ditutup sampai petang hari.
17Lalu dibawanya akan daku ke serambi yang di luar sekali, maka sesungguhnya adalah di sana beberapa bilik makanan dan suatu dasar dari pada batu rubin keliling pada segala pihak serambi itu, tiga puluh bilik makanan adalah sepanjang dasar itu.
18Maka dasar itu adalah di sebelah pintu-pintu gerbang setuju dengan panjang segala pintu itu, demikianlah dasar yang di bawah.
19Maka diukurnya lebarnya dari hadapan pintu yang di bawah sekali sampai di sebelah luar serambi yang di dalam, seratus hasta ke timur dan ke utara.
20Adapun pintu gerbang pada serambi yang di luar, yang arah ke utara, diukurnya panjangnya dan lebarnya.
9Dan diukurnya rambat pintu itu delapan hasta dan segala jenangnya dua hasta dan rambat pintu itu adalah pada sebelah dalam.
10Adapun bilik pengawal pada pintu sebelah timur itu adalah tiga di sebelah sini dan tiga di sebelah sana; ketiganya sama ukuran juga, dan segala jenangpun sama ukuran pada sebelah sana dan pada sebelah sini.
11Maka diukurnya akan lebar pintu gerbang itu sepuluh hasta dan panjang pintu itu tiga belas hasta.
7Lalu dibawanya akan daku ke pintu pelataran, maka kulihat bahwasanya adalah suatu lobang di dalam pagar tembok.
9Maka pada sebelah bawah bilik-bilik itu arah ke timur adalah pintu, akan masuk ke dalamnya dari serambi yang di luar.
48Lalu dibawanya akan daku ke dalam rambat rumah itu, diukurnya jenang rambat itu lima hasta dari sebelah sini dan lima hasta dari sebelah sana, dan lebar pintu itu tiga hasta pada sebelah sini dan tiga hasta pada sebelah sana.
4Maka sesungguhnya adalah di sana kemuliaan Allah orang Israel, serupa dengan lembaga yang kelihatan kepadaku di lembah itu.
5Maka firman-Nya kepadaku: Hai anak Adam! angkatlah matamu, lihatlah ke sebelah utara. Maka kuangkatlah mataku lalu kulihat ke sebelah utara, bahwasanya pada sebelah utara pintu mezbah itu adalah terdiri berhala kebencian itu di dalam pintu.
44Dan pada sebelah luar pintu dalam itu adalah segala bilik biduan di dalam serambi dalam, maka bilik yang di sebelah pintu utara itu menghadap selatan dan sebuah bilik juga pada sebelah pintu timur adalah menghadap utara.
19Bukailah aku pintu-pintu kebenaran, supaya aku masuk dari padanya dan memuji akan Tuhan.
20Maka inilah pintu gerbang Tuhan, yang dari padanya segala orang benar akan masuk.
13di sebelah timur tiga pintu gerbang, dan di sebelah utara tiga pintu gerbang, dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang, dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.
19Demikianlah firman Tuhan kepadaku: Pergilah engkau berdiri di dalam pintu gerbang anak-anak bangsa itu, dari padanya masuk keluar segala raja orang Yehuda, dan lagi di dalam segala pintu gerbang Yeruzalem.
21Lalu dibawanya akan daku keluar ke serambi yang di luar, dipimpinnya aku keliling sampai di empat penjuru serambi itu, maka sesungguhnya dalam tiap-tiap keempat penjuru itu adalah pula suatu serambi yang kecil.
8Maka apabila penghulu itu masuk, hendaklah ia datang dari pada jalan rambat pintu, dan hendaklah ia keluar dari pada jalan itu juga.
9Tetapi apabila anak bumi itu masuk menghadap hadirat Tuhan pada segala masa raya yang tertentu, hendaklah orang yang masuk dari pada jalan pintu utara akan meminta doa itu keluar dari pada jalan pintu selatan, dan orang yang masuk dari pada jalan pintu selatan itu hendaklah keluar dari pada jalan pintu utara; jangan ia kembali dari pada jalan pintu yang telah ia masuk, melainkan masing-masing orang hendak berjalan langsung.
12Dan apabila penghulu itu menyuruh mempersembahkan karena dirinya satu korban dari keridlaan hatinya, yaitu korban bakaran atau korban syukur bagi Tuhan akan persembahan dari keridlaan hati, hendaklah dibukai pintu akan dia, yang arah ke timur, dan hendaklah disuruhnya persembahkan korban bakarannya atau korban syukurnya seperti adat pada hari sabat, tetapi apabila ia keluar hendaklah dikatupkan oranglah pintu kemudian dari pada keluarnya.
1Maka akupun diangkat oleh Roh, dibawa-Nya akan daku ke pintu timur rumah Tuhan, yang arah ke sebelah timur itu; heran, maka pada pintu gerbang itu adalah dua puluh lima orang dan diantaranya kulihat Jaazanya bin Azur dan Pelaca bin Benaya, penghulu kaum itu.
23Maka naiklah kemuliaan Tuhan dari atas tengah-tengah negeri, lalu berhenti di atas gunung yang pada sebelah timur negeri itu.