Galatia 3:17
Maka inilah kukatakan: Bahwa perjanjian, yang dahulu disahkan oleh Allah itu, tiada dapat dibatalkan oleh syariat Taurat, yang sudah terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga perjanjian itu ditiadakan.
Maka inilah kukatakan: Bahwa perjanjian, yang dahulu disahkan oleh Allah itu, tiada dapat dibatalkan oleh syariat Taurat, yang sudah terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga perjanjian itu ditiadakan.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Karena jikalau warisan datang daripada syariat Taurat, maka bukanlah ia daripada perjanjian; akan tetapi Allah sudah menganugerahkan dia kepada Ibrahim dengan perjanjian.
19Apakah maksud syariat Taurat itu? Ia itu diadakan karena sebab kesalahan, hingga waktu benih yang kepadanya dijanjikan perjanjian itu datang; maka syariat Taurat itu sudah disampaikan oleh malaekat ke tangan seorang pengantara.
14supaya berkat Ibrahim sampai kepada orang kafir di dalam Yesus Kristus, dan supaya kita menerima Roh yang dijanjikan itu oleh sebab iman.
15Hai saudara-saudaraku, aku berkata cara manusia: Bahwa jikalau kiranya perjanjian manusia sekalipun sudah disahkan, maka tiadalah seorang pun membatalkan atau menambah.
16Segala perjanjian itu dijanjikan Allah kepada Ibrahim dan kepada benihnya. Maka bukannya firman itu: Dan kepada segala benihnya, seolah-olah kepada orang banyak, melainkan seolah-olah kepada Satu: Dan kepada benihmu, maka Ialah Kristus.
13Karena bukannya oleh sebab Taurat datang perjanjian itu kepada Ibrahim dan benihnya, bahwa ia menjadi waris dunia ini, melainkan oleh sebab kebenaran yang daripada iman.
14Karena jikalau orang yang melakukan syariat Taurat menjadi waris itu, niscaya sia-sialah iman itu, dan perjanjian itu pun batallah.
15Karena yang didatangkan oleh Taurat itu murka, tetapi barang di mana yang tiada bertaurat, di situ tiadalah pelanggar hukum.
16Itulah sebabnya warisan itu beralas kepada iman, yaitu menurut anugerah, supaya perjanjian itu tetap kepada segenap benihnya, bukannya kepada yang bertaurat sahaja, melainkan kepada yang beriman seperti Ibrahim, yang menjadi bapa kita sekalian,
21Jikalau begitu, adakah syariat Taurat itu berlawanan dengan segala perjanjian Allah? Mustahil! Karena jikalau sudah diberi suatu syariat Taurat yang boleh menghidupkan, niscaya kebenaran itu berasal daripada syariat Taurat.
22Akan tetapi Alkitab itu sudah mengurung segala sesuatu di bawah kuasa dosa, supaya perjanjian yang datang dari sebab iman kepada Yesus Kristus dapat dikaruniakan kepada orang-orang yang beriman.
23Tetapi sebelum iman itu datang, kita sudah tertahan di dalam kawalan di bawah kuasa syariat Taurat, terkurung sehingga iman akan dinyatakan kelak.
24Dengan hal yang demikian syariat Taurat itu sudah menjadi suatu pelatih yang membawa kita kepada Kristus, supaya kita dibenarkan oleh sebab iman.
25Tetapi setelah datang iman itu, maka tiadalah lagi kita di bawah perintah pelatih itu.
31Jikalau begitu, adakah kami membatalkan Taurat oleh sebab iman itu? Sekali-kali tidak, melainkan kami meneguhkan Taurat.
18Dengan yang demikian hukum yang dahulu itu dibatalkan dari sebab lemah dan tiada berguna,
19(karena hukum Taurat itu sudah membawa satu pun tiada kepada kesempurnaan), tetapi hal itu mendatangkan suatu pengharapan yang lebih baik, yang olehnya itu kita menghampiri Allah.
16yaitu akan perjanjian yang telah didirikan-Nya dengan Ibrahim dan yang telah diteguhkan-Nya kepada Ishak pakai sumpah,
17dan yang ditentukan-Nya lagi kepada Yakub akan hukum dan kepada Israel akan perjanjian yang kekal,
29Tetapi jikalau kamu jadi milik Kristus, kamulah benih Ibrahim, yaitu waris setuju dengan perjanjian itu.
17Oleh yang demikian, sebab Allah teramat sangat hendak menyatakan kepada segala waris perjanjian itu ketetapan maksud-Nya, maka diselitkan-Nya dengan suatu sumpah,
9Dan lagi firman Allah kepada Ibrahim: Bahwa sebab itu hendaklah engkau memeliharakan perjanjian-Ku, baik engkau baik anak cucumu yang kemudian dari padamu dengan bangsanya.
7Sebab itu hendaklah kamu mengetahui, bahwa segala orang yang beriman itulah anak-anak Ibrahim.
8Maka sebab di dalam Alkitab dahulu sudah nyata, bahwa Allah membenarkan orang kafir dari sebab iman, maka dinyatakan-Nya kabar kesukaan terdahulu kepada Ibrahim, firman-Nya: Di dalam engkau segala orang kafir akan beroleh berkat.
9Sebab itulah segala orang yang beriman itu beroleh berkat beserta dengan Ibrahim yang mukmin itu.
10Karena seberapa banyak orang yang keadaannya melakukan syariat Taurat, ada di bawah kutuk; karena ada tersurat: Bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang tiada tekun berbuat segala sesuatu yang tersurat di dalam kitab Taurat.
11Bahwa tiada seorang pun dibenarkan oleh syariat Taurat di hadapan Allah, maka hal itu sudah nyata, sebab: Orang yang benar akan hidup dari sebab iman.
12Tetapi syariat Taurat itu bukannya berasal daripada iman, melainkan orang yang melakukan syariat Taurat itu akan hidup oleh sebab itu.
4Maka kamu yang hendak dibenarkan oleh Taurat itu sudah bercerai daripada Kristus; kamu sudah terkeluar daripada anugerah Allah.
17Karena wasiat berjalan kuasanya di dalam hal orang-orang mati; karena selagi hidup orang yang berwasiat itu, maka wasiat itu sekali-kali tidak berjalan kuasanya.
9akan perjanjian yang telah dibuat-Nya dengan Ibrahim dan akan sumpah setia yang telah dipakai-Nya kepada Ishak,
10dan yang telah diteguhkan-Nya bagi Yakub dengan tiada terubahkan, dan bagi Israel akan perjanjian yang kekal selama-lamanya.
7Maka Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku antara Aku dengan dikau dan dengan anak cucumu kemudian dari padamu dengan bangsanya, yaitu suatu perjanjian yang kekal, bahwa Aku menjadi Allah bagimu dan bagi segala anak cucumu yang kemudian dari padamu itu.
13Karena tatkala Allah berjanji kepada Ibrahim, sedang tiada dapat Ia bersumpah demi Yang terlebih besar, maka bersumpahlah Ia demi diri-Nya,
21Katakanlah kepadaku, hai kamu yang suka takluk di bawah syariat Taurat, tiadakah kamu mendengar bunyi Taurat itu?
22Karena ada tersurat bahwa Ibrahim itu beranak dua orang, yang seorang anak dengan hamba yang perempuan, dan yang seorang dengan perempuan merdeka.
23Adapun anak yang dengan hamba yang perempuan itu diperanakkan atas perihal manusia yang memang; tetapi anak yang dengan perempuan merdeka itu telah jadi oleh sebab perjanjian.
13Dengan menyebutkan perkataan "Perjanjian Baharu" itu, Ia telah mengatakan yang pertama itu lama; adapun barang yang menjadi lama dan sudah tua itu hampir akan lenyap.
20Karena dengan melakukan hukum Taurat tiada seorang pun dibenarkan; sebab dari dalam Taurat itu datang pengenalan dosa sahaja.
21Tetapi sekarang dengan tiada bertaurat sudah dinyatakan kebenaran Allah, yang disaksikan oleh Taurat dan nabi-nabi,
7Karena jikalau sungguh perjanjian yang pertama itu tiada bercela, niscaya tiada akan dicari sebab bagi yang kedua.
16tetapi kami mengetahui, bahwa tiada seorang dibenarkan oleh sebab melakukan hukum Taurat, melainkan oleh sebab iman kepada Kristus Yesus, demikianlah kita ini sudah percaya akan Kristus Yesus, supaya kita dibenarkan oleh sebab iman kepada Kristus dan bukannya oleh sebab melakukan hukum Taurat, karena dengan melakukan hukum Taurat itu seorang pun tiada dibenarkan.
6tetapi Malkisedik, yang tiada terhisab keturunannya dari antara mereka itu, sudah mengambil hasil di dalam sepuluh esa daripada Ibrahim, serta memberkati dia, yang beroleh segala perjanjian itu.
21Akan tetapi perjanjian-Ku akan Kutetapkan dengan Ishak, yang akan diperanakkan oleh Sarah bagimu pada masa yang tertentu, tahun yang datang ini.
9Karena demikianlah bunyi firman perjanjian itu: Pada masa sebegini Aku akan datang, dan Sarah akan beroleh seorang anak laki-laki.
16yang telah dijadikan bukannya menurut Taurat daripada hukum keturunan, melainkan menurut kuasa hidup yang tiada berkebinasaan.
27Jikalau begitu, di manakah kemegahan itu? Itu sudah ditolak. Atas hukum manakah? Atas hukum melakukan syariat Tauratkah? Bukan, melainkan atas hukum iman.
28Sebab itu kami sifatkan, bahwa orang dibenarkan oleh iman, bukan dengan melakukan syariat Taurat.
7Apakah sekarang hendak kita katakan? Hukum Taurat itu dosakah? Sekali-kali tidak. Hanya aku tiada tahu dosa, jikalau tiada sebab hukum Taurat itu, karena tiada aku tahu akan hal tamak, jikalau tiada Taurat itu mengatakan: Janganlah engkau tamak!
21Maka tiadalah aku menolakkan anugerah Allah; karena jikalau kebenaran itu datang dengan jalan Taurat, maka Kristus mati itu sia-sialah sahaja.