Kejadian 12:18
Maka dipanggil oleh Firaun akan Abram, lalu titahnya: Bagaimanakah perbuatanmu ini akan daku? Mengapakah tiada engkau memberitahu aku, bahwa perempuan itu binimu adanya?
Maka dipanggil oleh Firaun akan Abram, lalu titahnya: Bagaimanakah perbuatanmu ini akan daku? Mengapakah tiada engkau memberitahu aku, bahwa perempuan itu binimu adanya?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Mengapa katamu demikian: Ialah saudaraku, sehingga hampirlah aku mengambil dia akan isteri bagiku. Maka sekarang, inilah binimu; ambillah akan dia, lalu pergi!
20Maka dititahkan oleh Firaun kepada orang-orangnya akan hal Abram, supaya dilepaskannya akan dia pergi serta dengan isterinya dan segala sesuatu yang ada padanya.
10Maka datanglah suatu bala kelaparan dalam negeri itu, lalu turunlah Abram ke negeri Mesir, hendak menumpang di sana seperti seorang dagang, karena terlalu besar bala kelaparan dalam negeri itu.
11Maka sekali peristiwa, tatkala hampirlah ia akan sampai ke Mesir, maka berkatalah ia kepada Sarai, isterinya itu, katanya: Bahwa telah kakanda mengetahui akan hal adinda ini seorang perempuan yang elok paras;
12maka sebab itu apabila dilihat oleh orang Mesir akan adinda kelak, niscaya mereka itu akan berkata demikian: Inilah isterinya; maka kakanda ini akan dibunuhnya, tetapi adinda akan dihidupinya.
13Sebab itu katakan apalah adinda saudaralah kepada kakanda, supaya selamatlah kakanda oleh sebab adinda dan terpeliharalah nyawa kakanda oleh karena adinda.
14Hata, maka demikianpun jadilah; serta sampailah Abram ke dalam negeri Mesir dilihat oleh orang Mesir akan perempuan itu seorang yang amat elok parasnya.
15Maka terpandanglah pula oleh menteri Firaun akan perempuan itu, lalu dipujinya akan dia di hadapan Firaun; maka perempuan itupun dibawa oranglah ke dalam istana Firaun.
16Maka dianugerahinya Abram karena sebab perempuan itu. Maka Abram adalah menaruh kambing dan lembu dan keledai dan hamba sahaya dan keledai betina dan unta.
17Maka didatangkan Allah beberapa bala yang besar atas Firaun dan atas isi istananyapun karena sebab Sarai, isteri Abram itu.
5Bukankah Ibrahim sendiri telah berkata kepadaku begini: Perempuan ini saudaraku? dan perempuan itupun sendiri telah berkata demikian: Orang laki-laki ini saudaraku. Maka dengan tulus hatiku dan dengan sesuci-suci tanganku juga telah kuperbuat itu.
6Maka firman Allah kepadanya dalam mimpi: Ya, kuketahui bahwa dengan tulus hatimu juga telah kauperbuat itu, dan lagi telah kutegahkan dikau dari pada berbuat dosa akan Daku, maka sebab itu tiada Kubiarkan engkau menjamah akan perempuan itu.
7Maka sekarangpun hendaklah engkau kembalikan isteri orang itu, karena suaminya itu seorang nabi adanya, maka iapun akan memintakan doa, supaya engkau tinggal hidup; tetapi jikalau kiranya tiada engkau mengembalikan dia, ketahuilah olehmu dengan sesungguhnya engkau akan mati kelak serta dengan segala sesuatu yang ada padamu.
8Maka bangunlah Abimelekh pagi-pagi, lalu dipanggilnya segala hambanya, disampaikannyalah segala firman ini ke telinga mereka itu, maka sekalian orang itupun takut sangat.
9Kemudian dari pada itu dipanggil oleh Abimelekh akan Ibrahim, lalu katanya: Bagaimana ini yang telah kauperbuat akan kami dan apakah dosaku kepadamu, maka engkau telah mendatangkan suatu salah besar atasku dan atas kerajaankupun; bahwa telah kauperbuat beberapa perbuatan akan daku yang tiada patut diperbuat.
10Dan lagi kata Abimelekh kepada Ibrahim: Apakah yang telah kaulihat, maka engkau berbuat perkara yang demikian?
11Maka sahut Ibrahim: Karena pada sangkaku, jikalau dengan sebenarnya dalam negeri ini tiada takut akan Allah, niscaya dibunuh oleh mereka itu akan daku kelak karena sebab isteriku itu.
12Maka sesungguhnya ialah saudaraku juga, yaitu anak bapaku, tetapi bukannya anak ibuku, maka ia telah menjadi isteriku.
13Maka pada sekali peristiwa, tatkala disuruhkan Allah akan daku pergi mengembara dari pada rumah bapaku, bahwa kataku kepadanya: Inilah kasihmu yang boleh kaunyatakan kepadaku; barang di mana tempat kita sampai katakanlah akan daku: ialah saudaraku.
9Maka dipanggillah oleh Abimelekh akan Ishak, lalu katanya: Bahwa sesungguhnya perempuan ini isterimu, bagaimana maka katamu: Ialah saudaraku? Maka sahut Ishak kepadanya: Karena pada sangkaku barangkali aku dibunuh oleh sebab dia.
10Maka kata Abimelekh: Betapa maka engkau berbuat demikian ini akan kami? Mudah juga barang seorang dari pada bangsa ini berseketiduran dengan isterimu, demikian boleh engkau mendatangkan suatu salah atas kami.
2Maka dikatakan Ibrahim akan Sarah, isterinya itu, ialah saudaranya. Maka oleh Abimelekh, raja Gerar itu, disuruhkan orang mengambil Sarah.
3Tetapi datanglah Allah kepada Abimelekh dalam mimpi pada malam, firman-Nya kepadanya: Bahwa sesungguhnya engkau akan mati kelak, karena sebab perempuan yang telah kauambil itu, ia itu bini orang.
15Dan lagi firman Allah kepada Ibrahim: Maka akan hal Sarai, isterimu itu, jangan lagi engkau panggil namanya Sarai, melainkan Sarah itulah akan namanya.
15Maka bersangkallah Sarah, katanya: Tidak saya tertawa; karena takutlah ia. Maka firman Tuhan: Sungguh engkau telah tertawa.
5Maka kata Sarai kepada Abram: Bahwa malu adinda ini pulanglah kepada kakanda, karena adinda telah menyerahkan sahaya adinda kepada ribaan kakanda, maka semenjak diketahuinya dirinya mengandung, maka dicelakannya adinda; sebab itu Tuhan juga akan menghukumkan antara adinda dengan kakanda.
6Lalu ujar Abram kepada Sarai: Sesungguhnya sahayamu itu adalah dalam tanganmu; buatlah olehmu akan dia barang kehendakmu. Maka direndahkanlah oleh Sarai akan dia, lalu perempuan itupun larilah dari padanya.
1Hata, maka Sarai, isteri Abram itu, tiada beranak; maka adalah padanya seorang sahaya perempuam Mesir, yang bernama Hagar.
2Maka kata Sarai kepada Abram: sesungguhnya Tuhan telah menahani adinda dari pada beranak; sebab itu hendaklah kiranya kakanda bersetubuh dengan sahaya adinda, kalau-kalau adinda beroleh anak dari padanya. Maka diluluskan Abram permintaan Sarai itu.
9Lalu kata mereka itu kepada Ibrahim: Di mana Sarah, isterimu? Maka sahutnya: Adalah ia dalam kemah.