Kejadian 25:27
Maka kedua budak itupun makinlah besar, maka Esaf itu pandai berburu, dan ialah seorang peladang, tetapi Yakub seorang pendiam, yang duduk dalam kemah.
Maka kedua budak itupun makinlah besar, maka Esaf itu pandai berburu, dan ialah seorang peladang, tetapi Yakub seorang pendiam, yang duduk dalam kemah.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
30Setelah sudah Ishak itu memberkati akan Yakub dan baharu Yakub undur dari hadapan Ishak, bapanya, maka masuklah Esaf, yang datang dari pada berburu.
31Maka iapun memperbuatkan makanan yang sedap, lalu dibawanyalah kepada bapanya, sambil katanya: Bangunlah kiranya, ya bapaku! makanlah dari pada perburuan anakmu, supaya hatimu memberkati akan daku.
28Maka Esaf itu dikasihi oleh Ishak, sebab Ishak suka makan perburuannya, tetapi Ribkah itu mengasihi Yakub.
29Hata, pada sekali peristiwa Yakub telah merebus suatu rebusan, maka datanglah Esaf dari padang dengan lelahnya.
30Lalu kata Esaf kepada Yakub: Berilah kiranya akan daku makan rebusan yang merah-merah itu, karena aku ini lelah. Maka dari sebab itulah disebut orang namanya Edom.
25Maka keluarlah yang pertama itu merah warnanya, sama sekali seperti kulit yang berbulu rupanya; sebab itu dinamainya akan dia Esaf.
26Kemudian keluarlah saudaranya laki-laki, maka tangannya adalah memegang tumit Esaf itu; sebab itu dinamai oranglah akan dia Yakub. Maka umur Ishak itu enam puluh tahun tatkala kanak-kanak itu jadi.
5Maka terdengarlah Ribkah akan barang yang dikatakan Ishak kepada Esaf, anaknya itu. Maka Esafpun pergilah ke padang hendak memburukan suatu perburuan yang boleh disajikannya.
6Maka kata Ribkah kepada Yakub, anaknya: Bahwasanya telah kudengar bapamu berkata-kata dengan Esaf, saudaramu, katanya:
14Maka pergilah ia mengambilkan dia, lalu dibawanya kepada ibunya: maka diperbuatkanlah oleh ibunya makanan yang sedap, seperti kegemaran bapanya.
15Lalu diambil Ribkah akan pakaian Esaf anaknya yang sulung, yaitu yang indah-indah dan yang ada sertanya dalam rumah, lalu dikenakannyalah kepada Yakub, anaknya yang bungsu.
16Maka kedua belah tangannya dan tempat yang licin di batang lehernya itu disalutkannya dengan kulit anak kambing itu.
11Maka kata Yakub kepada Ribkah, ibunya: Bahwasanya Esaf, abangku itu, seorang yang berbulu kulitnya, maka aku ini seorang licin kulitku.
41Hata, maka bencilah Esaf akan Yakub oleh karena berkat yang telah diberkati oleh bapanya akan dia; maka kata Esaf dalam hatinya: Adapun hari perkabungan bapaku itupun telah hampirlah, maka pada masa itu aku kelak membunuh adikku, si Yakub itu.
42Maka diberitahu oranglah kepada Ribkah segala kata Esaf, anaknya yang sulung itu; maka disuruhnyalah panggil akan Yakub, anaknya yang bungsu, lalu katanya kepadanya: Ketahuilah olehmu bahwa Esaf, abangmu itu, menghiburkan dirinya dari halmu, hendak dibunuhnya akan dikau.
22Maka datanglah Yakub hampir kepada Ishak, bapanya, lalu diraba oleh Ishak akan dia, sambil katanya: Suara juga suara Yakub, tetapi tangannya ini tangan Esaf adanya.
19Maka kata Yakub kepada bapanya: Aku inilah Esaf, anakmu yang sulung, maka telah kuperbuat seperti pesan bapaku itu. Sekarang bangunlah kiranya, duduk, makanlah dari pada perburuanku, supaya hatimu memberkati akan daku.
20Maka disertai Allah akan budak itu sehingga besarlah ia, lalu iapun duduklah dalam padang belantara dan menjadi seorang pemanah.
34Kemudian diberikan oleh Yakub kepada Esaf roti dan rebusan kacang merah itu. Setelah sudah makan minum maka bangunlah ia lalu pergi. Demikianlah dihinakan oleh Esaf akan hak kesulungannya.
34Maka Ibrahimpun beranaklah Ishak dan anak Ishak itulah Esaf dan Israel.
6Adapun Esaf itupun membawa akan segala bininya dan segala anak-anaknya laki-laki dan perempuan dan segala orang isi rumahnya dan lembu kambingnya dan segala binatangnya dan segala harta bendanya, yang telah diperolehnya di tanah Kanaan, lalu pergilah ia kepada suatu tanah yang jauh dari pada Yakub, saudaranya.