Kejadian 29:31
Maka apabila dilihat Tuhan akan hal Lea itu kebencian, maka dibukakannyalah rahimnya, tetapi Rakhel itu mandul adanya.
Maka apabila dilihat Tuhan akan hal Lea itu kebencian, maka dibukakannyalah rahimnya, tetapi Rakhel itu mandul adanya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
32Maka Leapun mengandunglah, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, dinamainya akan dia Rubin, katanya: Bahwa telah ditilik Tuhan akan kesusahanku, maka sebab itulah sekarang lakiku kasih akan daku kelak.
33Maka mengandunglah pula ia, lalu beranaklah laki-laki seorang, maka katanya: Oleh sebab telah didengar Tuhan akan hal aku dibenci, maka ini lagi dikaruniakan-Nya kepadaku. Maka dinamainya akan kanak-kanak itu Simeon.
34Maka mengandunglah pula ia, lalu beranaklah laki-laki seorang, katanya: Bahwa sekarang, pada sekali ini, lakiku akan berdamping dengan aku, sebab sudah kuperanakkan baginya laki-laki tiga orang; maka oleh sebab itulah dinamainya akan kanak-kanak itu Lewi.
22Arakian, maka diingatlah Allah akan Rakhelpun dan didengarnya akan doanya, lalu dibukakannyalah rahimnya.
23Maka mengandunglah ia, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, maka katanya: Bahwa telah dihapuskan Allah akan kecelaanku.
16Maka adalah pada Laban dua anak perempuan: yang sulung bernama Lea dan yang bungsu itu Rakhel namanya.
17Maka Lea itu bermata biuku, tetapi Rakhel itu elok parasnya dan cantik sikapnya.
18Maka Yakubpun birahilah akan Rakhel, sebab itu katanya kepada Laban: Biarlah aku memperhambakan diriku kepadamu tujuh tahun lamanya karena Rakhel, anakmu yang bungsu itu.
1Hata, tatkala dilihat oleh Rakhel akan hal tiada ia beranak bagi Yakub itu, maka cemburuanlah Rakhel akan abangnya, lalu katanya kepada Yakub: Berikan apalah akan daku anak; jikalau tidak, maka matilah aku ini.
2Maka marahlah Yakub akan Rakhel, serta katanya: Aku ini ganti Allahkah, yang menahankan dikau dari pada berbuah rahimmu?
3Maka kata Rakhel: Lihat, inilah sahayaku Bilha, hendaklah engkau bersetubuh dengan dia, maka ia akan beranak ditumpuanku, supaya akupun beroleh anak dari padanya.
4Maka diberikannyalah akan dia Bilha, sahayanya itu, akan gundiknya, lalu Yakubpun bersetubuhlah dengan dia.
5Maka mengandunglah Bilha, lalu beranaklah ia bagi Yakub laki-laki seorang.
29Maka kepada Rakhel, anaknya, diberikan oleh Laban Bilha, sahayanya perempuan, akan seorang sahaya baginya.
30Maka duduklah pula Yakub dengan Rakhel, dan dikasihinyalah akan Rakhel terlebih dari pada kasihnya akan Lea, maka iapun memperhambakan dirinya kepada Laban pula tujuh tahun lagi.
17Maka didengar Allah akan permintaan doa Lea, sehingga iapun mengandunglah, lalu beranaklah bagi Yakub laki-laki yang kelima.
18Maka kata Lea: Bahwa telah diberikan Allah upahku kepadaku, sebab sudah kuberikan sahayaku kepada lakiku. Maka dinamainya akan kanak-kanak itu Isakhar.
19Maka Lea mengandung pula, lalu beranaklah laki-laki yang keenam bagi Yakub.
20Maka kata Lea: Bahwa telah dikaruniakan Allah kepadaku suatu anugerah yang baik; sekarang ini lakiku akan tinggal sertaku, oleh karena aku telah beranakkan baginya enam orang anaknya laki-laki. Maka dinamainya akan kanak-kanak itu Zebulon.
9Maka apabila dilihat oleh Lea akan hal dirinya telah berhenti dari pada beranak, maka diambilnya akan Zilpa, sahayanya, diberikannya kepada Yakub akan gundiknya.
10Maka beranaklah Zilpa, sahaya Lea itu, bagi Yakub laki-laki seorang.
33Maka masuklah Laban ke dalam kemah Yakub dan ke dalam kemah Lea dan ke dalam kemah kedua sahaya perempuan itu, tetapi suatupun tiada didapatinya. Kemudian keluarlah ia dari dalam kemah Lea, lalu masuk ke dalam kemah Rakhel.
24Maka akan Lea, anaknya itu, diberikan Laban pula Zilpa, sahayanya perempuan, akan seorang sahaya baginya.
25Setelah pagi hari, sesungguhnya ia itulah Lea juga; sebab itu kata Yakub kepada Laban: Mengapa maka engkau berbuat akan daku demikian? Bukankah aku telah memperhambakan diriku kepadamu karena sebab Rakhel? Mengapa engkau menipukan daku?
14Maka sahut Rakhel dan Lea kepadanya, katanya: Adakah lagi bagi kami bahagian atau barang pusaka dalam rumah bapa kami?
7Maka Bilha sahaya Rakhel itupun mengandunglah pula, lalu beranaklah ia laki-laki yang kedua bagi Yakub.
5Tetapi akan Hanna diberikannya suatu bahagian yang pilihan dan terutama, karena kasihlah ia akan Hanna, tetapi telah dimandulkan Tuhan akan rahimnya.
6Maka madunyapun mempersakiti hatinya dengan kepahitan hendak memanaskan hatinya, sebab Tuhan telah memandulkan rahimnya.
4Lalu disuruh Yakub panggil Rakhel dan Lea datang ke padang, ke tempat segala kawan kambingnya.
21Maka Ishakpun memohon kepada Tuhan sangat-sangat akan hal isterinya, sebab mandul ia, maka diluluskan Tuhan akan permintaannya, lalu Ribkah isterinyapun hamillah.
22Maka kanak-kanak itupun mengguwit-guwit sangat dalam kandungannya, sebab itu katanya: Jikalau demikianlah halku ini, betapakah perinya kelak? Lalu pergilah ia bertanyakan Tuhan.
12Kemudian beranaklah Zilpa, sahaya Lea itu, laki-laki yang kedua bagi Yakub.
10Demi dilihat oleh Yakub akan Rakhel, anak Laban, yaitu saudara ibunya, dan akan kambing Laban, saudara ibunya, datanglah Yakub hampir, lalu digulingkannyalah batu itu dari atas mulut perigi, diberinya minum akan kawan kambing Laban, saudara ibunya,
27Hata, maka apabila perempuan itu hendak beranak nyatalah ada anak kembar dalam rahimnya.
14Bermula, maka pada musim memotong gandum berjalanlah Rubin ke luar, maka didapatinya akan buah dudayim di padang itu, lalu dibawanyalah akan dia kepada Lea, ibunya. Maka kata Rakhel kepada Lea: Berikan apalah akan daku dari pada buah dudayim anakmu itu.
15Maka sahut Lea kepadanya: Belumkah cukup engkau sudah mengambil lakiku? Maukah pula engkau mengambil buah dudayim anakku itu? Maka kata Rakhel: Oleh sebab itulah ia akan beseketiduran dengan dikau pada malam ini karena buah dudayim anakmu itu.
20Maka Yakubpun memperhambakanlah dirinya tujuh tahun lamanya oleh karena Rakhel, maka pada perasaannya tujuh tahun itulah seperti sedikit hari jua, oleh sebab birahinya akan dia.
23Maka segala anak laki-laki Lea, ia itulah Rubin, anak sulung Yakub, kemudian Simeon dan Lewi dan Yehuda dan Isakhar dan Zebulon.