Kejadian 40:23
Maka tiada juga penghulu penjawat minuman itu ingat akan Yusuf, melainkan terlupalah ia akan dia.
Maka tiada juga penghulu penjawat minuman itu ingat akan Yusuf, melainkan terlupalah ia akan dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
20Hata, maka pada hari yang ketiga, yaitu pada hari jadi Firaun, diperbuat baginda suatu perjamuan akan segala pegawainya, maka diangkatnya kepala penghulu penjawat minuman dan kepala penghulu penjawat santapan itu di antara segala pegawainya.
21Maka dipulangkannyalah penghulu penjawat minuman itu kepada jawatannya kembali, supaya dipersembahkannya pula piala itu ke tangan Firaun.
22Tetapi penghulu penjawat santapan itu digantungkannya, seperti yang telah ditabirkan oleh Yusuf kepada mereka itu.
9Maka pada masa itu berdatang sembah penghulu penjawat minuman itu kepada Firaun, sembahnya: Bahwa pada hari ini teringatlah patik akan salah patik;
10karena sangat murkalah Firaun akan patik, lalu patik dikurungkan ke dalam penjara penghulu biduanda, yaitu patik serta dengan penghulu penjawat santapan.
1Maka sekali peristiwa, kemudian dari pada segala perkara ini, bahwa penjawat minuman raja Mesir dan penjawat santapanpun mendurhaka kepada tuannya, yaitu kepada baginda raja Mesir.
2Maka murkalah sangat Firaun akan kedua pegawainya, yaitu akan penghulu penjawat minuman dan akan penghulu penjawat santapan itu.
3Maka dimasukkannyalah keduanya ke dalam penjara di rumah penghulu biduanda, yaitu tempat Yusufpun dipenjarakan.
4Maka oleh penghulu biduanda itupun diberi akan Yusuf setempat dengan mereka itu, supaya dilayaninya akan mereka itu, maka adalah mereka itu dalam penjara beberapa hari lamanya.
5Hata, maka kedua orang itupun bermimpilah, masing-masing ada mimpinya, yaitu pada satu malam jua, dan mimpi masing-masing itu ada tabirnya, baik penjawat minuman baik penjawat santapan raja Mesir, yang telah terkurung dalam penjara itu.
11Maka piala Firaun adalah di tanganku, lalu kuambil buah anggur itu, kuperah dalam piala Firaun, kemudian kupersembahkan piala itu ke tangan Firaun.
12Maka kata Yusuf kepadanya: Inilah tabirnya: adapun arti tiga cabang itu tiga hari adanya.
13Dalam tiga hari ini Firaun kelak mengangkat akan dikau serta memulangkan dikau kepada jawatanmu, dan engkaupun akan mempersembahkan piala Firaun itu pula ke tangannya seperti biasa, tatkala engkau lagi penjawat minumannya.
14Tetapi ingatlah kiranya akan daku, apabila engkau selamat kelak, kasihankanlah kiranya akan daku, serta persembahkan apalah halku kepada Firaun dan coba keluarkan daku dari dalam rumah ini.
15Karena aku ini telah dicuri orang dari dalam negeri orang Ibrani, maka di sinipun tiada kuperbuat barang suatu, yang patut dikurungkan orang akan daku dalam penjara ini.
16Arakian, setelah dilihat oleh penghulu penjawat santapan akan tabir mimpinya itu baik, lalu katanya kepada Yusuf: Akupun telah dalam bermimpi, heran, maka adalah aku menjunjung tiga buah rantang jala-jala di atas kepalaku.
9Maka oleh penghulu penjawat minuman itupun diceriterakanlah mimpinya kepada Yusuf, katanya: Dalam mimpiku, heran, ada kelihatan sebatang pokok anggur di hadapanku.
23Maka tiada mereka itu tahu akan hal Yusuf mengerti perkataannya, karena Yusuf berkata kepada mereka itu dengan seorang jurubahasa.
42Maka tiada mereka itu ingat akan tangan kodrat-Nya tatkala dilepaskan-Nya mereka itu dari pada musuh;
11Maka mereka itu melupakan segala perbuatan-Nya dan segala ajaib-Nya, yang sudah diperlihatkan-Nya kepadanya.
18sehingga sampai kepada masa raja Mesir lain, yang tiada mengenal Yusuf.
6Maka segala sesuatu yang padanya itu diserahkannyalah ke tangan Yusuf, sehingga tiada diketahuinya akan barang suatu juapun, melainkan akan makanan yang dimakannya. Maka adalah Yusuf itu baik rupanya dan elok parasnya.
20Maka oleh tuannya diambil akan Yusuf, lalu dimasukkannya ke dalam penjara, tempat raja punya orang yang terbelenggupun dipenjarakan; maka adalah Yusuf di sana dalam penjara.
21Tetapi disertai Tuhan akan Yusuf dan ditunjuknya kasihnya akan dia dan diadakannya bahwa Yusuf mendapat kasihan dari pada penghulu penjara itu.
22Maka oleh penghulu penjara itu diserahkan segala orang yang terpenjara itu ke tangan Yusuf, maka barang sesuatu yang diperbuat oleh mereka itu, ia itu diperbuat oleh Yusufpun.
23Maka oleh penghulu penjara tiada dibuang-buang mata akan barang perkara yang di bawah tangan Yusuf, sebab disertai Tuhan akan dia dan barang yang dibuatnya itupun diuntungkan Tuhan adanya.
8Maka Yusufpun mengenal akan saudara-saudaranya, tetapi mereka itu tiada mengenal akan dia.
51Maka dinamai oleh Yusuf akan anaknya yang sulung itu Manasye, katanya: Karena Allah telah melupakan akan daku dari pada segala kesukaranku dan dari pada segenap rumah bapaku.
13Tetapi dengan segera juga terlupalah mereka itu akan perbuatan-Nya dan tiada mereka itu menantikan kenyataan takdir-Nya.
13Dan seperti yang ditabirkannya itu demikianpun jadilah: patik ini dikembalikannya kepada jawatan patik, dan patik itu digantungkannya.
21Maka dilupakannya Allah, yang telah membuat perkara yang besar-besar di Mesir.
30Tetapi kemudian dari pada itu akan datang tujuh tahun bala kelaparan, sehingga kelupaanlah segala kelimpahan itu dalam negeri Mesir dan bala kelaparan itulah akan membinasakan segala negeri.
17Demikian katakanlah olehmu kepada Yusuf: Ampunilah kiranya salah segala saudaramu dan dosanya, karena mereka itu telah berbuat jahat akan dikau; tetapi sekarang ampunilah kiranya salah hamba-hamba Allah bapamu itu. Maka menangislah Yusuf apabila mereka itu berkata-kata kepadanya.
8Tetapi engganlah Yusuf sambil katanya kepada isteri tuannya itu: Bahwasanya tuan sahaya tiada turut mengetahui akan barang apapun baik yang di dalam rumah, melainkan segala sesuatu yang padanya itu telah diserahkannya ke tangan sahaya.
15Maka kata Yusuf kepada mereka itu: Apakah macam perbuatanmu ini? Tiadakah kamu tahu bahwa orang yang seperti aku boleh menyatakan barang yang tersembunyi ini?
7Lalu bertanyalah Yusuf akan kedua pegawai Firaun, yang sertanya dalam penjara di rumah tuannya itu, katanya: Mengapa mukamu tampak susah pada hari ini?