Kejadian 6:5
Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata.
Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Maka bersesallah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di atas bumi, maka ia itu mendukacitakan hati-Nya.
7Maka firman Tuhan: Bahwa Aku akan membinasakan manusia, yang telah Kujadikan di atas bumi, baik manusia baik binatang yang berkaki empat, dan binatang yang melata, dan unggas yang di udara, karena bersesallah Aku sebab telah Kujadikan mereka itu.
11Maka bumi itupun telah rusaklah di hadapan hadirat Allah dan lagi bumi telah penuh dengan penggagahan.
12Maka ditilik Allah kepada bumi, sesungguhnya telah rusaklah adanya, karena segala manusia di atas bumi telah merusakkan jalannya.
13Maka sebab itu firman Allah kepada Nuh: Adapun kesudahan segala manusia itu telah datang di hadapan hadirat-Ku, karena bumi ini telah dipenuhinya dengan penggagahan; maka sesungguhnya Aku akan membinasakan mereka itu kelak serta dengan bumi itu.
21Maka harumlah baunya kepada Tuhan, lalu kata Tuhan dalam diri-Nya: Bahwa tiada Aku hendak mengutuki bumi itu lagi dari sebab manusia, meskipun sangka-sangka hati manusia itu jahat adanya dari pada kecil mula, dan tiada lagi Aku akan membinasakan pula segala keadaan yang hidup seperti yang telah Kuperbuat itu.
1Maka tatkala banyak manusia itu makin bertambah-tambah di atas bumi dan telah diperanakkannya beberapa anak perempuan,
2maka dipandanglah oleh anak laki-laki Allah akan anak perempuan manusia sebab elok parasnya, lalu diambilnyalah bagi dirinya akan bini barangsiapa yang disukainya.
3Maka firman Tuhan: Bahwa Roh-Ku tiada akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu jua adanya, melainkan tinggal lagi panjang umurnya seratus dua puluh tahun.
4Maka pada zaman itu adalah beberapa orang tinggi besar dalam dunia dan kemudian dari pada itupun, setelah anak-anak Allah bersetubuh dengan anak-anak perempuan manusia lalu beranak; maka inilah orang gagah dan orang yang termasyhur namanya pada zaman dahulukala.
17Bahwa sesungguhnya Aku, bahkan Aku kelak mendatangkan air bah di atas bumi hendak membinasakan segala makhluk yang bernyawa hidup di bawah langit, dan segala sesuatu yang di bumi itu akan putus nyawanya,
13Maka segala orang isi negeri Sodom itu orang jahat adanya dan orang berdosa terlalu sangat di hadapan Allah.
18dan hati yang mengadakan tipu daya, dan kaki yang pantas berjalan kepada kejahatan,
1Bahwa adalah suatu bala yang telah kulihat di bawah langit, dan banyaklah orang yang ditimpa olehnya,
31Maka dilihat Allah akan tiap-tiap sesuatu yang dijadikan-Nya itu, sesungguhnya amat baiklah adanya. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang keenam.
20Lalu firman Tuhan: Tegal seru dari pada Sodom dan Gomorah amat besar dan sebab dosa mereka itu terlalu jahat adanya,
5Demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwa suatu jahat yang tiada setaranya, sesungguhnya jahat itu sudah datang.
21Maka segala kejadian yang bergerak di atas muka bumi itupun putuslah nyawanya, baik segala unggas baik segala binatang yang jinak baik segala binatang liar dan segala binatang yang melata di atas bumi, dan segala manusiapun.
19Dengarlah olehmu, hai bumi! bahwa celaka yang Kudatangkan atas negeri ini, ia itu hasil segala kepikiran mereka itu sendiri; karena tiada diindahkannya segala firman-Ku dan dibuangnya akan hukum-Ku.
2Sungguhkah kamu mengatakan yang benar, hai majelis? sungguhkah kamu memutuskan hukum dengan adil, hai anak-anak Adam?
21Karena dari dalam, yaitu dari dalam hati orang, keluar pikiran yang jahat, zinah, curi, bunuhan,
12dan sebab kamu ini sudah berbuat jahat lebih dari pada nenek moyang kamu; karena sungguh masing-masing kamu berjalan menurut nafsu hatinya yang jahat dan kamu segan mendengar akan Daku.
9Adapun hati itu penipulah adanya terlebih dari pada segala sesuatu; sekali-kali tiada ia berketentuan; siapa gerangan boleh mengetahui isinya?
1Suatu syair Daud bagi biduan besar, pada Mahalat.
2Bahwa kata orang bebal dalam hatinya: Tiadalah Allah! Begitu rusak mereka itu, begitu busuk perbuatannya. Seorangpun tiada yang berbuat baik.
11Maka sebab tiada dengan segeranya hukum dikenakan kepada perbuatan yang jahat, sebab itu hati segala anak Adam selalu mengandung sarat hendak berbuat jahat.
1Mazmur Daud, hamba Tuhan itu, bagi biduan besar.
23Demikianlah hal ditumpas segala keadaan yang di atas muka bumi, baik manusia, baik binatang yang jinak dan segala binatang yang melata dan segala unggas di udara, maka tumpaslah sekaliannya itu dari atas bumi; hanya Nuh juga tinggal hidup dan segala mereka yang sertanya dalam bahtera itu.
12Tetapi mereka itu akan berkata demikian: Tiadalah harap lagi; maka kami hendak menurut kepikiran kami sendiri, dan kami hendak berbuat masing-masing akan kehendak hatinya yang jahat.
6Maka adalah umur Nuh itu enam ratus tahun tatkala air bah itu datang ke atas bumi.
3Telah sesatlah mereka itu sekalian, sama sekali mereka itu tiada berguna, seorang juapun tiada yang berbuat baik, sesungguhnya seorangpun tiada.
3Maka inilah jahat yang besar dari pada segala sesuatu yang jadi di bawah langit, yaitu sama juga untung berlaku atas sekaliannya; tambahan pula hati segala anak Adam penuhlah dengan kejahatan dan seumur hidupnya adalah segala macam sasaran di dalam hatinya, kesudahannya mereka itu sekalian menuju tempat orang mati.
16Istimewa pula kebencianlah dan bau busuklah orang, yang minum kejahatan seperti ia minum air!
26Maka firman Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia atas peta dan atas teladan Kita, supaya diperintahkannya segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang jinak dan seisi bumi dan segala binatang pelata yang menjalar di tanah.
4Maka demikianlah asalnya langit dan bumi pada masa ia itu dijadikan, tatkala diperbuat Tuhan Allah akan langit dan bumi: