Habakuk 2:9
Wai bagi orang yang menuntut laba keji bagi isi rumahnya, hendak menaruh sarangnya di tempat yang tinggi dan melindungkan dirinya dari pada celaka.
Wai bagi orang yang menuntut laba keji bagi isi rumahnya, hendak menaruh sarangnya di tempat yang tinggi dan melindungkan dirinya dari pada celaka.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
10Bahwa kecelaan juga yang sudah kaubicarakan bagi isi rumahmu; dengan menumpas beberapa bangsa engkau sudah berdosa kepada jiwamu sendiri.
13Wai bagi orang yang membangunkan rumahnya di atas barang yang tiada benar dan anjung-anjungnya di atas barang yang tiada betul, yang menyuruh samanya manusia bekerja dengan cuma-cuma dan yang tiada memberi kepadanya upah pekerjaannya!
14Yang berkata demikian: Bahwa aku hendak membuat akan diriku sebuah rumah yang amat besar dan anjung-anjung peranginan, dan menghiasi dia dengan beberapa tingkap dan menutup dia dengan kayu araz dan menyapu dia dengan sadalinggam.
1Wai bagi mereka sekalian yang mereka barang yang salah dan memikirkan jahat di atas tempat tidurnya; serta teranglah pagi hari, maka dilakukannya seberapa banyak kuat tangannya.
2Jikalau mereka itu menghendaki bendang, maka dirampasnya, atau rumah, maka diambilnya; demikianlah dirampasnya rumah dari pada tuannya rumah dengan gagah dan harta benda dari pada orang yang empunya dia.
3Maka sebab itu demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya Aku mendatangkan kelak suatu celaka atas bangsa ini, dari padanya tiada dapat kamu menarik ke luar lehermu atau berjalan dengan tegak dalamnya, karena ia itu akan suatu masa yang jahat adanya.
12Wai bagi orang yang membangunkan negeri di atas darah dan yang mengalaskan pagar tembok di atas lalim!
17Bahwasanya cuma-cuma dibentangkan jaring di hadapan mata segala unggas.
18Tetapi orang itu mengintai akan darahnya sendiri serta mengadang akan nyawanya sendiri.
19Maka demikianlah jalan barangsiapa yang loba akan barang yang haram, karena ia itu menangkap akan jiwa orang yang menaruh akan dia.
8Wai bagi orang yang bersambatkan rumah dengan rumah dan yang berkepilkan bendang dengan bendang, sehingga tiada tinggal tempat lagi, dan hanya kamu sendiri jadi penduduk di tengah-tengah tanah itu!
9Maka Tuhan serwa sekalian alam telah berfirman kepada telingaku demikian: Takkan jangan beberapa-berapa rumah itu akan menjadi kerobohan batu kelak, dan rumah yang indah-indah sekali itu tiada lagi orang yang duduk dalamnya.
19Sebab sudah dianiayakannya orang miskin dan dirampasinya, dan sudah dijarahnya rumah dan tiada dibangunkannya pula.
26Karena di antara segala umat-Ku didapati akan orang fasik, yang mengintai-intai seperti orang pemikat menyembunyikan dirinya, dipasangnya jerat kebinasaan, hendak menjerat orang.
27Seperti sangkaran penuh dengan burung, demikianlah rumah mereka itu penuh dengan tipu, maka oleh sebabnya mereka itu sudah menjadi besar dan kaya.
8Oleh karena engkau sudah menjarahi banyak bangsa kafir, maka orang sisa segala bangsa itu juga akan menjarahi engkau, sebab segala darah manusia yang tertumpah dan segala gagah yang dibuat akan tanah dan akan negeri serta dengan segala orang isinya.
15Hai orang fasik! jangan engkau mengintai rumah orang benar dan jangan engkau merusakkan pondoknya;
27Barangsiapa yang gelojoh akan laba yang keji itu membongkar rumahnya sendiri, tetapi orang yang benci akan pemberian itu selamatlah ia kelak.
6Bukankah sekalian itu akan mengangkat suatu perbahasaan akan halnya dan membuat beberapa ibarat akan dia, serta katanya: Wai bagi orang yang menambah-nambahkan barang yang bukan dia punya! Berapa lama, maka adalah ia seperti orang yang menenggelamkan dirinya dalam utang.
11Maka sebab kamu memijak-mijak orang miskin dan mengambil hadiah dari pada orang yang tiada bersalah, jikalau kamu membuat rumah dari pada batu pahat sekalipun, tiada juga kamu akan duduk di dalamnya; jikalau kamu sudah menanam pokok anggur yang amat indah-indah sekalipun, tiada juga kamu akan minum air anggurnya!
3Karena orang fasik itu bermegah-megah oleh kehendak hatinya; bahwa dipujinya akan orang yang kikir dan dihujatnya akan Tuhan.
22Orang yang dengan segera hendak menjadi kaya itu jahatlah matanya, tiada ia melihat kepapaan datang atasnya kelak.
3Hai kamu yang sangkakan jauhlah hari tulah itu dan sengajakan masa kesudahan penggagahan itu!
2Sungguhpun, Ia juga Hakim, didatangkan-Nya jahat itu kelak dan tiada diubahkan-Nya janji-Nya; melainkan Iapun akan bangkit melawan isi rumah segala orang yang berbuat jahat, dan melawan pembantu segala orang yang berbuat salah.
18Sungguhpun Ia juga yang sudah memenuhi rumah mereka itu dengan barang yang baik, sebab itu jauhlah dari padaku bicara orang fasik itu.
28maka duduklah ia di dalam rumah yang sudah ditinggalkan oleh orang isinya, yang sedia akan menjadi suatu kerobohan batu.
10supaya jangan orang dagang kelak mengenyangkan dirinya dengan harta bendamu, dan hasil segala kelelahanmu itu masuk ke dalam rumah orang yang tiada ketahuan.
18Adapun akan hal ia membuat rumahnya, ia itu seperti perbuatan gegat dan seperti seorang penunggu kebun anggur membuat pondoknya.
13Barangsiapa yang membalas baik dengan jahat, maka jahatpun tiada akan bercerai dari pada rumahnya.
1Wai bagimu, hai si pembinasa, yang tiada dibinasakan, dan si khianat, yang tiada dikhianatkan. Sekarang engkau sudah selesai dari pada membinasakan, maka engkau sendiripun dibinasakan; sekarang engkau sudah selesai dari pada membuat khianat, maka engkau sendiripun dikhianatkan!
13maka kitapun akan mendapat segala benda yang indah-indah, serta memenuhi rumah kita dengan barang rampasan;
13Sebab itu maka harta benda mereka itu akan jadi rampasan dan segala rumah mereka itu akan kebinasaan; bahwa dibangunkannya rumah, tetapi tiada mereka itu akan duduk dalamnya; ditanamnya pokok anggur, tetapi tiada mereka itu akan minum air anggurnya.
12Bahwa orang yang benar mencamkan baik-baik hal rumah orang jahat, bila dijatuhkannya dirinya ke dalam kebinasaan.
9Tetapi orang yang berkehendakkan menjadi kaya itu jatuh ke dalam pencobaan dan jerat dan banyak keinginan yang bodoh dan yang mendatangkan bencana, yang menenggelamkan manusia ke dalam kerusakan dan kebinasaan.
13atau segala kekayaan itu hilang oleh beberapa perbuatan yang celaka, sehingga satupun tiada tinggal di dalam tangan akan bahagian anak yang telah dijadikannya.
17Tetapi padamu tiadalah mata atau hati, melainkan akan beroleh laba yang keji dan akan menumpahkan darah orang yang tiada bersalah dan akan menganiayakan dan mengusik orang.
5Masakan engkau mengamat-amati barang yang satupun tiada, bahwasanya ia itu bersayap kelak dan terbang ke langit seperti burung nasar.
6Dalam rumah orang yang benar adalah mata benda yang besar, tetapi dalam hasil orang jahat adalah buih yang mengacau.
3Bahwa sombong hatimu sudah menipukan dikau, hai engkau yang duduk di bukit batu yang tiada terhampiri, yang bersemayam begitu tinggi dan yang berkata dalam hatimu: Siapa gerangan dapat menolak aku turun ke bumi?
4Jikalau kiranya engkau sudah naik tinggi seperti burung nasar dan sudah membubuh sarangmu di antara segala bintang sekalipun, niscaya engkau Kutolak kelak dari sana ke bawah, demikianlah firman Tuhan!
10Adakah lagi dalam rumah orang fasik beberapa harta dari lalim dan sebuah efa yang kurang dan yang terkutuk?
2hendak menjauhkan orang miskin dari pada hukum, dan hendak menjadikan rampasan akan hak segala orang di antara umat-Ku yang tak dapat melawan, supaya segala janda perempuan akan jarahannya dan segala anak piatupun akan rampasannya!
28Barang perolehan rumahnya akan terhambur, ia itu akan hanyut pada hari murka-Nya.
29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.
27Barangsiapa yang bangun pagi-pagi akan berbuat baik, ia itu menuntut keridlaan, tetapi orang yang menuntut jahat itu, jahatpun akan berlaku atasnya.
11Seperti ayam hutan mengeram telur yang bukan telurnya sendiri, demikianlah hal orang yang mengumpulkan harta benda tiada dengan benarnya; pada tengah umurnya ia itu akan meninggalkan dia dan kesudahannya akan seperti kesudahan orang ahmak.
8Orang yang menambahi hartanya dengan rubiah dan laba yang keji, ia itu mengumpulkan dia bagi orang yang menaruh kasihan akan orang miskin.
12Supaya jangan, apabila kamu sudah makan dan sudah menjadi kenyang dan sudah membangunkan rumah yang baik dan sudah mengeduduki dia,
16Bahwa hebatmu dan sombong hatimupun sudah menipukan dikau, hai orang yang menduduki bukit batu yang tiada terhampiri dan yang bersangkut paut kepada tinggi bukit! Jikalau engkau membuat sarangmu setinggi tempat sarang burung nasar sekalipun, maka Aku juga akan menerjunkan dikau dari sana, demikianlah firman Tuhan.
13Karena dari pada besar dan kecil mereka itu sekalian mencahari laba yang keji, bahkan, baik nabi baik imam, semuanya berlaku dengan tipu.