Ibrani 11:26
karena pada pemandangannya kecelaan dari hal Kristus itu lebih besar harganya daripada segala kekayaan Mesir, sebab ia memandang kepada pahala.
karena pada pemandangannya kecelaan dari hal Kristus itu lebih besar harganya daripada segala kekayaan Mesir, sebab ia memandang kepada pahala.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
27Dari sebab iman juga ia meninggalkan tanah Mesir dengan tiada takut akan murka raja itu, karena tetaplah ia seolah-olah ia nampak Yang tiada kelihatan.
28Dari sebab iman juga ia menentukan Pasah, dan adat memercikkan darah, supaya malakulmaut jangan menyentuh segala anak sulung bani Israel.
29Dari sebab iman juga mereka itu melalui laut Kolzom, seperti tanah daratan; maka orang Mesir yang mencoba berbuat demikian sudah tenggelam.
22Dari sebab iman juga Yusuf, tatkala hampir sampai ajalnya, mengatakan dari hal bani Israel akan keluar, serta berpesan dari hal tulang-tulangnya.
23Dari sebab iman juga Musa, setelah lahir, disembunyikan oleh ibu bapanya tiga bulan lamanya, sebab mereka itu tampak bahwa kanak-kanak itu elok rupanya, maka tiadalah mereka itu takut akan titah raja.
24Dari sebab iman juga Musa enggan dikatakan anak puteri Firaun tatkala ia sudah besar;
25maka relalah ia teraniaya bersama-sama dengan kaum Allah daripada menyukakan kesukaan yang berdosa seketika lamanya;
33dan separuhnya kamu menjadi suatu tamasya orang dengan segala nista atau aniaya, dan separuhnya terbabit dengan orang yang terkena seperti yang demikian itu.
34Karena kamu sudah menunjukkan kasihan atas orang yang terpenjara, dan dengan rela juga kamu kabulkan milikmu menjadi rampasan, sebab mengetahui bahwa kamu sendiri ada milik yang terlebih baik, lagi kekal.
35Sebab itu janganlah kamu menghilangkan harap percayamu yang mendatangkan pahala yang besar.
36Karena tekun yang wajib bagimu, supaya setelah sudah melakukan kehendak Allah, kamu boleh memegang perjanjian itu.
1Oleh sebab itu, sedangkan kita dilingkungi dengan sebegitu banyak orang yang menyaksikan seperti awan rupanya, maka hendaklah kita membuangkan tiap-tiap pikulan yang berat, dan dosa yang mudah menjerat kita, dan biarlah kita berlari dengan tekun di dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita,
2serta memandang kepada Yesus, yang mengadakan dan menyempurnakan iman. Maka Ia pun, karena kesukaan yang menanti Dia sudah menderita sengsara salib dengan tiada mengindahkan malunya, lalu duduk di sebelah kanan arasy Allah.
3Oleh sebab itu timbangkanlah Dia, yang sudah menderitakan segala perkataan orang berdosa yang mengatas melawan Dia, supaya jangan kamu jemu dengan tawar hatimu.
13Di dalam iman juga sekaliannya itu sudah mati dengan tiada sempat menerima perjanjian itu, tetapi menurut imannya tampak sekaliannya itu serta menyambut dari jauh, sambil mengaku dirinya orang dagang dan penumpang di dalam dunia ini.
14Karena orang yang berkata demikian itu menyatakan bahwa negeri sendiri yang dicarinya.
8Dari sebab iman juga Ibrahim menurut tatkala ia dipanggil, sehingga ia keluar pergi kepada suatu tempat, yang ia akan menerima menjadi warisan; lalu keluarlah ia dengan tiada mengetahui ke mana hendak pergi.
9Dari sebab iman juga ia telah menumpang di tanah yang dijanjikan seperti di tanah orang, maka duduklah ia di dalam kemah, demikian juga Ishak dan Yakub, yang sama waris dengan dia di dalam perjanjian itu juga,
10karena ia berharap akan negeri yang beralas itu, yang dibangunkan dan dijadikan oleh Allah.
38(sebenarnya tiada layak isi dunia ini akan mereka itu), maka mereka itu mengembara di padang belantara dan segala gunung, dan gua dan lubang-lubang tanah.
39Maka sekalian orang itu, walaupun sudah terpuji oleh sebab imannya, tetapi barang yang dijanji itu mereka itu tiada dapat.
13Dengan hal yang demikian biarlah kita keluar menghadap Dia di luar tempat segala kemah itu, serta menanggung kecelaan-Nya.
14Karena di sini kita tiada mempunyai sebuah negeri yang kekal, melainkan kita cari negeri yang akan datang.
16Tetapi yang sebenarnya mereka itu ingin akan sebuah negeri yang lebih baik, yaitu yang samawi; itulah sebabnya Allah tiada berasa malu akan mereka itu, disebutkan Tuhan mereka itu, karena Ia sudah menyediakan sebuah negeri bagi mereka itu.
17Dari sebab iman juga Ibrahim itu, tatkala diuji, mempersembahkan Ishak, dan ia, yang sudah menyambut segala perjanjian itu, tiada segan mengorbankan anaknya yang tunggal,
1Adapun iman itulah percaya yang sungguh akan hal perkara-perkara yang diharapkan, dan keyakinan akan hal perkara-perkara yang tiada kelihatan.
2Karena di dalam hal iman segala datuk nenek itu sudah terpuji.
16dan jangan barang seorang berkendak, atau menjadi orang fasik, seperti Esaf, yang menukarkan hak menjadi anak sulung itu sebab sedikit makanan.
17Karena sudah kamu ketahui bahwa kemudian daripada itu, tatkala ia hendak mencapai pusaka berkat itu, ia ditolakkan, karena tiada ia mendapat kesempatan bertobat, walaupun hal itu dicarinya dengan air matanya.
19Karena ia memikirkan bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang walaupun daripada mati; maka daripada misalan itulah ia sudah mendapat dia balik.
20Dari sebab iman juga Ishak sudah memberkati Yakub dan Esaf berhubung dengan perkara-perkara yang akan datang.
5Maka dari sebab iman juga Henokh sudah digaibkan, supaya jangan ia merasai mati; dan ia tiada dijumpai orang, sebab Allah sudah mengambil dia; karena sebelum ia digaibkan itu sudah ada kesaksian tentang dia, bahwa ia diperkenankan Allah.
6Jikalau tiada beriman, mustahil diperkenan Allah; karena orang yang menghampiri Allah itu, wajiblah ia yakin bahwa Allah ada, dan lagi bahwa Ialah pemberi pahala kepada segala orang yang mencari Dia.
29kamu pikirlah, betapa berat lagi siksa yang patut dikenakan atas orang yang sudah melanyakkan Anak Allah itu, dan yang membilangkan najis darah perjanjian yang dalamnya Ia dikuduskan itu, dan yang mengolok-olokkan Roh pohon anugerah itu.
17Karena kesukaran kami yang ringan seketika lamanya itu, mengerjakan berlimpah-limpah bagi kami suatu kemuliaan kekal yang penuh,
18karena kami tiada memandang barang yang kelihatan itu, melainkan yang tiada kelihatan, sebab barang yang kelihatan itu sementara sahaja; tetapi barang yang tiada kelihatan itu kekal adanya.
1Maka dari sebab itu, hai saudara-saudaraku yang suci, yang beroleh sama bahagian di dalam panggilan surga, amat-amatilah Rasul lagi Imam Besar yang telah kita akui, yaitu Yesus,
2yang setiawan kepada yang menetapkan Dia, seperti Musa pun di dalam segenap isi rumah Allah itu.
3Karena Ia telah dibilangkan berlayak menerima lebih kemuliaan daripada Musa, seumpama orang yang telah mendirikan rumah beroleh lebih kemuliaan daripada rumah itu.
15Demikianlah setelah sudah ia menanti dengan sabar, maka diperolehnyalah perjanjian itu.
18Kepapaan dan malu itulah bahagian orang yang menolak akan pengajaran, tetapi diberi hormat kelak akan orang yang mengindahkan tegur.
3Karena Kristus pun tiada menyukakan diri-Nya sendiri, melainkan seperti yang tersurat: Bahwa segala cela orang, yang mencela Engkau, sudah menimpa aku.
2Karena jikalau firman yang difirmankan Allah dengan lidah malaekat-Nya itu sudah nyata tetap, dan tiap-tiap kesalahan dan durhaka itu ada balasannya dengan adil,
12supaya jangan kamu jadi lalai, melainkan jadi penurut teladan orang-orang yang mewarisi segala perjanjian Allah dari sebab iman dan sabarnya.
8yang sebelum kamu tampak, kamu kasih akan Dia, walaupun sekarang ini kamu belum nampak Dia, kamu percaya, dan karena Dia kamu bersukaria sangat dengan sukacita yang tiada terkatakan dan megah,
24sedangkan kamu mengetahui, bahwa daripada Tuhan kamu akan menerima warisan itu menjadi balasan bagimu. Karena kamu menjadi hamba kepada Tuhan Kristus.
36maka orang lain pula terkena pencobaan dengan olok-olok dan sesah, dan lagi belenggu dan penjara;
39Tetapi nenek moyang kita tiada mau menurut, melainkan menolak dia, serta memalingkan hatinya ke Mesir,
11Sebab itu, hendaklah kita mengusahakan diri masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh, seperti teladan durhaka itu.
30Karena oleh sebab pekerjaan Kristus sudah hampir ia mati, membuang nyawanya, akan mencukupkan barang yang kurang di dalam hal kamu melayani aku.