Ibrani 2:14
Sebab itu, sedang anak-anak itu sama-sama ada berdaging dan berdarah, maka Ia pun demikian juga keadaan-Nya, supaya dengan maut itu ditiadakan-Nya dia, yang memegang kuasa maut, yaitu Iblis.
Sebab itu, sedang anak-anak itu sama-sama ada berdaging dan berdarah, maka Ia pun demikian juga keadaan-Nya, supaya dengan maut itu ditiadakan-Nya dia, yang memegang kuasa maut, yaitu Iblis.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Dan supaya dilepaskan-Nya seberapa banyak orang yang oleh sebab takut akan maut itu tertawan seumur hidupnya di dalam perhambaan.
16Karena dengan sesungguhnya bukannya malaekat yang ditolongnya, melainkan keturunan Ibrahim yang ditolongnya itu.
17Dari sebab itu haruslah Ia dirupakan sama dengan saudara-saudara-Nya itu di dalam segala perkara, supaya di dalam ibadat kepada Allah Ia menjadi Imam Besar yang berkasihan dan setiawan, akan mengadakan perdamaian karena segala dosa kaum itu.
18Sedangkan Ia sendiri telah merasa sengsara tatkala terkena coba, dapatlah Ia menolong orang yang terkena coba itu.
8maka segala sesuatu sudah Engkau taklukkan ke bawah kaki-Nya. Adapun di dalam hal segala sesuatu yang ditaklukkan kepada-Nya itu, maka suatu pun tidak berkecuali, yang tiada takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum juga kita lihat sekaliannya itu tertakluk kepada-Nya.
9Tetapi kita menengok Dia yang seketika lamanya telah dijadikan sedikit rendah daripada segala malaekat itu, yaitu Yesus, yang dikenakan makota kemuliaan dan kehormatan, oleh sebab sengsara mautnya, sehingga dengan anugerah Allah Ia merasai mati karena segala manusia.
10Karena sudah patut kepada Allah, yang karena-Nya dan oleh-Nya juga ada segala sesuatu, supaya Ia, yang membawa beberapa banyak anak kepada kemuliaan, menyempurnakan Penganjur keselamatan mereka itu dengan banyak sengsara.
11Karena yang menguduskan dan yang dikuduskan itu pun sekaliannya daripada Satu juga asalnya; maka itulah sebabnya Ia tiada malu mengaku mereka itu saudara,
13Dan lagi: Aku ini akan menaruh harap kepada-Nya. Dan lagi pula: Tengok, Aku inilah dengan anak-anak yang dikaruniakan Allah kepada-Ku.
8Maka orang yang berbuat dosa ialah daripada Iblis asalnya, karena Iblis itu dari mulanya berbuat dosa. Maka inilah sebabnya Anak Allah itu diberi nyata, supaya Ia boleh membinasakan segala perkerjaan Iblis itu.
14serta dihapuskan-Nya surat utang dengan segala syaratnya yang menindih dan melawan kita, dan diambil-Nya dia daripada kita, lalu dipakukan-Nya kepada salib.
15Setelah ditolakkan-Nya segala penguasa dan kuasa, lalu Ia menunjukkan nyata-nyata, serta menewaskan sekaliannya dengan salib-Nya itu.
7Maka Ia pun, tatkala di dalam keadaan manusia, sudah mempersembahkan doa dan permintaan kepada Yang Berkuasa menyelamatkan Dia daripada maut, dengan teriak yang kuat, dan dengan air mata-Nya, maka doa-Nya dikabulkan dari sebab ketakutan-Nya akan Allah;
8sungguhpun Ia Anak, tetapi sudahlah Ia belajar taat dengan segala sesuatu yang dirasai-Nya itu,
26Adapun musuh yang akhir sekali yang dilenyapkan, yaitu maut.
15Maka itulah sebabnya Ia menjadi pengantara suatu Perjanjian yang baharu, supaya orang yang dipanggil itu boleh memegang janji dari hal menerima warisan yang kekal, tatkala berlaku suatu kematian bagi menebus kesalahan orang yang termasuk perjanjian yang lama itu.
20Maka Allah, pohon sejahtera itu, yang telah membawa Gembala domba yang besar itu kembali dari antara orang-orang mati, yaitu Tuhan kita Yesus, dengan darah Perjanjian yang kekal itu,
26Karena jikalau begitu tak dapat tiada kerapkali Ia merasai sengsara daripada masa dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ini, pada akhir zaman, Ia sekali juga sudah menjadi nyata akan melenyapkan dosa dengan keadaan mengorbankan diri-Nya sendiri.
24Ia itu juga yang dibangkitkan pula oleh Allah tatkala dilenyapkan-Nya sengsara maut, karena mustahil Ia ditakluk oleh maut.
9sebab kita mengetahui, bahwa Kristus yang sudah dibangkitkan dari antara orang mati itu, tiada mati lagi; maka maut itu pun tiada lagi memegang kuasa atas-Nya.
10Karena akan hal mati-Nya itu, maka matilah Ia sekali sahaja untuk dosa, tetapi akan hal hidup-Nya itu, hiduplah Ia untuk Allah.
1Sedangkan Kristus sudah merasai sengsara di dalam keadaan tubuh manusia, hendaklah kamu pun berperisaikan dengan niat yang serupa itu juga; karena orang yang merasai sengsara di dalam keadaan tubuh itu, berhenti daripada berbuat dosa,
9kemudian kata-Nya pula, "Lihatlah, Aku sudah tiba hendak melakukan kehendak-Ku." Maka yang pertama itu ditolakkan-Nya, supaya ditetapkan-Nya yang kedua.
10tetapi sekarang telah nyata oleh kedatangan Juruselamat kita Kristus Yesus, yang sudah melenyapkan maut, dan menimbulkan hidup dan peri yang tiada berkebinasaan dengan Injil,
2maka berfirmanlah Ia pula pada akhirnya kepada kita di dalam Anak-Nya, yang ditetapkan-Nya menjadi waris segala sesuatu, oleh-Nya juga dijadikan-Nya sekalian alam.
3Maka Ialah menjadi cahaya kemuliaan Allah dan zat Allah yang kelihatan, serta Ia menanggung segala sesuatu dengan firman kuasa-Nya; dan setelah Ia membuat persucian segala dosa, maka duduklah Ia di sebelah kanan Yang Mahabesar di dalam ketinggian;
4maka Ia menjadi sebegitu mulia daripada segala malaekat, sebagaimana nama yang diperoleh-Nya menjadi waris terlebih indah daripada malaekat itu.
5Karena malaekat manakah dari antara segala malaekat itu yang pernah difirmankan-Nya: Engkaulah Anak-Ku, hari inilah Aku memperanakkan Dikau? dan lagi: Aku ini akan menjadi Bapa kepada-Nya, dan Ia pun menjadi Anak kepada-Ku?
19Sebab itu, hai saudara-saudaraku, sedang hati kita sudah berani hendak masuk ke dalam tempat kudus dari sebab darah Yesus,
20dengan jalan yang baharu dan hidup, yang dibukakan-Nya bagi kita menerusi tirai, yaitu tubuh-Nya;
7melainkan menghampakan diri-Nya menjadi hamba di dalam keadaan sama dengan manusia, dan kelihatan di dalam sikap seperti manusia;
8Ia sudah merendahkan diri-Nya dan taat sehingga sampai kepada maut, yaitu mati tersalib.
11Sekaliannya itu sudah mengalahkan dia oleh sebab darah Anak domba itu, dan oleh sebab perkataan kesaksian mereka itu; dan mereka itu tiada menyayangi nyawanya, walaupun sampai mati.
13Maka Ialah yang sudah melepaskan kita daripada kuasa gelap, dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Anak yang dikasihi-Nya,
14oleh Dia itu kita mendapat penebusan, yaitu keampunan segala dosa,
14Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar, yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus, Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu.
15Karena kita tidak ada Imam Besar yang tiada menaruh belas kasihan akan segala kelemahan kita, melainkan yang sudah terkena coba di dalam segala perkara sama seperti kita, dan lagi tiada berdosa.
22tetapi sekarang Ia telah memperdamaikan kamu dengan jalan mati-Nya di dalam tubuh-Nya yang binasa, membawa kamu suci, dan tiada bercacat dan cela ke hadirat Allah,
24Ia sendiri sudah menanggung segala dosa kita di dalam tubuh-Nya di atas kayu salib, supaya kita dimatikan daripada dosa lalu hidup bagi hal yang benar; maka dari sebab bilur-Nya kamu sudah disembuhkan.
26dan lepas dengan siuman daripada jerat Iblis, yang sedang menawan mereka itu akan melakukan kehendaknya.
12Sebab itulah Yesus pun, supaya dapat menguduskan kaum itu dengan darah-Nya sendiri, sudah menderita sengsara di luar pintu gerbang.
14yang sudah menyerahkan diri-Nya karena kita, supaya Ia menebus kita daripada segala dosa, dan supaya Ia menyucikan bagi diri-Nya suatu kaum akan milik-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.
14karena dengan satu persembahan Ia telah menyempurnakan segala orang, yang disucikan itu, selama-lamanya.
18Sebab Kristus pun sudah sekali merasai mati karena dosa-dosa orang, yaitu Orang benar karena orang-orang yang tiada benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; sungguhpun Ia mati dibunuh di dalam tubuh, tetapi hidup di dalam roh.
28Dari sebab iman juga ia menentukan Pasah, dan adat memercikkan darah, supaya malakulmaut jangan menyentuh segala anak sulung bani Israel.
54Tetapi apabila keadaan yang akan binasa ini sudah memakai keadaan yang tiada akan binasa, dan peri yang akan mati ini sudah memakai peri yang tiada akan mati, baharulah akan sampai kelak perkataan yang tersurat ini: Bahwa maut sudah ditelan di dalam kemenangan.
12Dengan demikian maut itu bekerja di dalam kami, tetapi hidup itu di dalam kamu.
33seperti yang disempurnakan Allah kepada anak cucu kita di dalam hal Ia membangkitkan Yesus, seperti itulah juga yang tersurat di dalam Mazmur yang kedua: Engkaulah Anak-Ku, pada hari inilah Aku telah memperanakkan Engkau.
9Tetapi yang dikatakan Ia sudah naik itu bukankah artinya bahwa dahulu Ia turun ke bumi yang di bawah sekali?
4Hai anak-anakku, kamu ini daripada Allah, dan telah mengalahkan mereka itu, karena terlebih besarlah Ia yang ada di dalam kamu daripada dia yang ada di dalam dunia.