Yesaya 37:1
Hata, serta raja Hizkiapun mendengar dia, dikoyak-koyakkan baginda pakaiannya dan bagindapun berpakaikan kain kambeli, lalu masuk ke dalam kaabah Tuhan.
Hata, serta raja Hizkiapun mendengar dia, dikoyak-koyakkan baginda pakaiannya dan bagindapun berpakaikan kain kambeli, lalu masuk ke dalam kaabah Tuhan.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Demi didengar baginda raja Hizkia akan hal yang demikian, maka dikoyak-koyakkannya pakaiannya dan baginda berpakaikan kain karung, lalu masuklah baginda ke dalam rumah Tuhan.
2Setelah itu maka disuruhkan baginda akan Elyakim, pemerintah istana, dan Sibna, jurutulis, dan segala tua-tua imam dengan berpakaikan kain karung, pergi mendapatkan nabi Yesaya bin Amoz,
2Setelah itu, maka disuruh baginda akan Elyakim, pemerintah istana, dan Sebna, karkun itu, dan akan segala tua-tua imam dengan berpakaikan kain kambeli, mendapatkan nabi Yesaya bin Amos;
3maka kata mereka itu kepadanya: Demikianlah titah raja Hizkia: Bahwa hari inilah hari kesukaran dan siksa dan kecelaan, karena anak-anak hampir akan keluar, tetapi tiadalah kuat akan beranak.
18Lalu Safan, jurutulis itu, mempersembahkan kabar kepada baginda, sembahnya: Bahwa imam Hilkia sudah memberikan sebuah kitab kepada patik. Lalu Safanpun membacakan perkataannya di hadapan baginda.
19Demi didengar baginda bunyi kitab Taurat itu, maka dikoyak-koyakkan baginda pakaiannya.
20Lalu titah baginda kepada Hilkia, dan Ahikam bin Safan, dan Abdon bin Mikha, dan Safan, jurutulis, dan Asaya, penjawat istana baginda, demikian:
11Hata, setelah didengar baginda bunyi perkataan kitab taurat itu, maka dikoyak-koyakkanlah baginda pakaiannya,
22Setelah itu, maka datanglah Elyakim bin Hilkia, pemerintah istana itu, dan Sebna, karkun itu, dan Yoah bin Asaf, penyurat silsilah itu, menghadap Hizkia dengan koyak-koyak pakaiannya, lalu disampaikannyalah kepada baginda segala perkataan Rabsake itu.
37Maka datanglah Elyakim bin Hilkia, pemerintah istana, dan Sibna, jurutulis, dan Yoah bin Asaf, katib, menghadap raja Hizkia dengan berpakaikan pakaian koyak-koyak, lalu dipersembahkannya kepada baginda segala perkataan Rabsaki itu.
27Hata, demi didengar Akhab segala perkataan ini, maka dicarik-carikkannya pakaiannya dan dikenakannya kain karung pada tubuhnya, lalu berpuasalah ia; maka berbaringlah ia dengan berpakaikan kain karung itu dan berjalanlah ia dengan perlahan-lahan.
14Hata, maka disambut Hizkia surat itu dari pada tangan utusan itu, setelah dibacanya maka naiklah baginda ke dalam kaabah Tuhan, lalu dihamparkan Hizkia surat itu di hadapan hadirat Tuhan,
15dan Hizkiapun meminta doa di hadapan hadirat Tuhan, sembahnya:
30Demi didengar baginda segala sembah perempuan ini, maka dicarik-carikkannya pakaiannya sendiri sambil berjalan dari atas dewala itu; maka kelihatanlah kepada orang banyak bahwa tubuh baginda ada berpakaikan kain karung.
14Hata, maka disambut raja Hizkia surat itu dari pada tangan utusan itu, setelah dibacanya maka naiklah baginda ke dalam rumah Tuhan, lalu dihamparkan raja Hizkia surat itu di hadapan hadirat Tuhan.
8Hata, maka demi didengar Elisa, aziz Allah itu, akan hal baginda raja orang Israel sudah mencarik-carikkan pakaiannya, disuruhkannya orang bersembah kepada baginda demikian: Karena apa gerangan tuanku mencarik-carikkan pakaian tuanku? Suruhkan orang itu kepada patik sahaja, maka diketahuinyalah kelak akan hal adalah seorang nabi di antara orang Israel.
1Bermula, maka pada masa itu juga jatuhlah Hizkia sakit payah, hampir akan mati, maka datanglah nabi Yesaya bin Amos menghadap baginda, serta katanya: Demikian ini firman Tuhan: Berwasiatlah engkau kepada orang isi istanamu, karena engkau akan mati kelak, dan tiada hidup lagi.
2Setelah itu maka bagindapun memalungkan wajahnya ke sebelah dinding lalu meminta doa kepada Tuhan,
3sembahnya: Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku dan sudah kuperbuat barang yang baik kepada pemandangan-Mu. Maka Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.
4Maka datanglah firman Tuhan kepada Yesaya, bunyinya:
5Hata, maka sampailah hamba raja Hizkia itu kepada Yesaya,
4Maka kata Yesaya: Apakah dilihatnya di dalam istanamu? Maka sahut Hizkia: Mereka itu sudah melihat segala sesuatu yang di dalam istanaku; barang suatu juapun tiada di dalam khazanahku, yang tiada kutunjuk kepadanya.
5Lalu kata Yesaya kepada Hizkia: Sekarang dengarlah olehmu firman Tuhan serwa sekalian alam.
1Bermula, maka pada masa itu juga jatuhlah Hizkia sakit payah hampir akan mati, maka datanglah nabi Yesaya bin Amoz menghadap baginda serta katanya: Demikian ini firman Tuhan: Berwasiatlah engkau kepada orang isi istanamu, karena engkau akan mati kelak, tiada hidup lagi.
2Setelah itu maka bagindapun memalingkan wajahnya ke sebelah dinding, lalu meminta doa kepada Tuhan, sembahnya:
3Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku, dan sudah kuperbuat barang yang benar kepada pemandangan-Mu. Maka baginda Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.
4Hata, maka belum sudah Yesaya keluar dari pada pagar halaman yang tengah itu, tiba-tiba datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:
20Arakian, maka bangunlah baginda raja Hizkia pada pagi-pagi hari, dihimpunkannyalah segala penghulu negeri, lalu berjalanlah baginda naik ke dalam rumah Tuhan.
31Maka bangkitlah baginda serta dikoyak-koyak baginda akan pakaiannya, maka segala hamba bagindapun berdiri dengan terkoyak-koyak pakaiannya.
16Maka sembah Yesaya kepada Hizkia: Sekarang hendaklah tuanku dengar akan firman Tuhan:
6Hata, setelah sampai firman itu kepada raja Ninewe, maka berbangkitlah ia dari atas singgasananya, ditanggalkannya pakaian kerajaannya dan dikenakannya kain karung pada tubuhnya, lalu duduklah baginda dalam abu.
27sebab hatimu telah menjadi lembut, dan engkau sudah merendahkan dirimu di hadapan Allah, serta engkau dengar segala firman-Nya akan hal tempat ini dan segala orang isinya, dan engkau telah merendahkan dirimu di hadapan hadirat-Ku dan sudah mengoyak-ngoyakkan pakaianmu dan sudah menangis di hadapan hadirat-Ku, maka sebab itu Akupun telah mendengar akan dikau, demikianlah firman Tuhan.
1Arakian, serta diketahui Mordekhai akan segala sesuatu yang telah jadi itu, dikoyak-koyak Mordekhai akan pakaiannya, lalu berpakaikan kain karung dengan abu, maka keluarlah ia ke sama tengah negeri sambil mengaduh, sambil menangis tersedih-sedih.
2Maka datanglah ia sampai di hadapan pintu istana baginda, karena tak boleh orang masuk ke dalam pintu istana baginda itu dengan berpakaikan kain karung.
5Hata, maka sampailah hamba raja Hizkia itu kepada Yesaya,
22Maka titah Hizkia: Apakah akan tandanya, aku akan naik pula ke dalam kaabah Tuhan kelak?
19tegal hatimu sudah menjadi lembut dan engkau sudah merendahkan dirimu di hadapan Tuhan semenjak didengar olehmu segala firman-Ku akan hal negeri ini dan segala orang isinya, bahwa sekalian itu akan menjadi suatu kebinasaan dan kutuk, dan engkau sudah mengoyak-ngoyakkan pakaianmu serta menangis di hadapan hadirat-Ku, maka sebab itu Aku juga mendengar akan dikau, demikianlah firman Tuhan.
21Maka pada masa itu disuruhkan Yesaya bin Amos utusan Hizkia, mengatakan: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel: Barang yang telah kaupinta kepada-Ku akan Sanherib, raja Asyur itu, ia itu sudah Kudengar.
26Tetapi Yehizkia merendahkan dirinya karena sebab congkak hatinya itu, baik baginda baik segala orang isi Yeruzalem, sehingga murka besar Tuhan itu tiada berlaku atas mereka itu pada zaman Yehizkia.
20Tetapi baginda raja Yehizkia dan nabi Yesaya bin Amospun meminta doa akan melawan dia, dan keduanyapun berserulah ke langit.
12Karena sesungguhnya pada hari ini kamu dipanggil Hua, Tuhan serwa sekalian alam akan menangis dan meratap dan akan mencabut ikal rambut dan memakai kain karung;
16Ya Tuhan! beri apalah telinga dan dengarlah; ya Tuhan, bukakan apalah mata-Mu dan lihatlah dan dengarlah kiranya segala perkataan Sanherib, yang sudah menyuruhkan orang itu, supaya dicelakannya Allah yang hidup.
1Sebermula, maka sekali peristiwa, yaitu pada tahun yang keempat belas dari pada kerajaan Hizkia, datanglah Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota benteng Yehuda dan dialahkannya akan dia.
11Maka pada masa itu dicapai Daud akan pakaiannya sendiri, dicarik-cariknya, demikianpun kelakuan segala orang yang sertanya.
24Arakian, maka pada masa itu juga jatuhlah Yehizkia sakit, hampir akan mati, maka bagindapun meminta doa kepada Tuhan, lalu Tuhanpun berfirman kepadanya serta diberikan-Nya suatu tanda mujizat.
3Serta kudengar kata ini kucarik-carikkan jubah dan baju selimutku dan kucabut rambut kepalaku dan bulu janggutku, lalu akupun duduk termangu-mangu.
2Demi dilihat Yehizkia akan hal Sanherib datang menuju Yeruzalem hendak berperang,
15Maka diberikan raja Hizkia segala perak yang terdapat dalam rumah Tuhan dan dalam perbendaharaan istana baginda.
9Maka di sana didengarnya kata orang akan hal Tirhaka, raja Kusy itu, demikian: Bahwa ia sudah keluar hendak berperang dengan tuanku! demi didengarnya kata itu disuruhkannya pula utusan kepada Hizkia, mengatakan:
2Maka sukacitalah hati Hizkia akan mereka itu, lalu ditunjuknya kepadanya khazanahnya, segala emas, perak dan rempah-rempah dan minyak yang harum baunya, dan segenap gedung senjatanya dan segala sesuatu yang terdapat di dalam khazanahnya, baik yang di dalam istananya baik yang di dalam segenap kerajaannya, suatupun tiada yang tiada ditunjuk Hizkia kepada mereka itu.