Yesaya 38:8

Terjemahan Lama

Bahwasanya, adapun bayang matahari pada tangga, yang sudah turun pada tangga Akhaz itu, ia itu akan Kuundurkan sepuluh tapak ke belakang. Maka undurlah bayang matahari itu sepuluh tapak ke belakang pada tangga yang sudah ia turun itu.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yos 10:12-14 : 12 Maka pada masa itu kata Yusak kepada Tuhan, yaitu pada hari diserahkan Tuhan segala orang Amori itu kepada bani Israel, dikatakannya kepada pendengaran segala orang Israel: Hai matahari, berhentilah engkau di Gibeon, dan engkau, hai bulan, di lembah Ayalon! 13 Maka mataharipun berhentilah dan bulanpun tetaplah sampai sudah orang banyak itu membalas musuhnya. Bukankah hal ini tersebut dalam kitab al Mustakim? Maka mataharipun berhentilah di tengah-tengah langit dan tiada bersegera ia masuk sehari suntuk. 14 Maka belum pernah adalah hari yang demikian, dahulupun tiada kemudiannyapun tiada, bahwa diluluskan Tuhan kata seorang manusia begitu, karena Tuhanpun berperang akan ganti Israel.
  • 2Raj 20:9-9 : 9 Maka sembah Yesaya: Bahwa inilah bagi tuanku tanda dari pada Tuhan, maka Tuhan sampaikan juga barang yang telah Ia berfirman itu: Maukah tuanku bayang itu lalu ke hadapan sepuluh tapak, atau undur ke belakang sepuluh tapak? 10 Maka titah raja Hizkia: Mudah juga bayang itu lalu ke hadapan sepuluh tapak, jangan begitu, melainkan hendaklah bayang itu undur ke belakang sepuluh tapak. 11 Maka oleh nabi Yesaya lalu dipinta doa kepada Tuhan, maka diundurkanlah Tuhan bayang itu sepuluh tapak ke belakang, yang sudah turun bayang itu pada tangga Akhaz.
  • 2Taw 32:24 : 24 Arakian, maka pada masa itu juga jatuhlah Yehizkia sakit, hampir akan mati, maka bagindapun meminta doa kepada Tuhan, lalu Tuhanpun berfirman kepadanya serta diberikan-Nya suatu tanda mujizat.
  • 2Taw 32:31 : 31 Hata, maka apabila datanglah utusan raja-raja Babil, yang telah disuruhkan kepadanya akan bertanyakan perihal mujizat yang telah jadi dalam negeri itu, ditinggalkan Allah akan baginda, hendak mencobai baginda, supaya diketahuinya segala sesuatu yang di dalam hatinya.
  • Mat 16:1 : 1 Maka datanglah orang Parisi dan orang Saduki pun hendak mencobai Yesus, meminta Dia menunjukkan kepadanya suatu tanda ajaib dari langit.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 90%

    8Adapun raja Hizkia sudah bertitah kepada Yesaya demikian: Apakah tandanya maka Tuhan hendak menyembuhkan aku, sehingga selang tiga hari aku akan naik masuk ke dalam rumah Tuhan?

    9Maka sembah Yesaya: Bahwa inilah bagi tuanku tanda dari pada Tuhan, maka Tuhan sampaikan juga barang yang telah Ia berfirman itu: Maukah tuanku bayang itu lalu ke hadapan sepuluh tapak, atau undur ke belakang sepuluh tapak?

    10Maka titah raja Hizkia: Mudah juga bayang itu lalu ke hadapan sepuluh tapak, jangan begitu, melainkan hendaklah bayang itu undur ke belakang sepuluh tapak.

    11Maka oleh nabi Yesaya lalu dipinta doa kepada Tuhan, maka diundurkanlah Tuhan bayang itu sepuluh tapak ke belakang, yang sudah turun bayang itu pada tangga Akhaz.

  • 84%

    1Bermula, maka pada masa itu juga jatuhlah Hizkia sakit payah, hampir akan mati, maka datanglah nabi Yesaya bin Amos menghadap baginda, serta katanya: Demikian ini firman Tuhan: Berwasiatlah engkau kepada orang isi istanamu, karena engkau akan mati kelak, dan tiada hidup lagi.

    2Setelah itu maka bagindapun memalungkan wajahnya ke sebelah dinding lalu meminta doa kepada Tuhan,

    3sembahnya: Ya Tuhan, hendaklah kiranya Engkau ingat akan hal aku sudah berjalan di hadapan hadirat-Mu dengan segala benar dan sempurna hatiku dan sudah kuperbuat barang yang baik kepada pemandangan-Mu. Maka Hizkiapun menangislah tersedih-sedih.

    4Maka datanglah firman Tuhan kepada Yesaya, bunyinya:

    5Pergilah engkau, katakanlah kepada Hizkia: Demikianlah firman Tuhan, Allah moyangmu Daud: Sudah Kudengar permintaan doamu, dan sudah Kulihat segala air matamu; bahwasanya Aku akan menambahi panjang umurmu dengan lima belas tahun lagi;

    6dan Aku akan melepaskan dikau kelak dari pada tangan raja benua Asyur, demikianpun negeri ini, dan Aku akan memeliharakan negeri ini.

    7Maka inilah tanda bagimu dari pada Tuhan, bahwa Tuhan akan menyampaikan juga barang yang telah Ia berfirman itu.

  • 78%

    9Maka inilah surat puji-pujian Hizkia, raja orang Yehuda, pada masa ia sudah sakit dan iapun disembuhkan dari pada sakitnya.

    10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.

  • 72%

    9Maka akan jadi pada hari itu juga, demikianlah firman Tuhan Hua, Aku akan mengadakan bahwa matahari masuk pada waktu lohor dan Aku menggelapkan tanah pada siang hari.

  • 70%

    21Adapun Yesaya sudah berkata demikian: Hendaklah diambil orang akan segumpal anjir, dibuat tampal dan dibubuh pada puru itu, maka dia itu akan sembuh.

    22Maka titah Hizkia: Apakah akan tandanya, aku akan naik pula ke dalam kaabah Tuhan kelak?

  • Pkh 1:5-6
    2 ayat
    69%

    5Demikianpun matahari terbit, lalu matahari masuk, maka termengeh-mengehlah ia kembali ke tempat ia terbit dahulu.

    6Lagipun angin bertiup ke selatan, lalu balik ke utara dan beralih-alih selalu, sehingga ia kembali kepada peridarannya.

  • 67%

    4Hata, maka belum sudah Yesaya keluar dari pada pagar halaman yang tengah itu, tiba-tiba datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya:

    5Baliklah engkau, katakan kepada Hizkia, penganjur umat-Ku: Demikianlah firman Tuhan, Allah moyangmu Daud: Sudah Kudengar permintaan doamu dan sudah Kulihat segala air matamu; bahwasanya Aku akan menyembuhkan dikau kelak, maka selang tiga hari engkau kelak naik akan masuk ke dalam rumah Tuhan;

    6dan Aku akan menambahi lanjut umurmu dengan lima belas tahun, dan Aku akan melepaskan dikau kelak dari pada tangan raja benua Asyur, demikianpun negeri ini dan Aku akan memeliharakan negeri ini oleh karena kehendak-Ku dan karena sebab hamba-Ku Daud.

  • 18Dan lagi serambi sabat, yang telah dibuat orang pada rumah itu dan pintu raja yang di luar dilalukannya dari pada rumah Tuhan oleh karena sebab raja Asyur itu.

  • 16Lalu dibawa-Nya akan daku ke dalam pelataran rumah Tuhan yang di dalam sekali; heran, maka pada pintu kaabah Tuhan antara rambat dengan mezbah itu adalah kira-kira dua puluh lima orang, belakangnya menghadap kaabah Tuhan dan mukanya menghadap ke timur, maka sujudlah mereka itu arah ke timur menyembah matahari.

  • Za 14:6-7
    2 ayat
    67%

    6Maka akan jadi pada hari itu, bahwa tiada lagi terang cuaca langit akan digelapkan.

    7Bahkan, ia itu akan suatu hari yang esa, ketahuan kepada Tuhan, dan yang bukan siang bukan malam; tetapi datang pada masa petang, maka jadi terang.

  • 10Arakian, maka firman Tuhan kepada Akhaz demikian:

  • 10Karena segala bintang di langit dan segala gugus bintangpun tiada akan bercahayakan terangnya; mataharipun dikelamkan pada ketika terbitnya, dan bulanpun tiada akan bersinarkan terangnya.

  • 16Maka orang-orang buta akan Kupimpin pada jalan yang belum pernah diketahuinya dan Kujalankan mereka itu pada lorong-lorong yang belum pernah dijejaknya; kegelapan akan Kujadikan terang di hadapan mereka itu dan yang lekak-lekuk akan Kujadikan jalan rata baginya; segala perkara ini akan Kuperbuat karena mereka itu dan tiada Kutinggalkan mereka itu.

  • 26Pada masa itu terang bulan akan seperti terang matahari dan terang mataharipun akan tujuh kali lebih besar dari pada terang tujuh hari, yaitu pada hari Tuhan membarutkan luka umat-Nya dan disembuhkan-Nya segala bilur bekas sesahnya.

  • 15Bahwa matahari dan bulan menjadi gelap dan cahaya segala bintangpun padamlah!

  • 16Berilah kiranya hormat kepada Tuhan, Allahmu, sebelum menjadi gelap gulita, sebelum menjadi terantuk kakimu di atas bukit yang kelam kabut, sehingga kamu menantikan terang, tetapi dijadikannya bayang-bayang maut dan kegelapan.

  • 8Pada masa itu terangmu akan merekah seperti fajar dan kesembuhanmu akan tumbuh dengan segeranya; pada masa itu kebenaranmu akan berjalan di hadapanmu dan kemuliaan Tuhan pengiringmu.

  • 2Dahulu dari pada matahari dan terang dan bulan dan bintang-bintangpun digelapkan dan awan-awanpun datang kembali kemudian dari pada hujan.

  • 5Lalu kata Yesaya kepada Hizkia: Sekarang dengarlah olehmu firman Tuhan serwa sekalian alam.

  • 7Ialah berfirman kepada matahari, maka tiada ia terbit; dan Ia memeteraikan segala bintang;

  • 11Bahwa matahari dan bulanpun berhentilah pada tempat kediamannya; dengan terang berjalanlah segala anak panah-Mu, dengan cahayapun pendahan-Mu yang gemerlap.

  • 16Maka sembah Yesaya kepada Hizkia: Sekarang hendaklah tuanku dengar akan firman Tuhan:

  • 21karena Tuhan akan bangkit seperti di atas gunung Perazim, dan murka-Nya akan bernyala-nyala seperti di lembah Gibeon; apabila dikerjakan-Nya pekerjaan-Nya, maka pekerjaan-Nya itu akan ajaib; apabila dilakukan-Nya perbuatan-Nya, maka perbuatan-Nya itupun akan ajaib.

  • 23Pada masa itu bulanpun akan malu kena bera muka dan mataharipun kemalu-maluanlah, apabila Tuhan serwa sekalian alam kerajaanlah di atas bukit Sion dan di Yeruzalem, dan kemuliaanpun ada di hadapan segala tua-tuanya.

  • 12Tetapi akan jadi apabila selesailah Tuhan dari pada segala perbuatan-Nya di atas bukit Sion dan di Yeruzalem, Aku akan membalas segala bekas kebesaran hati raja Asyur, dan segala kemegahannya dan congkak matanya.

  • 21Maka pada masa itu disuruhkan Yesaya bin Amos utusan Hizkia, mengatakan: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel: Barang yang telah kaupinta kepada-Ku akan Sanherib, raja Asyur itu, ia itu sudah Kudengar.

  • 2Akan tetapi bagi kamu yang takut akan nama-Ku akan terbit matahari kebenaran dan di bawah kepaknya akan ada penyembuhan; maka kamu akan keluar dan beramai-ramai seperti anak-anak lembu yang tambun.

  • 12Malam dijadikannya siang hari, dan dari pada kegelapan dijadikannya suatu terang yang bercahaya.

  • 6Maka segala suruhan itupun berjalanlah, dibawanya sertanya akan segala surat kiriman dari pada tangan baginda dan dari pada segala penghulunya kepada segala negeri orang Israel dan Yehuda, menurut titah baginda, bunyinya: Hai segala kamu, bani Israel! hendaklah kamu kembali kepada Tuhan, Allah Ibrahim, Ishak dan Israel, maka Iapun akan kembali kelak kepada segala orang yang lagi tinggal dari padamu, yang luput dari pada tangan raja-raja Asyur.