Yesaya 64:1
Hendaklah kiranya Engkau membelahkan segala langit dan Engkau turun dan segala bukitpun hancur meleleh di hadapan hadirat-Mu,
Hendaklah kiranya Engkau membelahkan segala langit dan Engkau turun dan segala bukitpun hancur meleleh di hadapan hadirat-Mu,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2selaku api menyalakan ranting-ranting dan apipun membualkan air; ia itu akan memaklumkan nama-Mu kepada segala musuh-Mu; supaya gentarlah segala orang kafir di hadapan hadirat-Mu.
3Tatkala Engkau mengadakan perkara yang hebat, yang tiada kami sangkakan, tatkala Engkau turun dan segala bukitpun hancur meleleh di hadapan hadirat-Mu.
5Ya Tuhan! condongkanlah segala langit dan turunlah Engkau; sentuhlah segala gunung maka berasaplah ia.
6Adakanlah halilintar sabung-menyabung; suruhkanlah anak panah-Mu dan terbangkanlah dia.
3Karena sesungguhnya Tuhan keluar dari pada tempat-Nya lalu turun menjejak segala tempat tinggi di bumi.
4Di bawah-Nya hancurlah segala gunung dan berbelahlah segala lembah! seperti lilin dari hadapan api dan seperti air yang tercurah ke tempat yang dalam.
4Jikalau diamang-amang-Nya laut, maka kekeringanlah ia dan kekeringanlah segala sungai pun; dan lemahlah Bazan dan Karmel dan layulah segala bunga di Libanon!
5Bahwa segala gunung bergeraklah di hadapannya dan segala bukitpun goncanglah, dan gempalah bumi di hadapan hadirat-Nya, yaitu dunia dengan segala orang yang duduk dalamnya.
6Siapa tahan berdiri di hadapan murka-Nya; siapa dapat menderita kehangatan amarah-Nya? Geram-Nya itu seperti api melelehkan semuanya dan bukit batupun dipecah-pecahkan olehnya.
15Lihat apalah dari dalam sorga dan pandang apalah dari dalam tempat kedudukan-Mu yang suci dan mulia; di mana gerangan kasih-Mu yang cemburuan dan segala kuasa-Mu? Adakah segala rahmat-Mu dan kasihan-Mu ditegahkan dari padaku?
4Halilintar-Nya menerangkan bumi; segala dunia melihat dia serta dengan gemetar.
5Segala gunung hancur luluhlah seperti lilin di hadapan hadirat Tuhan, di hadapan hadirat Tuhan seluruh bumi.
6Bahwa segala petala langit memasyhurkan adil-Nya dan segala bangsapun melihat kemuliaan-Nya.
8Ya Allah! tatkala Engkau berjalan di hadapan segala umat-Mu, tatkala Engkau berjalan di padang Tiah. -- Selah.
4Ya Tuhan! pada masa engkau keluar dari Seir, pada masa engkau berjalan langsung ke padang Edom, maka bergempalah bumi, dan langitpun tiris dan awan-awanpun meniriskan air.
5Hancurlah segala bukit dari hadirat Tuhan, jikalau Torsina sekalipun dari hadirat Tuhan, Allah Israel.
10Serta terlihat segala gunung akan Dikau, maka dirasainya sakit dari takut, air bahpun sudah meliputi; tubirpun sudah menyaringkan suaranya dan mengangkat tebing-tebingnya ke atas.
18Maka segenap bukit Torsina itupun berasaplah, sebab Tuhan adalah turun kepadanya dalam api, maka asapnya naik seperti asap tanur dan sangat gempalah segala bukit itu.
32Jikalau dipandang-Nya akan bumi, maka gempalah ia; jikalau disentuh-Nya akan gunung, maka berasaplah ia.
18Awan-awan yang kabus telah menuang air, dan awan-awan yang di ataspun berketar, dan lagi anak panah-Mupun sabung menyabunglah.
8Lalu bumipun bergempa dan bergeraklah dan segala alas langitpun gemetar dan bergoncanglah, oleh karena murka-Nya bernyala-nyala.
9Asappun keluarlah dari pada hidung-Nya, dan api yang menghanguskan dari pada mulut-Nya dan api bernyala-nyalapun keluar dari pada-Nya.
10Maka dicenderungkan-Nya langit, lalu turunlah Ia dan gelap-gulita adalah di bawah kaki-Nya.
6Hai segala gunung! maka kamu berlompatan seperti domba jantan? hai bukit! maka kamupun seperti anak kambing?
7Gentarlah, hai bumi! di hadapan hadirat Tuhan, di hadapan hadirat Allah Yakub!
7Maka dalam hal ketakutan aku berseru kepada Tuhan dan kunyaringkan penangisku kepada Allahku; maka didengar-Nya dari istana-Nya akan suaraku, dan seruku kepada-Nyapun sampailah kepada telinga-Nya.
8Lalu bumipun bergempalah dan bergeraklah dan segala alas gunungpun gemetarlah dan bergoncanglah oleh karena bernyala-nyala murka-Nya.
9Asap keluar dari pada hidung-Nya, dan api yang menghanguskan dari pada mulut-Nya, dan bara api yang bernyala-nyalapun keluar dari pada-Nya.
1Surat peringatan Daud akan dinyanyi orang ramai bagi biduan besar pada Syusan Edut.
2Kemudian dari pada baginda berperang dengan orang Syam yang dari Mesopotami dan dengan orang Syam yang dari Zoba, dan Yoabpun sudah mengalahkan pula orang Edom dalam Lembah-Masin dua belas ribu orang banyaknya.
11Adapun rumah kami yang suci dan mulia itu, tempat nenek moyang kami memuji-muji Engkau, ia itu sudah dibakar habis dengan api dan segala mata benda kami sudah rusak binasa.
12Ya Tuhan! masakan Engkau menahani diri-Mu akan segala perkara ini, masakan Engkau berdiam diri-Mu, serta merendahkan kami terlalu sangat?
30Pada masa itu diperdengarkan Tuhan kelak bunyi suara-Nya yang mahamulia dan diperlihatkan-Nya lengan-Nya yang turun dengan kehangatan murka, dengan nyala api yang makan habis, dengan taufan dan air bah dan hujan air beku.
21sambil lari masuk ke dalam celah, celah bukit batu dan ke dalam gua-gua di gunung, dari karena hebat Tuhan dan dari karena kemuliaan kebesaran-Nya, apabila Ia bangkit berdiri akan mengejutkan segala isi bumi.
7Maka seorangpun tiada yang menyebut nama-Mu, yang bangun akan berpaut kepada-Mu; maka sebab itu Engkau sudah menyamarkan wajah-Mu dari pada kami dan Engkau sudah menghancurkan kami, oleh karena sebab segala kesalahan kami.
14Ya Allahku, jadikanlah kiranya mereka itu seperti suatu pasir apung dan seperti jerami yang dilayangkan oleh angin.
24Jikalau aku melihat kepada gunung-gunung, bahwasanya semuanya itu bergempalah dan segala bukitpun bergerak.
1Maka sekarang dengarlah olehmu firman Tuhan! Bangkitlah berdiri, berbantahlah dengan segala gunung, biarlah segala bukit mendengar suaramu!
19Kepada-Mu juga, ya Tuhan! berserulah aku; karena api sudah makan habis akan segala kandang kambing yang di gurun, dan nyala apipun sudah menyalakan segala pohon kayu yang di padang.
13Bahwa sesungguhnya Tuhan yang merupakan segala gunung dan yang menjadikan angin, dan yang memberitahu kepada manusia segala kepikiran hatinya, dan yang mengadakan bahwa fajarpun menjadi gelap dan yang menjejak segala tempat tinggi di atas bumi; maka Tuhan, Allah semesta alam sekalian, itulah nama-Nya.
14Maka Tuhanpun berguruhlah dari dalam langit dan Allah taalapun memperdengarkan bunyi suara-Nya.
11Lalu firman-Nya: Keluarlah engkau, berdirilah di atas bukit ini di hadapan hadirat Tuhan, karena sesungguhnya Tuhan akan berjalan lalu kelak! Hata, maka adalah angin ribut dan tofan, yang membelahkan bukit dan memecahkan batu, ia itu berjalan di hadapan Tuhan, tetapi tiada Tuhan dalam tofan itu; kemudian dari pada tofan itu adalah gempa bumi, tetapi tiada juga Tuhan dalam gempa bumi itu.
3Bahwa Allah kami akan datang dan tiada Ia berdiam diri-Nya; api yang menghanguskan itu berjalan di hadapan-Nya dan keliling-Nya adalah angin ribut yang menderu.
4Maka berserulah Ia kepada langit di atas dan kepada bumipun, bahwa Ia akan menghukumkan umat-Nya.
8Lalu naiklah segala bukit dan turunlah segala lembah pada tempat yang telah Kautentukan bagi tiap-tiapnya.
11Maka kamupun datanglah hampir, lalu berdiri pada kaki gunung, maka gunung itupun bernyala-nyala apinya sampai ke tengah langit, maka adalah kelam kabut dan awan dan gelap gulita.
20Sehingga gentarlah segala ikan di laut dan segala unggas di udara dan segala margasatwa di padang dan segala binatang yang melata di atas bumi di hadapan hadirat-Ku; maka segala gunungpun akan tenggelam dan segala bukit batu yang curampun akan runtuh dan segala pagar tembokpun akan roboh ke bumi.
8Hai segala langit, hendaklah kamu bertitik-titk dari atas, hai segala awan-awan, hendaklah kamu menurunkan hujan kebenaran! Hendaklah bumi membukakan dirinya, supaya bertumbuh pelbagai selamat dan kebenaranpun berpucuk-pucuk bersama-sama! Bahwa Aku ini Tuhan, yang menjadikan dia.
3Maka sebab itu tiada kami akan takut, jikalau bumi ini bertukar tempatnya dan jikalau segala gunung dipindahkan ke tengah-tengah laut sekalipun;
5Bahwa aku ini terhantar di tengah-tengah singa, di antara anak-anak manusia yang ganas dari padanya; bahwa giginya seperti lembing dan seperti anak panah, dan lidahnyapun seperti pedang yang baharu diasah.