Yakobus 2:20
Hendaklah engkau mengetahui, hai orang yang sia-sia, bahwa iman dengan tiada perbuatan itu kosong!
Hendaklah engkau mengetahui, hai orang yang sia-sia, bahwa iman dengan tiada perbuatan itu kosong!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
14Hai saudara-saudaraku, apakah faedahnya jikalau orang mengatakan dirinya ada iman, tetapi tiada padanya perbuatan, dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
15Jikalau ada saudara-saudara laki-laki atau saudara yang perempuan tiada cukup makan pakai sehari-hari,
16lalu berkata seorang dari antara kamu kepadanya, "Selamat jalan, hangatlah kiranya dirimu, dan makan sehingga kenyang"; tetapi tiada kamu memberi kepadanya barang yang patut bagi tubuhnya, maka apakah faedahnya?
17Demikianlah juga iman, jikalau tiada disertai perbuatan, matilah ia sendiri.
18"Benar," kata setengah orang, "engkau ada iman, dan aku ada perbuatan, tunjukkanlah kepadaku imanmu itu dengan tiada perbuatanmu, maka aku pun akan menunjukkan kepadamu imanku daripada perbuatanku."
19Engkau ini percaya bahwa Allah Satu sahaja adanya. Benar, segala setan pun percaya juga, dan menggeletar.
24Maka nyatalah kepadamu bahwa orang dibenarkan oleh sebab perbuatannya, dan bukannya oleh sebab iman sahaja.
25Bukankah begitu juga Rahab perempuan sundal itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia menyambut dan mengulurkan keluar pesuruh itu dari jalan yang lain?
26Karena sebagaimana tubuh dengan tiada roh itu mati, demikianlah juga iman dengan tiada perbuatan itu mati.
21Bukankah nenek moyang kita Ibrahim dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia hendak mengorbankan Ishak anaknya itu di atas tempat korban?
22Maka nyatalah kepadamu bahwa iman beserta dengan perbuatannya itu sudah bekerja bersama-sama, sehingga oleh sebab segala perbuatan itu imannya itu sudah menjadi sempurna.
2Karena jikalau Ibrahim itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya, ada juga kemegahan padanya, tetapi bukannya kepada Allah.
3Karena apakah kata Alkitab? Bahwa Ibrahim percaya akan Allah, maka itulah dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
4Maka kepada orang yang bekerja itu, adalah gajinya, bukan dihisabkan seperti pemberian, melainkan seperti hak;
5tetapi kepada orang yang tiada bekerja, melainkan percaya akan Dia yang membenarkan orang fasik itu, maka imannya itu dihisabkan menjadi kebenaran.
6Sama seperti Daud pun mengatakan bahagia atas orang itu yang dihisabkan Allah kepadanya kebenaran, dengan tiada perbuatan itu,
27Jikalau begitu, di manakah kemegahan itu? Itu sudah ditolak. Atas hukum manakah? Atas hukum melakukan syariat Tauratkah? Bukan, melainkan atas hukum iman.
28Sebab itu kami sifatkan, bahwa orang dibenarkan oleh iman, bukan dengan melakukan syariat Taurat.
8Karena dengan anugerah itu kamu diselamatkan oleh sebab iman, maka hal itu bukannya pekerjaan kamu, melainkan karunia Allah,
9bukannya daripada perbuatan, supaya jangan barang seorang memegahkan dirinya.
22Tetapi hendaklah kamu menjadi penurut pengajaran itu, bukannya orang yang mendengar sahaja dengan memperdayakan dirinya sendiri.
23Karena jikalau barang seorang menjadi orang yang mendengar pengajaran itu, tetapi tiada menurut, ialah seumpama orang yang memandang mukanya yang sebenar di dalam cermin;
16tetapi kami mengetahui, bahwa tiada seorang dibenarkan oleh sebab melakukan hukum Taurat, melainkan oleh sebab iman kepada Kristus Yesus, demikianlah kita ini sudah percaya akan Kristus Yesus, supaya kita dibenarkan oleh sebab iman kepada Kristus dan bukannya oleh sebab melakukan hukum Taurat, karena dengan melakukan hukum Taurat itu seorang pun tiada dibenarkan.
16Maka mereka itu mengaku dirinya mengenal Allah, tetapi dengan perbuatannya mereka itu membukankan Dia, terkena benci dan menjadi durhaka, dan bagi sebarang apa pun pekerjaan yang baik tiada berguna.
4Sia-siakah kamu menanggung hal yang sekian banyak itu? Jikalau sungguh, ia itu menjadi sia-sia.
5Maka Ia yang mengaruniakan Roh itu kepadamu, dan mengadakan mujizat di antara kamu itu, yaitu dari sebab melakukan hukum Tauratkah, atau sebab pemberitaan iman?
6Maka adalah ia itu seperti hal Ibrahim sudah percaya akan Allah, maka ia itu dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
6Jikalau tiada beriman, mustahil diperkenan Allah; karena orang yang menghampiri Allah itu, wajiblah ia yakin bahwa Allah ada, dan lagi bahwa Ialah pemberi pahala kepada segala orang yang mencari Dia.
11Bahwa tiada seorang pun dibenarkan oleh syariat Taurat di hadapan Allah, maka hal itu sudah nyata, sebab: Orang yang benar akan hidup dari sebab iman.
12Tetapi syariat Taurat itu bukannya berasal daripada iman, melainkan orang yang melakukan syariat Taurat itu akan hidup oleh sebab itu.
8Sungguhlah perkataan itu; maka kehendakku: Engkau menguatkan segala perkara itu, supaya orang, yang sudah percaya akan Allah itu, berusaha mengerjakan segala kebajikan. Segala perkara itu baik dan berfaedah kepada manusia.
26Jikalau barang seorang menyangkakan dirinya beribadat, tetapi tiada menahan lidahnya melainkan menipu dirinya, maka ibadat orang itu sia-sialah.
28Lalu bertanyalah mereka itu kepada-Nya, "Apakah yang patut kami perbuat akan menjalankan pekerjaan Allah?"
29Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Inilah pekerjaan Allah, bahwa wajiblah kamu percaya akan Dia, yang disuruhkan oleh Allah itu."
7Maka orang yang semacam itu janganlah menyangka, bahwa ia akan beroleh barang apa pun daripada Tuhan;
36Hai orang bodoh! Barang yang engkau ini taburkan, tiada diberi hidup sebelum mati.
3oleh sebab mengetahui, bahwa ujian imanmu itu mengerjakan tekun.
4Bahwasanya biarlah orang yang tiada betul hatinya tiada mengindahkan dia, tetapi orang benar itu akan hidup oleh percayanya.
20Karena amarah manusia itu bukannya mengerjakan yang benar kepada Allah.
6Karena di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tiada bersunat satu pun tiada berfaedah, melainkan iman yang bekerja oleh sebab kasih.
3Karena jikalau barang seorang menyangkakan dirinya indah padahal ia bukannya indah, ialah menipu dirinya sendiri.
17Karena di dalamnya itu kebenaran Allah dinyatakan daripada iman kepada iman, seperti yang telah tersurat: Bahwa orang benar itu akan hidup oleh sebab iman.
13Karena bukannya orang yang mendengar bunyi Taurat itu benar kepada Allah, melainkan orang yang mengamalkan hukum Taurat itu akan dibenarkan.
1Maka kamu pun dahulu sudah mati oleh sebab segala kesalahan dan dosamu,
6Tetapi jikalau daripada anugerah, maka bukanlah daripada perbuatan manusia, sebab jikalau daripada perbuatan itu, anugerah itu bukannya lagi anugerah.
6Yang akan membalas ke atas tiap-tiap orang menurut perbuatan masing-masing,
14Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan kebajikan akan menggenapkan barang yang mustahak, supaya jangan mereka itu hidup dengan percuma.
3Hai orang, yang menyalahkan orang yang berbuat demikian itu, padahalnya engkau melakukan sedemikian itu juga, adakah engkau sangkakan, engkau ini terlepas daripada hukum Allah?
38Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh sebab iman; dan jikalau ia undur, maka Roh-Ku tiada berkenan akan dia.
3Karena apakah halnya? Jikalau beberapa orang menjadi tiada beriman, dapatkah ketiadaan iman mereka itu membatalkan setiawan Allah?