Yeremia 45:3
Katamu begini: Wai bagiku sekarang, karena Tuhan sudah menambahi kedukaanku lagi dengan sengsara; penatlah aku berkeluh kesah dan tiada aku mendapat kesenangan.
Katamu begini: Wai bagiku sekarang, karena Tuhan sudah menambahi kedukaanku lagi dengan sengsara; penatlah aku berkeluh kesah dan tiada aku mendapat kesenangan.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Wai bagiku dari karena lukaku! bagaimana pedih rasanya penyakitku! sehingga kataku: Aduh, apa macam penyakit ini, bagaimana aku dapat menderita dia?
1Bahwa inilah firman yang sudah dikatakan nabi Yermia kepada Barukh bin Neria, pada masa disuratkannya dalam sebuah kitab akan segala perkataan itu dari pada lidah Yermia, pada tahun yang keempat dari pada kerajaan Yoyakim bin Yosia, raja orang Yehuda, bunyinya:
2Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel, akan halmu, hai Barukh!
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
11Segenap bangsanya berkeluh kesah sambil mencahari makan; barang yang indah-indah padanya diberikannya akan beroleh makan akan menyedapkan hatinya! Ya Tuhan! lihatlah kiranya dan pandanglah akan daku bagaimana kehinaan aku.
12Tiadakah kamu peduli, hai kamu sekalian yang lalu pada jalan? lihatlah dan pandanglah kalau ada penyakit yang sama seperti penyakitku! bagaimana aku dihabiskan dengan kesukaran oleh Tuhan pada hari kehangatan murka-Nya.
13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
15Maka sekarang apakah hendak kukatakan? Barang yang dijanji-Nya itu telah disampaikan-Nya, maka aku akan berjalan perlahan-lahan sementara lalu segala tahunku dari karena kepahitan hatiku.
15Mengapa engkau meraung dari karena lukamu pedihnya tiada terderita? sebab kejahatanmu besar begitu dan dosamupun tiada tepermanai banyaknya, maka Kubuat begitu akan dikau.
3Maka pinggangku penuhlah dengan sakit payah, sebab perkara yang akan jadi kelak; beberapa penyakit yang pedih terkenalah kepadaku seperti penyakit orang perempuan yang hendak beranak; aku mengerutkan diriku dari sebab mendengar dan aku gementar dari sebab melihat dia.
9Maka tiada Engkau menyerahkan aku kepada tangan seteru, melainkan Engkau telah menjejakkan kakiku pada tempat yang luas.
10Kasihankanlah akan daku, ya Tuhan! karena aku dalam kesusahan; dari karena dukacita telah terkeratlah mataku dan jiwaku dan perutkupun.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
21Mereka itu sudah mendengar keluh kesahku dan tiadalah penghibur padaku. Serta kedengaranlah celakaku kepada segala musuhku, maka sukacitalah hati mereka itu sebab Engkau sudah membuat akan daku demikian. Hendaklah kiranya datang hari yang telah Kautentukan, maka mereka itu akan jadi sama dengan aku.
22Hendaklah segala kejahatan mereka itu datang di hadapan hadirat-Mu dan buatlah akan mereka itu seperti telah Kaubuat akan daku dari karena segala salahku. Aduh, banyaklah sudah segala keluh kesahku dan hatikupun lemahlah.
18Mengapa maka sengsaraku tiada berkesudahan dan penyakitku pedih begitu, sehingga engganlah ia itu disembuhkan? Bahwa Engkaulah bagiku selaku anak sungai yang kekeringan, selaku air yang tiada tentu jalannya!
6Jikalau aku berkata-kata, maka kesukaranku tiada diringankan; jikalau aku berhenti, apakah sudah lalu dari padaku?
7Bahwasanya segala kuatku sudah hilang, Engkau sudah membinasakan segala isi rumahku.
2Sekali lagi pengaduhanku dikatakan durhaka; kendatilah, maka pengeluhku tiada juga sama dengan belaku.
12Karena demikianlah firman Tuhan: Bahwa lukamu itu parah dan balamupun amat pedih.
6Maka engkau, hai anak Adam! berkeluh kesahlah di hadapan mata mereka itu dengan hati yang hancur dan sangat kepahitan.
15Bahwasanya kata mereka itu kepadaku: Di manakah firman Tuhan itu? Baiklah ia itu datang sekarang.
10Wai bagiku, ya ibuku! sebab sudah kauperanakkan daku, seorang bantahan, seorang yang bercidera dengan segenap isi negeri; tiada aku mengambil laba yang keji dari padanya dan mereka itupun tiada dari padaku, maka semuanya mengutuki juga akan daku!
8Maka isi perutku penuh dengan bisa dan pada tubuhku satupun tiada yang sehat.
17Selamat sudah dijauhkan dari pada hatiku, tiada kuketahui lagi akan barang yang baik.
18Maka sebab itu kataku: Segala beraniku sudah hilang dan segala harapku pada Tuhanpun.
17Karena kataku: Janganlah kiranya mereka itu bersukacita akan daku apabila kakiku tergelincir, dan jangan mereka itu membesarkan dirinya sebab aku.
16Hata, setelah sudah kuberikan surat pembelian itu kepada Barukh bin Neria, maka kupinta doa kepada Tuhan, sembahku:
10Jikalau kamu penat dari pada perjalanan yang jauh sekalipun, tiada juga katamu: Putuslah harapku! kamu lagi merasai kuat di dalam tanganmu, sebab itu tiada kamu merasai sakit.
3Kasihankanlah kiranya aku, ya Tuhan! karena lemah keadaanku; sembuhkanlah aku, ya Tuhan! karena gemetarlah segala tulangku.
20Bahwa Engkau juga mengetahui kecelaanku dan maluku dan kehinaanku, maka segala orang yang menyesakkan daku itu adalah di hadapan-Mu.
3Maka akan jadi apabila sudah dikaruniakan Tuhan kepadamu kesenangan dari pada segala kesukaranmu dan kesakitanmu dan pekerjaanmu yang berat, yang ditanggungkan kepadamu oleh orang yang memperhambakan kamu,
26Bahwa tiada aku senang atau diam atau lalai, maka datang juga dahsyat itu.
6Bahwa segala lukaku telah menjadi busuk dan bernanah oleh karena bebalku.
5Wai bagiku! adalah halku bagaikan orang dagang di Mesekh dan seolah-olah aku duduk dalam kemah Kedar!
19Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.
4Begini hendaklah kaukatakan kepadanya: Demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya barang yang telah Kubangunkan itu Kurombak pula dan barang yang telah Kutanam itupun Kucabut pula, bahkan, jikalau segenap negeri ini sekalipun.
4Maka sebab itu kataku: Biarkanlah akan daku, supaya aku menangis tersedih-sedih; janganlah kamu paksa hendak menghiburkan daku dari pada kebinasaan puteri bangsaku.
13Jikalau kataku: Bahwa tempat tidurku kelak menghiburkan daku dan tempat pembaringanku akan mengurangi kesusahanku,
3melainkan engkau diasut oleh Barukh bin Neria akan melawan kami, supaya dapat diserahkannya kami kepada tangan orang Kasdim, supaya dibunuhnya akan kami atau dibawanya akan kami ke Babil dengan tertawan.
38Tetapi jikalau selalu katamu: Perintah Tuhan, sebab itu, demikianlah firman Tuhan, yaitu sebab katamu: Perintah Tuhan, meskipun Aku sudah menyuruhkan orang kepadamu mengatakan: Janganlah katamu: Perintah Tuhan;
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
3Bahwa Yehuda dipindahkan dengan tertawan dari karena kesukaran dan kebanyakan perhambaan; maka duduklah ia di antara segala orang kafir, tiadalah ia mendapat perhentian; mereka itu sekalian yang mengusir akan dia itu mendapati akan dia di tempat-tempat yang sempit.
64sambil katamu: Demikianlah Babil akan tenggelam dan tiada timbul pula, dari karena celaka yang kelak Kudatangkan atasnya, yang mereka itu akan jadi lemah. -- Sampai di sini adalah tersebut segala perkataan Yermia.
17Sebab itu katakanlah ini kepada mereka itu: Bahwa dengan tiada berkeputusan baik siang baik malam berhamburanlah air mata dari pada mataku, sebab anak dara puteri bangsaku sudah kena luka, ia itu luka parah dan kena suatu bala yang sangat pedih.
24Karena adalah pengeluhku akan ganti roti dan pengaduhku akan ganti air minum.
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
21Pada masa hatiku sombong oleh dengki dan panas hatiku oleh kurang sabar,
1Wai bagiku! Karena adalah halku seperti kalau sudah habis pupul agung, kalau sudah habis petikan buah anggur yang terkemudian itu; sebiji buah anggur tiada lagi akan dimakan; cuma-cuma aku ingin akan buah ara yang masak!