Yeremia 9:19
Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
20Maka sebab itu dengarlah olehmu firman Tuhan, hai perempuan! hendaklah telingamu menerima kata yang keluar dari pada mulutnya, ajarkanlah anak-anakmu perempuan meraung-raung, ajarkanlah seorang akan seorang meratap.
19Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.
8Maka oleh sebab itu besarlah murka Tuhan akan orang Yehuda dan akan orang isi Yeruzalem, dijadikannya mereka itu suatu kecengangan dan kebinasaan dan kecelaan, seperti kamu melihat dia dengan matamu sendiri.
9Karena sesungguhnya bapa-bapa kita sudah rebah mati dimakan pedang, dan oleh sebab itu juga anak-anak kita laki-laki dan perempuan dan segala bini kitapun sudah tertawan.
9Segala bini umat-Ku kamu halaukan dengan gagah dari dalam rumah kesukaannya; dari pada anak-anak penyusunya kamu mengambil perhiasan-Ku sampai selama-lamanya.
19Dengarlah bunyi ratap puteri umat-Ku dari negeri yang amat jauh: Entah Tuhan tiada di Sion? entah Rajanya tiada di sana? -- Mengapa maka mereka itu sudah membangkitkan murka-Ku dengan patung-patungnya dan dengan berhala orang helat, yang sia-sia adanya?
20Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.
51Lenyaplah bicara kami serta terdengarlah kami akan kecelaan itu, malu sudah menudung muka kami, sebab orang helat sudah masuk ke dalam tempat kesucian rumah Tuhan.
4Maka pada hari itu juga diangkat oranglah suatu nyanyian akan halmu serta diangkatnya sebiji ratap, katanya dalam ratapnya: Bahwa kita sudah dijarahi habis-habis! Bahagian pusaka bangsaku sudah ditukarnya. Wah, bagaimana Ia sudah undur dari padaku dengan jemu! Segala bendang kita disuruhnya bahagi-bahagi.
4Maka sebab itu kataku: Biarkanlah akan daku, supaya aku menangis tersedih-sedih; janganlah kamu paksa hendak menghiburkan daku dari pada kebinasaan puteri bangsaku.
16Makota sudah gugur dari pada kepala kami! Wai bagi kami, maka kami sudah berbuat dosa begitu!
17Maka itulah sebabnya hati kami letih lesu, dan itulah sebabnya mata kamipun kaburlah!
10Atas segala gunung Kunyaringkan kelak tangis dan pengaduh, atas segala pondok gembala di padang belantara suatu biji ratap, karena sekalian itu sudah dibakar habis, sehingga seorangpun tiada lalu dari sana dan bunyi binatangpun tiada kedengaran lagi; baik segala unggas di udara baik segala binatangpun sudah lari, semuanya sudah lenyap!
20Kealahan demi kealahan diserukan oranglah; rusaklah sudah seluruh tanah; sekonyong-konyong segala kemahku dibinasakan dan segala rumah peranginanku pada sesaat jua.
31Wai, aku dengar bunyi seperti suara perempuan yang menyakiti akan beranak, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak sulungnya, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak, yaitu bunyi suara puteri Sion, bahwa ia berkeluh kesah dan ditadahkannya tangannya, katanya: Wai bagiku, karena nyawaku hampir akan putus di bawah tangan segala pembunuh itu!
7Tanahmu sudah rusak, segala negerimu sudah dibakar habis dengan api, hasil segala bendangmu dimakan habis orang helat di hadapan matamu, semuanya sudah rusak dan terbongkar seperti oleh air bah.
8Maka puteri Sion ketinggalan seperti sebuah pondok di dalam kebun anggur, seperti suatu teratak di dalam kebun mentimun, seperti sebuah negeri yang dikepung berkeliling.
26Hai puteri umat-Ku! kenakanlah kain karung pada pinggangmu dan bergelumanglah dalam abu, berkabunglah seperti kalau kematian anak tunggal dan berbiji rataplah dengan tersedih-sedih, karena sekonyong-konyong si pembinasa itu akan datang atasmu.
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
17Bahwa Sion menadahkan tangannya, tetapi tiadalah penghibur baginya! Tuhan juga sudah berfirman kepada segala musuh Yakub berkeliling, maka di antaranya adalah Yeruzalem seperti seorang najis adanya.
18Bahwa Tuhan juga adil, karena aku sudah mendurhaka kepada firman-Nya; dengarlah olehmu, hai segala bangsa! Dan lihatlah kesukaranku; bahwa segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah dibawa dengan tertawan.
4Bahwa segala jalan Sion itu muramlah, karena seorangpun tiada yang datang memuliakan masa raya; segala pintu gerbangnya sudah rusak, segala imamnya berkeluh kesah, segala anak daranya berdukacita dan ia sendiripun dalam kepahitan hatinya.
21Adalah bunyi suara kedengaran di atas tempat yang tinggi, bunyi tangis dan doa segala bani Israel, sebab mereka itu sudah mendolak-dalikkan jalannya dan sudah melupakan Tuhan, Allahnya.
11Adapun rumah kami yang suci dan mulia itu, tempat nenek moyang kami memuji-muji Engkau, ia itu sudah dibakar habis dengan api dan segala mata benda kami sudah rusak binasa.
19Kedua perkara ini sudah berlaku atasmu, maka siapa gerangan mengasihani akan dikau? Adalah kerusakan dan kebinasaan dan kelaparan dan pedang; maka dengan siapa gerangan Aku akan menghiburkan dikau?
8Sebab itu hendaklah kamu berpakaikan kain karung, serta meratap dan meraung-raung, karena belum lagi kehangatan murka Tuhan undur dari pada kita.
1Bagaimana Tuhan sudah menudungi puteri Sion dengan awan-awan oleh murka-Nya! Kemuliaan Israel sudah dicampakkan-Nya dari langit ke bumi, dan pada masa murka-Nya tiada Ia ingat akan alas kaki-Nya!
2Bahwa Tuhan sudah menelan semuanya, satupun tiada disayang-Nya! segala kedudukan Yakub sudah dibinasakan-Nya oleh murka-Nya, segala kota benteng puteri Yehuda sudah disamakan-Nya dengan tanah; istana baginda dan segala penghulunyapun sudah diharamkan-Nya.
2Bahwa bahagian pusaka kami sudah jatuh ke dalam tangan orang keluaran, dan segala rumah kamipun ke dalam tangan orang helat.
3Bahwa kami ini anak piatu yang tiada berbapa, dan ibu kamipun seperti perempuan janda adanya.
10Segala tua-tua puteri Sion duduklah di tanah, mereka itu berdiam dirinya, dan menyiram kepalanya dengan abu dan berpakaikan kain karung; segala anak dara Yeruzalem menundukan kepalanya sampai ke bumi.
11Bahwa mataku bilis dari pada menangis, segala isi perutkupun bergeraklah, limpaku tertumpah ke bumi dari karena luka puteri bangsaku, sebab budak-budak dan anak penyusupun rebahlah pingsan pada lorong-lorong negeri.
14Tetapi kata Sion: Bahwa Tuhan sudah meninggalkan daku, dan Tuhan sudah melupakan daku!
24Bahwa kita mendengar kabarnya lalu tangan kita jadi lemah; kepicikan datanglah atas kita dan kesakitan seperti atas seorang perempuan yang hendak beranak.
11Maka sekarang, beberapa bangsa yang besar-besar berhimpun lawan engkau, serta katanya: Bahwa ia sudah jadi najis dan mata kami memandang kepada Sion!
7Maka dari pada zaman nenek moyang kami datang kepada hari ini kami dalam salah besar, maka sebab segala kejahatan kamipun kami sudah diserahkan, baik kami baik segala raja dan imam kami, kepada tangan segala raja-raja negeri itu akan dimakan oleh pedang dan akan dipindahkan dengan tertawan dan akan dijarahi dan akan disapukan arang di muka, seperti hal kami pada hari ini.
11Bahwa kita meraung-raung seperti beruang dan kita sekalian memeram seperti merpati; kita menantikan insaf, maka ia itu tiada; kita menantikan selamat, maka ia itu tinggal jauh dari pada kita.
24Maka sebab itu kelelahan segala moyang kita sudah dimakan habis oleh segala kecelaannya dari pada kecil mula, demikianpun segala domba kambing dan lembu kita dan segala anak laki-laki dan perempuan kita!
7Bahwa Tuhan sudah menolak mezbah-Nya dan jemulah Ia akan tempat kesucian-Nya! segala pagar tembok maligai itu sudah diserahkan-Nya kepada tangan musuh, maka mereka itu sudah bergaduh-gaduh di dalam rumah Tuhan, ramainya seperti pada hari raya.
8Bahwa niat Tuhan juga hendak membinasakan pagar tembok puteri Sion; dikenakan-Nya tali sipat; tiada Ia berhenti dari pada menelan; sekarang muramlah kota dan pagar temboknya, bersama-sama ia sudah jadi lemah.
19Wai bagiku dari karena lukaku! bagaimana pedih rasanya penyakitku! sehingga kataku: Aduh, apa macam penyakit ini, bagaimana aku dapat menderita dia?
20Bahwa kemahku sudah rusak, segala alinya putus, segala anakku sudah meninggalkan daku, mereka itu tiada lagi; seorangpun tiada yang membentangkan kemahku dan yang menggantungkan kelambunya.
9Bahwa kita sudah mengobati Babil, tetapi tiada ia tersembuhkan; tinggalkanlah dia, baiklah masing-masing kita pulang ke negerinya, pehukumannya sudah sampai ke langit dan sudah naik sampai di awan-awan.
7Dengan Dikau, ya Tuhan! adalah kebenaran, tetapi dengan kami adalah bera muka dari malu pada hari ini juga; dengan segala orang Yehuda, dengan segala orang isi Yeruzalem, dengan segenap orang Israel, yang dekat dan yang jauh, dalam segala negeri yang sudah Kauhalaukan mereka itu kepadanya dari sebab durhakanya, karena mereka itu sudah mendurhaka kepada-Mu.
8Maka negeri ini akan Kujadikan suatu kerobohan dan campah, barangsiapa yang melalui dia itu akan tercengang-cengang dan membuat olok-olok akan dia dalam segala celakanya.
11Dijadikannya belukar belaka, maka belukar itu sangat mempercintakan Daku; rusaklah sudah seluruh tanah itu, maka seorangpun tiada yang memperhatikannya.
26Maka isi segala pintu gerbangnya akan meratap dan berkabung dan mereka itu akan duduk di bumi dengan hampanya.
1Bermula, maka bagaimana sudah duduklah sunyi negeri yang dahulu ramai begitu! ia telah menjadi seperti seorang perempuan janda; yang dahulu besar di antara segala orang kafir, seperti permaisuri di antara segala negeri, sekarang ia sudah takluk dan membawa upeti.
9Maka sekarang, mengapa engkau menangis tersedih-sedih? Tiadakah lagi Raja di antara kamu? Sudah binasakah segala penghulumu, maka engkau kedatangan sakit seperti seorang perempuan yang hendak beranak?