Ayub 24:15
Mata orang bermukah menantikan waktu samar muka serta katanya: Seorangpun tiada akan melihat aku! maka dikenakannya tudung kepada mukanya.
Mata orang bermukah menantikan waktu samar muka serta katanya: Seorangpun tiada akan melihat aku! maka dikenakannya tudung kepada mukanya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
16Pada masa kegelapan ditetasnya rumah, dan pada siang hari adalah mereka itu tersembunyi, maka tiada mereka itu mengetahui terang.
17Karena pagi hari adalah baginya seperti bayang-bayang maut, baharu dilihatnya ia itu datang, maka dirasainya takut akan mati.
13Mereka itu adalah di antara orang yang benci akan terang; tiada diketahuinya akan jalan-jalannya dan tiada mereka itu tetap pada lorong-lorongnya.
14Maka dahulu dari pada terbit fajar bangunlah si pembunuh itu, dibunuhnya akan orang miskin dan papa, dan pada malam berpusing-pusinglah ia seperti pencuri.
9dari pada waktu samar muka sampai malam hari, sampai sudah menjadi malam gelap gulita.
10Lalu bertemulah ia dengan seorang perempuan yang berpakaikan perhiasan sundal dan hatinya pandai menipu.
14Pada siang hari mereka itu bertemu dengan kegelapan, dan pada tengah haripun mereka itu menggagau seperti pada waktu malam.
23Ia mengembara ke sana ke mari hendak mencahari makan, diketahuinya bahwa beberapa hari kegelapan sudah ditentukan baginya.
8Bahwa ia duduk dalam pengadangan di dusun-dusun; dari pada tempatnya yang sembunyi itu dibunuhnya orang yang tiada bersalah, dan matanyapun mengintai akan orang miskin.
9Bahwa ia mengadang pada tempat yang sembunyi, seperti seekor singa dalam guanya; ia mengadang hendak merampas akan orang yang miskin dan iapun merampas akan orang yang papa hendak menarik dia ke dalam jaringnya.
21Karena mata-Nya selalu adalah mengamati-amati jalan segala manusia, dilihatnya kelakuan masing-masing mereka itu.
22Tiadalah kegelapan, tiadalah bayang-bayang maut, akan tempat orang yang berbuat jahat itu dapat menyembunyikan dirinya.
30Barangsiapa yang mengejamkan matanya, ia itu berniat kesalahan, dan orang yang menggigit-gigit bibirnya, ia itu hendak melakukan jahat.
18Supaya jangan ia itu kelihatan kepada Tuhan dan jahatlah hal itu kepada pemandangan-Nya, sehingga dipalingkan-Nya murka-Nya dari pada orang itu kepadamu.
15Hai orang fasik! jangan engkau mengintai rumah orang benar dan jangan engkau merusakkan pondoknya;
9Mata yang sudah memandang kepadanya tiada akan memandang kepadanya pula, dan tempatnyapun tiada lagi menentang dia.
18Tetapi orang itu mengintai akan darahnya sendiri serta mengadang akan nyawanya sendiri.
9Baiklah segala bintang terpadam pada fajarnya, biarlah ia menantikan siang maka tiada juga ia itu datang; sekali-kali jangan dipandangnya dinihari!
15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?
4Yang mengasahkan lidahnya seperti pedang, yang mengacu-acu dengan anak panahnya, yaitu perkataannya yang pahit-pahit.
5Dari tempat pengadangnya mereka itu hendak memanah orang yang tulus hatinya; sekonyong-konyong dipanahnya akan dia dengan tiada takut.
12Bahwa mata Tuhan memeliharakan pengetahuan, tetapi perkataan orang murtad dibongkar-bangkir-Nya.
12Mengapa engkau dibawa oleh nafsumu? dan mengapa matamu bernyala-nyala sebab amarah?
12Malam dijadikannya siang hari, dan dari pada kegelapan dijadikannya suatu terang yang bercahaya.
32Bahwa orang jahat itu mengintai akan orang yang benar, hendak membunuh dia,
14Pada petang hari sesungguhnya adalah kegentaran, maka dahulu dari pada datang pagi sudah tiada ia itu lagi! Bahwa inilah bahagian orang yang sudah menjarahi kita dan nasib untung mereka sekalian yang sudah merampas kita.
30Tak akan jangan orang pencuri dihukum juga, jikalau ia telah mencuri hendak mengenyangkan perut sebab laparnya sekalipun.
22Orang yang dengan segera hendak menjadi kaya itu jahatlah matanya, tiada ia melihat kepapaan datang atasnya kelak.
24Barangsiapa yang membahagi-bahagi dengan pencuri ia itu benci akan dirinya; terdengarlah ia akan sumpah, tetapi tiada diberitahunya.
2Karena kamu sendiri mengetahui dengan secukupnya bahwa Hari Tuhan itu datang seperti pencuri pada malam.
34Adapun pelita tubuhmu, yaitu mata; jikalau matamu baik, tak dapat tiada seluruh tubuhmu pun bercahaya adanya; tetapi jikalau matamu jahat, niscaya tubuhmu pun gelap adanya.
35Sebab itu jaga baik-baik, supaya terang yang di dalammu itu, jangan menjadi gelap.
15"Ingatlah olehmu, Aku datang seperti seorang pencuri; maka berbahagialah orang yang berjaga-jaga sambil memeliharakan pakaiannya, supaya jangan ia berjalan bertelanjang dan orang nampak kemaluannya."
18Apabila engkau melihat seorang pencuri, maka engkau sedaya dengan dia, dan dengan orang yang berzina engkaupun sefakat.
25Janganlah kiranya engkau ingin dalam hatimu akan keelokan perempuan itu, dan jangan dibingungkannya akan dikau dengan bermain-main mata.
20Adapun hal perempuan berzinah, ia itu demikianlah adanya: maka iapun makan lalu disapunya mulutnya sambil katanya: Tiada aku berbuat jahat!
2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.
13sehingga seorang laki-laki telah berbaring dengan dia dan berseketiduran dengan dia, tetapi tersembunyilah perkara itu dari pada mata lakinya dan telah dicemarkannya dirinya dengan sembunyi-sembunyi, sehingga tiadalah saksi atasnya dan salahnyapun tiada kedapatan,
3Mata Tuhan adalah atas segala tempat sambil memandang akan orang jahat dan akan orang baik.
17Karena mata-Ku juga mengamat-amati segala jalan mereka itu, tiada mereka itu terlindung dari pada hadirat-Ku, dan kejahatannyapun tiada tersembunyi dari pada mata-Ku.
8Barangsiapa yang sudah melihat aku, ia itu tiada memandang aku pula; matamu akan mencahari aku, tetapi aku tiada lagi.
28Tetapi Aku ini berkata kepadamu, bahwa tiap-tiap orang yang memandang seorang perempuan serta bergerak syahwatnya, sudahlah ia berzinah dengan dia di dalam hatinya.
6Terang di dalam kemahnyapun akan berubah menjadi gelap dan damarpun dipadamkan dari atasnya.
4Tetapi kamu ini, hai saudara-saudaraku, tiadalah di dalam gelap, sehingga Hari itu menimpa kamu seperti seorang pencuri.
148Maka mataku mendahului segala waktu jaga pada malam, hendak memandang akan segala janji-Mu.
33Matamu kelak memandang akan perempuan jalang dan hatimupun kelak berkata-kata akan perkara yang membinasakan.
20Karena tak ada pahala bagi orang jahat, dan pelita orang fasik akan dipadamkan kelak.
43Tetapi perkara ini kamu ketahui: Bahwa jikalau tuan rumah sudah mengetahui pada waktu yang mana pencuri datang, tak dapat tiada berjaga-jagalah ia dan tiada dibiarkannya rumahnya dipecah.
12Dan lagi gelappun tiada dapat menyembunyikan barang sesuatu dari pada-Mu, melainkan malampun teranglah seperti siang dan di hadapan hadirat-Mu terang dan gelap sama juga adanya.
9Jikalau kiranya hatiku sudah menurut bujuk orang perempuan, jikalau aku sudah mengintai pada pintu kawanku,