Ayub 28:22
Maka kata tubir dan maut: Kami sudah mendengar dengan telinga kami hanya kabarnya jua.
Maka kata tubir dan maut: Kami sudah mendengar dengan telinga kami hanya kabarnya jua.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
21Bahwa terlindunglah ia dari pada mata segala sesuatu yang hidup, dan tersembunyilah ia dari pada segala unggas yang di udara.
47Kegentaran dan keleburan telah menjadi bahagian kami, dan lagi kerusakan dan kebinasaan.
23Bahwa Allah juga yang mengerti jalannya dan yang mengetahui tempatnya.
15Yang berkata demikian: Kami sudah berjanji-janjian dengan maut dan dengan alam barzakhpun kami sudah berteguhan janji; kendatilah cemeti yang membinasakan itu limpah atas sekaliannya, tiada juga ia akan sampai kepada kami; karena dusta telah kami jadikan perlindungan kami dan tipu dayapun telah kami jadikan tempat kami bersembunyi.
27Bahwa sekalian ini sudah kita camkan; dengarlah olehmu akan dia dan perhatikanlah dia.
21Bunyi kegentaran adalah selalu di dalam telinganya dan pada masa selamat sentosa juga datanglah kebinasaan atasnya.
22Maka nyawanya hampir kepada kebinasaan dan jiwanya kepada mati yang tertentu.
8Sesungguhnya sudah kaukatakan di hadapan pendengaranku dan sudah kudengar bunyi katamu demikian:
5Bahwa nyawa segala orang mati itu gemetarlah dan segala yang duduk di bawah air.
6Bahwa alam barzakh adalah seperti telanjang di hadapan-Nya dan tubirpun tiada berketudungan.
22Maka sekarangpun janganlah kamu membuat olok-olok, asal jangan kamu menerikkan pula tali pengikatmu, karena telah kudengar dari pada Hua, Tuhan serwa sekalian alam, bahwa suatu kebinasaan yang tertentu akan datang atas seluruh tanah itu.
23Berilah telinga dan dengarlah olehmu akan bunyi suaraku; camkanlah dan dengarlah olehmu akan perkataanku!
21Karena malakulmaut sudah naik sampai ke dalam tingkap kami, ia sudah masuk sampai ke dalam segala maligai kami, segala anak-anak terhantar dengan matinya di jalan dan segala orang teruna di lebuh pasar!
22Maka demikianlah firman Tuhan: Bahwa bangkai manusia akan terhantar di tanah seperti baja di padang dan seperti berkas gandum di belakang orang penyabit, seorangpun tiada akan memungut dia.
22Adalah tempik sorak perang di dalam negeri dan suatu kealahan yang amat besar.
17Sudahkah ditunjuk kepadamu segala pintu maut; sudahkah engkau melihat segala pintu bayang-bayang maut?
12Pada sekali peristiwa suatu firman disampaikan kepadaku diam-diam, dan telingakupun sudah mencapai sedikit juga dari padanya;
16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.
20yang dihancurkan antara pagi dengan petang, dan yang hilang sampai selama-lamanya dengan tiada diketahui orang.
21Tali-tali kemahnya diputuskan, mereka itupun mati dahulu dari pada beroleh akal!
11Neraka dan tempat kebinasaan adalah nyata di hadapan Tuhan, istimewa pula hati segala anak Adam.
27tatkala itu dipandangnya akan dia dan dinyatakannya ia, dibubuhnya akan alasnya dan diselidiknya akan dia.
28Tetapi kepada manusia adalah firman-Nya: Bahwa takut akan Tuhan itulah hikmat adanya, dan menjauhkan diri dari pada jahat itulah akal budi.
20katanya: Seteru kami sudah dibinasakan dan segala kekayaannya sudah dimakan habis oleh api.
3yang telah kami dengar dan kami ketahui dan yang diceriterakan oleh nenek moyang kami kepada kami.
7Seperti seorang yang membajak atau mencangkul di ladang, demikianpun berkaparanlah segala seteru kami pada sisi mulut kubur.
2Dengarlah olehmu, dengarlah akan gempita bunyi suara-Nya, akan bunyi yang keluar dari pada mulut-Nya.
1Bahwasanya, mataku sudah melihat sekalian itu, dan telingakupun sudah mendengar dan mengerti dia.
17ia bertelinga tetapi tiada dapat mendengar, dan lagi nafaspun tiada dalam mulutnya.
24Bahwa kita mendengar kabarnya lalu tangan kita jadi lemah; kepicikan datanglah atas kita dan kesakitan seperti atas seorang perempuan yang hendak beranak.
25Bahwa keputusannya datang; mereka itu akan mencahari perdamaian, tetapi perdamaianpun tiada.
14Setelah sudah mati tiada mereka itu hidup pula, setelah sudah mangkat tiada mereka itu bangkit pula; apabila Engkau mendatangkan tulah, maka Engkau membinasakan mereka itu dan menghapuskan segala peringatan akan mereka itu.
18Tetapi apabila ia tercabut dari pada tempatnya, maka tempatnyapun menyangkali dia, katanya: Tiada tahu aku melihat engkau.
7Bahwa unggas yang liar tiada mengetahui akan jalan ke sana, dan mata burung elangpun tiada tahu melihat dia.
10Karena aku sudah mendengar pengulum orang banyak: Adalah kegentaran keliling! berilah tahu dengan apa dapat kami menuduh dia! segala handai dan taulanku mencamkan timpangku, katanya: Mudah-mudahan dapat dibujuk akan dia, sehingga kita mengalahkan dia dan membalas kepadanya.
8Engkaukah sudah mendengar rahasia Allah dan sudah menarik segala hikmat kepada dirimu.
17Karena pagi hari adalah baginya seperti bayang-bayang maut, baharu dilihatnya ia itu datang, maka dirasainya takut akan mati.
16Dari ujung bumi sekali kedengaranlah kepada kami bunyi mazmur akan mempermuliakan Yang mahaadil! -- Tetapi sekarang kataku: Bahwa aku menjadi kurus, bahkan, aku menjadi kurus; wai bagiku! karena orang khianat mendurhaka, bahkan, durhaka belaka perbuatan mereka itu yang khianat itu!
1Suatu pengajaran bagi biduan besar di antara bani Korah.
22Bahwasanya, adalah datang bunyi kabar dan kegentaran besar dari negeri yang pada sebelah utara! Sebentar lagi maka segala negeri Yehuda ditaruh bagi kerusakan dan bagi tempat kediaman ular naga.
22karena dengan sekonyong-konyong berbangkitlah kelak celakanya, dan balasan keduanya datang dahulu dari pada disangka orang.
7Tetapi sekarang dengarlah juga olehmu perkataan ini, yang kukatakan di hadapan pendengaranmu dan di hadapan pendengaran segenap orang banyak ini:
23Bukannya demikian, melainkan selalu aku sudah takut akan siksa yang dari pada Allah, dan kuketahuilah akan lemahku di hadapan Yang Mahatinggi.
25Maka sekarangpun mengapa maka kami akan mati kelak, dimakan api yang besar ini? Jikalau lebih lama lagi dan selalu kami mendengar suara Tuhan, Allah kami, niscaya matilah kami kelak.
21Dingangakannya mulutnya akan daku baik-baik lebar, katanya: Ah, ah! mata kami telah melihatnya!
12biarlah kita menelan akan dia hidup-hidup seperti alam barzakh, sama sekali seperti orang yang turun ke dalam kubur;
12maka sebab itu firman Tuhan, Allah orang Israel, demikian: Bahwasanya Aku akan mendatangkan jahat kelak atas Yeruzalem dan atas segala orang Yehuda, sehingga menderinglah kedua belah telinga tiap-tiap orang yang mendengarnya.
21Dari pada cemeti lidah engkau akan terlindung, dan pada masa datang kebinasaan engkaupun tiada akan takut.
27Apabila ketakutanmu itu datang seperti tofan dan kebinasaanmu itu datang seperti pusaran angin dan kesukaran dan kepicikan berlaku atasmu,