Ayub 38:9
tatkala Aku menjadikan awan-awan baginya akan pakaian dan kegelapan akan barut;
tatkala Aku menjadikan awan-awan baginya akan pakaian dan kegelapan akan barut;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3Bahwa Aku juga yang memakaikan langit dengan kegelapan dan memperselimutkan dia dengan karung.
10tatkala Aku menggariskan perhinggaannya dan Kububuh padanya kancing dan pintu,
8Siapakah sudah menutup laut dengan pintu, tatkala ia naik dan keluar dari dalam rahim?
12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan kemah kelilingnya; airpun bertimbun-timbun dan awanpun berlapis awan.
11Maka Iapun mengendarai kerubiun, lalu terbang serta melayang-layang di atas sayap angin.
12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan perlindungan-Nya dan kegelapan air dan awan-awan di udara akan kelambu keliling-Nya.
8Bahwa diikat-Nya air itu di dalam awan-awannya, maka tiada juga awan-awan itu berpecah-pecah.
9Ditudung-Nya akan hadirat kursi-Nya, dihamparkan-Nya awan-awan di hadapan-Nya.
10Bahwa Ia sudah mereka suatu sipat bulat di atas muka segala air, sampai kepada tempat terang bertemu dengan gelap.
27Tatkala dilengkapkan-Nya segala langit aku telah ada, tatkala disipatkan-Nya bulatan di atas muka tubir.
28Tatkala ditentukan-Nya awan-awan di atas dan tatkala diteguhkan-Nya segala mata air di lubuk.
29Tatkala ditentukan-Nya segala perhinggaan laut, supaya airnya jangan melalui hukum-Nya; tatkala ditetapkan-Nya segala bumi ini,
2Maka diselubungkan-Nya diri-Nya dengan terang seperti dengan selimut dan dibentangkan-Nya langitpun seperti kelambu.
3Dialaskan-Nya alayat-Nya dalam air, dan dijadikan-Nya awan-awan akan rata-Nya, dan Iapun berjalan-jalan di atas sayap angin.
11Bahwa Iapun menghalaukan segala awan yang mengandungkan hujan, dan dicerai-beraikan-Nya segala awan yang berisi halilintar.
32Dengan kedua belah tangan-Nya dipegang-Nya halilintar itu dan disuruh-Nya akan dia menyambar seteru-Nya.
34Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai kepada awan-awan, sehingga suatu kelimpahan air menudungi engkau?
37Siapakah dapat membilang segala awan-awan dengan hikmat? dan siapakah dapat mencurahkan isi segala tempayan langit?
38Sehingga lebu terkepal-kepal menjadi gumpal dan segala gumpalpun lalu berlekat-lekatan.
13Maka katamu: Masakan Allah mengetahuinya? masakan Ia menghukum dari dalam kegelapan itu!
14Bahwa segala awan-awanpun melindungkan Dia, sehingga tiada dilihatnya, dan Iapun menjalani cakrawala.
15Tahukah engkau bagaimana Allah menentukan sekalian ini? apa sebab disinarkan-Nya terang itu dari dalam awan-awan-Nya?
16Tahukah engkau akan timbangan awan-awan yang kabus, akan segala ajaib Tuhan, yang sempurna pengetahuan-Nya?
17Bagaimana terlalu panas pakaianmu apabila diteduhkannya bumi dari pada pihak selatan?
18Sudahkah engkau membentangkan langit serta-Nya, sehingga ia itu seperti cermin tuangan?
29Masakan orang mengerti bagaimana awan-awan itu dibentangkan dan bunyi kemahnya itu bertagar-tagar.
30Bahwa sebentar dilindungkan-Nya diri-Nya dengan halilintar seperti dengan tirai, sebentar lagi seolah-olah Ia bersembunyi di dalam tubir laut.
7Dan pada masa kebinasaanmu akan Kutudungi langit dan Kuberi pakai hitam akan segala bintang, dan mataharipun akan Kutudungi dengan awan-awan dan bulanpun tiada lagi akan memberi terangnya.
8Segala benda di langit yang memberi terangnya itu akan Kuberi pakai hitam oleh karenamu, apabila Aku mendatangkan kegelapan atas tanahmu, demikianlah firman Tuhan Hua.
19Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu,
24Dari pada jalan mana tercerailah terang, dan terhambur angin timur ke atas bumi?
25Siapa sudah membuka saluran bagi air hujan yang deras, dan suatu jalan bagi mata petir?
26tatkala diberinya hukum akan hujan dan ditentukannya jalan halilintar,
11Tiadakah engkau melihat kegelapan itu datang dan air bah akan meliputi engkau?
9Asap keluar dari pada hidung-Nya, dan api yang menghanguskan dari pada mulut-Nya, dan bara api yang bernyala-nyalapun keluar dari pada-Nya.
4Di manakah engkau tatkala Aku mengalaskan bumi? Berilah tahu itu jikalau kiranya cukup akalmu.
11Jikalau kiranya kataku: Biarlah gelap itu menudungi aku, lalu malampun menjadi terang keliling aku.
12Dan lagi gelappun tiada dapat menyembunyikan barang sesuatu dari pada-Mu, melainkan malampun teranglah seperti siang dan di hadapan hadirat-Mu terang dan gelap sama juga adanya.
14Maka akan jadi kelak, apabila Aku mendatangkan awan-awan ke atas bumi dan pelangi itupun kelihatan dalam awan-awan,
29Dari pada siapa punya rahim keluarlah air beku, dan siapa gerangan memperanakkan ariz yang dari langit?
30Segala air menjadi beku dan keras seperti batu dan muka tubirpun seperti terbelenggu adanya.
2Siapakah dia, yang menggelapkan bicara dengan perkataan yang tiada disertai pengetahuan?
14Apabila ia itu mengubahkan dia seperti lilin cap dan segala sesuatu seperti berpakaian indah-indah.
8Ialah membentangkan langit sendirinya, dan Iapun berjalan pada ombak-ombak laut;
8Bahwa Iapun sudah menyakat jalanku dengan pagar tembok, sehingga tiada dapat aku melantas, dan pada segala jalanku diadakannya kegelapan.
6Maka telah diselubungi-Nya akan dia dengan laut seperti dengan selimut, maka airnyapun meliputi segala gunung.
3Tatkala diberinya bersinar pelitanya di atas kepalaku, dan aku lagi disertai terangnya tatkala aku berjalan dalam gelap;
4yaitu seperti adaku pada masa mudaku, tatkala pengasihan Allah lagi di atas kemahku;
10Maka dicenderungkan-Nya langit, lalu turunlah Ia dan gelap-gulita adalah di bawah kaki-Nya.
16apabila dibunyikan-Nya suara-Nya maka adalah air banyak menderu di dalam langit, dan didatangkan-Nya beberapa awan-awan naik dari tepi bumi, dan diadakan-Nya halilintar dan hujan dan dikeluarkan-Nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.