Ayub 7:11
Maka sebab itu tiada aku mau menahankan lidahku, melainkan aku mau berkata-kata dengan kepicikan nyawaku, dan berkeluh dengan kepahitan hatiku.
Maka sebab itu tiada aku mau menahankan lidahku, melainkan aku mau berkata-kata dengan kepicikan nyawaku, dan berkeluh dengan kepahitan hatiku.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Bahwa penatlah diriku dari pada hidup, sebab itu aku hendak melanjutkan pengaduhku, aku hendak berkata-kata dengan kepahitan hatiku.
2Aku hendak berkata kepada Allah demikian: Jangan hukumkan daku; berilah tahu aku apa sebab Engkau berbantah-bantah dengan aku?
12Adakah aku ini laut atau ikan paus, maka engkau melingkung aku dengan tambak?
13Jikalau kataku: Bahwa tempat tidurku kelak menghiburkan daku dan tempat pembaringanku akan mengurangi kesusahanku,
4Akan daku, sekarang pengaduhanku kepada manusiakah? maka jikalau kiranya demikian, mengapa tiada boleh aku berdukacita?
18Tiada dibiarkan-Nya aku menghela nafasku, melainkan dikenyangkan-Nya aku dengan kepahitan.
15Maka sekarang apakah hendak kukatakan? Barang yang dijanji-Nya itu telah disampaikan-Nya, maka aku akan berjalan perlahan-lahan sementara lalu segala tahunku dari karena kepahitan hatiku.
10Hanya penghiburan ini jua yang tinggal padaku, dan ia itu menjadi kesukaanku dalam kesukaran ini, jikalau tiada ia sayang akan daku, maka tiada pernah aku mungkir hukum Yang Mahasuci!
19Siapa gerangan hendak mendakwa akan daku? Jikalau kiranya sekarang aku diam, niscaya putuslah nyawaku kelak.
24Karena adalah pengeluhku akan ganti roti dan pengaduhku akan ganti air minum.
19Berapa lama tiada Engkau berpaling diri-Mu dari padaku? dan tiada Engkau membiarkan daku sampai boleh aku menelan air ludahku?
20Jikalau aku sudah berdosa, apakah perbuatanku akan Dikau, ya Penyelidik manusia! mengapa Engkau menaruh aku akan sasaran bagimu, sehingga aku menjadi keberatan bagi diriku?
21Mengapa tiada Engkau mengampuni salahku dan menghapuskan kejahatanku? karena sekarang aku akan berbaring dalam lebu; Engkau mencahari akan daku kelak, maka aku tiada lagi!
6Jikalau aku berkata-kata, maka kesukaranku tiada diringankan; jikalau aku berhenti, apakah sudah lalu dari padaku?
15sehingga hatiku terlebih suka dilemaskan dan segala tulangku harap akan mati.
16Jemulah aku akan semuanya; tiada aku akan hidup selama-lamanya; biarkanlah aku, karena segala hariku seperti uap jua adanya.
4Maka sebab itu nyawaku diliputi dalam aku dan tercengang-cenganglah hatiku di dalam dadaku.
27Jikalau kataku: Aku hendak melupakan kesukaranku, dan meninggalkan muram mukaku, dan menyegarkan diriku;
28lalu takutlah aku akan segala kesukaranku, sebab kuketahui akan hal Engkau tiada membilang aku suci dari pada salah.
7Bahwasanya aku berseru akan hal aniaya, tetapi tiada yang menyahut; aku berteriak, tetapi tiada yang membenarkan halku.
13Biarkanlah akan daku, maka aku hendak berkata-kata, kendatilah berlaku atasku barang apapun baik!
14Mengapa aku akan mengambil daging tubuhku di antara gigiku dan menaruh nyawaku dalam tapak tanganku?
1Bahwa nyawaku sudah rusak, segala hariku sudah dipadamkan, hanya kubur juga yang tinggal bagiku.
20Bukankah sedikit jua segala hariku? sebab itu biarkanlah aku dan tinggalkanlah aku, supaya aku lagi menyenangkan diriku sedikit,
2Sekali lagi pengaduhanku dikatakan durhaka; kendatilah, maka pengeluhku tiada juga sama dengan belaku.
27Segala isi perutku seperti mendidih dengan tiada berhentinya, beberapa hari kesukaran sudah menempuh aku.
28Bahwa aku berjalan dengan hitamku, tetapi bukannya dari pada panas matahari; di dalam perhimpunan orang akupun bangkit berdiri lalu berteriak.
10Tiada ia balik kembali kepada rumahnya, dan tempat kedudukannyapun tiada mengenai akan dia pula.
2Berapa lama kiranya kamu mendukakan hatiku, dan menghancurkan daku dengan perkataan?
16Maka sebab itu sekarang nyawaku mencucurkan dirinya di dalam aku, dan hari kesukaran sudah menangkap aku.
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
20Akupun hendak berkata-kata, supaya lapanglah pula hatiku, aku hendak membuka mulutku serta menyahut.
18Mengapa Engkau sudah mengeluarkan daku dari dalam rahim? Aduh, baiklah aku sudah putus nyawa, sehingga sebiji matapun tiada tahu melihat aku!
21Pada masa hatiku sombong oleh dengki dan panas hatiku oleh kurang sabar,
2Bahwa kepada Tuhan juga berserulah aku dengan nyaring suaraku, dan kepada Tuhan juga aku meminta doa dengan yakin.
25Bukankah aku sudah menangis akan orang yang mendapat hari kesukaran? bukankah hatiku sudah bercintakan orang celaka?
7Di sana orang yang benar akan membicarakan halnya dengan Dia, dan aku akan dibenarkan oleh Hakimku sampai selama-lamanya.
13Maka engkau beranikah amarah akan Allah dan bolehkah engkau mengeluarkan perkataan yang begitu dari mulutmu?
6Aku berpaut akan kebenaranku dan tiada kulepaskan dia; hatiku tiada menyalahkan daku dari sebab barang sehari umur hidupku.
17Karena kataku: Janganlah kiranya mereka itu bersukacita akan daku apabila kakiku tergelincir, dan jangan mereka itu membesarkan dirinya sebab aku.
10Kasihankanlah akan daku, ya Tuhan! karena aku dalam kesusahan; dari karena dukacita telah terkeratlah mataku dan jiwaku dan perutkupun.
13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
21Mereka itu sudah mendengar keluh kesahku dan tiadalah penghibur padaku. Serta kedengaranlah celakaku kepada segala musuhku, maka sukacitalah hati mereka itu sebab Engkau sudah membuat akan daku demikian. Hendaklah kiranya datang hari yang telah Kautentukan, maka mereka itu akan jadi sama dengan aku.
10Maka ia itu sebab tiada dikatupkannya pintu rahim yang sudah memperanakkan daku, dan tiada disembunyikannya kesukaran itu dari pada mataku.
20Bagaimana dimaklumkan kepadanya jikalau aku hendak berkata-kata, maka jikalau orang hendak berkata-kata sekalipun, niscaya perkataannya tertelan dalam kerongkongannya.
9Adapun aku menanggung murka Tuhan, sebab aku sudah berbuat dosa, maka ia itu sampai dipadukan-Nya perkaraku dan dilakukan-Nya hakku; bahwa Ia akan mengeluarkan daku kepada terang, dan akupun akan melihat pembalasan-Nya.
8Maka isi perutku penuh dengan bisa dan pada tubuhku satupun tiada yang sehat.
3selama ada lagi nyawa di dalam aku dan nafas dari pada Allah di dalam lobang hidungku,
30jikalau kiranya sudah kubiarkan langitan mulutku berbuat dosa, sebab menghendaki nyawanya dengan kutuk;