Hakim-hakim 11:12
Arakian, maka disuruhkan Yefta beberapa utusan kepada raja bani Ammon, mengatakan: Apakah engkau peduli akan daku, maka engkau telah datang hendak berperang dengan bangsaku?
Arakian, maka disuruhkan Yefta beberapa utusan kepada raja bani Ammon, mengatakan: Apakah engkau peduli akan daku, maka engkau telah datang hendak berperang dengan bangsaku?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
13Maka sahut raja bani Ammon kepada utusan Yefta: Yaitu sebab orang Israel, tatkala mereka itu datang naik dari Mesir, telah merampas tanahku dari pada sungai Arnon sampai ke sungai Yabok dan sampai ke sungai Yarden. Berikanlah dia kembali kepadaku dengan selamat.
14Tetapi berturut-turut disuruhkan Yefta utusan kepada raja bani Ammon,
15mengatakan: Demikianlah kata Yefta: Bukannya orang Israel telah merampas tanah orang Moab atau tanah bani Ammon;
1Arakian, maka pada masa itu dikerahkanlah segala orang Efrayim, maka menyeberanglah mereka itu lalu ke utara; setelah sampai maka katanya kepada Yefta: Apa sebab engkau telah pergi memerangi bani Ammon, maka tiada engkau memanggil kami akan berjalan sertamu? maka kami mau membakar habis rumahmu dari atasmu dengan api.
2Maka kata Yefta kepada mereka itu: Bahwa adalah bangsaku dan akupun dalam hal perang besar dengan bani Ammon, maka telah kupanggil kamu, tetapi tiada kamu datang melepaskan aku dari pada tangannya.
3Setelah kulihat kamu tiada melepaskan kami, maka kutaruh nyawaku dalam tapak tanganku, lalu aku langsung kepada bani Ammon, maka diserahkan Tuhan akan mereka itu kepada tanganku, apakah sebabnya maka pada hari ini kamu mendatangi aku hendak berperang dengan aku?
4Maka dihimpunkan Yefta segala orang Gilead yang laki-laki itu, lalu berperang dengan Efrayim, maka dialahkan orang Gilead akan orang Efrayim, sebab kata mereka itu: Kamulah orang yang telah lari dari pada Efrayim; patutlah orang Gilead duduk di tengah-tengah Efrayim dan di tengah-tengah Manasye!
5Maka oleh orang Gilead disakatkan segala pangkalan tambang Yarden dari pada orang Efrayim, sehingga apabila kata orang yang lari dari pada Efrayim: Biarlah aku menambang; maka kata orang Gilead kepadanya: Engkau orang Efrayimkah? jikalau katanya: Bukan;
27Sesungguhnya aku tiada tahu berdosa kepadamu, melainkan engkau helatlah akan daku, tegal engkau berperang dengan aku. Bahwa Tuhan, Hakim yang mahabesar itu, memutuskan hukum kelak antara bani Israel dengan bani Ammon.
28Tetapi tiada didengar oleh raja bani Ammon akan perkataan Yefta, yang telah menyuruhkan utusan kepadanya.
29Hata, maka pada masa itu datanglah Roh Tuhan atas Yefta, sehingga berjalanlah ia terus dari Gilead dan Manasye, karena langsunglah ia ke Mispa yang di Gilead dan dari Mizpa yang di Gilead langsunglah ia kepada bani Ammon.
30Maka Yeftapun bernazarlah suatu nazar kepada Tuhan, katanya: Jikalau Engkau menyerahkan segala bani Ammon sama sekali kepada tanganku,
31niscaya barang yang keluar dari pada pintu rumahku akan bertemu dengan aku, apabila aku pulang dari pada bani Ammon dengan selamat, ia itu akan menjadi Tuhan punya, dan aku akan mempersembahkan dia akan korban bakaran.
32Setelah itu maka berjalanlah Yefta langsung kepada bani Ammon hendak berperang dengan mereka itu, maka diserahkan Tuhan akan mereka itu kepada tangannya.
33Sehingga dialahkannya mereka itu dari Aroer datang ke Minit, dua puluh buah negeri, dan sampai ke Abel-Keramim, dengan kemenangan besar. Demikianlah peri bani Ammon itu dialahkan di hadapan bani Israel.
3Maka larilah Yefta dari hadapan segala kakak adiknya, lalu duduk di benua Tob, maka beberapa orang perlente berhimpunlah kepada Yefta, lalu keluar mengiringkan dia.
4Hata, maka selang beberapa hari antaranya beperanglah bani Ammon dengan orang Israel.
5Maka pada sekali peristiwa, sementara bani Ammon berperang dengan orang Israel, pergilah segala tua-tua Gilead megambil Yefta dari benua Tob.
6Lalu katanya kepada Yefta: Marilah engkau, jadilah penganjur kami, supaya dapat kami memerangi bani Ammon itu.
7Tetapi kata Yefta kepada orang tua-tua Gilead itu: Bukankah kamu telah membenci aku dan menolak akan daku keluar dari dalam rumah bapaku! Mengapa maka sekarang kamu datang mendapatkan daku, tegal kamu dalam hal kepicikankah?
8Maka kata orang tua-tua Gilead kepada Yefta: Adapun sebabnya maka sekarang kami kembali kepadamu, yaitu supaya engkau berjalan serta dengan kami pergi memerangi bani Ammon, maka engkau akan menjadi penghulu kami, yaitu atas segala orang isi Gilead.
9Lalu kata Yefta kepada segala tua-tua Gilead: Jikalau kamu datang mengambil aku kembali, supaya aku berperang dengan bani Ammon, dan Tuhanpun menyerahkan mereka itu di hadapanku, bolehkah aku menjadi penghulu kamu?
10Maka sahut segala tua-tua Gilead kepada Yefta: Bahwa Tuhan juga pendengar antara kita, jikalau kiranya tiada kami berbuat seperti katamu ini.
11Hata, maka pergilah Yefta dengan segala tua-tua Gilead, lalu dijadikan orang banyak itu akan dia penghulu atas dirinya, dan Yeftapun berjanjilah di hadapan hadirat Tuhan di Mizpa.
17Hata, maka pada masa itu dikerahkanlah segala bani Ammon, didirikannyalah kemah-kemahnya di Gilead, tetapi bani Israelpun berhimpunlah dan mendirikan kemah-kemahnya di Mizpa.
18Maka kata orang banyak, yaitu segala penghulu Gilead, seorang akan seorang: Mana orang laki-laki yang hendak menjadi penganjur dalam memerangi bani Ammon itu? maka iapun akan menjadi penghulu segala orang yang duduk di Gilead.
9Tambahan lagi segala bani Ammonpun menyeberang Yarden hendak memerangi Yehuda dan Benyamin dan orang isi rumah Efrayim juga, sehingga sangat kepicikan hal orang Israel itu.
1Hata, maka kemudian dari pada itu, pada sekali peristiwa datanglah bani Moab dan bani Ammon dan serta dengan mereka itu orang Maonipun hendak berperang dengan Yosafat.
1Sebermula, akan hal bani Ammon demikianlah firman Tuhan: Entah tiadakah anak pada Israel? tiadakah barang seorang waris padanya? Mengapa maka Malkham sudah mengambil Gad akan pusakanya, dan segala orangnya duduk di dalam negeri-negerinya.
1Sebermula, maka Nahas, orang Ammoni itu, datang mengepung negeri Yabes yang di benua Gilead; maka kata segala orang isi Yabes itu kepada Nahas: Hendaklah tuan berjanji-janjian dengan kami, maka kami sekalian diperhambalah oleh tuan.
19dan hendaklah kamu menghampiri bani Ammon sampai bertentangan dengan mereka itu, tetapi jangan kamu bermusuh dengan dia dan jangan pula kamu mencahari sebab akan berperang dengan dia, karena dari pada tanah bani Ammon satupun tiada Kukaruniakan kepadamu akan pusaka, sebab telah Aku mengaruniakan dia kepada bani Lut akan pusakanya.
35Serta terlihatlah ia akan dia, maka dikoyakkannya pakaiannya sendiri, sambil katanya: Wai anakku! engkau menundukkan daku sampai ke bumi, engkau mengharukan daku amat sangat, karena aku telah membukakan mulutku kepada Tuhan, maka tiada boleh aku mungkir janji.
36Maka katanya kepada bapanya: Ya bapaku! jikalau bapa telah membuka mulut kepada Tuhan, perbuatlah juga akan daku seperti yang sudah keluar dari pada mulut bapa itu, karena telah diberi Tuhan bapa membalas kepada musuh bapa, yaitu bani Ammon, dengan sepuas-puas hatimu.
24Tetapi diparangkanlah orang Israel akan dia dengan mata pedang, dan dirampasnya negerinya akan bahagian pusaka dari pada sungai Arnon datang ke Yabok, sampai kepada orang Ammon, tetapi perhinggaan negeri orang Ammon itu teguh sekali.
9Maka keluarlah segala bani Ammon lalu mengikat perang di hadapan pintu negeri tetapi raja-raja yang telah datang membantu itu adalah sendiri di padang.
21Maka disuruhkannya utusan kepadanya, mengatakan: Apakah perkaraku dengan dikau, hai raja Yehuda? Bahwa pada hari ini tiada aku mendatangi engkau, melainkan orang isi sebuah rumah yang berperang dengan aku, maka Allah telah berfirman kepadaku, disuruh-Nya aku bersegera-segera, sebab itu biarkanlah aku, asal jangan engkau dibinasakan oleh Allah yang sertaku itu.
19Melainkan disuruhkan orang Israel utusan kepada Sihon, raja orang Amori, yang kerajaan di Hezbon, maka kata orang Israel kepadanya: Berilah kiranya kami berjalan terus dari tanahmu sampai ke tempat kami.
21Maka disuruhkan orang Israel utusan mendapatkan Sihon, raja orang Amori, mengatakan:
8Maka pada masa itu disuruhkan Amazia beberapa utusan kepada Yoas bin Yoahaz bin Yehu, raja orang Israel, mengatakan: Mari kita berpandangan muka.
8Bahwa Aku sudah mendengar pengolok-olok orang Moab dan pemaki segala bani Ammon, bagaimana dicucakannya umat-Ku tatkala ditaklukkannya negerinya dengan jemawa.
25Tambahan pula lebih baikkah engkau dari pada Balak bin Zippor, raja orang Moab itu? Adakah pernah ia berbantah-bantah dengan orang Israel? dan lagi adakah pernah ia berperang dengan mereka itu?
8Arakian, maka datanglah orang Amalek berperang dengan orang Israel di Rafidim.
15Maka sampailah mereka itu kepada bani Rubin dan bani Gad dan setengah suku Manasye di tanah Gilead, lalu ia berkata-kata dengan mereka itu, katanya:
13Tetapi kata Elisa kepada raja orang Israel: Apakah perkaraku dengan dikau? Pergilah engkau kepada segala nabi ayahmu dan kepada segala nabi bundamu. Tetapi kata raja orang Israel kepadanya: Jangan; karena sudah dipanggil Tuhan akan ketiga orang raja ini hendak diserahkan-Nya kepada tangan orang Moabi.
12Adapun serta kamu melihat Nahas, raja bani Ammon itu, datang menyerang kamu, lalu katamu kepadaku: Janganlah demikian, melainkan hendaklah seorang raja memerintahkan kami; maka dalam pada itupun Tuhan, Allahmu, juga Raja kamu.
11Tetapi firman Tuhan kepada segala bani Israel itu: Bukankah Aku telah melepaskan kamu dari pada tangan orang Mesir dan Amori dan bani Ammon dan orang Filistin,
26Maka pada masa itu aku menyuruhkan utusan dari padang belantara Kedemot menghadap Sihon, raja Hezbon, menyampaikan kabar selamat, katanya:
37Melainkan tiada kamu menghampiri negeri bani Ammon, atau segala tepi anak sungai Yabok, atau segala negeri pegunungan, atau barang sesuatu yang larangan Tuhan, Allah kita.
23Demikianlah dihalaukan Tuhan, Allahnya orang Israel, akan orang Amori dari tanah miliknya di hadapan orang Israel, umat-Nya; entah bagaimana gerangan kamu menjadi warisnya?