Hakim-hakim 20:38
Maka bani Israelpun telah berjanji dengan orang pengadang itu, supaya apabila mereka itu sudah masuk, diadakannya asap yang besar naik dari dalam negeri itu.
Maka bani Israelpun telah berjanji dengan orang pengadang itu, supaya apabila mereka itu sudah masuk, diadakannya asap yang besar naik dari dalam negeri itu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
39Adapun serta orang Israel berpaling dirinya dalam peperangan, maka mulailah orang Benyamin memarang dan menikam kepada orang Israel, kena tiga puluh orang, lalu katanya: Sesungguhnya mereka itu sudah alah di hadapan kita seperti dalam perang yang dahulu itu.
40Tetapi pada masa itu tiba-tiba naiklah asap dari dalam negeri sebesar tiang; serta menoleh orang Benyamin, heran, maka ada api naik dari dalam negeri sampai ke langit.
41Maka orang Israelpun berpaling dirinya, lalu terkejutlah segala orang Benyamin, karena dilihatnya jahat hendak berlaku atasnya.
42Maka sebab itu menyimpanglah mereka itu dari hadapan bani Israel kepada jalan ke padang belantara, tetapi perang itu lekat juga padanya, maka orang yang datang dari negeri itupun memarang akan mereka itu sambil mengepung akan dia berkeliling.
43Dikepungnya akan orang Benyamin, diusirnya akan dia dan ditangkapnya akan dia dengan mudahnya sampai hampir dengan Gibea ke sebelah matahari terbit.
44Maka dari pada orang Benyamin rebahlah mati delapan belas ribu orang, semuanya orang perang yang perkasa.
45Maka dari pada orang yang sudah menyimpang dan sudah lari ke padang belantara, ke gunung batu Rimon, diparang pada jalan raya lima ribu orang, yaitu akan suatu pungutan yang kemudian, maka dihambatnya akan mereka itu dekat-dekat sampai ke Gideom dan diparangnya lagi dari pada mereka itu dua ribu orang.
29Arakian, maka oleh orang Israel ditaruh beberapa orang pengadang pada Gibea berkeliling.
30Maka pada hari yang ketiga berangkatlah segala bani Israel mendatangi bani Benyamin, diikatnya perang dengan Gibea seperti yang dahulu itu.
31Maka keluarlah segala bani Benyamin mendatangi orang banyak itu, lalu tertariklah mereka itu cerai dari pada negeri, maka dimulainya memarang dan menikam kepada orang banyak itu seperti dahulu juga lakunya pada jalan raya, yang satu naik ke Bait-Ullah dan satunya menuju Gibea lalu dari pada padang, maka yang kena dari pada orang Israel kira-kira tiga puluh orang.
32Lalu kata bani Benyamin: Bahwa mereka itu sudah alah di hadapan kita seperti dahulu juga; tetapi kata bani Israel: Marilah kita lari dan menarik-narik akan dia dari pada negeri kepada jalan raya.
33Maka sekonyong-konyong berhentilah segala orang Israel bersama-sama, diikatnya perang di Baal-Tamar, dan lagi segala orang Israel yang mengadang itupun berbangkitlah dari pada tempatnya, yaitu dari pada gua Gibea.
34Maka dengan hal yang demikian datanglah sepuluh ribu orang pilihan dari pada segenap bangsa Israel langsung ke Gibea; maka ramailah orang berperang, tetapi tiada disangka orang Benyamin akan jahat hendak berlaku atasnya.
35Maka dipalu Tuhan akan orang Benyamin di hadapan bani Israel, sehingga bani Israel pada hari itu memarang dari pada Benyamin dua puluh lima ribu seratus orang, yang menghunus pedang semuanya.
36Maka pada sangka bani Benyamin telah dialahkannya orang Israel, tetapi dibiarkan bani Israel peperangan itu kepada orang Benyamin, sebab haraplah mereka itu pada orang pengadang, yang telah ditaruhnya akan Gibea.
37Maka dengan segeranya orang pengadang itu bangkit berdiri lalu menyerang Gibea, bahkan, orang pengadang itu berjalan langsung, dialahkannya dan dibunuhnya akan segala orang isinya dengan mata pedang.
17Maka dibilanglah akan segala orang laki-laki Israel, lain dari pada orang Benyamin, jumlahnya empat ratus ribu orang yang menghunus pedang, sekalian itu orang perang belaka.
18Maka berangkatlah segala bani Israel, lalu berjalan ke hulu, ke Bait-Ullah, maka mereka itupun bertanyakan Allah, sembahnya: Siapakah dari pada kami akan pergi dahulu berperang dengan bani Benyamin? Maka firman Tuhan: Yehuda dahulu.
19Maka berangkatlah segala bani Israel pada pagi hari, lalu didirikannyalah kemahnya tentang Gibea.
20Maka keluarlah orang Israel akan berperang dengan orang Benyamin, diikat orang Israel perang dengan mereka itu hampir dengan Gibea.
21Lalu keluarlah bani Benyamin dari dalam Gibea, diparangnya pada hari itu akan dua puluh ribu orang dari pada orang Israel, yang rebah ke bumi.
9Maka perkara inilah hendak kami perbuat akan Gibea: yaitu menyerang akan dia dengan membuang undi.
10Maka kami hendak mengambil sepuluh orang dalam seratus dari pada segala suku bangsa Israel, dan seratus orang dalam seribu dan seribu orang dalam selaksa akan mencahari bekal bagi orang banyak ini, supaya apabila sampailah mereka itu sekalian ke Gibea-Benyamin, dapat dibalasnya kepadanya segala jahat yang telah diperbuatnya di antara orang Israel.
11Demikianlah peri dikerahkanlah segala orang laki-laki Israel kepada negeri itu, sekaliannya berhubung seperti orang satu jua adanya.
12Maka segala suku bangsa Israel itu telah menyuruhkan beberapa orang kepada segenap suku Benyamin, katanya: Apa macam kejahatan yang telah jadi di antara kami itu?
13Maka sekarangpun serahkanlah kepada kami segala orang jahat yang di Gibea itu, supaya kami membunuh dia dan membuang kejahatan itu dari antara orang Israel. Tetapi bani Benyamin tiada mau dengar akan kata saudara-saudaranya, yaitu bani Israel,
14melainkan berhimpunlah segala bani Benyamin dari segala negeri ke Gibea hendak pergi berperang dengan bani Israel.
15Maka pada hari itu dibilang akan bani Benyamin dari pada segala negeri itu, jumlahnya dua puluh enam ribu orang laki-laki yang menghunus pedang, lain dari padanya dibilang akan orang isi Gibea itu tujuh ratus orang pilihan.
47Maka dari pada segala orang yang sudah menyimpang dan sudah lari ke padang belantara, ke gunung batu Rimon, adalah enam ratus orang yang tinggal di atas gunung batu Rimon itu empat bulan lamanya.
48Arakian, maka orang Israelpun kembali kepada bani Benyamin, diparangnya akan mereka itu dengan mata pedang, yaitu dari pada segenap orang isi negeri datang kepada segala binatang, bahkan, segala sesuatu yang terdapat di sana, dan segala negeripun yang terdapat di sana dibakarnya habis dengan api.
19Maka setelah sudah dikedangkan tumbak itu, dengan segera juga naiklah orang pengadang itu dari dalam tempatnya, berlari-larian datang hampir maka masuklah mereka itu ke dalam negeri, diambilnya akan dia, lalu dengan bersegera-segera ditunukannya negeri itu.
20Maka apabila segala orang Ai itu menoleh ke belakang, dilihatnya bahwasanya adalah asap negeri itu naik ke langit, dan tiada lagi baginya jalan akan lari ke sana atau ke mari, karena orang banyak yang telah lari ke padang itu berbaliklah hendak melawan akan orang yang mengusir itu.
21Karena serta terlihatlah Yusak dan segala orang Israel akan orang pengadang itu telah masuk ke dalam negeri dan asap negeri itupun naiklah ke atas, lalu baliklah mereka itu, dialahkannya segala orang Ai.
23Maka bani Israelpun pergi ke hulu, lalu menangis di hadapan hadirat Tuhan sampai petang hari, maka mereka itupun bertanyakan Tuhan, sembahnya: Bolehkah aku pergi pula berperang dengan bani Benyamin, yaitu saudaraku? Maka firman Tuhan: Pergi juga!
24Maka pada keesokan harinya bani Israelpun menghampiri bani Benyamin.
25Lalu orang Benyamin keluar dari Gibea pada hari yang kedua mendatangi mereka itu, maka diparangnya pula dari pada bani Israel delapan belas ribu orang yang menghunus pedang, sekalian itupun mati rebah ke bumi.
20Maka disuruhkannya bani Benyamin, katanya: Pergilah kamu menyembunyikan dirimu dalam kebun-kebun anggur;
32Maka sebab itu hendaklah engkau bangun pada malam, baik engkau baik segala rakyat yang sertamu, lalu beradang-adang di padang.
3(Maka kedengaranlah kabar kepada bani Benyamin, mengatakan segala bani Israel telah datang ke Mizpa). Maka kata segala bani Israel: Ceriterakanlah olehmu, bagaimana gerangan kejahatan ini telah terjadi?
16Maka dilihat oleh pengawal di luar, yang pada Saul di Gibea-Benyamin, bahwa adalah huru-hara makin lama makin ramai, sehingga orang tempuh-menempuh.
1Larilah berlepas dirimu, hai bani Benyamin, dari tengah-tengah Yeruzalem, dan tiupkanlah nafiri di Tekoa dan nyalakanlah suar di atas Bait-Kherim; karena dari sebelah utara mengacu-aculah suatu celaka dan kebinasaan yang besar.
8Tiuplah olehmu nafiri di Gibea dan serunaipun di Rama; angkatlah olehmu sorak peperangan di Bait-Awen; musuh adalah mengusir, hai orang Benyamin!
7Maka orang Israel itu dialahkan di sana di hadapan segala hamba Daud, maka jadilah di sana suatu peperangan besar, sehingga pada hari itu matilah dua puluh ribu orang.
16Maka tiba-tiba pada malam itu juga pulanglah seorang-orang tua dari pada pekerjaannya di ladang, maka orang itupun asal dari pegunungan Efrayim dan ia ada menumpang di Gibea seperti orang dagang, tetapi orang isi negeri itu orang Benyamin adanya.
8Maka setelah sudah kamu mengambil negeri itu hendaklah kamu menunukan dia, atas firman Tuhan patutlah kamu membuat ini semuanya; bahwasanya inilah pesanku kepadamu!
12Lagipun diambilnya akan barang lima ribu orang, ditaruhnya akan pengadang di antara Bait-el dengan Ai, pada sebelah barat negeri.
43Lalu diambilnya segala rakyatnya, dibahaginya mereka itu sekalian menjadi tiga pasukan dan ditaruhnya akan pengadang di padang, maka dilihatnya bahwa sesungguhnya orang banyak itupun keluarlah dari dalam negeri, lalu ia pergi memerangi mereka itu dan dialahkannya mereka itu.
9Dosamu, hai Israel! terlebih besar dari pada dosa pada hari Gibea! pada masa itu adalah lagi yang tinggal terdiri; bahwa seperti perang yang di Gibea lawan segala anak bantahan itu, tiada akan datang atas mereka itu.
5Maka bangkitlah orang isi Gibea itu lawan aku, dikepungnya rumah tumpanganku pada malam, hendak dibunuhnya aku, dan digagahinya akan gundikku sehingga matilah ia.
14Maka sesungguhnya, serta kelihatanlah ia itu kepada raja Ai, dengan gupuh-gupuh mereka itu bersiapkan dirinya, lalu segala orang itu keluar dari dalam negeri mendatangi Israel hendak berperang, baik ia baik segala rakyatnya, pada tempat yang telah ditentukan pada sebelah timur arah ke padang; karena tiada diketahuinya akan pengadang, yang ditaruh baginya di belakang negeri.