Hakim-hakim 3:25
Maka setelah sudah dinanti-nantinya sampai kemalu-maluan, bahwasanya tiada juga baginda membukakan pintu alayat itu, maka diambil mereka itu anak kunci, dibukakannya pintu itu, heran, maka tuannya terhantar di sana dengan matinya.
Maka setelah sudah dinanti-nantinya sampai kemalu-maluan, bahwasanya tiada juga baginda membukakan pintu alayat itu, maka diambil mereka itu anak kunci, dibukakannya pintu itu, heran, maka tuannya terhantar di sana dengan matinya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19lalu ia kembali seorang dirinya dari pada tempat berhala, yang dekat dengan Gilgal, serta menghadap baginda sambil sembahnya: Ya tuanku! adalah sepatah kata pada patik yang hendak patik persembahkan ke bawah duli tuanku dengan sembunyi-sembunyi. Maka titah baginda: Diamlah engkau. Maka segala orang yang berdiri kelilingnya itupun keluarlah dari hadapannya.
20Maka Ehudpun pergi menghadap baginda selagi baginda duduk di alayat peranginan, yang bagi dirinya seorang jua; maka sembah Ehud: Adalah pada patik firman Allah, yang hendak patik sampaikan ke bawah duli tuanku. Maka bangkiltlah baginda dari pada kursinya.
21Maka Ehudpun mengulurkan tangannya kiri, dihunusnya pedang yang pada pahanya kanan, lalu ditikamnya perut baginda terus,
22sehingga serta dengan mata pedang masuklah lagi hulunyapun dan mata pedang itupun dilengkung oleh lemak perut, karena tiada dicabutnya akan dia pula dari dalam lukanya, sehingga keluarlah tahinya.
23Lalu turunlah Ehud pergi ke serambi balai, setelah ditutupnya dahulu pintu alayat itu dan dikuncikannya akan dia.
24Setelah sudah ia keluar datanglah hamba-hamba raja, dilihatnya bahwasanya pintu alayat itu terkunci, maka kata mereka itu: Niscaya baginda berselimutkan kakinya dalam bilik peranginan.
26Maka sementara mereka itu dalam menanti-nanti terlepaslah Ehud, karena lalulah ia dari pada berhala-berhala itu serta berlepaslah dirinya ke Sehirat.
25Tetapi orang itu tiada mau dengar akan katanya; lalu diambil orang itu akan gundiknya, dibawanya akan dia ke luar kepada mereka itu, maka digagahi oranglah akan dia dan dipercabuli oranglah akan dia semalam-malaman itu sampai pagi hari dan pada waktu fajar dilepaskannya ia pergi.
26Maka pada pagi hari datanglah perempuan itu, lalu rebah terjerumus di hadapan pintu rumah orang itu, yaitu tempat tuannya ada menumpang, maka haripun sianglah.
27Maka pada pagi hari setelah sudah bangun tuannya, dibukakannya pintu rumah, lalu keluar hendak berjalan, maka sesungguhnya perempuan itu, yaitu gundiknya, terhantar di hadapan pintu rumah dan kedua belah tangannyapun terletak pada ambang pintu.
28Maka kata tuannya kepadanya: Bangunlah engkau, marilah kita berjalan; tetapi tiadalah sahutnya. Maka diangkatnya akan dia ke atas keledainya, lalu orang itupun berjalanlah pergi ke tempatnya.
21Lalu dibawanya akan dia masuk ke dalam rumahnya, diberikannya makan akan keledainya; maka mereka itupun membasuh kakinya, lalu makan minumlah ketiganya.
22Arakian, maka sementara mereka itu menyedapkan hatinya, sesungguhnya datanglah orang isi negeri itu, yang sangat jahat adanya, mengepung rumah orang itu, lalu mengetok-ngetok pintu, maka kata mereka itu kepada orang tua yang punya rumah: Bawalah keluar akan orang laki-laki yang telah masuk ke dalam rumahmu, supaya kami ketahui akan dia.
23Maka orang yang punya rumah itu keluar mendapatkan mereka itu, lalu katanya: Janganlah, hai saudaraku! jangan kamu berbuat jahat ini, sedang orang itu telah masuk ke dalam rumahku; janganlah kiranya kamu berbuat perkara yang keji ini.
15Hata, maka Semuelpun berbaringlah sampai pagi, lalu dibukakannya pintu kaabah Tuhan, tetapi takutlah Semuel memberitahu khayal itu kepada Eli.
20Demikianpun jadilah, karena dipijak-pijak orang banyak akan dia dalam pintu gerbang, sehingga matilah ia.
9Tetapi Uria itu membaringkan dirinya di hadapan pintu istana baginda bersama-sama dengan segala hamba raja, dan tiada ia turun pulang ke rumahnya.
32Setelah Elisa masuk ke dalam rumah, sesungguhnya didapatinya akan budak itu sudah mati, terhantar pada tempat tidurnya.
33Maka masuklah ia, dikancingkannya pintu di belakang keduanya, lalu dipintanya doa kepada Tuhan.
10Maka ia pun rebahlah seketika itu juga dekat kaki Petrus, langsung putus nyawanya. Lalu masuklah orang muda-muda itu, didapatinya perempuan itu sudah mati; maka diusungnya ke luar dan ditanamkannya di sisi lakinya.
37Maka jadi pada pagi hari, setelah sudah terbang mabuk air anggur dari pada Nabal itu, diberilah tahu oleh bininya segala perkataan itu kepadanya. Maka pingsanlah hatinya dalam dadanya dan iapun menjadi seperti batu adanya.
17Adapun panglima yang baginda bertelekan pada lengannya, yaitu telah disuruh menunggui pintu negeri, maka dipijak-pijak oranglah akan dia dalam pintu itu sampai matilah ia, setuju dengan sabda aziz Allah, yang dikatakannya tatkala baginda datang mendapatkan dia.
10Tetapi kedua orang itupun mengulurkan tangannya, ditariknya Lut masuk ke dalam rumah, lalu pintupun dikuncikannya.
11Maka dipalu oleh keduanya akan segala orang yang di pintu rumah itu dari pada kecil dan besar dengan mengaburkan matanya, sehingga penatlah mereka itu hendak mendapat pintu.
5Tetapi pada waktu hendak dikancingkan pintu negeri dan haripun malamlah keluarlah orang itu, tiada sahaya tahu ke mana perginya; baik dengan segera kamu mengusir akan dia, niscaya kamu sampai kepadanya.
5Maka bangkitlah orang isi Gibea itu lawan aku, dikepungnya rumah tumpanganku pada malam, hendak dibunuhnya aku, dan digagahinya akan gundikku sehingga matilah ia.
17Melainkan dipanggilnya akan beberapa hambanya yang melayani dia, lalu katanya: Nyahkanlah sekarang perempuan ini dari padaku ke luar dan kancingkanlah pintu dari belakangnya.
17Maka berulang-ulang juga mereka itu meminta kepadanya sampai kemalu-maluan ia, lalu katanya: Suruhkan juga. Maka disuruhkannya lima puluh orang yang mencahari tiga hari lamanya, tiada juga didapatinya akan dia.
21Maka naiklah perempuan itu ke atas, dibaringkannya anaknya pada tempat tidur aziz Allah, dan dikancingkannya pintu di belakangnya, lalu iapun keluar.
27Maka berlingkarlah ia antara kakinya, lalu rebah terhantar di sana; berlingkarlah ia antara kakinya lalu rebah, maka di tempat ia berlingkar, di sanapun rebahlah ia kemalu-maluan belaka.
32Adapun Elisa itu duduk dalam rumahnya dan segala tua-tua negeripun adalah duduk sertanya apabila disuruhkan baginda seorang dari hadapannya. Maka sebelum suruhan itu sampai kepada Elisa, kata Elisa kepada segala tua-tua itu: Tiadakah kamu melihat bahwa anak si pembunuh itu sudah menyuruhkan orang hendak memancung kepalaku? Ingatlah kamu, apabila suruhan itu datang kelak, hendaklah kamu menutup pintu dan menolak akan dia ke luar dengan tudung pintu: bukankah bunyi kaki tuannya adalah di belakangnya?
20Dan lagi kata Sisera kepadanya: Berdirilah engkau di pintu kemah, maka kalau kiranya ada orang datang bertanyakan dikau demikian: Adakah orang di sini? hendaklah kausahut: Tiada orang.
11Hata, maka pada suatu hari anu datanglah ia ke sana, lalu menumpanglah ia dalam alayat itu, dan tidurlah ia di sana.
11Maka segala penunggu pintu itupun berseru-serukan kabar ini ke dalam, sehingga kedengaranlah kabar ini sampai ke dalam istana baginda.
7Maka orang itupun pergilah mengusir keduanya pada jalan ke Yarden sampai ke tempat penambang; setelah sudah keluar orang yang mengusir dia, dikancingkan oranglah pintu negeri itu.
8Maka dahulu dari pada tidur kedua orang itu, naiklah perempuan itu ke atas sotoh mendapatkan orang itu.
7Adapun keduanya masuk ke dalam istana itu, yaitu langsung ke tempat baginda berbaring di atas peraduannya, ke dalam bilik peraduannya, ditikamnya baginda, dibunuhnya akan dia dan dikeratnya akan kepalanya, lalu berjalan menurut jalan ke padang semalam-malaman itu.
10Sepeninggal mereka itu pergi membeli minyak, maka tibalah pengantin itu, dan anak dara yang bersedia itu pun masuklah mengiringkan pengantin itu kepada perjamuan kawin; maka pintu pun terkuncilah.
11Kemudian daripada itu datang pula anak dara yang lain itu sambil berkata: Ya Tuan, ya Tuan, bukakanlah kiranya kami pintu.
15Maka ditangkap mereka itu akan dia; setelah sampai ia ke pintu istana baginda, tempat biasa masuk segala kuda, dibunuhnya akan dia di sana.
16Tetapi Petrus tiada berhenti mengetuk-ngetuk; setelah mereka itu membuka pintu itu, lalu dilihatnya dia sambil tercengang-cengang.
8Maka pintu tingkat tengah itu itu adalah pada sebelah kanan rumah, dan dengan tangga sulur batang naiklah orang ke tingkat tengah, dan dari pada tingkat tengah itu ke tingkat yang ketiga.
13Maka dijemput Daud akan dia, sehingga iapun makan minumlah di hadapan baginda, maka bagindapun memabukkan dia, kemudian ia ke luar pada malam membaringkan dirinya pada tempatnya bersama-sama dengan segala hamba raja, tetapi tiada ia turun pulang ke rumahnya.
10Bermula, maka pada sekali peristiwa masuklah aku ke dalam rumah Semaya bin Delaya bin Mehetabiel, yang pura-pura terkurung, lalu katanya: Baiklah kita berhimpun di dalam bait-Ullah pada sama tengah kaabah itu dan hendaklah segala pintu kaabah kita kunci; karena mereka itu akan datang kelak hendak membunuh engkau, bahkan, pada malam ini juga mereka itu datang hendak membunuh engkau.
8Setelah sudah baginda kembali dari pada taman maligai ke dalam bilik persantapan air anggur itu, tiba-tiba terlihatlah baginda akan Haman tersungkur pada gerai tempat duduk Ester. Maka titah baginda: Adakah kehendaknya menggagahi permaisuri di dalam istanaku juga? Serta titah ini keluar dari pada mulut baginda, maka ditudung oranglah akan muka Haman.
23katanya, "Penjara itu kami dapati terkunci dengan cermatnya, dan penunggu penjara itu pun ada berdiri di muka segala pintu itu; tetapi setelah kami buka, maka kami dapati tiada seorang pun lagi di dalamnya."
16Maka oleh Ehud diperbuatlah akan dirinya sebilah pedang jembiah, sehasta panjanganya, disandangnya di bawah pakaiannya pada paha kanannya.
24Hata, setelah sampai orang Yehuda ke tempat bangun-bangun yang di padang belantara, dipandangnya ke sebelah orang banyak itu, heran, maka sekaliannya bangkai juga adanya, berkaparan di atas bumi, seorangpun tiada yang luput.
15Maka dipanggil Daud akan salah seorang dari pada segala orang muda-muda itu, lalu katanya: Marilah engkau, terkamlah akan dia! Maka diparangnya akan dia, lalu matilah orang itu.
6Maka keluarlah Lut dari pada pintu rumah hendak mendapatkan mereka itu, maka dirapatkannya daun pintunya,