Ratapan 2:12
Katanya kepada emaknya: Di manakah gandum dan air anggur? Di sana mereka itu rebah pingsan seperti orang yang tertikam pada segala lorong negeri! Di sana mereka itu putus nyawa pada ribaan emaknya.
Katanya kepada emaknya: Di manakah gandum dan air anggur? Di sana mereka itu rebah pingsan seperti orang yang tertikam pada segala lorong negeri! Di sana mereka itu putus nyawa pada ribaan emaknya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
10Segala tua-tua puteri Sion duduklah di tanah, mereka itu berdiam dirinya, dan menyiram kepalanya dengan abu dan berpakaikan kain karung; segala anak dara Yeruzalem menundukan kepalanya sampai ke bumi.
11Bahwa mataku bilis dari pada menangis, segala isi perutkupun bergeraklah, limpaku tertumpah ke bumi dari karena luka puteri bangsaku, sebab budak-budak dan anak penyusupun rebahlah pingsan pada lorong-lorong negeri.
18Dari pada segala anak yang sudah diperanakkannya, seorangpun tiada yang memimpin dia perlahan-perlahan, dan dari pada segala anak yang sudah dipeliharakannya, seorangpun tiada yang memegang tangannya.
19Kedua perkara ini sudah berlaku atasmu, maka siapa gerangan mengasihani akan dikau? Adalah kerusakan dan kebinasaan dan kelaparan dan pedang; maka dengan siapa gerangan Aku akan menghiburkan dikau?
20Bahwa anak-anakmu sudah rebah pingsan; mereka itu terhantar pada segala lorong seperti seladang yang sudah kena jaring; mabuklah mereka itu dengan murka Tuhan dan dengan laknat yang dari pada Allahmu.
18Bahwa hati mereka itu menangislah kepada Tuhan: Wai pagar tembok puteri Sion! Biarlah air matamu berlinang-linang seperti anak sungai pada siang dan malam! janganlah engkau bersenang; biji matamupun jangan berhenti!
19Bangunlah, tangislah sepanjang malam mulai dari pada waktu jaga yang pertama! Curahkanlah hatimu seperti air di hadapan hadirat Tuhan; tadahkanlah tanganmu kepadanya, pohonkanlah akan jiwa anak-anakmu yang terhantar dengan pingsan pada siku segala lorong-lorong sebab lapar!
20Ya Tuhan, lihatlah kiranya dan pandanglah! siapakah dia yang sudah Kauperbuat demikian? Patutkah perempuan makan anak buahnya, yaitu anak-anak yang diribanya? Patutkah imam dan nabipun dibunuh di dalam tempat kesucian Tuhan?
21Mereka itu terhantar di tanah dan pada segala lorong, baik tua baik muda; segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah rebah dimakan pedang; pada hari murka-Mu sudah Kaubunuh mereka itu, sudah Kaubantai dengan tiada sayang.
22Segala perkara yang hebat kepadaku sudah Kaupanggil dari maan-mana akan berhimpun seperti kepada hari raya; maka pada hari murka Tuhan seorangpun tiada luput, seorangpun tiada tinggal dengan hidupnya; anak-anak yang telah kuriba dan kupeliharakan itu sudah dibinasakan oleh musuh.
31Wai, aku dengar bunyi seperti suara perempuan yang menyakiti akan beranak, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak sulungnya, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak, yaitu bunyi suara puteri Sion, bahwa ia berkeluh kesah dan ditadahkannya tangannya, katanya: Wai bagiku, karena nyawaku hampir akan putus di bawah tangan segala pembunuh itu!
12Hendaklah orang bertebah-tebah dada, karena sebab segala bendang yang indah-indah itu dan karena sebab segala kebun anggur yang subur.
9Untunglah orang yang mati dimakan pedang dari pada orang yang mati sebab lapar; karena orang ini makin lama makin surut seperti orang yang tertikam, sebab tanahnya tiada lagi berhasil.
10Tangan perempuan yang memang sayang perangainya, itu sudah merebus anaknya, dikenyangkannya dirinya dengan dagingnya pada masa kepecahan puteri bangsa-Ku.
16Maka orang banyak yang kepadanya mereka itu sudah bernubuat itupun akan tercampak berkaparan pada segala lorong Yeruzalem, dibinasakan oleh lapar dan oleh pedang; maka seorangpun tiada yang akan menguburkan dia, yaitu baik mereka itu baik bininya baik segala anaknya laki-laki dan perempuan; demikianlah Aku akan menumpahkan kepadanya segala kejahatannya.
17Sebab itu katakanlah ini kepada mereka itu: Bahwa dengan tiada berkeputusan baik siang baik malam berhamburanlah air mata dari pada mataku, sebab anak dara puteri bangsaku sudah kena luka, ia itu luka parah dan kena suatu bala yang sangat pedih.
18Jikalau aku keluar ke padang, maka di sanapun adalah segala orang yang sudah mati dimakan pedang! Jikalau aku masuk ke dalam negeri, bahwasanya di sana adalah segala orang yang binasa oleh lapar! Bahkan, baik nabi baik imam berjalan keliling di dalam negeri dengan lenyap bicaranya.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
19Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
20Maka sebab itu dengarlah olehmu firman Tuhan, hai perempuan! hendaklah telingamu menerima kata yang keluar dari pada mulutnya, ajarkanlah anak-anakmu perempuan meraung-raung, ajarkanlah seorang akan seorang meratap.
11Orang yang mengapitkan minyaknya di sebelah dalam pagar dindingnya dan yang mengirik apitan anggurnya itupun berdahaga.
12Keluh kesah orang yang hendak mati kedengaranlah dari dalam negeri, dan hati orang yang luka berserulah minta dibalas; maka tiada diindahkan Allah akan serunya itu.
11Segenap bangsanya berkeluh kesah sambil mencahari makan; barang yang indah-indah padanya diberikannya akan beroleh makan akan menyedapkan hatinya! Ya Tuhan! lihatlah kiranya dan pandanglah akan daku bagaimana kehinaan aku.
12Tiadakah kamu peduli, hai kamu sekalian yang lalu pada jalan? lihatlah dan pandanglah kalau ada penyakit yang sama seperti penyakitku! bagaimana aku dihabiskan dengan kesukaran oleh Tuhan pada hari kehangatan murka-Nya.
13Apakah boleh kukatakan kepadamu? bagaimana boleh aku mempersenangkan dikau, hai puteri Yeruzalem! bagaimana boleh aku mendiamkan dan menghiburkan dikau, hai tuan puteri Sion, karena besarlah lukamu seperti laut, siapa gerangan dapat mengobati dikau?
19Aku sudah berseru-seru kepada segala taulanku, tetapi mereka itu menipukan daku! segala imamku dan segala tua-tuaku sudah putus nyawanya di dalam negeri apabila dicaharinya makan hendak menyedapkan hatinya.
10Kendatilah, ia juga sudah dipindahkan dengan tertawan dan berjalanlah ia dengan tertawan! Dan lagi segala anak-anaknya dihancurkan pada pangkalan segala jalan, dan dilontar oranglah undi atas segala orangnya yang bangsawan, dan diikat oranglah dengan rantai segala orang besar-besarnya.
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
9Maka sekarang, mengapa engkau menangis tersedih-sedih? Tiadakah lagi Raja di antara kamu? Sudah binasakah segala penghulumu, maka engkau kedatangan sakit seperti seorang perempuan yang hendak beranak?
14Tiada pernah mereka itu berseru kepada-Ku dengan hatinya apabila mereka itu menangis pada tempat tidurnya, melainkan mereka itu meraung sebab gandum dan air anggur baharu, tetapi tiada diindahkannya Aku!
8Bilangan segala janda perempuan mereka itu sudah Kujadikan terlebih banyak dari pada pasir di laut; sudah Kudatangkan atas mereka itu, atas ibu dan atas orang teruna, seorang pembinasa pada tengah hari; dengan sekonyong-konyong sudah Kujatuhkan kepada mereka itu dahsyat dan ngeri.
9Lemahlah sudah perempuan yang telah beranak tujuh, ia sudah putus nyawa, mataharinya sudah masuk pada masa lagi siang hari, ia sudah kena malu dan bera muka! Maka sekarang segala orang perniggalnyapun akan Kuserahkan kepada pedang di hadapan segala musuhnya, demikianlah firman Tuhan.
4Maka sebab itu kataku: Biarkanlah akan daku, supaya aku menangis tersedih-sedih; janganlah kamu paksa hendak menghiburkan daku dari pada kebinasaan puteri bangsaku.
13Pada hari itu juga anak dara yang terelok dan orang teruna yang pilihan itu akan lemah oleh dahaga.
3Jikalau mina gajah sekalipun diturukannya teteknya serta menyusui anak-anaknya, maka puteri bangsaku itu bengislah adanya, selaku burung unta di padang belantara.
4Lidah anak penyusu lekatlah pada langitan mulutnya dari dagaha; segala anak-anak minta makan, tetapi seorangpun tiada yang membahagi makanan kepadanya.
5Orang yang dahulu makan segala nikmat, sekarang pingsan dari lapar dalam segala lorong-lorong; dan orang yang dahulu dipeliharakan dengan diberi pakai sekelat kirmizi, sekarang duduk pada timbunan abu.
12Jikalau mereka itu memeliharakan anak-anak sekalipun, Aku juga merampas dia, sehingga seorangpun tiada lagi; wai, bahkan, berlapis-lapis wai bagi mereka itu apabila Aku sudah menjauhkan diriku dari padanya.
10Bahwa hampalah ia dan sudah dihampakan, dijarah semuanya; hancurlah hati tiap-tiap orang, berantuklah segala lutut dan segala pinggang merasai sakit; segala muka ketutupan merah api!
24Bahwa kita mendengar kabarnya lalu tangan kita jadi lemah; kepicikan datanglah atas kita dan kesakitan seperti atas seorang perempuan yang hendak beranak.
21Sebab itu serahkanlah kiranya anak-anak laki-laki mereka itu kepada lapar, biarlah pedang berlumur dengan darah mereka itu, biarlah segala bini mereka itu menjadi bulus dan balu, dan segala laki mereka itu mati dibunuh dan segala teruna mereka itu dimakan pedang dalam peperangan.
26Hai puteri umat-Ku! kenakanlah kain karung pada pinggangmu dan bergelumanglah dalam abu, berkabunglah seperti kalau kematian anak tunggal dan berbiji rataplah dengan tersedih-sedih, karena sekonyong-konyong si pembinasa itu akan datang atasmu.
18Melainkan busurnya akan meremukkan orang muda-muda dan tiada disayangkannya akan buah perut; matanyapun tiada mengasihankan anak-anak.
26Maka isi segala pintu gerbangnya akan meratap dan berkabung dan mereka itu akan duduk di bumi dengan hampanya.
2Bahwa negeri Yehuda berdukacita dan segala pintu gerbangnyapun lemahlah adanya; dengan pakaian perkabungan duduklah masing-masing di bumi dan tangis Yeruzalempun naiklah ke langit.
11Adalah peraung di lorong-lorong karena kurang air anggur; segala kesukaan sudah hilang; segala ramai di ladang-ladang sudah terbang.
12Kerusakan belaka yang lagi tinggal di dalam negeri, lagipun pintu gerbangnya roboh berpecah-pecah ditumbuk dengan gada.
9Maka Aku akan memberi makan mereka itu daging anak-anaknya laki-laki dan perempuan, masing-masing mereka itu akan makan daging kawannya dalam kegentaran dan kepicikan pengepungan, olehnya segala musuhnya dan segala orang yang menyengajakan matinya itu akan memicikkan mereka itu.
5Maka sebab itu sesungguhnya Aku akan memagari jalanmu dengan duri dan menyekat dia dengan ranjau, sehingga tiada lagi ia boleh mendapat jalannya.
10Rusaklah sudah bendang, murunglah tanah, karena gandum itu binasa dan air anggur baharu sudah kering dan pohon zaitpun sudah layu.