Ratapan 3:14
Sepanjang hari aku menjadi suatu sindiran dan permainan bagi segenap bangsaku.
Sepanjang hari aku menjadi suatu sindiran dan permainan bagi segenap bangsaku.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Maka aku dijadikannya suatu tamasya kepada segala bangsa, sehingga segala orang meludahi mukaku.
15Bahwa sudah dikenyangkan-Nya aku dengan kepahitan dan diberi-Nya aku minum hia.
16Segala gigiku sudah dihancurkan-Nya dengan kersik dan ditekankan-Nya aku dalam abu.
9Maka sekarang aku telah menjadi permainannya dan suatu sebab sindirannya.
10Mereka itu jemu akan daku, dijauhkannya dirinya dari padaku, dan tiada mereka itu menahankan dirinya dari pada meludahi mukaku.
6Mereka itu telah berseru kepada-Mu, maka mereka itupun terpeliharalah; mereka itu percaya akan Dikau, maka tiada mereka itu mendapat malu.
7Tetapi aku ini seperti cacing, bukannya manusia, suatu kecelaan kepada manusia dan suatu kehinaan kepada orang banyak.
11Karena umur hidupku hilang dalam percintaan dan segala tahunku dalam keluh kesah, bahwa kuatku sudah menjadi lemah oleh salahku, dan tulang-tulangkupun sudah terkerat.
8Maka aku berjaga dan aku sudah menjadi seperti burung pipit yang berasing di atas atap rumah.
9Pada sebilang hari segala seteruku mencelakan daku, maka dengan gagahnya mereka itu mengutuki dengan celakaku.
7Ya Tuhan! Engkau sudah memaksakan aku, dan akupun sudah dipaksa, Engkau amat kuat dari padaku, maka Engkau sudah menang; sekarang aku menjadi suatu sindiran pada sepanjang hari, masing-masing mereka itu membuat olok-olok akan daku.
8Karena tiap-tiap kali aku berkata-kata, tak dapat tiada aku berteriakkan penggagahan dan berseru-serukan kebinasaan; maka firman Tuhan menjadi bagiku akan kecelaan dan nista pada sepanjang hari.
11Maka aku telah menangis sambil merendahkan diriku dengan berpuasa, maka ia itupun telah menjadi suatu kecelaan pula bagiku.
12Bahwa aku telah berpakaikan kain kambeli, tetapi demikianpun makin lebih lagi aku mejadi sindiran mereka itu.
14Sedang aku kena siksa pada sebilang hari dan kena bala pada tiap-tiap pagi.
25Maka dalam hal yang demikian aku menjadi lagi suatu kecelaan bagi mereka itu, sehingga apabila terlihatlah mereka itu akan daku, maka digelengnya kepalanya.
11Segala jalanku sudah dilekak-lekukkan-Nya dan disesatkan-Nya aku pada tempat yang sunyi, dijadikan-Nya aku seorang ketinggalan.
12Sudah dibentangkan-Nya busur-Nya, dan dijadikan-Nya aku sasaran bagi anak panah-Nya.
13Diberi-Nya masuk anak panah-Nya sampai ke dalam buah pinggangku.
3Sungguh beberapa berapa kali dan dengan pelbagai peri diberi-Nya aku merasai tangan-Nya pada tiap-tiap hari.
4Dikerutkan-Nya dagingku dan kulit tubuhku dan dipatahkan-Nya segala tulang-tulangku.
5Dilengkung-Nya aku dengan kepahitan dan kesukaran seperti dengan pagar tembok dan dewala.
13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
10Mereka itu mengangakan mulutnya kepadaku, mereka itu menampar pipiku dengan kecelaan; bersama-sama mereka itu berkerumun kepadaku.
15Tetapi pada masa aku pincang, mereka itu bersukacita dan berhimpunlah dengan sefakat, hendak melukai aku, maka tiada aku mengetahuinya, serta dicarik-cariknya akan daku dan tiada mereka itu diam.
16Di antara orang pendemap yang munafik dan segala pengolok-olok mereka itu mengernyut giginya akan daku.
13Bahwa Engkau menjualkan umat-Mu dengan bukannya harga, dan tiada Engkau menaikkan harganya.
14Bahwa Engkau menjadikan kami akan suatu kecelaan bagi segala bangsa yang hampir dengan kami, akan sindiran dan kehinaan orang yang mengelilingi kami.
15Bahwa Engkau menjadikan kami akan perbahasaan di antara segala orang kafir, dan akan penggerakan kepala di antara segala bangsa.
6Bahwa segala lukaku telah menjadi busuk dan bernanah oleh karena bebalku.
12Bahwa aku berkesenangan, tetapi dipecahkan-Nya aku, ditangkap-Nya aku pada tengkukku dan dihancurluluhkan-Nya aku dan ditaruh-Nya aku bagi diri-Nya akan sasaran.
13Segala pemanah-Nya mengelilingi aku, Ia membelahkan buah pinggangku dengan tiada sayang, dan dicurahkannya empeduku ke bumi.
18Bahwa budak-budak lagi menghinakan daku; apabila aku bangkit berdiri dibuatnya olok-olok akan daku.
19Segala taulan, tempat telah kutaruh rahasiaku, itu jemu akan daku, dan orang yang kukasihi itu sudah terbalik melawan aku.
5Maka pada Allah juga aku memuji-muji firman-Nya; aku percaya akan Allah, maka tiada aku akan takut, apa gerangan manusia boleh mengapakan daku?
4Bahwa kami telah menjadi suatu kecelaan kepada bangsa-bangsa yang duduk hampir dengan kami dan suatu sindiran dan kehinaan kepada orang yang mengelilingi kami.
14Mereka itu telah mengangakan mulutnya kepadaku seperti singa yang menerkam serta mengaum-aum.
20Bahwa Engkau juga mengetahui kecelaanku dan maluku dan kehinaanku, maka segala orang yang menyesakkan daku itu adalah di hadapan-Mu.
21Bahwa kecelaan itu sudah memecahkan hatiku, dan aku amat lemah, lagi aku sudah menantikan kasihan, tetapi ia itu tiada, dan akan orang penghibur, tetapi tiada kudapati akan dia.
17Bahwa tiada pernah aku duduk di dalam perhimpunan orang yang bersenda gurau hendak menyukakan diriku; supaya boleh aku berkhidmat kepada-Mu, maka duduklah aku seorangku, karena Engkau sudah memenuhi aku dengan amarah.
4Bahwa aku ini seorang yang dibuat olok-olok oleh sahabatnya, maka aku dapat berseru hanya kepada Allah jua, supaya didengar-Nya akan daku, karena orang yang benar dan yang tiada bersalah itu dipermainkan.
21Mereka itu sudah mendengar keluh kesahku dan tiadalah penghibur padaku. Serta kedengaranlah celakaku kepada segala musuhku, maka sukacitalah hati mereka itu sebab Engkau sudah membuat akan daku demikian. Hendaklah kiranya datang hari yang telah Kautentukan, maka mereka itu akan jadi sama dengan aku.
10Karena aku sudah mendengar pengulum orang banyak: Adalah kegentaran keliling! berilah tahu dengan apa dapat kami menuduh dia! segala handai dan taulanku mencamkan timpangku, katanya: Mudah-mudahan dapat dibujuk akan dia, sehingga kita mengalahkan dia dan membalas kepadanya.
10Maka sembahku kepada Allah: Ya gunung batuku! mengapa Engkau melupakan daku? Apakah sebabnya maka aku berjalan dengan berkabung oleh aniaya seteru?
2Bukankah beberapa pengolok adalah sertaku? bukankah mataku bermalam dalam tengkingnya?
4Maka sebab itu nyawaku diliputi dalam aku dan tercengang-cenganglah hatiku di dalam dadaku.
3Bahwa jiwaku berdahaga akan Allah, akan Allah yang hidup; bilakah aku akan masuk menghadap hadirat Allah?
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
19Ingatlah kiranya akan kesukaranku dan sengsaraku; semuanya itu hia dan empedu belaka.
3Ingatlah akan daku dan sahutilah akan daku, bahwa aku meratap dalam pengaduhanku serta aku meraung-raung,