5Lalu hendaklah disuruh imam orang menyembelihkan burung seekor itu di atas sebuah periuk yang berisi air hidup.
6Setelah itu hendaklah diambilnya akan burung seekor yang hidup itu dan akan kayu araz dan benang kirmizi dan zufa itu dicelupkannya serta dengan burung yang hidup itu dalam darah burung yang tersembelih di atas air hidup itu.
7Lalu hendaklah dipercikkannya tujuh kali kepada orang yang hendak disucikan dari pada kustanya, kemudian hendaklah dibilangkan dia suci dan dilepaskannya burung yang hidup itu terbang di padang.
8Maka hendaklah orang yang disucikan itu membasuh pakaiannya dan mencukur segala rambutnya dan membasuh dirinya dengan air, supaya sucilah ia; lalu bolehlah ia masuk ke dalam tempat tentara itu, tetapi hendaklah ia tinggal di luar kemahnya lagi tujuh hari lamanya.
9Maka akan jadi kelak pada hari yang ketujuh itu, bahwa ia akan mencukur segala rambut kepalanya dan bulu janggutnya dan keningnya, segala rambutnya hendaklah dicukurnya dan dibasuhnya pakaiannya dan dimandikannya tubuhnya dengan air, lalu sucilah ia.
10Maka pada hari yang kedelapan itu hendaklah diambilnya dua ekor anak domba yang tiada celanya dan seekor domba betina yang setahun umurnya dan tiada celanya dan lagi tiga perpuluhan tepung halus diramas dengan minyak akan persembahan makanan, dan setakar minyak.
11Maka imam yang menyucikan itu akan menaruh orang yang hendak disucikan dan segala persembahan itu di hadapan hadirat Tuhan di hadapan pintu kemah perhimpunan.
12Maka imam itu akan mengambil anak domba seekor itu lalu mempersembahkan dia serta dengan setakar minyak itu akan korban karena salah dan menimang-nimangkan dia akan korban timangan di hadapan hadirat Tuhan.
13Lalu hendaklah disembelihkannya anak domba itu di tempat orang menyembelihkan korban karena dosa dan korban bakaran, yaitu di tempat suci; karena seperti korban karena dosa demikianpun korban karena salah adanya: ia itulah bahagian imam, dan kesucian segala kesucian adanya.
14Maka hendaklah diambil imam dari pada darah korban karena salah itu, lalu dibubuh oleh imam akan dia pada cuping telinga kanan orang yang hendak disucikan dan pada ibu tangannya kanan dan pada ibu kakinya kanan.
15Lagipun hendaklah diambil imam dari pada minyak setakar itu, dituangnya ke dalam tangan kiri imam sendiri.
16Lalu hendaklah dicelup imam jari tangan kanannya ke dalam minyak yang pada tangannya kiri serta dipercikkannya dengan jarinya dari pada minyak itu tujuh kali di hadapan hadirat Tuhan.
17Maka dari pada sisa minyak yang dalam tangannya hendaklah dibubuh imam pada cuping telinga kanan orang yang hendak disucikan dan pada ibu tangannya kanan dan pada ibu kakinya kanan, di atas bekas darah korban karena salah itu.
18Maka sisa minyak yang lagi tinggal dalam tangan imam itu hendaklah dibubuhnya di atas kepala orang yang hendak disucikan itu, maka demikianlah peri diadakan imam gafirat atasnya di hadapan hadirat Tuhan.
19Setelah itu maka hendaklah imam itu menyediakan korban karena dosa serta mengadakan gafirat atas orang yang hendak disucikan, kemudian dari pada itu hendaklah disembelihkannya korban bakaran itu.
20Maka korban bakaran dan persembahan makanan itu hendaklah dipersembahkan oleh imam di atas mezbah, demikian hendaklah diadakan imam gafirat atasnya, supaya sucilah ia.