Lukas 1:43
Dari manakah jadi padaku, bahwa ibu Tuhanku datang berjumpa dengan aku?
Dari manakah jadi padaku, bahwa ibu Tuhanku datang berjumpa dengan aku?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
44Karena sesungguhnya ketika tiba salammu itu ke telingaku, meloncatlah kanak-kanak itu di dalam rahimku dari sebab sukacitanya.
45Maka berbahagialah perempuan yang sudah percaya ini; karena barang yang dikatakan kepadanya daripada Tuhan akan disampaikan kelak."
46Maka kata Maryam, "Jiwaku megahkan Tuhan,
47dan rohku bersukaria akan Allah Juruselamatku.
48Karena Ia telah menilik akan kerendahan hamba-Nya; bahwa sesungguhnya daripada sekarang ini, sekalian bangsa akan mengatakan aku berbahagia.
49Karena Yang Mahakuasa telah mengadakan kepadaku perbuatan yang besar; maka kuduslah nama-Nya.
24Kemudian daripada itu hamillah Elisabet, isterinya itu, lalu menyembunyikan dirinya lima bulan lamanya, serta berkata,
25"Sedemikian inilah perbuatan Tuhan kepadaku pada masa Ia menilik aku, hendak menghilangkan maluku kepada orang-orang."
26Pada bulan yang keenam, maka malaekat Jibrail itu disuruhkan Allah ke sebuah negeri di Galilea, yang bernama Nazaret,
27kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang laki-laki bernama Yusuf, keturunan Daud; maka nama perawan itu Maryam.
28Maka malaekat itu pun datanglah kepadanya, serta berkata, "Sejahteralah engkau, yang sudah beroleh anugerah! Tuhanlah beserta dengan engkau."
29Maka terkejutlah ia sebab katanya demikian, serta berpikir akan pengertian salam ini.
30Maka kata malaekat itu kepada Maryam, "Janganlah takut, hai Maryam! Karena engkau sudah beroleh anugerah Allah.
31Sesungguhnya engkau akan hamil, dan beranakkan seorang anak laki-laki, maka hendaklah engkau namakan Dia Yesus.
32Maka Ia akan menjadi besar, dan Ia akan dikatakan Anak Allah Yang Mahatinggi; maka Allah, Tuhan kita, akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, nenek moyang-Nya itu.
33Maka Ia pun akan menjadi raja atas benih Yakub selama-lamanya, dan kerajaan-Nya itu tiada berkesudahan."
34Lalu kata Maryam kepada malaekat itu, "Bagaimanakah perkara ini boleh jadi, karena hamba belum mengetahui laki-laki?"
35Maka jawab malaekat itu serta berkata kepadanya, "Bahwa Rohulkudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau. Sebab itu juga Yang Kudus yang akan diperanakkan itu, kelak dikatakan Anak Allah.
36Sesungguhnya keluargamu, Elisabet, itu pun mengandung seorang anak laki-laki pada masa tuanya; maka sekarang ini sudah masuk bulannya yang keenam, yang dahulunya dikatakan mandul;
37karena tiap-tiap firman Allah, satu pun tiada yang mustahil."
38Maka kata Maryam, "Sesungguhnya, hamba ini hamba Tuhan; jadilah kiranya pada hamba sebagaimana katamu." Maka gaiblah malaekat itu daripadanya.
39Pada masa itu juga berangkatlah Maryam, serta pergi dengan segeranya ke pegunungan, ke sebuah negeri di tanah Yehuda;
40lalu masuklah ia ke dalam rumah Zakaria, serta memberi salam kepada Elisabet.
41Maka berlakulah tatkala Elisabet mendengar salam Maryam itu, meloncatlah kanak-kanak yang di dalam rahimnya itu, dan Elisabet pun penuh dengan Rohulkudus.
42Lalu ia pun berseru dengan nyaring suaranya, katanya, "Engkaulah yang berbahagia di antara sekalian perempuan, dan berbahagialah juga kandunganmu.
56Maka tinggallah Maryam bersama-sama dengan Elisabet sekira-kira tiga bulan lamanya, lalu ia pulang ke rumahnya.
57Maka Elisabet pun genaplah bulannya akan bersalin, lalu ia beranakkan seorang anak laki-laki.
58Maka orang sekampungnya dan kaum keluarganya mendengar, bahwa Tuhan sudah mengembangkan rahmat-Nya kepadanya; maka mereka itu pun bersukacitalah dengan dia.
22Maka sekaliannya itu berlaku, supaya sampailah barang yang difirmankan oleh Tuhan dengan lidah nabi, bunyinya:
23Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan beranakkan seorang anak laki-laki, dan disebut orang namanya: Immanuel, yang diterjemahkan artinya, Allah beserta kita.
27Tatkala Yesus lagi mengatakan perkara itu, datang seorang perempuan dari antara orang banyak bersuara sambil berkata kepada-Nya, "Berbahagialah rahim yang mengandungkan Engkau, dan tetek yang telah Engkau hisap."
13Tetapi berkatalah malaekat itu kepadanya, "Janganlah takut, hai Zakaria, karena permohonanmu sudah diluluskan, dan isterimu Elisabet itu akan beranakkan bagimu seorang anak laki-laki, maka hendaklah engkau menamai dia Yahya.
14Dan akan jadi kesukaan dengan sukaria bagimu, serta banyak orang akan menyukakan kelahirannya.
15Karena ia akan menjadi besar kepada pemandangan Tuhan, dan tiada ia akan minum air anggur atau minuman yang keras; dan ia akan penuh dengan Rohulkudus daripada rahim ibunya.
18Maka kata Zakaria kepada malaekat itu, "Bagaimanakah hamba hendak mengerti perkara ini? Karena hamba sudah tua, dan isteri hamba pun sudah sangat lanjut umurnya."
19Maka malaekat itu menjawab, serta berkata kepadanya, "Aku inilah Jibrail, yang berdiri di hadapan Allah, dan Aku disuruhkan mengatakan kepadamu, serta menyampaikan kabar kesukaan ini.
27Dengan kuasa Roh itu masuklah ia ke dalam Bait Allah, maka tatkala Yesus, kanak-kanak itu, dibawa masuk oleh ibu bapa-Nya hendak membuatkan Dia menurut hukum Taurat,
28lalu Simeon pun memangku Dia, serta memuji Allah, katanya,
29"Ya Tuhan, sekarang biarlah hambamu kembali dengan sejahtera menurut sebagaimana firman-Mu.
30Karena mataku telah melihat selamat yang daripada-Mu,
33Maka bapa-Nya dan ibu-Nya pun heran akan barang yang dikatakan dari hal Dia;
66Maka segala orang mendengar itu pun menyimpan di dalam hatinya, serta berkata, "Apakah kelak derajatnya kanak-kanak itu?" Karena tangan Tuhan ada beserta dengan dia.
67Maka Zakaria bapanya pun penuhlah dengan Rohulkudus, lalu bernubuat, katanya,
68"Segala puji bagi Allah, Tuhan orang Israel; karena Ia telah melawat kaum-Nya serta memberi penebusannya,
38Pada ketika itu juga datanglah ia mengucap syukur kepada Allah, serta mengatakan dari hal kanak-kanak itu kepada sekalian orang yang menantikan penebusan Yeruzalem.
76Adapun engkau ini, hai anakku, engkau akan dikatakan seorang nabi Allah Yang Mahatinggi, karena engkau berjalan di hadapan Allah menyediakan jalan-Nya,
23seperti yang tersurat di dalam hukum Allah: Bahwa tiap-tiap anak sulung laki-laki yang mula-mula membuka rahim ibunya akan terserah kepada Allah,
26Maka kata Hanna: Ya tuan! sesungguh-sungguh tuan hidup, ya tuan! sahaya ini perempuan itu, yang dahulu berdiri hampir dengan tuan, serta yang meminta doa kepada Tuhan.
27Maka sahaya sudah meminta budak ini, dan Tuhan telah mengaruniakan barang yang telah sahaya pinta kepadanya.
60Maka sahut ibunya serta berkata kepadanya, "Bukan begitu, melainkan ia akan dinamakan Yahya."