Lukas 10:25

Terjemahan Lama

Adalah seorang fakih berdiri hendak mencobai Dia, katanya, "Ya Guru, apakah yang wajib sahaya perbuat, supaya menjadi waris hidup yang kekal?"

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Luk 18:18 : 18 Adalah seorang penghulu bertanya kepada Yesus, katanya, "Ya Guru yang baik, apakah wajib hamba perbuat, supaya hamba menjadi waris hidup yang kekal?"
  • Mat 22:34-39 : 34 Setelah orang Parisi mendengar akan hal Yesus menumpatkan mulut orang Saduki, lalu mereka itupun berhimpunlah. 35 Maka seorang dari antara mereka itu, seorang fakih, menyoal Yesus hendak mencobai Dia, katanya, 36 "Hai Guru, hukum manakah yang besar di dalam Taurat?" 37 Maka kata Yesus kepadanya, "Hendaklah engkau mengasihi Allah Tuhanmu dengan sebulat-bulat hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan sepenuh akal budimu. 38 Inilah hukum yang besar dan yang terutama. 39 Dan hukum yang kedua bersama dengan itu, demikian: Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
  • Luk 7:30 : 30 Tetapi orang Parisi dan fakih menolakkan kehendak Allah atas dirinya sendiri, di dalam hal mereka itu tiada dibaptiskan oleh Yahya.
  • Luk 11:45-46 : 45 Maka jawab seorang fakih serta berkata kepada-Nya, "Ya Guru, dengan kata yang sedemikian itu, Guru mencela kami juga." 46 Maka kata Yesus, "Wai kamu juga, hai fakih! Karena kamu meletakkan ke atas orang tanggungan yang berat dan yang sukar dipikul, tetapi kamu sendiri dengan jarimu pun tiada menyentuh tanggungan itu.
  • Kis 16:30-31 : 30 Kemudian dibawanya keduanya itu ke luar, lalu berkata, "Ya Tuan-tuan, apakah wajib hamba perbuat supaya beroleh selamat?" 31 Maka kata mereka itu, "Percayalah akan Tuhan Yesus, maka engkau akan beroleh selamat, yaitu engkau beserta dengan seisi rumah engkau."
  • Mat 19:16-19 : 16 Maka tiba-tiba datanglah seorang kepada-Nya, serta berkata, "Ya Guru, kebajikan apakah patut hamba perbuat, supaya beroleh hidup yang kekal?" 17 Maka kata Yesus kepadanya, "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku dari hal kebajikan? Ada Satu Yang Baik. Tetapi jikalau engkau mau masuk kepada hidup, turutlah hukum-hukum itu." 18 Maka berkatalah ia kepada-Nya, "Hukum manakah itu?" Maka kata Yesus, "Jangan engkau membunuh, jangan engkau berzinah, jangan engkau mencuri, jangan engkau menjadi saksi dusta. 19 Hormatkanlah ibu bapamu, dan lagi: Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
  • Gal 3:18 : 18 Karena jikalau warisan datang daripada syariat Taurat, maka bukanlah ia daripada perjanjian; akan tetapi Allah sudah menganugerahkan dia kepada Ibrahim dengan perjanjian.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 86%

    35Maka seorang dari antara mereka itu, seorang fakih, menyoal Yesus hendak mencobai Dia, katanya,

    36"Hai Guru, hukum manakah yang besar di dalam Taurat?"

  • 86%

    26Maka kata Yesus kepadanya, "Apakah yang tersurat di dalam kitab Taurat? Bagaimanakah engkau baca?"

    27Maka jawabnya serta berkata, "Hendaklah engkau mengasihi Allah Tuhanmu dengan sebulat-bulat hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segala kuatmu, dan dengan sepenuh akal budimu, dan sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

    28Maka kata Yesus kepadanya, "Betullah jawabmu itu. Perbuatlah demikian, niscaya engkau akan hidup."

    29Tetapi orang itu hendak membenarkan dirinya, lalu katanya kepada Yesus, "Siapakah gerangan sesama manusia itu?"

    30Maka ujar Yesus sambil kata-Nya, "Bahwa adalah seorang yang turun dari Yeruzalem ke Yerikho; maka jatuhlah ia ke tangan penyamun, yang merampas pakaiannya serta memukul dia, lalu pergi meninggalkan dia hampir mati.

    31Kebetulan turunlah dengan jalan itu juga seorang imam; apabila dilihatnya dia, maka menyimpanglah ia melintas dia.

    32Sedemikianpun seorang suku bangsa Lewi, apabila sampai ke tempat itu serta terpandang akan dia, maka menyimpanglah ia melintas dia.

  • 18Adalah seorang penghulu bertanya kepada Yesus, katanya, "Ya Guru yang baik, apakah wajib hamba perbuat, supaya hamba menjadi waris hidup yang kekal?"

  • 78%

    16Maka tiba-tiba datanglah seorang kepada-Nya, serta berkata, "Ya Guru, kebajikan apakah patut hamba perbuat, supaya beroleh hidup yang kekal?"

    17Maka kata Yesus kepadanya, "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku dari hal kebajikan? Ada Satu Yang Baik. Tetapi jikalau engkau mau masuk kepada hidup, turutlah hukum-hukum itu."

    18Maka berkatalah ia kepada-Nya, "Hukum manakah itu?" Maka kata Yesus, "Jangan engkau membunuh, jangan engkau berzinah, jangan engkau mencuri, jangan engkau menjadi saksi dusta.

  • 17Tatkala Yesus keluar di jalan, berlari-larilah seorang datang kepada-Nya serta bertelut, lalu bertanya kepada-Nya, "Ya Guru yang baik, apakah yang patut hamba berbuat, supaya hamba menjadi waris hidup yang kekal?"

  • 74%

    19Memang engkau tahu akan hukum Allah, yaitu: Jangan engkau membunuh, jangan engkau berzinah, jangan engkau mencuri, jangan engkau menjadi saksi dusta, jangan engkau menipu orang, dan lagi, hormatkanlah ibu bapamu."

    20Maka katanya kepada-Nya, "Ya Guru, sekalian ini hamba sudah turut dari kecil."

    21Lalu Yesus memandang orang muda itu, dan Ia mengasihi dia, serta berkata kepadanya, "Hanya satu perkara lagi engkau kekurangan: Pergilah, jualkan barang apa yang ada padamu dan berikanlah kepada orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, lalu marilah, dan ikutlah Aku."

  • 74%

    45Maka jawab seorang fakih serta berkata kepada-Nya, "Ya Guru, dengan kata yang sedemikian itu, Guru mencela kami juga."

    46Maka kata Yesus, "Wai kamu juga, hai fakih! Karena kamu meletakkan ke atas orang tanggungan yang berat dan yang sukar dipikul, tetapi kamu sendiri dengan jarimu pun tiada menyentuh tanggungan itu.

  • 73%

    2Maka datanglah beberapa orang Parisi hendak mencobai Dia, serta bertanya kepada-Nya, "Halalkah seorang menceraikan bininya?"

    3Tetapi jawab-Nya kepada mereka itu, "Apakah yang dipesan oleh Musa kepadamu?"

  • 3Maka Yesus pun bertanyalah kepada orang fakih dan orang Parisi, kata-Nya, "Halalkah menyembuhkan orang pada hari Sabbat, atau tiada?"

  • 71%

    13Adalah seorang dari antara orang banyak itu yang berkata kepada-Nya, "Ya Guru, suruhkanlah saudaraku berbahagi pusaka dengan hamba."

    14Tetapi kata Yesus kepadanya, "Hai engkau, siapakah menjadikan Aku hakim atau pembahagi atas harta kamu?"

  • 71%

    21Maka bertanyalah mereka itu kepada-Nya, "Hai Guru, kami tahu bahwa Tuan mengatakan dan mengajarkan dengan hati yang tulus, dan tiada membedakan di antara seorang dengan yang lain, melainkan jalan Allah itu Tuan ajarkan dengan sebenarnya.

    22Patutkah kami membayar uang upeti kepada Kaisar atau tiada?"

    23Tetapi sebab Ia mengetahui muslihat mereka itu, lalu berkata kepada mereka itu,

  • 71%

    36Dari antara tiga orang itu yang manakah pada sangkamu, yang menjadi sesama manusia pada orang yang jatuh ke tangan penyamun?"

    37Maka katanya, "Ialah yang menaruh belas kasihan kepadanya." Maka kata Yesus kepadanya, "Pergilah, dan engkau perbuatlah sedemikian itu juga."

  • 34Apabila Yesus melihat bahwa ia sudah menyahut dengan bijaksana, berkatalah Ia kepadanya, "Engkau tiada jauh lagi daripada kerajaan Allah." Maka tiada seorang pun berani menyoal Dia lagi.

  • 19Maka datanglah seorang ahli Taurat mengatakan kepada-Nya, "Ya Guru, sahaya hendak mengikut barang kemana pun Guru pergi."

  • 28Maka datanglah seorang ahli Taurat; setelah didengarnya bagaimana mereka itu berbalah-balah sedang diketahuinya, bahwa Yesus sudah memberi jawab yang baik, lalu ia pula menyoal Dia, katanya, "Hukum yang manakah dikatakan yang terutama sekali?"

  • 41Tatkala orang Parisi lagi berhimpun, bertanyalah Yesus kepada mereka itu, kata-Nya,

  • 39Maka jawab beberapa ahli Taurat, katanya, "Ya Guru, betullah kata-Mu itu."

  • 69%

    20Memang engkau tahu akan hukum Allah: Jangan engkau berzinah, jangan engkau membunuh, jangan engkau mencuri, jangan engkau menjadi saksi dusta, hormatkanlah ibu bapamu."

    21Maka katanya, "Sekalian ini hamba sudah turut dari kecil."

  • 17Sebab itu katakanlah kepada kami, apakah pikir Tuan? Patutkah membayar uang upeti kepada Kaisar atau tiada?"

  • 40Maka Yesus sambil menjawab berkata kepadanya, "Hai Simon, ada satu perkara yang hendak Kukatakan kepadamu." Maka kata-Nya, "Ya Guru, katakanlah."

  • 36Maka kata-Nya kepada mereka itu, "Apakah kehendak kamu yang patut Aku buatkan kamu?"

  • 69%

    52Wai kamu, hai fakih! Karena anak kunci makrifat sudah kamu ambil; maka kamu sendiri tiada masuk, dan orang yang hendak masuk, kamu gendalakan."

    53Setelah Yesus keluar dari sana, maka ahli Taurat dan orang Parisi itu pun mulailah menyusahkan Dia, dan mengusik di dalam beberapa hal;

  • 16Lalu Ia bertanya kepada mereka itu, "Apakah perkara yang kamu perbantahkan dengan orang ini?"

  • 20Maka kata orang muda itu kepada-Nya, "Sekalian ini sudah hamba turut; apakah lagi kurang pada hamba?"

  • 15Setelah itu pergilah orang Parisi berunding bagaimana hendak menjaring perkataan Yesus.

  • 24Karena Aku berkata kepadamu, bahwa banyaklah nabi dan raja ingin hendak melihat segala perkara yang kamu tampak ini, maka tiada mereka itu dapat melihatnya; dan hendak mendengar perkara yang kamu dengar ini, maka tiada mereka itu dapat mendengarnya."

  • 3Maka datanglah orang Parisi kepada-Nya hendak mencobai Dia, serta bertanya kepada-Nya, "Halalkah orang menceraikan bininya karena tiap-tiap sebab?"

  • 3Maka Ia menjawab serta berkata kepada mereka itu, "Aku pun hendak bertanya juga satu perkara padamu; katakanlah kepada-Ku!

  • 38Tatkala itu adalah beberapa ahli Taurat dan orang Parisi menyahut sambil katanya, "Hai Guru, kami hendak melihat suatu tanda ajaib daripada-Mu."

  • 14Maka datanglah mereka itu kepada Yesus, lalu berkata kepada-Nya, "Ya Guru, kami tahu, bahwa Guru seorang yang benar, serta tiada mengindahkan seorang jua pun, karena Guru tiada menilik rupa orang, melainkan jalan Allah Tuan ajarkan dengan sebenarnya. Patutkah membayar uang upeti kepada Kaisar atau tiada? Harus kami beri atau tiadakah?"

  • 5Di dalam Taurat dipesan oleh Musa akan merajam perempuan yang demikian. Apakah kata Guru dari halnya?"