Lukas 19:14
Tetapi anak negerinya itu membenci dia, lalu menyuruh seorang utusan mengikut dia, mengatakan: Kami tiada mau orang ini menjadi raja kami.
Tetapi anak negerinya itu membenci dia, lalu menyuruh seorang utusan mengikut dia, mengatakan: Kami tiada mau orang ini menjadi raja kami.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Tatkala ia kembali daripada menerima kerajaan itu, maka disuruhnya panggil segala hamba yang diberi uang perak itu datang kepadanya, supaya diketahuinya berapa pendapatan masing-masing di dalam perniagaan itu.
16Maka datanglah yang pertama itu menghadap, serta berkata: Ya Tuan, perak Tuan yang sekati itu menjadi sepuluh kati lebihnya.
17Maka kata tuan itu kepadanya: Sabaslah, hai hamba yang baik; oleh sebab engkau setia dengan yang sedikit, engkau diberi kuasa memerintah sepuluh buah negeri.
22Maka kata tuan itu kepadanya: Hai hamba yang jahat, dengan perkataanmu itu aku menghukumkan engkau. Sudahkah engkau ketahui, bahwa aku ini seorang yang keras hati, yang mengambil barang yang tiada kutaruh, dan menuai barang yang tiada kutabur?
23Apakah sebabnya tiada engkau taruhkan uang perakku itu di tempat orang menjalankan uang? Supaya apabila aku kembali dapat kuambil balik beserta dengan bunganya?
24Lalu ia berkata pula kepada orang yang berdiri di situ: Ambilkan daripadanya perak sekati itu, dan serahkan kepada orang yang menaruh sepuluh kati itu.
25Maka kata orang kepadanya: Ya Tuan, sudah ada padanya sepuluh kati.
26Maka Aku berkata kepadamu, barangsiapa yang mempunyai barang sesuatu, kepadanya akan diberi lagi, tetapi barangsiapa yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang ada padanya.
27Tetapi segala seteruku itu yang tiada suka aku menjadi raja mereka itu, bawalah ke mari dan bunuh mereka itu di hadapanku."
12Sebab itu kata Yesus, "Adalah seorang orang bangsawan hendak berangkat ke negeri yang jauh akan menerima kerajaan bagi dirinya, lalu kembali.
13Maka dipanggilnya sepuluh orang hambanya, lalu diberinya kepada mereka itu sepuluh kati perak, serta berkata kepadanya: Berniagalah kamu sehingga aku pulang.
15Tetapi berteriaklah mereka itu, katanya, "Buanglah, buanglah Dia! Salibkanlah Dia!" Maka kata Pilatus kepada mereka itu, "Rajamu itu patutkah aku salibkan?" Maka sahut segala kepala imam, "Tiadalah pada kami raja lain daripada baginda Kaisar juga."
5Tetapi tiada juga mereka itu peduli serta pergi, seorang ke ladangnya, dan seorang ke perniagaannya.
6Maka orang lain pula memegangkan hamba-hambanya, menistai dan membunuh dia.
7Maka murkalah baginda itu, lalu disuruhkannya laskarnya membinasakan segala orang pembunuh itu serta membakar negerinya.
8Lalu titahnya kepada segala hambanya: Sungguhpun perjamuan kawin itu sudah sedia, tetapi orang jemputan itu tiada berlayak.
14Tetapi apabila orang dusun itu melihat anaknya itu, maka berbicaralah mereka itu sama sendirinya, katanya: Inilah warisnya; marilah kita membunuh dia, supaya pusakanya menjadi hak kita.
15Lalu dicampakkannya dia ke luar kebun anggur itu dan dibunuhnya. Apakah sekarang akan diperbuat oleh tuan kebun anggur ke atas orang dusun itu?
16Niscaya ia akan datang membunuh segala orang dusun itu, lalu menyerahkan kebun anggur itu kepada orang lain pula." Setelah didengarnya perkataan demikian, maka mereka itu pun berkatalah, "Dijauhkan Allah!"
18Bahwasanya pada hari itu juga kamu akan berseru-seru dari sebab rajamu, yang telah kamu pilih itu, tetapi tiada juga Tuhan hendak mendengar akan kamu pada hari itu.
19Maka seganlah orang banyak itu mendengar akan kata Semuel, melainkan katanya: Kendati; biarlah juga atas kami seorang raja.
3lalu menyuruhkan hamba-hambanya memanggil orang jemputan pada perjamuan kawin itu, tetapi tiadalah mereka itu mau datang.
30Tetapi tiadalah ia mau, hanyalah ia pergi membuangkan kawannya itu ke dalam penjara, sehingga dijelaskannya utang itu.
31Apabila dilihat oleh segala kawannya barang yang berlaku itu, berdukacitalah mereka itu amat sangat, lalu pergi menyatakan kepada tuannya segala hal itu.
7Tetapi kata orang-orang dusun itu sama sendiri: Inilah warisnya; mari, biarlah kita membunuh dia, dan pusaka itu menjadi hak kita.
8Lalu dipegangkannya dia, dan dibunuhnya, serta dibuangkannya ke luar kebun anggur itu.
13Maka titah baginda itu kepada hambanya: Ikatlah kaki tangannya, buangkan ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi.
41Maka kata mereka itu kepada-Nya, "Dengan sejahat-jahat bunuh tuan itu akan membunuh orang jahat itu, dan kebun anggur itu pun disewakannya pula kepada orang dusun yang lain, yaitu yang menyerahkan buah kepadanya pada musimnya."
19Maka berkatalah juga tuan kepada orang itu: Engkau pun ditetapkan memerintah lima buah negeri.
20Maka datanglah yang lain itu menghadap, katanya: Ya Tuan, inilah perak Tuan sekati itu, yang hamba menyimpan di dalam sapu tangan;
3Lalu orang dusun itu memegangkan dia, memalu dan menghalaukan dia dengan hampanya.
4Dan lagi ia menyuruhkan kepada mereka itu seorang hamba yang lain, maka hamba itu pun dilukakan oleh mereka itu di kepalanya serta dipermalukan.
13Tiada seorang hamba dapat bertuankan dua orang, karena tak dapat tiada seorang dibencinya dan yang lain itu dikasihinya kelak; atau ia berpegang pada seorang, dan meringankan yang lain. Tiadalah dapat kamu bertuhankan Allah bersama-sama dengan Mammon."
35Orang dusun itu pun memegangkan hamba-hambanya, yang seorang dipukulnya, dan seorang dibunuhnya, dan seorang lagi dirajamnya.
36Lalu disuruhkan oleh tuan itu pula hamba yang lain, lebih banyak daripada yang mula-mula itu; maka diperbuat oleh orang dusun ke atasnya seperti yang dahulu.
37Pada akhirnya disuruhkannya kepada mereka itu anaknya laki-laki, katanya: Tak dapat tiada orang dusun itu akan menghormatkan anakku ini.
38Tetapi apabila orang dusun itu melihat anaknya itu, lalu berkatalah mereka itu sama sendirinya: Inilah warisnya; marilah kita membunuh dia, dan mengambil warisannya.
39Maka mereka itu pun memegangkan dia serta mencampakkan ke luar dari dalam kebun anggur itu, lalu membunuh dia.
12Daripada ketika itu Pilatus mencari upaya akan melepaskan Dia; tetapi berserulah orang Yahudi dengan nyaring, katanya, "Jikalau Tuan melepaskan orang ini, bukannya Tuan sahabat Kaisar lagi; barangsiapa yang menjadikan dirinya raja, ialah melawan Kaisar."
2Maka mulailah mereka itu sekalian menuduh Dia, serta berkata, "Adalah orang ini kami dapati menyesatkan bangsa kami dan menegahkan orang membayar uang upeti kepada Kaisar, serta mengatakan diri-Nya sendiri Kristus, seorang raja."
9Maka mulailah Ia mengatakan perumpamaan ini kepada kaum itu, "Bahwa adalah seorang yang membuka kebun anggur; kemudian disewakannya kepada beberapa orang dusun, serta pergi beberapa lamanya ke negeri yang lain.
10Maka pada musim anggur disuruhkannya seorang hambanya kepada orang dusun itu, supaya mereka itu menyerahkan kepadanya sebahagian daripada buah kebun anggur itu. Tetapi orang dusun itu memalu dia serta mengusir pergi dengan tangan kosong.
11Lalu disuruhkannya pula seorang hambanya yang lain; maka hamba itu pun dipalunya dan dinistakannya sambil diusirnya pergi dengan tangan kosong juga.
12Kemudian disuruhkannya hambanya yang ketiga; tetapi hamba itu pula dilukakannya, lalu ditolakkannya ke luar.
14"Karena hal itu sama seperti seorang yang hendak pergi ke tanah yang lain; maka dipanggilnya segala hambanya yang khas, lalu diserahkannya miliknya kepadanya.
43Sebab itu Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah akan diambil daripadamu, dan diberikan kepada suatu bangsa yang menerbitkan buahnya.
27Tetapi orang yang menganiayakan kawan itu menolakkan dia, katanya: Siapakah yang menjadikan engkau penghulu dan hakim atas kami?
14Tetapi kata Yesus kepadanya, "Hai engkau, siapakah menjadikan Aku hakim atau pembahagi atas harta kamu?"
23Sebab itulah kerajaan surga diumpamakan dengan seorang raja, yang hendak menjelaskan kira-kira dengan segala hambanya.
8Maka kata saudara-saudaranya kepadanya: Masakan engkau menjadi raja kami; masakan engkau memerintahkan kami? Maka makin lebih lagi mereka itu benci akan dia oleh sebab mimpinya dan oleh sebab perkataanya itu.